Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.533 views

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal Melawan Covid-19

 

Oleh:

Dr. Dr. Basrowi*

 

BAGAIMANA kira-kira nasib manusia, kalau dunia ini dikuasai oleh Corona? Apakah kemudian semua menjadi ketakutan yang luar biasa kepada ‘monster’ itu? Manusia sebagai makhluk Allah SWT yang paling sempurna, dengan ilmu pengetahuan dan kecerdasannya tentu dapat menguasai bumi kembali setelah diporakporandakan oleh ‘monster’ micro itu.  

Namun, ketika pandemic virus corona tetap belum bisa diatasi, maka keimanan kita kepada Allah SWT lah yang akan menjadi sandaran terakhirnya.  Karena keberadaannya sangat berdampak pada seluruh sendi kehidupan manusia. Untungnya, seluruh umat Islam dan agama lain telah berinisiasi dan berinovasi membantu semua pihak yang terlibat langsung dalam penanganan virus Corona.

Laksana berjuang demi syahid, semua logistik telah diletakkan di medan tempur. Semua kekuatan telah dipertaruhkan. APBN telah difokuskan untuk mengatasi virus Corona. Mulai dari penyiapan sarana dan prasarana kesehatan, obat-obatan, APD, tunjangan dokter dan perawat kesehatan, honor relawan, bantuan tunai, bantuan non tunai kepada masyarakat terdampak telah dilakukan. Masyarakat telah menahan diri untuk tetap tinggal di dalam rumah. Semua kegiatan di batasi. Tidak ada kegitan yang bersifat pengumpulan massa. Perjalanan lintas daerah termasuk lintas negara juga sangat dibatasi.  

Alhamdulillah, dana pemindahan ibu kota telah dipertaruhkan untuk melawan Corona. Dana pembangunan infrastruktur pemerintah mulai kereta cepat, jalan tol hingga seluruh proyek pengadaan barang dan jasa seluruhnya ditangguhkan dan dipertaruhkan. Anggaran peningkatan mutu sumber daya manusia dialihkan dan dipertaruhkan. Bahkan kalau itu semua masih kurang, langkah meminjam ke lembaga donor pun akan ditempuh. Semua itu dilakukan demi mengatasi keganasan musuh bersama.

Sekarang saatnya kita tetap terus berjuang, berdoa, dan bertawakal, merapatkan barisan, menyatukan  visi misi bersama, jangan sampai musuh kita yang menang. Kita semua yang telah mempertaruhkan seluruh harta, jiwa, dan raga jangan sampai terkalahkan?   Harapannya cuma satu, kita harus mampu menguasai pertarungan ini, dan kitalah yang akan membasmi musuh itu, sehingga atas ijin Allah SWT kita dapat mengeruk kemenangan.

Yakin atas Kekuatan Doa

Banyak orang kaya telah menyumbangkan hartanya untuk penangangan virus Corona. Seluruh BUMN telah berkonsentrasi membantu negara dalam mengatasi virus Corona. Perusahaan-perusahaan ternama juga telah membantu Pemerintah dalam menangani Corona. Seluruh tenaga kesehatan telah menyumbangkan tenaga dan ilmu terbaik mereka. Seluruh unsur masyarakat juga telah menyumbangkan segala yang dimilikinya. Doa juga sudah selalu dipanjatkan. Ketika seluruh upaya dan doa sudah dilakukan kemudian kita pasrahkan kepada Allah SWT dalam bentuk tawakal.

Semoga dengan banyaknya pengorbanan yang dipertaruhkan untuk melawan Corona, kita bisa memenangkan pertaruhan itu. Semoga saja, Corona segera hilang dari bumi ini. Insya Allah.  

Musuh kita cuma satu, akan tetapi mempunyai kekuatan yang luar biasa, sulit sekali untuk diberantas, bahkan mengancam seluruh umat manusia. Tidak ada seorang pun yang kebal dengan serangannya. Laksana bunga, semua berpeluang dihinggapi kupu-kupu. Laksana buah semuanya berpotensi dimakan kelelawar. Hanya bunga dan buah yang menggunakan pelindung dirilah yang bebas dari ancaman mangsa. Oleh karena itu, sembari berdoa, kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan, agar terhindar dari wabah Covid-19.

Perang sedang berlangsung dan parang sudah terhunus di tangan, tetapi kapan perjuangan ini akan berakhir, hanya Allah SWT lah yang tahu. Seluruh amunisi dan senjata terbaik sudah digunakan. Sendi-sendi kehidupan sudah banyak sekali yang hancur. Pejuang kesehatan sudah banyak yang berguguran. Rantai pasok logistik pendukung perang sudah mulai terganggu. Tetapi tidak pernah sejengkalpun kita mundur. Maju terus, 100 kali jatuh, 100 kali juga bangkit. Sekali layar terkembang, pantang kita kembali ke pantai. Cita-cita harus tercapai. Itulah tekad pejuang Islam sejati dalam menghadapi musuh.

Semoga Allah tetap Menjaga Keamanan Pangan Kita

Pertaruhan pertama adalah nyawa, sementara itu pertaruhan kedua adalah bahan makanan. Sebagaimana diketahui, pandemi virus corona tidak hanya menyerang manusia dan hewan, tetapi rantai pasokan pangan secara global pun ikut ditembus, sehingga harga bahan pokok tersebut melonjak di beberapa belahan dunia, terutama negara yang mengandalkan impor beras dan gandum.

Alhmadulillah, di Indonesia harga-harga masih relatif stabil sehingga kekuatan dan daya tahan kita masih tangguh. Daya beli kita pun terhadap bahan pangan belum terlalu terkikis. Harga beras di pasar ritel di Indonesia juga mudah-mudahan tidak bergerak naik, karena alhamdulillah panen raya telah dimulai. Semoga saja, efek retasan virus corona, tidak mendorong para pengepul beras untuk melakukan penimbunan. Masyarakat pun tidak ada yang berperilaku pembelian panik, apalagi kombinasi atas semua itu.

Kebijakan untuk mengirimkan bahan pangan pada waktu yang tepat, harga yang tepat, dan pada sasaran yang tepat akan menjadi obat tersendiri bagi keamanan pangan Indonesia. Oleh karena itu, kita harus bersyukur dan tidak perlu khawatir akan kekurangan pangan. Dengan adanya virus corona, semua umat muslim mampu berfikir kritis, dan ilmu rantai pasok ekonomi syariah menjadi berkembang sangat pesat.

Penurunan pendapatan masyarakat akan diikuti dengan penurunan kualitas dan kuantitas asupan makanan, apalagi disertai dengan penurunan daya beli karena kenaikan harga. Trasportasi yang dibatasi, telah menyebabkan jumlah stok bahan baku makanan menjadi menipis. Hal ini juga memicu terjadinya kenaikan harga. Tetapi dengan kesigapan pemerintah dan kesadaran bersama untuk tidak menaikkan harga di tengah pandemi, rantai pasok tetap aman.

Kerja pemerintah yang tidak pernah berhenti dalam menjaga harga semua bahan baku, insya Allah dapat berhasil, sehingga seluruh harga bahan kebutuhan pokok tetap stabil dan tidak berjadi inflasi yang tajam. Pemerintah juga telah menyiapkan anggaran yang cukup besar baik untuk menambah cadangan bahan baku, termasuk memberikan bantuan tunai dan nontunai. Semoga Allah SWT tetap memberikan kepada kita rizki yang melimbah, sehingga dapat mengendalikan keadaan dan masyarakat tidak resah.

Sekarang ini pemerintah telah menjamin seluruh harga bahan pokok tetap stabil, meskipun menghadapi badai wabah, dan datangnya hari raya ‘Idul Fitri. Tidak ada masyarakat membeli lebih banyak dari biasanya, karena mereka semua percaya pasokan tidak akan menipis.

Di sini ekonomi syariah telah mengajarkan perlunya melakukan efisiensi dan efektivitas manajemen stok dengan meningkatkan keakuratan produksi dan konsumsi dalam negeri, sehingga proses pengelolaan cadangan beras nasional dapat terwujud dengan baik. Dalam arti harga beras menjadi stabil. Cadanga beras dapat tersedia secara cukup untuk melindungi negara dari harga beras dunia yang tidak menentu.

Tawakal Kepada Allah

Pertanyaannya adalah, adakah kunci yang bisa digunakan untuk membuka pintu dari penguncian total (lockdown)? Jawabnya adalah kekuatan usaha dan doa kita semua. Ketika semua yang kita miliki sudah dipertaruhkan, maka langkah kita adalah bertawakal (berserah diri), agar semuanya mempunyai makna yang berarti, bukan sebagai pertaruhan yang sia-sia belaka.

Berbagai kunci telah diberikan oleh WHO kepada Pemerintah (Kemenkes) untuk membuka penguncian total yang dilakukan oleh Corona. Keadaan saling mengunci dapat digambarkan laksana pertarungan bela diri gulat, masing-masing saling mengunci. Mereka yang mempunyai kekuatan doa itulah yang akan menang. Berbagai jurus jitu (jasmani dan rohani) telah kita lakukan bersama, semoga saja bantuan Allah SWT segera mengangkat virus Corona. Semoga. *Alumni PPs UIN Raden Intan Lampung, Alumni S3 Ilmu Sosial UNAIR Surabaya dan S3 Manajemen SDM UPI YAI Jakarta.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Jum'at, 10 Jul 2020 10:45

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Kamis, 09 Jul 2020 22:13

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

Kamis, 09 Jul 2020 21:30

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Kamis, 09 Jul 2020 21:05

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Kamis, 09 Jul 2020 20:48

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

Kamis, 09 Jul 2020 19:44

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Kamis, 09 Jul 2020 18:15

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Kamis, 09 Jul 2020 17:00

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Kamis, 09 Jul 2020 16:28

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Kamis, 09 Jul 2020 15:00

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Kamis, 09 Jul 2020 14:15

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Kamis, 09 Jul 2020 12:59

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Kamis, 09 Jul 2020 09:26

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Kamis, 09 Jul 2020 08:18

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

Kamis, 09 Jul 2020 07:00

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Rabu, 08 Jul 2020 23:55

Konsep

Konsep "Tangguh Semeru" di Jawa Timur, Solusi Tatanan Baru ?

Rabu, 08 Jul 2020 23:20

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Rabu, 08 Jul 2020 23:06

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Rabu, 08 Jul 2020 22:59

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

Rabu, 08 Jul 2020 21:52


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X