Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.618 views

Batalkan RUU HIP, atau Umat Kepung DPR

 

 

Oleh:

Tony Rosyid || Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

 

PILIHANNYA mudah: Stop bahas RUU HIP, semua aman. Pemerintah aman, DPR juga aman. BPIP? Itu lain soal. Bubarkan BPIP, lebih aman lagi.

Hadirnya BPIP justru seringkali menambah masalah. Lembaga ini dalam faktanya menjadi beban politik bagi Jokowi. Lahirnya dipertanyakan, kinerjanya dipersoalkan, apalagi narasi-narasinya. Kontroversial!

Ingat pernyataan ketua BPIP yang pernah buat geger Umat Islam? Ingat pula konsernya di tengah pandemi covid-19? Ini beberapa catatan yang tak terlupakan.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), organisasi terbesar di dunia ini menilai bahwa lahirnya BPIP seperti mengulang BP7 di masa Otde Baru. Menjadi alat sensor ideologi masyarakat (poin 8)

Bubarkan BPIP akan sedikit mengurangi beban politik bagi Jokowi. Hadirnya BPIP tak banyak memberi manfaat buat bangsa. Juga tak memberi legitimasi buat Jokowi. Baik legitimasi ideologis, moral maupun politik. Dari sisi ini, Jokowi sesungguhnya gak butuh BPIP. Lebih-lebih negara, gak butuh!

Kalau hanya untuk mengakomodir sejumlah pihak, Jokowi bisa buat lembaga yang lain. Lembaga yang tak bersentuhan secara sensitif dengan psikologi rakyat.

Saat ini, pemerintah dan DPR didesak oleh hampir seluruh elemen masyarakat untuk batalkan RUU PIH. Tidak hanya MUI dan Muhammadiyah yang menolak. PBNU tegas: Hentikan!. Dalam sikap dan pandangan NU poin 5 dikatakan " Sebaiknya proses legislasi RUU HIP dihentikan....". Jelas, lugas dan tegas: Hentikan!

Mengapa pemerintah melalui menkopolhukam "menunda pembahasan RUU HIP", dan tidak menghentikannya? Apakah nunggu rakyat reda, lalu dilanjutkan lagi pembahasannya? Atau takut sama PDIP, partai terbesar yang menjadi inisiator lahirnya RUU HIP? Rakyat sedang membaca dan memantau kemana arah pemerintah ini.

Selain minta menghentikan pembahasan RUU HIP, Jokowi perlu cermat untuk mengidentifikasi ulang peran lembaga atau perseorangan yang justru menjadi beban politiknya. Selama ini, di lingkaran istana banyak diisi oleh orang-orang yang justru mendowngrade posisioning Jokowi di mata rakyat. Tampaknya membela, tapi faktanya kontra-produktif. Membuat Jokowi makin kehilangan wibawa dan kepercayaan di mata rakyat. Faktor ini tentu telah mengganggu efektivitas kinerja Jokowi sebagai presiden.

Termasuk RUU HIP, ini telah membuat Jokowi ikut terpojok. Padahal, inisiatornya adalah PDIP Saatnya Jokowi beri instruksi: hentikan! Stop pembahasan RUU HIP.

Apalagi, sejumlah partai mulai cuci tangan dan berbalik arah. Partai-partai di parlemen menghindari benturan dengan suara Umat Islam yang notabene adalah mayoritas pemilih. Mau seperti PPP? Megap-megap setelah dihukum umat. Atau mau seperti PBB? Punya legalitas, tapi minus pendukung.

Jokowi tentu sudah belajar dari peristiwa 212. Repot dan melelahkan. Saat itu isunya adalah penghinaan agama. Sekarang, isunya adalah tersingkirnya Tuhan dari Pancasila. Bisa lebih dahsyat dampaknya.

MUI, melalui maklumatnya tegas: Tolak RUU HIP tanpa kompromi. Tanpa kompromi artinya jangan dilanjutkan. Muhammadiyah dan NU tegas: hentikan. Jangan dilanjutkan. Cukup!

Tak ada negosiasi. Jika nekat dilanjutkan, MUI telah menyatakan imbauannya kepada Umat Islam untuk menjadi garda terdepan menggunakan jalur konstitusionalnya. Artinya? Geruduk DPR. Apalagi ada NU dan Muhammadiyah yang seirama dengan Maklumat MUI. Belum lagi FPI, Ansor, Pemuda Pancasila dan ormas lainnya.

Bayangkan jika MUI serukan umat Geruduk DPR. NU, Muhammadiyah dan ormas yang lain ikut. Berapa jumlah massa Umat Islam yang akan datang dan kepung DPR. Kalau ini terjadi, isu bisa liar.

Saat ini, bola ada di pemerintah. DPR sudah menyerahkan ke pemerintah. Jika pemerintah tidak menghentikan dan membatalkannya, tapi justru masih bermain-main dengan kata "tunda" maka konsolidasi umat yang mulai terbangun di hampir seluruh wilayah Indonesia bisa jadi bom waktu. Jegerrr... Meledak!

Saat meledak, partai-partai boleh jadi sudah berganti haluan politiknya. 1998, para menteri pindah haluan. Berpaling, dan tinggalkan Soeharto sendirian. Jokowi mesti belajar dari peristiwa ini.

Tidak saja parpol-parpol itu menyelamatkan diri, tapi justru bergabung dengan umat. Saat itulah sesuatu yang besar bisa terjadi di negeri ini. Tak main-main! Jangan anggap remeh.

Batalkan RUU HIP, sebelum terlambat! Jangan menundanya! *

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Nikah Muda, Why Not?

Nikah Muda, Why Not?

Senin, 08 Mar 2021 18:47

Sejalan dengan Muhammadiyah, Fraksi PKS Tegaskan Agama Jadi Bagian Integral Visi Pendidikan Nasional

Sejalan dengan Muhammadiyah, Fraksi PKS Tegaskan Agama Jadi Bagian Integral Visi Pendidikan Nasional

Senin, 08 Mar 2021 18:13

Mulianya Perempuan dengan Jilbab

Mulianya Perempuan dengan Jilbab

Senin, 08 Mar 2021 17:51

Pemerintah Rencana Impor 1 Juta Ton Beras, Legislator Pertanyakan Food Estate

Pemerintah Rencana Impor 1 Juta Ton Beras, Legislator Pertanyakan Food Estate

Senin, 08 Mar 2021 17:21

Mendidik Anak dari Rumah

Mendidik Anak dari Rumah

Senin, 08 Mar 2021 16:47

Moeldoko Merampas Partai Mau Menjadi Presiden?

Moeldoko Merampas Partai Mau Menjadi Presiden?

Senin, 08 Mar 2021 16:11

Llyod Austin Sebut AS Akan Balas Menyerang Jika Kepentingannya Diganggu

Llyod Austin Sebut AS Akan Balas Menyerang Jika Kepentingannya Diganggu

Senin, 08 Mar 2021 16:00

Ketum Muhammadiyah Soroti Tak Ada Frasa Agama di Draf Peta Jalan Pendidikan

Ketum Muhammadiyah Soroti Tak Ada Frasa Agama di Draf Peta Jalan Pendidikan

Senin, 08 Mar 2021 15:23

Pemerintah Terlihat Bingung

Pemerintah Terlihat Bingung

Senin, 08 Mar 2021 15:00

Di Negeri Kartun, Orang Mati Jadi Tersangka

Di Negeri Kartun, Orang Mati Jadi Tersangka

Senin, 08 Mar 2021 13:08

Benang Merah Arab Spring dan Seabad Nihilnya Khilafah Islam

Benang Merah Arab Spring dan Seabad Nihilnya Khilafah Islam

Senin, 08 Mar 2021 11:02

Pedasnya Harga Cabai, Pemerintah Diam Saja?

Pedasnya Harga Cabai, Pemerintah Diam Saja?

Senin, 08 Mar 2021 10:47

Fahri: Elit Politik di Indonesia tidak Tunjukkan Keseriusan Berdemokrasi

Fahri: Elit Politik di Indonesia tidak Tunjukkan Keseriusan Berdemokrasi

Senin, 08 Mar 2021 09:25

Perkuat Profesional Muslim, Forum Duta Amaliah Astra Gagas Syiar Kreatif

Perkuat Profesional Muslim, Forum Duta Amaliah Astra Gagas Syiar Kreatif

Senin, 08 Mar 2021 06:37

Mayoritas Siswa Prancis Menolak Sekularisme Kaku Negara Mereka

Mayoritas Siswa Prancis Menolak Sekularisme Kaku Negara Mereka

Ahad, 07 Mar 2021 20:30

Pasukan Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Yang Ditembakkan Oleh Syi'ah Houtsi Yaman

Pasukan Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Yang Ditembakkan Oleh Syi'ah Houtsi Yaman

Ahad, 07 Mar 2021 19:30

42 Dari 100 Orang Bermain Game Seluler Setidaknya Sekali Sehari

42 Dari 100 Orang Bermain Game Seluler Setidaknya Sekali Sehari

Ahad, 07 Mar 2021 17:08

Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Ahad, 07 Mar 2021 14:08

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Sabtu, 06 Mar 2021 21:05

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Sabtu, 06 Mar 2021 20:00


MUI

Must Read!
X

Senin, 08/03/2021 15:00

Pemerintah Terlihat Bingung