Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.838 views

Reynhard Sinaga dan Isu LGBT di Inggris, Indonesia Waspada!

 

Oleh: Ragil Rahayu, SE

 

Gempar! Seorang warga negara Indonesia (WNI) diberitakan menjadi pelaku kasus pemerkosaan terbesar di Inggris. Reynhard Sinaga dijatuhi hukuman seumur hidup setelah dinyatakan bersalah melakukan perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 pria di Inggris. Reynhard adalah mahasiswa Indonesia yang tengah mengambil studi doktoral, dia memiliki tiga gelar magister.

Polisi menemukan bukti berupa video perkosaan sebanyak ratusan jam di ponsel milik Reynhard yang disita polisi. Dari bukti tersebut, terdapat indikasi korban Reynhard bisa mencapai 190 orang. Reynhard diketahui memancing korbannya masuk ke apartemennya dan kemudian memberikan minuman yang dicampur obat bius. Setelah tidak sadar, dia melakukan serangan seksual dan memfilmkannya (bbc.com, 6/1/2020).

Isu LGBT di Inggris

Kasus Reynhard ini menyentak banyak pihak karena korbannya berjenis kelamin laki-laki. Artinya Reynhard adalah seorang gay, yakni penyuka sesama jenis. Reynhard memang warga negara Indonesia, namun sikap masyarakat Inggris yang liberal menjadikan perilaku bejat Reynhard tidak terdeteksi sejak awal. Baru pada korban ke-190 (berdasar durasi video di handphone pelaku) kasus ini diketahui polisi.

Reynhard tinggal di Manchester, dimana ada kampung gay di dalamnya. Bar dan klub malam bertebaran, mengkonsumsi minuman keras dan mabuk hingga pagi menjadi hal yang biasa. Masyarakat bersikap individualis, tak peduli pada sesama. Maka Reynhard leluasa mencari calon korban, yakni para lelaki remaja yang sedang mabuk. Lalu memberi obat terlarang hingga tak sadar dan memperkosa mereka. Demikian terjadi terus selama bertahun-tahun.

Konsep kebebasan yang dianut Inggris juga menjadi alasan Reynhard untuk tak merasa bersalah atas kelakuannya, karena menurutnya dia melakukannya suka sama suka, tanpa paksaan. Ibaratnya, "tumbu oleh tutup", sesuatu yang klop. Tingkah bejat penyuka sesama jenis, dipadukan dengan masyarakat yang bebas, hedonis dan individualis. Ditambah negara yang memberikan ruang bagi suburnya perilaku LGBT. Klop sudah.

Inggris, sebagai negara demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan berperilaku, melegalkan aktivitas kaum lesbian, gay, biseksual dan transjender (LGBT).  Pada 17 Juli 2013,  Ratu Elizabeth II memberikan persetujuan kerajaan terhadap pernikahan sesama jenis di Inggris. Sebelumnya, Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk mengesahkan pernikahan gay di wilayah England dan Wales telah mendapat persetujuan parlemen. RUU ini memungkinkan pasangan gay untuk menikah dalam seremoni agama dan sipil di England dan Wales (detik.com, 18/7/2013).

Isu LGBT bahkan masuk dalam pendidikan dasar di Inggris. Isu ini masuk dalam materi pendidikan kesehatan yang akan menjadi bagian wajib dari kurikulum untuk semua sekolah dasar dan menengah di Inggris dari musim gugur 2020, menurut proposal Department for Education (DfE). Di bawah rencana program tersebut, selain belajar tentang bahaya menghabiskan terlalu banyak waktu di media sosial, murid juga akan belajar bagaimana memperlakukan individu LGBT dengan hormat.

Proposal tersebut diterbitkan bersama dengan panduan draf tentang hubungan dan pendidikan seks, yang akan mencakup panduan baru tentang cara mengajar anak-anak muda tentang individu gay dan transgender. Menteri Pendidikan Damian Hinds mengatakan bahwa kesehatan fisik dan mental yang baik adalah ‘poin penting yang memastikan kaum muda siap untuk dunia orang dewasa’. Di bawah undang-undang yang disahkan tahun lalu, pendidikan tentang hubungan (relationships) sekarang diwajibkan di semua sekolah dasar, sementara pendidikan seks dan hubungan adalah wajib di sekolah menengah (suarakita.org, 20/7/2018).

Robohnya Logika Kebebasan

Berdasar cerita WNI yang tinggal di Inggris, LGBT gencar dipromosikan di sekolah dasar di Inggris. Murid laki-laki boleh memakai pakaian perempuan (rok) ketika sekolah. Form kartu perpustakaan memiliki tiga pilihan jenis kelamin yakni male, female dan other. Drag queen (lelaki penghibur berpakaian perempuan) datang ke sekolah dan menceritakan bolehnya memiliki orientasi seksual yang berbeda melalui pembacaan buku cerita (story telling).

Guru yang diketahui sebagai penyuka sesama jenis boleh tetap mengajar dan bahkan mempromosikan gaya hidup homoseksual pada muridnya. Targetnya tidak selalu menjadikan sang murid sebagai penyuka sesama jenis, tapi lebih pada penerimaan mereka terhadap perilaku LGBT sebagai orientasi seksual yang wajar, tidak menyimpang. Pemikiran bahwa homoseksual itu genetik ditanamkan sebagai sebuah ilmu pengetahuan. Walhasil, LGBT tumbuh subur di Inggris.

Sejak kemitraan sipil dilegalkan pada tahun 2004, antara 2005 hingga 2015, total hampir 140 ribu orang Inggris mendaftarkan diri dalam kemitraan sipil. Kemitraan sipil adalah dua orang (termasuk sesama jenis) sepakat untuk hidup seia-sekata dengan hak dan kewajiban seperti halnya dalam pernikahan heteroseksual (laki-laki dan perempuan). Sementara itu, warga usia muda (17-24 tahun) di Inggris lebih terbuka dengan statusnya sebagai LGBT dibanding dengan warga berusia tua (65 tahun ke atas).

Berdasarkan angka yang dikeluarkan Kantor Statistik Nasional, persentase warga usia tua yang terbuka dengan statusnya sebagai LGBT hanya 1,7 persen dari populasi, dibandingkan dengan warga usia muda yang berada di angka 5 sampai 7 persen dari populasi. Bahkan kaum LGBT mampu menempatkan 45 orang dari kalangannya menjadi anggota parlemen Inggris dalam pemilu sela tahun 2017. Sebuah rekor baru dalam sejarah negara itu. Jumlah itu merupakan 7 persen dari keseluruhan (650) anggota parlemen Inggris dan merupakan angka persentase tertinggi di Inggris maupun di dunia.

Logika kebebasan menyatakan bahwa jika perilaku LGBT dilarang akan menimbulkan masalah karena terjadi pengekangan kebebasan. Maka LGBT menurut mereka harus dibebaskan berekspresi. Jika memakai logika ini, seharusnya kasus Reynhard tidak terjadi. Reynhard hidup di Manchester yang banyak kaum LGBT, dia bisa memenuhi hasratnya secara leluasa karena negara juga melegalkan.

Betahnya Reynhard tinggal di Manchester menjadi bukti bahwa dia nyaman tinggal disana. Namun ternyata Reynhard tak cukup puas dengan kehidupan yang sudah demikian liberal. Nafsunya yang diumbar terus mencari pemuasan yang lain, yang dianggap lebih memuaskan lagi. Demikianlah hakekat nafsu, tak pernah ada puasnya, tak pernah ada kenyangnya, selalu minta lebih dan lebih.

Mencegah Munculnya Reinhard Lain

Solusi terhadap nafsu bukanlah dibebaskan ala pemikiran liberalisme barat, tapi dikendalikan. Pengendali nafsu adalah aqidah yang benar yakni Islam. Islam mengakui adanya gharizah nau' (naluri melestarikan jenis) dan mengarahkan pemenuhannya pada jalur yang benar, sesuai syariat, yakni melalui pernikahan antara laki-laki dan perempuan. Aktifitas liwath (homoseksual) dinilai tercela dan diharamkan dalam Islam. Pemikiran bahwa homoseksual itu genetis merupakan pseudoscience yakni sesuatu yang tidak ilmiah tapi dibungkus kemasan ilmiah.

Pelaku liwath diberi sanksi yang menjerakan dalam Islam yakni hukuman mati. Sehingga orang tidak akan berani menjadi LGBT. Tidak akan ada bar gay, komunitas gay, kampung gay, parade gay, media gay, kartun gay, LSM pembela gay atau aktivitas sejenis. Semuanya dilarang ada dalam sistem Islam. Sehingga LGBT tidak sampai menjadi sebuah gerakan mendunia seperti sekarang. Kehidupan yang ada dalam sistem Islam adalah kehidupan penuh ketaatan pada aturan Sang Khaliq, ketaatan yang dibangun atas kesadaran, bukan dogma. Ini sebagai hasil dakwah Islam, baik pada orang normal (straight) maupun yang bengkok (LGBT).

Dengan ramainya kasus Reynhard ini membuktikan bahwa LGBT itu berbahaya. Bukan saja mengandung dosa, menyebarkan penyakit menular seksual dan kanker, namun juga menimbulkan kengerian dalam skala besar. Apalagi, biasanya korban sodomi akan menjadi predator di masa depan. Lantas bagaimana dengan 190 remaja yang telah disodomi Reynhard? Belum cukupkah ini menjadi pembelajaran bagi kita para orang tua di Indonesia bahwa LGBT adalah ancaman mengerikan bagi anak-anak kita. Semoga kasus ini berakhir adil dan tak ada "The Next Reynhard" di negeri kita. Aamiin. Wallahu a'lam bishshawab. (rf/voa-islam.com)

*)Walimurid, Pemerhati Persoalan Pendidikan

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Komisi I DPR Dorong Pemerintah Gratiskan Internet Selama Wabah Covid-19

Komisi I DPR Dorong Pemerintah Gratiskan Internet Selama Wabah Covid-19

Jum'at, 03 Apr 2020 08:49

Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Jum'at, 03 Apr 2020 08:23

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Jum'at, 03 Apr 2020 07:51

Memutus Mata Rantai Corona

Memutus Mata Rantai Corona

Jum'at, 03 Apr 2020 07:09

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Jum'at, 03 Apr 2020 06:31

WMI Edukasi Para Driver Ojol untuk Cegah Covid19

WMI Edukasi Para Driver Ojol untuk Cegah Covid19

Jum'at, 03 Apr 2020 06:21

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Jum'at, 03 Apr 2020 06:18

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X