Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.341 views

Jangan Lupakan Piagam Jakarta

 

Oleh:

M Rizal Fadillah || Pemerhati Politik dan Kebangsaan

 

TERINGAT saat proses awal perdebatan tentang dasar negara dalam Sidang BPUPKI tahun 1945. Tanggal 29 Mei hingga 1 Juni adalah fase penggodokan berbagai usul dan pandangan. Tokoh kebangsaan seperti Soekarno, Yamin, atau Soepomo melempar konsep sila-sila, baik lima, tiga maupun satu sila. Sementara tokoh agama seperti Ki Bagus Hadikusumo, Kahar Muzakir, Abikusno dan lainnya mengajukan dasar negara adalah Islam.

Mengingat masih beragam pandangan maka Sidang tidak mengambil keputusan tentang dasar negara. Maka pada tanggal 1 Juni 1945 disepakati untuk dibentuk tim perumus yang berjumlah 9 orang. Jadi 1 Juni 1945 adalah hari lahirnya Panitia Sembilan, bukan lahirnya Pancasila sebagaimana dinyatakan kini. Panitia 9 bertugas merumuskan dasar negara yang kelak menjadi Pancasila.

Tepat tanggal 22 Juni 1945 Panitia Sembilan  berhasil membuat dan menandatangani  rumusan yang kemudian dikenal dengan sebutan Piagam Jakarta. Dibanding dengan 1Juni 1945 maka inilah yang lebih tepat disebut sebagai Hari Kelahiran Pancasila. Panitia Sembilan cukup berimbang dalam komposisi keanggotaannya. 4 mewakili kelompok kebangsaan (Soekarno, M. Hatta, A. Soebardjo, dan M. Yamin) dan 4 mewakili kelompok agama (Kahar Muzakir, Agus Salim, Abikoesno, dan Wahid Hasyim). Sementara seorang beragama Kristen yaitu AA Maramis.

Pancasila dengan rumusan Ketuhanan dengan Kewajiban Menjalankan Syari'at Islam bagi Pemeluk-pemeluknya, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Indonesia  ini dikenal dengan Pancasila rumusan Piagam Jakarta.

Mengingat sekurangnya ada lima nilai dari dokumen penting lahirnya Pancasila ini maka Piagam Jakarta tidak bisa dilupakan bahkan menjadi acuan berfikir dalam memahami Pancasila dan UUD 1945. Nilai itu adalah :

Pertama, nilai historis. Berbicara dasar negara Pancasila tidak mungkin tanpa berangkat dari sejarahnya. Dan sejarah terdekat rumusan Pancasila 18 Agustus 1945 adalah Piagam Jakarta 22 Juni 1945.

Kedua, nilai filosofis. Falsafah kenegaraan berbasis pada Piagam Jakarta karena memadukan dua filsafat kebangsaan dan keagamaan. Dua aliran atau faham politik yang senantiasa melekat dengan pertumbuhan negara Republik Indonesia. 

Ketiga, nilai yuridis. Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang menjadi dasar hukum berlakunya kembali  UUD 1945 Presiden Soekarno  menyatakan bahwa Piagam Jakarta "menjiwai UUD 1945 dan merupakan suatu rangkaian kesatuan dengan Konstitusi tersebut".

Keempat, nilai sosiologis. Bahwa masyarakat  muslim sebagai mayoritas pemeluk agama tidak mungkin berpisah dengan syari'at Islam karena praktek ibadah dan muamalah kesehariannya harus berbasis syari'ah. Sebagai wujud dari keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Kelima, nilai politis. Pertumbuhan negara Indonesia serta proses politik yang terjadi baik pada tataran infra maupun supra struktur politik tidak dapat dipisahkan dari dua aliran atau faham politik dominan yakni  kebangsaan dan keagamaan. Karenanya mengabaikan keduanya dapat menimbulkan kegoncangan politik. 

Tentu sudah menjadi kesepakatan nasional dalam berbangsa dan bernegara bahwa Pancasila yang seluruh rakyat Indonesia pegang  saat ini adalah rumusan Pancasila yang ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945. Seluruh elemen masyarakat harus berlomba untuk membuktikan diri sebagai pelaksana terbaik dari kesepakatan ideologis ini. 

Kesepakatan (ahdun) dan pembuktian (syahadah) dari Pancasila sebagaimana yang ditetapkan 18 Agustus 1945 adalah "conditio sine qua non" seluruh elemen bangsa untuk berjuang merealisasikan tujuan bernegara sebagaimana dinyatakan dalam Pembukaan UUD 1945. 

Piagam Jakarta yang dirumuskan dan ditandatangani oleh Panitia Sembilan yang diketuai oleh Ir. Soekarno dan Wakil Ketua M. Hatta pada tanggal 22 Juni 1945 adalah dokumen penting dalam berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, jangan lupakan Piagam Jakarta.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

Selasa, 31 Jan 2023 10:05

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Selasa, 31 Jan 2023 09:13

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Senin, 30 Jan 2023 19:43

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Senin, 30 Jan 2023 17:07

Mari Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas

Mari Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas

Senin, 30 Jan 2023 16:04

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Senin, 30 Jan 2023 14:41

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Senin, 30 Jan 2023 09:48

Mewaspadai Bencana Alam

Mewaspadai Bencana Alam

Senin, 30 Jan 2023 06:28

Urgensi Mengamalkan As-Sunnah

Urgensi Mengamalkan As-Sunnah

Senin, 30 Jan 2023 05:30

Pelajaran dan Hikmah Dari Bencana

Pelajaran dan Hikmah Dari Bencana

Ahad, 29 Jan 2023 22:09

Nama-Nama Bulan Rajab

Nama-Nama Bulan Rajab

Ahad, 29 Jan 2023 21:07

Piers Morgan Sebut Christiano Ronaldo 'Benar-benar Mencintai Kehidupan Di Arab Saudi'

Piers Morgan Sebut Christiano Ronaldo 'Benar-benar Mencintai Kehidupan Di Arab Saudi'

Ahad, 29 Jan 2023 20:34

Akmal Sjafril: Jangan Sembarang Gunakan Kata Humanisme

Akmal Sjafril: Jangan Sembarang Gunakan Kata Humanisme

Ahad, 29 Jan 2023 20:30

Keutamaan Amalan Di Bulan Rajab

Keutamaan Amalan Di Bulan Rajab

Ahad, 29 Jan 2023 20:10

Standar Ganda Swedia, Bolehkan Pembakaran Al-Qur'an Tapi Tolak Izin Pembakaran Kitab Taurat

Standar Ganda Swedia, Bolehkan Pembakaran Al-Qur'an Tapi Tolak Izin Pembakaran Kitab Taurat

Ahad, 29 Jan 2023 13:34

Netanyahu Umumkan Rencana Untuk Persenjatai Warga Israel

Netanyahu Umumkan Rencana Untuk Persenjatai Warga Israel

Ahad, 29 Jan 2023 11:09

2 Orang Israel Terluka Dalam Serangan Senjata Setelah Penembakan Di Sinagoga Neve Yakoov

2 Orang Israel Terluka Dalam Serangan Senjata Setelah Penembakan Di Sinagoga Neve Yakoov

Sabtu, 28 Jan 2023 20:45

Pengemis Online, Mengapa Terjadi?

Pengemis Online, Mengapa Terjadi?

Sabtu, 28 Jan 2023 19:52

Harga Pangan Naik Setiap Tahun, Islam Hadirkan Solusi Nyata

Harga Pangan Naik Setiap Tahun, Islam Hadirkan Solusi Nyata

Sabtu, 28 Jan 2023 19:41

OPCW Salahkan Rezim Teroris Assad Dalam Serangan Gas Beracun Tahun 2018 Di Douma Suriah

OPCW Salahkan Rezim Teroris Assad Dalam Serangan Gas Beracun Tahun 2018 Di Douma Suriah

Sabtu, 28 Jan 2023 15:06


MUI

Must Read!
X

Sabtu, 28/01/2023 19:52

Pengemis Online, Mengapa Terjadi?