Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.262 views

Meneropong Idealisme Partai Islam

Oleh: Dina Prananingrum, S.T

(Aktivis Muslimah Peduli Keluarga,Perempuan dan Generasi ; Pengasuh Majelis Cinta Dirosah)

Tahun 2018 dan satu tahun kedepan adalah tahun-tahun sibuk bagi partai politik. Setelah Pilkada yang nanti akan diadakan serentak di 171 Daerah  di tahun 2018 ini, Pemilu 2019 pun telah siap menunggu giliran. Partai-partai politik tak terkecuali partai Islam mulai bermanuver demi meraih kemenangan dalam pesta demokrasi.

Siti Zuhro, peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dalam diskusi di Masjid Kamal, Depok, Jawa Barat, Sabtu lalu (24/2/2018) mengatakan: "Partai-partai Islam sibuk sendiri, tidak fokus untuk merepresentasikan atau mengakomodasi aspirasi dan kepentingan (umat) Islam. Tak heran, partai-partai tersebut justru lebih sibuk berebut kekuasaan di internal partai tanpa punya kontribusi akan permasalahan bangsa." (kompas.com).

Sebuah pernyataaan yang cukup menohok menjelang pelaksanaan pesta demokrasi kali ini. Benarkah partai Islam tidak bisa mengakomodasi suara umat Islam?  Masihkah ia dirindu dan dinanti karena memperjuangkan kepentingan umat Islam? Apakah yang sebenarnya diinginkan umat Islam?

Berdasarkan hasil pertemuan antara partai Islam dengan Ulama beserta tokoh Ormas Islam yang kerap diadakan setiap menjelang Pemilu, aspirasi umat Islam sebenarnya masih sama, yaitu berharap agar partai-partai Islam dapat bersatu (berkoalisi) untuk mengusung calon pemimpin sendiri, agar kekuasaan yang didapat nantinya dijalankan dalam konteks Islam, atau paling tidak untuk kepentingan umat Islam yang kenyataannya meskipun menjadi penduduk mayoritas di negeri ini tapi terpuruk di berbagai bidang. Umat berharap kekuasaan yang nanti diraih partai Islam adalah kekuasaan yang memberikan kebaikan pada Islam dan umatnya.  

Tapi, kenyataanya empat partai Islam terbesar yang diwakili PKS, PAN, PPP dan PKB sampai saat ini masing-masing memilih agendanya sendiri untuk meraih kekuasaan ketimbang bersatu demi mewujudkan kepentingan umat.

Seperti saat pemilu 2014 lalu akhirnya partai-partai Islam rela berkoalisi dengan partai nasionalis demi meraih kekuasaan. Bahkan juga tak sedikit sesama internal partai Islam ribut sendiri-sendiri saling memperebutkan kekuasaan. Sama halnya pada Pilkada Jakarta 2017 lalu, meskipun ketika itu aspirasi umat Islam sama, yaitu menolak pemimpin kafir.

Tapi, toh nyatanya partai-partai Islam tidak berani untuk menjalin koalisi sendiri, bersatu mengusung pemimpin muslim. Tampaknya begitupun yang akan terjadi pada Pemilu 2019 nanti, tanda-tanda partai Islam akan berkoalisi dengan partai nasionalis sudah terlihat jelas.

 

Jati Diri Partai

Partai politik adalah sekelompok orang yang berkumpul berdasarkan kesamaan visi, misi dan untuk tujuan melakukan perjuangan politik. Bila ia adalah partai politik Islam, maka kumpulan orang tersebut seharusnya diarahkan untuk tercapainya visi, misi, dan tujuan politik Islam, yakni menyeru umat kepada Islam dengan penerapan syariah Islam demi terwujud nya kehidupan Islam yang rahmatan lil 'alamin agar kemuliaan Islam dan kaum muslimin turwujud kembali.

Salah satu aktivitasnya adalah mengawasi para penguasa serta menyampaikan nasehat kepadanya. Ini merupakan aktivitas politik yang amat penting, yang menjadi ciri utama partai politik.

Anggotanya adalah orang-orang yang meyakini kebenaran visi dan misi serta tujuan politik Islam yaitu orang-orang Islam itu sendiri, bukan yang lain. Sehingga bagi partai Islam idealnya tidak ada peluang untuk berkoalisi dengan partai diluar Islam, juga tidak membuka peluang  bagi non muslim untuk menjadi anggota bahkan pengurus.

Hal ini merujuk kepada Al Qur'an surat Ali Imran ayat 104, dimana dikatakan di ayat tersebut hendaknya ada dari  “minkum”, yakni dari umat Islam, yang tugasnya mendakwahkan al-khair (Islam) serta amar ma'ruf nahi munkar. Sementara makna politik yang sesungguhnya adalah pengaturan kehidupan umat di dalam dan luar negeri dengan hukum tertentu, yakni hukum syariat Islam.

 

Orientasi Partai Islam Kini

Bagaimana dengan partai Islam saat ini, mengapa ia dikatakan tidak fokus mewakili aspirasi umat Islam? Tentu hal ini sangat dipengaruhi oleh visi misi partai tersebut dalam berpolitik.

Jika meninjau makna politik yang umumnya difahami dan dipraktekkan saat ini, yakni politik sekedar sebagai seni untuk mendapatkan kekuasaan, dimana kemenangan politik ditandai dengan memperoleh suara terbanyak dalam Pemilu, akhirnya tak sedikit partai Islam demi mengumpulkan suara terbanyak kemudian bersikap pragmatis.

Berusaha terbuka dan inklusif, membuat jargon-jargon baru untuk menarik semua kalangan, juga berkoalisi dengan partai nasionalis.

Harapan partai Islam agar dapat mendulang suara lebih banyak, yang terjadi suara pendukung lama malah berkurang karena merasa partai sudah tidak lagi memperjuangkan Islam, sementara pendukung yang baru belum tentu didapat karena mereka tidak percaya dengan jargon atau orientasi baru partai.

Alhasil, karena tidak cukup sukses memenangkan suara umat munculah transaksi-transaksi politik, yakni menjual suara umat sebagai penentu arah politik kedepan, yang akhirnya membuat idealisme partai menjadi luntur. Umat secara ikhlas mendukung partai ternyata suara mereka dijual untuk kepentingan segelintir elit politik, lalu mengorbankan kepentingan dan aspirasi umat itu sendiri.

Tak jarang juga partai Islam yang malah menentang atau menghalangi perjuangan sesama umat Islam, yang akhirnya semakin membuat umat Islam kecewa. Seperti beberapa waktu lalu ditemukan partai Islam yang mendukung pengesahan Undang-Undang Ormas, dimana Undang-Undang ini menjadi alat gebuk bagi penguasa terhadap Ormas Islam yang dianggap bertentangan dengan kepentingan penguasa.

Alhasil, selama partai-partai Islam masih mengedepankan politik pragmatis dan transaksional atas nama demokrasi, maka selamanya mereka tidak akan bisa mengakomodasi aspirasi dan kepentingan umat Islam. Selama itu pula idealisme partai Islam tidak akan pernah terwujud.

Sebaliknya, pragmatisme menguat yang pasti akan menyengsarakan umat. Karenanya, politik ala demokrasi ini tidak layak menjadi harapan bagi partai ataupun umat Islam. Sudah saatnya kita sadar dan bangkit untuk mengembalikan politik yang memberikan rahmat bagi seluruh alam, yakni politik yang berasaskan Islam. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Menteri Israel: Kami Tidak Akan Biarkan Hamas Kembangkan Kemampuan Militer Mereka

Menteri Israel: Kami Tidak Akan Biarkan Hamas Kembangkan Kemampuan Militer Mereka

Sabtu, 26 May 2018 22:12

Pemerintah seperti Gali Kuburannya Sendiri ketika Video Tidak Lucu Dianggap Lucu-lucuan

Pemerintah seperti Gali Kuburannya Sendiri ketika Video Tidak Lucu Dianggap Lucu-lucuan

Sabtu, 26 May 2018 15:37

109 Demonstran Palestina Terluka Oleh Tembakan Pasukan Israel hari Jum'at

109 Demonstran Palestina Terluka Oleh Tembakan Pasukan Israel hari Jum'at

Sabtu, 26 May 2018 15:15

Ini yang Ditemukan SBY dalam Lawatannya di 44 Kabupaten di tengah Naiknya Gaji ASN

Ini yang Ditemukan SBY dalam Lawatannya di 44 Kabupaten di tengah Naiknya Gaji ASN

Sabtu, 26 May 2018 14:37

Ini Kata Wakil Ketua DPR paska UU Terorisme Disahkan

Ini Kata Wakil Ketua DPR paska UU Terorisme Disahkan

Sabtu, 26 May 2018 13:37

Keadilan Negeri Ini Tercabik, Ada Kasta dalam Berbangsa?

Keadilan Negeri Ini Tercabik, Ada Kasta dalam Berbangsa?

Sabtu, 26 May 2018 12:37

GNPF Ulama: Bentuk Tim Independen Soal Terorisme

GNPF Ulama: Bentuk Tim Independen Soal Terorisme

Sabtu, 26 May 2018 12:15

Buletin Gelap Adu Domba Ulama Resahkan Bekasi

Buletin Gelap Adu Domba Ulama Resahkan Bekasi

Sabtu, 26 May 2018 12:10

GAN: Indonesia Butuh Pemimpin Pengurai Masalah Ekonomi

GAN: Indonesia Butuh Pemimpin Pengurai Masalah Ekonomi

Sabtu, 26 May 2018 12:02

[VIDEO] MUI: Sibuk Dukung Mendukung Calon Presiden, Lupa Persoalan Bangsa, Lupa Hutang Negara

[VIDEO] MUI: Sibuk Dukung Mendukung Calon Presiden, Lupa Persoalan Bangsa, Lupa Hutang Negara

Sabtu, 26 May 2018 11:12

Rezim Assad Jatuhkan Selebaran di Daraa, Desak Pejuang Oposisi untuk Pergi

Rezim Assad Jatuhkan Selebaran di Daraa, Desak Pejuang Oposisi untuk Pergi

Jum'at, 25 May 2018 22:50

ASN Rezim Jokowi Penuh dengan Ancaman?

ASN Rezim Jokowi Penuh dengan Ancaman?

Jum'at, 25 May 2018 19:39

Tergesa-gesa Meresmikan Kertajati, Jokowi Dianggap Pencitraan

Tergesa-gesa Meresmikan Kertajati, Jokowi Dianggap Pencitraan

Jum'at, 25 May 2018 18:39

Raksasa Konstruksi Saudi Binladin Group Akan Dirampingkan dan Berganti Nama

Raksasa Konstruksi Saudi Binladin Group Akan Dirampingkan dan Berganti Nama

Jum'at, 25 May 2018 18:15

Pasukan SDF Tangkap Komandan Islamic State (IS) Terkemuka asal Prancis

Pasukan SDF Tangkap Komandan Islamic State (IS) Terkemuka asal Prancis

Jum'at, 25 May 2018 17:45

Himbaun: Sebarkan 'Virus' 2019 Ganti Presiden di Kampung Halaman

Himbaun: Sebarkan 'Virus' 2019 Ganti Presiden di Kampung Halaman

Jum'at, 25 May 2018 17:39

Israel Setujui Pembangunan 3900 Pemukiman Ilegal Baru di Tepi Barat

Israel Setujui Pembangunan 3900 Pemukiman Ilegal Baru di Tepi Barat

Jum'at, 25 May 2018 17:15

Sudan Akan Terus Dukung Saudi Perangi Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman

Sudan Akan Terus Dukung Saudi Perangi Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman

Jum'at, 25 May 2018 16:45

Kinerja Jokowi di Bidang Ini Masih Buruk

Kinerja Jokowi di Bidang Ini Masih Buruk

Jum'at, 25 May 2018 16:39

Video Hot Interview (2): Lagu #2019GantiPresiden Pesanan Partai Politik & Plagiat ?

Video Hot Interview (2): Lagu #2019GantiPresiden Pesanan Partai Politik & Plagiat ?

Jum'at, 25 May 2018 15:22


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X