Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.856 views

Stop Diskriminasi Umat Islam!

Oleh: Rahmah Zahira

Pada beberapa kolom artikel di media massa saya hampir selalu menemukan tema “Muslim Bela Negara” atau yang serupa dengannya. Yang kemudian dipaparkan secara gamblang oleh berbagai kalangan.

Bagi Saya tema semacam ini terkesan mempertanyakan kepada umat muslim Indonesia tentang kesetiaanya terhadap negara ini. Sehingga harus menjawab untuk mematahkan stigma negatif terhadap muslim dalam perannya menjaga NKRI dari berbagai ancaman yang ada.

Sebagai penganut agama Islam tentu tema semacam ini sangat mengganggu pikiran Saya selama ini. Seakan-akan carut-marut politik akhir-akhir ini disebabkan oleh ulah umat muslim yang melakukan berbagai aksi untuk menunjukan sikap kritis mereka terhadap penguasa.

Seperti aksi tolak pemimpin kafir, aksi bela Islam yang berjilid-jilid dan aksi-aksi yang lainnya dianggap suatu perbuatan melawan negara, bahkan banyak aktivis dan para ulama diciduk untuk mempertanggung jawabkan  perbuatan mereka. Dan yang paling tidak masuk akal adalah tuduhan terhadap berbagai ormas Islam akan melakukan makar sehingga mereka membubarkan organisasi tersebut dengan alasan kegentingan yang memaksa.

Atas landasan ini pula lah, berbagai pihak seolah-olah menuding umat Islam telah luntur sikap kesetiaan  terhadap negara dan Pancasila, sehingga dianggap perlu melakukan upaya khusus untuk menumbuhkan kembali sikap bela negara dalam diri umat Islam.

Padahal dalam ajaran Islam sikap bela negara adalah suatu kewajiban mutlak bagi pemeluknya. Dalam catatan sejarah negeri ini pun terbukti umat Islam adalah umat yang konsisten dan terdepan mempertahankan Indonesia dari jajahan hingga sekarang. Saat asing-aseng mengeruk kekayaan sumber daya alam Indonesia maka ormas Islam lah yang paling terdepan berkoar-koar mengingatkan penguasa akan bahayanya manuver politik-ekonomi asing dan aseng terhadap negeri ini.

Begitu pula saat penguasa menyetujui  perpanjangan kontrak Freeport hingga tahun 2041 jauh hari umat Islam menasehati penguasa agar segera mengakhiri kontrak tersebut demi kesejahteraan rakyat Papua dan Indonesia umumnya. Belum lagi LGBT yang mengancam generasi bangsa, berbagai ormas Islam malah melakukan berbagai upaya untuk membangun pertahanan benteng yang kuat bagi generasi melalui penguatan aqidah dan berbagai upaya preventif  lainnya.

Bahkan umat Islam pun mengingatkan  penguasa  akan bahayanya mega proyek  Taipan yang bercokol atas tanah dan laut nusantara seperti Meikarta dan Reklamasi pulau di Jakarta yang  pada  akhirnya akan menggusur penduduk asli dan mematikan sumber pencaharian warga sekitar. Dan masih banyak hal lainnya yang dilakukan umat Islam dalam mempertahankan negara ini dari berbagai bentuk jajahan asing dan aseng.

Dalam hal ini juga umat Islam tidak sekedar menasehati dan mengingatkan penguasa tanpa memberi solusi yang tepat. Dari setiap problematika umat dan negara, umat Islam terus memberi masukan dan solusi  atas kondisi Indonesia yang nyaris tenggelam ini dengan cara meninggalkan sistem kufur kapitalis dan kembali kepada sistem Islam yang jelas mampu menyelesaikan persoalan bangsa dan mengakhiri penjajahan terhadap negara ini. 

Selagi negeri ini masih menghamba pada sistem kapitalis maka kesengsaraan demi kesengsaraan akan terus dialami negeri ini, sebab kapitalis pada dasarnya menghisap darah lawannya hingga tak berdaya, setelah ketidakberdayaan tersebut  maka mereka pun akan memperbudak negara tersebut hingga menjadi negara paling hina.

Beda halnya dengan Islam, Islam sejak keberadaannya telah mampu memberi rahmat bagi sekalian alam. Islam juga telah mengakhiri kajahiliyahan menuju cahaya yang terang benderang, hanya Islam yang mampu menumpas penjajahan dimuka bumi dan mengakhiri hegemoni negara-negara penjajah.

Hanya Islam harapan satu-satunya bagi negeri ini yang mampu membela negara dari cengkraman asing dan aseng. Wallahu ‘alaam. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Kekacauan Negara di Era Jokowi

Kekacauan Negara di Era Jokowi

Jum'at, 18 Sep 2020 14:13

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Jum'at, 18 Sep 2020 13:20

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Jum'at, 18 Sep 2020 09:03

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Jum'at, 18 Sep 2020 08:58

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Jum'at, 18 Sep 2020 08:37

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Jum'at, 18 Sep 2020 06:41

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Jum'at, 18 Sep 2020 06:01

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Kamis, 17 Sep 2020 23:30

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Kamis, 17 Sep 2020 23:20

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Kamis, 17 Sep 2020 23:15

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Kamis, 17 Sep 2020 21:45

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Kamis, 17 Sep 2020 21:30

Pria Minnesota Didakwa Karena Memberikan Dukungan Material Kepada Islamic State

Pria Minnesota Didakwa Karena Memberikan Dukungan Material Kepada Islamic State

Kamis, 17 Sep 2020 21:15

Pejabat Fatah: UEA Telah Memboikot Palestina Sejak 2010

Pejabat Fatah: UEA Telah Memboikot Palestina Sejak 2010

Kamis, 17 Sep 2020 20:36

Meninggal Karena Covid-19, Mati Syahid?

Meninggal Karena Covid-19, Mati Syahid?

Kamis, 17 Sep 2020 17:00

Menteri Pertahanan AS Cegah Trump Bunuh Bashar Al-Assad

Menteri Pertahanan AS Cegah Trump Bunuh Bashar Al-Assad

Kamis, 17 Sep 2020 15:56

Hampir 3.500 Warga Palestina Meninggal Dalam Serangan Israel Era Benyamin Netanyahu

Hampir 3.500 Warga Palestina Meninggal Dalam Serangan Israel Era Benyamin Netanyahu

Kamis, 17 Sep 2020 14:45

Jelang Munas, Hidayatullah Gelar Berbagai Acara: Webinar Milenial dan Pernikahan 20 Pasang

Jelang Munas, Hidayatullah Gelar Berbagai Acara: Webinar Milenial dan Pernikahan 20 Pasang

Kamis, 17 Sep 2020 14:29

Perketat PSBB, Anies Dituduh Mau Jatuhkan Jokowi?

Perketat PSBB, Anies Dituduh Mau Jatuhkan Jokowi?

Kamis, 17 Sep 2020 14:12

Anis Byarwati: RUU Omnibus Law Sektor Keuangan Tidak Tepat Saat Pandemi

Anis Byarwati: RUU Omnibus Law Sektor Keuangan Tidak Tepat Saat Pandemi

Kamis, 17 Sep 2020 14:08


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X