Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.993 views

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

 

Oleh:

Tony Rosyid || Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

 

TERKAIT capres 2024, ada tiga nama yang surveinya selalu berada di papan atas: Prabowo, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Dalam berbagai survei, ketiga tokoh ini selalu bersaing.

Pilpres 2024, akan ada dua sampai tiga pasang calon. Jika tiga pasang calon, maka ketiga tokoh di atas kemungkinan akan bertarung.

Ada pihak-pihak yang berupaya agar Pilpres 2024 hanya diikuti oleh dua pasang calon. Mereka adalah pemerintah dan pengusaha. Dengan dua pasang calon, kegaduhan akibat hirup pikuk politik lebih mudah dikontrol. Selain tentu saja, anggaran pemilu tidak membengkak karena hanya satu putaran. Dengan satu putaran, biaya politik juga akan rendah. Ini yang diharapkan oleh para bohir.

Siapapun yang akan maju di Pilpres 2024, terutama jika dua pasang, ini akan seru. Sebab, pemanasannya cukup lama.

Yang tak kalah gesitnya adalah gerakan para calon cawapres. Di sini ada nama Sandiaga Uno. Tokoh satu ini punya relawan loyal dengan mesin politik yang terus bergerak. Ganteng, smart, tajir, dengan gaya komunikasi "gaul" serta elektabilitas di posisi keempat menjadi kelebihan tokoh yang satu ini. Posisi Sandiaga Uno sebagai menteri saat ini juga menguntungkan untuk terus branding dan menaikkan popularitas.

Selain Sandiaga Uno, nama Puan juga semakin populer. Puan punya partai yang bisa mengusung sendiri capres-cawapres. Puan paling aman diantara calon cawapres.

AHY juga selalu masuk dalam penjaringan survei cawapres. Popularitas dan elektabilitasnya cukup signifikan. Partai punya, logistik kabarnya juga tidak kalah dengan yang lain. Bicara AHY tak lepas dari Sang Maestro politik yaitu SBY.

Ada juga Erick Thohir. Menteri BUMN ini mulai rajin bermanuver. Soal logistik, Erick Thohir tergolong orang kuat. Kedekatan Erick Thohir dengan ormas Ansor diduga menjadi bagian dari persiapan 2024. Santer kabar bahwa Erick Thohir juga terlibat aktif di Muktamar PBNU bulan desember lalu. Jika benar, maka ini tanda serius bahwa Erick Thohir boleh jadi akan menjadikan NU sebagai bagian dalam bergaining.

Ada juga Ridwan Kamil dan Khofifah Indraparawansa. Dua Gubernur ini memiliki elektabilitas di atas Erick Thohir dan Puan Maharani. Posisinya sebagai kepala daerah bisa dikelola untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas.

Perlu dipahami bahwa nasib capres, beda dengan cawapres. Kalau capres, jauh-jauh hari relatif bisa dibaca. Meski tidak bisa hitam putih. Sementara capres baru nampak injury time. Apa yang menentukan?

Ada tiga pertimbangan untuk menentukan cawapres. Pertama, partai. Terutama partai-partai besar, mereka bisa sodorkan cawapres dengan jaminan tiket partai.

Kedua, elektabilitas. Kalau elektabilitasnya tinggi, dan dianggap bisa menjadi penentu kemenangan, maka ini akan menjadi pertimbangan untuk dijadikan cawapres.

Ketiga, logistik. Elektabilitas pas-pasan, tapi duitnya banyak, maka bisa dipilih jadi cawapres.

Namun yang pasti, nasib cawapres akan ditentukan oleh partai pengusung. Mereka akan melihat bagaimana elektabilitasnya dan duitnya. Kalau dua ini ok, peluang untuk menjadi cawapres akan besar. Dalam konteks ini, Sandiaga Uno, Erick Thohir dan AHY punya kans besar.

Namun Khofifah punya NU Jawa Timur yang pemilihnya 30 juta. Dan Ridwan Kamil punya warga Jawa Barat dengan pemilih 34 juta. Apakah memilih kedua kepala daerah menguntungkan secara elektoral? Bisa jadi!

Semua punya peluang. Dan peluang itu akan bergantung pada dinamika jelang pendaftaran Pilpres 2024.

Kasus 2019 dimana Kiai Ma'ruf Amin yang terpilih, ini bisa terulang di 2024. Tahu-tahu Gus Yahya Staquf, ketua PBNU ini yang jadi cawapres. Tak menutup kemungkinan Jokowi jadi cawapresnya Prabowo, ini juga seru. Boleh jadi Ahok dan Gibran akan muncul juga namanya di tahun-tahun terakhir jelang Pilpres. Semua peluang masih terbuka.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Senin, 26 Sep 2022 18:41

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

Senin, 26 Sep 2022 15:15

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Senin, 26 Sep 2022 12:13

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Senin, 26 Sep 2022 08:23

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

Senin, 26 Sep 2022 07:53

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Senin, 26 Sep 2022 07:47

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Senin, 26 Sep 2022 06:02

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39


MUI

Must Read!
X

Sabtu, 24/09/2022 21:39

KEPPRES Kontroversial Jokowi