Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.732 views

Buntut Serangan Kimia Terhadap Ex Mata-Mata Rusia dan Putrinya, Inggris Akan Usir 23 Diplomat Rusia

LONDON, INGGRIS (voa-islam.com) - Inggris mengumumkan pada hari Rabu (14/3/2018) bahwa pihaknya akan mengusir 23 diplomat Rusia - pengusiran terbesar sejak Perang Dingin - dan memutuskan kontak tingkat tinggi dengan Kremlin atas serangan agen saraf terhadap mantan mata-mata dan putrinya di sebuah kota di Inggris.

Perdana Menteri Theresa May mengatakan kepada anggota parlemen bahwa 23 diplomat tersebut, yang telah diidentifikasi sebagai petugas intelijen yang tidak diumumkan, memiliki waktu sepekan untuk pergi.

Dia mengumumkan serangkaian tindakan ekonomi dan diplomatik, termasuk penghentian kontak bilateral tingkat tinggi dengan Rusia. Sebuah undangan untuk Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov untuk mengunjungi Inggris telah dibatalkan, dan Mei mengatakan bahwa menteri dan bangsawan Inggris tidak akan menghadiri pertandingan sepak bola Piala Dunia di Rusia pada musim panas ini.

Mei juga mengatakan Inggris akan menekan uang Rusia yang suram dan memperkuat kekuasaan mereka untuk menjatuhkan sanksi terhadap pelaku pelanggaran hak asasi manusia.

"Kami akan membekukan aset negara Rusia dimanapun kita memiliki bukti bahwa mereka dapat digunakan untuk mengancam kehidupan atau kekayaan warga negara atau penduduk Inggris," kata May, tanpa memberikan rincian.

Mei mengumumkan langkah-langkah tersebut setelah Moskow mengabaikan tenggat waktu tengah malam untuk menjelaskan bagaimana agen saraf yang dikembangkan oleh Uni Soviet digunakan terhadap Sergei dan Yulia Skripal. Ayah dan anak perempuannya tetap dalam kondisi kritis di sebuah rumah sakit di Salisbury, Inggris barat daya.

May mengatakan Moskow bereaksi dengan "menghina" permintaan Inggris atas sebuah penjelasan dan mengatakan bahwa tindakan Rusia adalah "penggunaan kekuatan yang tidak sah oleh negara Rusia melawan Inggris Raya."

"Ini adalah penghinaan terhadap larangan penggunaan senjata kimia," kata May. "Dan ini adalah penghinaan terhadap sistem berbasis aturan yang kita dan mitra internasional kita bergantung."

Duta Besar Rusia di London, Alexander Yakovenko, mengatakan bahwa tindakan Inggris "sangat tidak dapat diterima" dan "provokativ".

Moskow telah menolak untuk mematuhi tuntutan Inggris kecuali jika pemerintah memberikan contoh racun yang dikumpulkan oleh penyidik.

Juru bicara Putin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu bahwa Rusia "menolak bahasa ultimatum."

Peskov mengatakan bahwa Inggris sejauh ini hanya menawarkan "tuduhan tak berdasar yang tidak didukung oleh bukti apapun." Dia mengklaim Rusia akan bekerja sama dalam penyelidikan tersebut namun tidak melihat kesediaan Inggris untuk melakukan tindakan yang timbal balik.

"Kami berharap akal akan menang dan negara-negara lain akan berpikir keras betapa seriusnya bukti terhadap Rusia itu," katanya.

Rusia telah mengklaim bahwa agen saraf itu bisa berasal dari negara bekas Soviet lainnya, menunjuk pada musuh Moskow, Ukraina.

Anggota parlemen Vladimir Gutenev, anggota komisi negara untuk pelucutan senjata kimia, mengatakan bahwa Rusia telah membatalkan persediaan Novichok, agen saraf yang digunakan untuk terhadap Skripals.

"Sulit untuk mengatakan apa yang mungkin terjadi di negara-negara tetangga," katanya seperti dikutip oleh kantor berita Interfax.

Inggris telah mencari dukungan dari sekutu di Uni Eropa dan NATO, termasuk Amerika Serikat. Kantor May mengatakan bahwa Presiden Donald Trump mengatakan kepada perdana menteri bahwa AS "bersama dengan Inggris Raya."

Pada hari Rabu negara ini juga meminta pertemuan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk membahas penyelidikan tersebut.

Presiden Dewan Eropa Donald Tusk mengatakan pada hari Rabu bahwa serangan tersebut "paling mungkin" terinspirasi oleh Moskow dan mengumumkan bahwa dia akan memasukkan isu tersebut ke dalam agenda pada pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa pekan depan. (st/aa)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Solusi Online Bootcamp Programming di Era Industri 4.0

Solusi Online Bootcamp Programming di Era Industri 4.0

Jum'at, 22 Mar 2019 23:44

Siapakah Penjaga Mahkota Perempuan?

Siapakah Penjaga Mahkota Perempuan?

Jum'at, 22 Mar 2019 23:40

Minum Yoghurt Bisa Bantu Redakan Mag Ringan

Minum Yoghurt Bisa Bantu Redakan Mag Ringan

Jum'at, 22 Mar 2019 23:35

Jebakan Politik Kampanye

Jebakan Politik Kampanye

Jum'at, 22 Mar 2019 23:33

Yordania Tolak Permintaan Liga Arab untuk Melarang Hamas dan Ikhwanul Muslimin

Yordania Tolak Permintaan Liga Arab untuk Melarang Hamas dan Ikhwanul Muslimin

Jum'at, 22 Mar 2019 21:48

Wiranto Ingin Jerat Pelaku Hoax dengan UU Terorisme, Muhammadiyah: Sangat Berlebihan

Wiranto Ingin Jerat Pelaku Hoax dengan UU Terorisme, Muhammadiyah: Sangat Berlebihan

Jum'at, 22 Mar 2019 21:05

Ex Pejuang Taliban-Amerika John Walker Lindh Berencana Pindah ke Irlandia Setelah Bebas dari Penjara

Ex Pejuang Taliban-Amerika John Walker Lindh Berencana Pindah ke Irlandia Setelah Bebas dari Penjara

Jum'at, 22 Mar 2019 20:51

Kala Apel Kebangsaan Lebih Berharga dari Nyawa Rakyat Papua

Kala Apel Kebangsaan Lebih Berharga dari Nyawa Rakyat Papua

Jum'at, 22 Mar 2019 20:07

Unggah Pidato Erdogan, Andi Singgung Jokowi

Unggah Pidato Erdogan, Andi Singgung Jokowi

Jum'at, 22 Mar 2019 19:35

Catat! Ini Dua Kepastian Sandi untuk Kesejahteraan Anak-anak Bangsa

Catat! Ini Dua Kepastian Sandi untuk Kesejahteraan Anak-anak Bangsa

Jum'at, 22 Mar 2019 18:35

Tidak hanya OK OCE, Sandi akan Terapkan Kesejahteraan Pengajar PAUD Skala Nasional

Tidak hanya OK OCE, Sandi akan Terapkan Kesejahteraan Pengajar PAUD Skala Nasional

Jum'at, 22 Mar 2019 17:35

OKI Desak Adanya Tindakan Melawan Serangan Islamofobia

OKI Desak Adanya Tindakan Melawan Serangan Islamofobia

Jum'at, 22 Mar 2019 16:39

Rizal Jawab Prediksinya yang Kerap Hampir Tepat terhadap Kondisi Politik

Rizal Jawab Prediksinya yang Kerap Hampir Tepat terhadap Kondisi Politik

Jum'at, 22 Mar 2019 16:35

Solidaritas dengan Muslim, Azan Shalat Jumat Disiarkan Secara Live di TV dan Radio Selandia Baru

Solidaritas dengan Muslim, Azan Shalat Jumat Disiarkan Secara Live di TV dan Radio Selandia Baru

Jum'at, 22 Mar 2019 16:29

Imam Masjid Al Noor: Amarah Teroris Menjadi Cinta dan Kasih Sayang di Selandia Baru

Imam Masjid Al Noor: Amarah Teroris Menjadi Cinta dan Kasih Sayang di Selandia Baru

Jum'at, 22 Mar 2019 16:18

MRT Keputusan Politik Jokowi, Pengamat: Lama-lama Candi Borobudur Diklaim Juga

MRT Keputusan Politik Jokowi, Pengamat: Lama-lama Candi Borobudur Diklaim Juga

Jum'at, 22 Mar 2019 15:35

Said: Banyak Fakta Abuse of Power Manfaatkan BUMN sebagai Alat Politik

Said: Banyak Fakta Abuse of Power Manfaatkan BUMN sebagai Alat Politik

Jum'at, 22 Mar 2019 14:35

Tembakan Brutal Ala Teroris

Tembakan Brutal Ala Teroris

Jum'at, 22 Mar 2019 14:08

Hoax akan Dijerat UU Teroris, Fahri Hamzah: Yaa Allah, Bikin Malu

Hoax akan Dijerat UU Teroris, Fahri Hamzah: Yaa Allah, Bikin Malu

Jum'at, 22 Mar 2019 13:35

Lawan Hoax Bukan dengan Bedil

Lawan Hoax Bukan dengan Bedil

Jum'at, 22 Mar 2019 12:35


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X