Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.749 views

Sekulerisme dan Teror Eksibisionis

 

Oleh:

Ainul Mizan, guru tinggal di Malang, Jawa Timur

 

SEKULERISME merupakan tatanan kehidupan yang nihil dari pengaruh dan nilai - nilai agama. Agama dan nilai kesakralannya dianggap menghambat kebebasan berpikir dan berperilaku manusia. Manusia menjadi bebas dengan semua sepak terjangnya. Tidak lagi memperhatikan halal dan haram.

Padahal bagi seorang muslim, standar dalam perbuatannya adalah halal dan haram. Yang halal, dilakukannya. Sebaliknya yang haram, ditinggalkannya. Sekulerisme telah berhasil menggantinya dengan standar keinginan hawa nafsu dalam perbuatannya.

Segala hal yang memuaskan hawa nafsu, ia lakukan. Sedangkan segala hal yang tidak memuaskan hawa nafsu, ditinggalkannya. Sebagaimana perbuatan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial SN di Tasikmalaya, Jabar. Ia telah melakukan teror sperma kepada sejumlah wanita yang menjadi korbannya. Dengan masih duduk di atas motornya, SN beronani di depan korbannya. Bahkan ia melakukan tindakan melemparkan dan atau mengusapkan spermanya pada korbannya (www.kompas.com, 19 Nopember 2019).

Perbuatan yang dilakukan SN ini termasuk salah satu bentuk eksibisionis. Bentuk lain dari eksibisionis adalah seorang pria yang memamerkan alat kelaminnya kepada kaum wanita. Dengan melakukannya, mereka mendapatkan kepuasan tersendiri.

Adapun pria SN ini mengaku bila ia melakukan adegan sedemikian karena sering melihat video porno. Salah satu media yang bersifat privasi untuk mengakses video porno adalah melalui smartphone.

Tentunya apa yang dilakukan SN ini sangat meresahkan masyarakat, terkhusus menjadi teror bagi kaum wanita. Oleh karena itu, sangat perlu untuk dilakukan tindakan guna menanggulanginya. Mengingat peluang terjadinya perbuatan eksibisionis ini masih terbuka. Di samping karena begitu mudahnya mengakses konten - konten porno lewat handphone, juga kehidupan yang bercorak sekuler seperti saat ini.

Sesungguhnya perbuatan eksibisionis adalah perbuatan yang dilarang dalam Islam. Artinya itu adalah perbuatan dosa. Seseorang harus menjaga pandangan matanya dari hal - hal yang haram dan menjaga kemaluannya. Hanya kepada isteri atau suaminya saja, dibolehkan tidak menjaga pandangan dan kemaluannya. Pengertian demikian harus terintegrasi di dalam pendidikan.

Selanjutnya agar semakin membekas di dalam jiwa seseorang, dilakukan dengan mengajaknya berpikir. Bisa jadi saat ini wanita lain menjadi korban perbuatan eksibisionis. Bagaimana bila suatu saat yang menjadi korban adalah bibinya, saudara perempuannya, anak perempuannya dan atau ibunya? tentunya bagi yang masih jernih akalnya, ia tidak mau.

Lebih dari itu, penanggulangan eksibisionis harus melibatkan negara. Dalam hal ini kebijakan negara berada pada 2 pendekatan, yaitu pendekatan kurikulum pendidikan dan pendekatan aturan undang - undang.

Pendekatan kurikulum pendidikan dilakukan dengan landasan keimanan. Materi pembelajaran di sekolah harus menyiapkan siswa memasuki usia dewasa. Ketika memasuki usia 7 tahun, siswa sudah mulai dipisahkan tempat tidurnya antara laki dan wanita. Begitu juga, sudah mulai diberikan tanggung jawab dengan kewajiban dan larangan, terutama terkait pergaulan dengan lawan jenis.

Sedangkan pendekatan aturan undang - undang. Negara melarang semua hal yang bisa membangkitkan syahwat terhadap lawan jenis. Iklan, baliho, baner, buku bacaan, majalah, koran, video dan lainnya yang menampilkan pornografi dan pornoaksi, sudah seharusnya dilarang. Ini dilakukan agar tercipta masyarakat yang bersih dari hal - hal yang keji.

Negara membuat regulasi yang memudahkan pernikahan. Hal ini dilakukan agar gejolak seksual bisa tersalurkan dengan baik lewat menikah. Di samping itu, negara membuka peluang kerja yang seluasnya bagi warganya sendiri.

Begitu pula, negara harus menetapkan sangsi yang bisa memberikan efek jera bagi para pelaku penyimpangan seksual, termasuk pelaku eksibisionis. Sangsi bagi pelaku eksibisiobis termasuk kategori takzir. Kadar sanksinya disesuaikan dengan kadar kejahatan eksibisionis yang dilakukannya.

Akhirnya, yang perlu digarisbawahi adalah bahwa sekulerisme itulah yang menjadi akar timbulnya berbagai persoalan kemanusiaan. Salah satunya yaitu perilaku eksibisionis. Dengan demikian upaya untuk memberantas perbuatan eksibisionis yang pertama adalah dengan mengubah asas kehidupan ini dari sekulerisme menjadi asas keimanan. Dengan keimanan ini, manusia akan merasa diawasi oleh Alloh Swt. Perasaan demikian akan mengantarkan ketaatan kepada aturan hidup dari Alloh swt baik dalam konteks individu, masyarakat dan bahkan negara.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Jangan Berspekulasi Ibukota Jakarta Sudah Herd Immunity

Jangan Berspekulasi Ibukota Jakarta Sudah Herd Immunity

Sabtu, 16 Oct 2021 23:59

IDEAS Soroti Pelonggaran PPKM yang Munculkan Klaster PTM dan PON XX

IDEAS Soroti Pelonggaran PPKM yang Munculkan Klaster PTM dan PON XX

Sabtu, 16 Oct 2021 23:21

Vaksinasi COVID-19 Dosis Pertama Lampaui 50 Persen Sasaran

Vaksinasi COVID-19 Dosis Pertama Lampaui 50 Persen Sasaran

Sabtu, 16 Oct 2021 22:46

Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Divonis Bebas

Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Divonis Bebas

Sabtu, 16 Oct 2021 22:34

LPPOM MUI Silaturrahim ke BPJPH

LPPOM MUI Silaturrahim ke BPJPH

Sabtu, 16 Oct 2021 22:19

Dinas Rahasia Israel Shin Bet akan Ungkap Pembayaran yang Dilakukan kepada Kolaborator Palestina

Dinas Rahasia Israel Shin Bet akan Ungkap Pembayaran yang Dilakukan kepada Kolaborator Palestina

Sabtu, 16 Oct 2021 21:45

Ini Upaya Pemerintah Lindungi Masyarakat dari Pinjaman Online Ilegal

Ini Upaya Pemerintah Lindungi Masyarakat dari Pinjaman Online Ilegal

Sabtu, 16 Oct 2021 21:45

Waspada Computer Vision Syndrome Selama WFH

Waspada Computer Vision Syndrome Selama WFH

Sabtu, 16 Oct 2021 21:36

Atasi Pinjol Ilegal, PKS Sarankan Perbankan Jemput Bola dan Permudah Akses Masyarakat ke Bank

Atasi Pinjol Ilegal, PKS Sarankan Perbankan Jemput Bola dan Permudah Akses Masyarakat ke Bank

Sabtu, 16 Oct 2021 21:12

Saudi Akan Mulai Cabut Beberapa Pembatasan COVID-19 Mulai Ahad

Saudi Akan Mulai Cabut Beberapa Pembatasan COVID-19 Mulai Ahad

Sabtu, 16 Oct 2021 20:30

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan Bom Jibaku Di Masjid Syi'ah Fatimiya Kandahar

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan Bom Jibaku Di Masjid Syi'ah Fatimiya Kandahar

Sabtu, 16 Oct 2021 20:10

PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

Jum'at, 15 Oct 2021 20:57

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Jum'at, 15 Oct 2021 20:50

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Jum'at, 15 Oct 2021 19:52

Dua Santri SMA Ar-Rohmah Putri Raih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia 2021

Dua Santri SMA Ar-Rohmah Putri Raih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia 2021

Jum'at, 15 Oct 2021 19:22

Qatar Berikan 100 USD Tunai kepada 95.000 Warga di Gaza

Qatar Berikan 100 USD Tunai kepada 95.000 Warga di Gaza

Jum'at, 15 Oct 2021 18:45

Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi Tewaskan Lebih dari 150 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Marib

Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi Tewaskan Lebih dari 150 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Marib

Jum'at, 15 Oct 2021 16:45

Meresahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus Berantas Pinjol Ilegal

Meresahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus Berantas Pinjol Ilegal

Jum'at, 15 Oct 2021 16:29

Status Ibadah Menjadi Rutinitas

Status Ibadah Menjadi Rutinitas

Jum'at, 15 Oct 2021 16:00

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Jum'at, 15 Oct 2021 15:07


MUI

Must Read!
X