Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.105 views

Harga Melengking Imbas Panic Buying?

 

Oleh:

Nurhaniu Ode Hamusa, Amd. Keb.

Pemerhati Sosial Asal Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara

 

VIRUS corona seakan menjadi momok bagi penduduk dunia. Bagaimana tidak, korbannya terus bertambah dan menyebar ke berbagai negara. Sebagaimana dilansir dari Kompas.com, kasus virus corona telah menyebar setidaknya di 65 negara di dunia, Indonesia salah satunya (02/03/2020). Sampai saat ini, pasien positif Covid-19 di tanah air sudah mencapai 134 orang (16/03/2020). 

Kepada masyarakat, pihak Istana menghimbau untuk tidak panik, tetapi tetap waspada. Dari itu, perburuan masker pun terjadi dan sejak beberapa waktu lalu banyak yang menginformasikan susahnya mendapatkan masker. 

Sebagaimana di Konawe, Resor Konawe melakukan sidak di sejumlah toko, apotek dan mini Market yang ada di Kabupaten Konawe. Hal ini dilakukan pasca kelangkaan masker disejumlah daerah termasuk di Kabupaten Konawe dengan menyebarnuya isu virus corona. 

Kepala Bagian Operasional Polres Konawe Kompol Jufri Andi Singke mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan adanya oknum yang mencoba memainkan harga masker pasca isu virus corona. Ia pun mengatakan hal itu dilakukan untuk mencegah agar tidak terjadi penimbunan masker (Tribratanews Konawe, 05/03/2020). 

Di samping itu, Peneliti Indef, Bhima Yudhistira, mengungkapkan kelangkaan sejumlah barang saat wabah corona bukan semata akibat panic buying. Melainkan, adanya kejahatan terorganisasi (organize crime) yang dilakukan para penimbun atau spekulan dengan sengaja menciptakan kelangkaan sejumlah barang. 

Riset Indef menemukan, kelangkaan masker dan hand sanitizer yang terjadi serupa dengan kelangkaan bawang putih pada Januari 2020. Kelangkaan akibat penimbunan itulah yang kemudian membuat harga komoditas di pasaran menjadi sangat mahal. 

Karena itu, Bhima berkesimpulan bahwa kepanikan yang terjadi di masyarakat boleh jadi sudah direncanakan oleh rente ekonomi. Temuan ini sesuai dengan teori Disaster Capitalism yang diungkapkan jurnalis dan akademisi asal Kanada, Naomi Klein (Inews.id, 05/03/2020). 

Maka tak heran ada oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan momen tersebut. Karena wabah virus corona yang menjangkiti puluhan negara tak terkecuali di Indonesia membuat panik masyarakat. Tidak sedikit yang memanfaatkan kepanikan warga dengan menimbun barang termasuk masker untuk dijual kembali dengan harga berlipat-lipat. Miris!. 

Sementara dalam Islam, orang yang menimbun barang untuk mengeruk keuntungan pribadi termasuk perbuatan dosa dan diharamkan. Dari Ma’mar bin Abdullah; Rasulullah bersabda, “Tidaklah seseorang melakukan penimbunan melainkan dia adalah pendosa.” (HR. Muslim).

Ditambah lagi sebagaimana dikutip dari Pustaka Ilmu Sunni-Salafiyah (PISS-KTB), ihtikar (penimbunan) adalah menahan (menyimpan) barang pokok (aqwat) dari hasil pembelian saat harga beli tinggi dan dijual dengan harga yang lebih tinggi lagi, dengan tujuan memperoleh keuntungan yang lebih besar, pada kondisi di mana masyarakat (setempat atau di luar itu) berada dalam kebutuhan tinggi. 

Hukum ihtikar termasuk praktik jual-beli (muamalah) yang diharamkan, walaupun secara akad dihukumi sah. Keharaman itu semakin bertambah di saat kebutuhan semakin tinggi.

Keharaman ihtikar salah satunya dikarenakan ada unsur Tadhyiiq yaitu membuat kesulitan kepada masyarakat umum minimal dalam sisi ekonomi/materi. Antara penjual dan pembeli tidak ada yang lebih utama dalam sisi mashlahat. 

Artinya, keduanya masing-masing saling memberi dan mendapat mashlahat dari praktek muamalahnya. Untuk mendapat mashlahat dari jual beli itu, maka aturan dan syarat jual beli harus dipenuhi, serta motif dan tujuannya pun harus mengarah ke kemaslahatan bersama. Setelah itu, masing-masing berhak untuk mendayagunakan pendapatannya demi kemaslahatan masing-masing, tapi dengan tidak merugikan pihak lain dan itulah idealnya jual beli. 

Pun Ihtikar adalah salah satu bentuk muamalah yang tidak memberi maslahat kepada pihak lain dan bisa berdampak negatif terhadap perekonomian lokal (pembeli) maupun global (masyaakat umum). Terlepas dari tujuan apakah barang yang dibeli itu untuk dijual atau konsumsi sendiri, apabila bisa memicu gejolak pasar, dan apabila melihat keumumam hadis bahwa menyimpan barang dalam kurun 40 hari adalah memancing murka Allah dan tidak menjadikan berkah, maka jelas tindakan ihtikar itu termasuk perbuatan tercela. 

Dengan demikian, tindakan menimbun barang sulit dilepaskan dalam sistem ini (kapitalisme). Sebab, hal itu telah berlangsung lama dan persoalannya hingga kini belum bisa dituntaskan. Karenanya, perlu adanya kesadaran masyarakat betapa hal itu tidak dibenarkan oleh syariat. Terlebih perlu adanya peran pihak berwenang yang benar-benar amanah dalam menjalankan tugas tersebut. Wallahu a'lam bi ah-shawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Senin, 01 Mar 2021 20:35

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Senin, 01 Mar 2021 20:01

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Senin, 01 Mar 2021 17:03

Politik Mabuk Jokowi

Politik Mabuk Jokowi

Senin, 01 Mar 2021 14:54

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Senin, 01 Mar 2021 14:28

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

Senin, 01 Mar 2021 13:48

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Senin, 01 Mar 2021 12:15

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Senin, 01 Mar 2021 12:05

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Ahad, 28 Feb 2021 22:36

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

Ahad, 28 Feb 2021 21:06

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

Ahad, 28 Feb 2021 18:52

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah

Ahad, 28 Feb 2021 18:20

Waketum Persis: Minuman Keras adalah Induk Segala Kejahatan

Waketum Persis: Minuman Keras adalah Induk Segala Kejahatan

Ahad, 28 Feb 2021 18:18

Kelompok Ham: Inggris Berisiko Ciptakan 'Guantanamo Baru' Di Suriah

Kelompok Ham: Inggris Berisiko Ciptakan 'Guantanamo Baru' Di Suriah

Ahad, 28 Feb 2021 16:45

Mantan Perdana Menteri Maroko Sebut Musim Semi Arab Belum Berakhir

Mantan Perdana Menteri Maroko Sebut Musim Semi Arab Belum Berakhir

Ahad, 28 Feb 2021 15:48

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Ahad, 28 Feb 2021 10:52

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Ahad, 28 Feb 2021 10:48

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Ahad, 28 Feb 2021 10:18

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Sabtu, 27 Feb 2021 21:22

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Sabtu, 27 Feb 2021 21:05


MUI

Must Read!
X