Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.639 views

Buntut Serangan Kimia Terhadap Ex Mata-Mata Rusia dan Putrinya, Inggris Akan Usir 23 Diplomat Rusia

LONDON, INGGRIS (voa-islam.com) - Inggris mengumumkan pada hari Rabu (14/3/2018) bahwa pihaknya akan mengusir 23 diplomat Rusia - pengusiran terbesar sejak Perang Dingin - dan memutuskan kontak tingkat tinggi dengan Kremlin atas serangan agen saraf terhadap mantan mata-mata dan putrinya di sebuah kota di Inggris.

Perdana Menteri Theresa May mengatakan kepada anggota parlemen bahwa 23 diplomat tersebut, yang telah diidentifikasi sebagai petugas intelijen yang tidak diumumkan, memiliki waktu sepekan untuk pergi.

Dia mengumumkan serangkaian tindakan ekonomi dan diplomatik, termasuk penghentian kontak bilateral tingkat tinggi dengan Rusia. Sebuah undangan untuk Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov untuk mengunjungi Inggris telah dibatalkan, dan Mei mengatakan bahwa menteri dan bangsawan Inggris tidak akan menghadiri pertandingan sepak bola Piala Dunia di Rusia pada musim panas ini.

Mei juga mengatakan Inggris akan menekan uang Rusia yang suram dan memperkuat kekuasaan mereka untuk menjatuhkan sanksi terhadap pelaku pelanggaran hak asasi manusia.

"Kami akan membekukan aset negara Rusia dimanapun kita memiliki bukti bahwa mereka dapat digunakan untuk mengancam kehidupan atau kekayaan warga negara atau penduduk Inggris," kata May, tanpa memberikan rincian.

Mei mengumumkan langkah-langkah tersebut setelah Moskow mengabaikan tenggat waktu tengah malam untuk menjelaskan bagaimana agen saraf yang dikembangkan oleh Uni Soviet digunakan terhadap Sergei dan Yulia Skripal. Ayah dan anak perempuannya tetap dalam kondisi kritis di sebuah rumah sakit di Salisbury, Inggris barat daya.

May mengatakan Moskow bereaksi dengan "menghina" permintaan Inggris atas sebuah penjelasan dan mengatakan bahwa tindakan Rusia adalah "penggunaan kekuatan yang tidak sah oleh negara Rusia melawan Inggris Raya."

"Ini adalah penghinaan terhadap larangan penggunaan senjata kimia," kata May. "Dan ini adalah penghinaan terhadap sistem berbasis aturan yang kita dan mitra internasional kita bergantung."

Duta Besar Rusia di London, Alexander Yakovenko, mengatakan bahwa tindakan Inggris "sangat tidak dapat diterima" dan "provokativ".

Moskow telah menolak untuk mematuhi tuntutan Inggris kecuali jika pemerintah memberikan contoh racun yang dikumpulkan oleh penyidik.

Juru bicara Putin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu bahwa Rusia "menolak bahasa ultimatum."

Peskov mengatakan bahwa Inggris sejauh ini hanya menawarkan "tuduhan tak berdasar yang tidak didukung oleh bukti apapun." Dia mengklaim Rusia akan bekerja sama dalam penyelidikan tersebut namun tidak melihat kesediaan Inggris untuk melakukan tindakan yang timbal balik.

"Kami berharap akal akan menang dan negara-negara lain akan berpikir keras betapa seriusnya bukti terhadap Rusia itu," katanya.

Rusia telah mengklaim bahwa agen saraf itu bisa berasal dari negara bekas Soviet lainnya, menunjuk pada musuh Moskow, Ukraina.

Anggota parlemen Vladimir Gutenev, anggota komisi negara untuk pelucutan senjata kimia, mengatakan bahwa Rusia telah membatalkan persediaan Novichok, agen saraf yang digunakan untuk terhadap Skripals.

"Sulit untuk mengatakan apa yang mungkin terjadi di negara-negara tetangga," katanya seperti dikutip oleh kantor berita Interfax.

Inggris telah mencari dukungan dari sekutu di Uni Eropa dan NATO, termasuk Amerika Serikat. Kantor May mengatakan bahwa Presiden Donald Trump mengatakan kepada perdana menteri bahwa AS "bersama dengan Inggris Raya."

Pada hari Rabu negara ini juga meminta pertemuan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk membahas penyelidikan tersebut.

Presiden Dewan Eropa Donald Tusk mengatakan pada hari Rabu bahwa serangan tersebut "paling mungkin" terinspirasi oleh Moskow dan mengumumkan bahwa dia akan memasukkan isu tersebut ke dalam agenda pada pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa pekan depan. (st/aa)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

Latest News
Enough Pak Jokowi!

Enough Pak Jokowi!

Selasa, 11 Dec 2018 21:20

Toleransi Salah Kaprah

Toleransi Salah Kaprah

Selasa, 11 Dec 2018 20:18

Raja Kodok dan Ular

Raja Kodok dan Ular

Selasa, 11 Dec 2018 19:17

Tahun Kegelapan Media

Tahun Kegelapan Media

Selasa, 11 Dec 2018 18:49

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

Selasa, 11 Dec 2018 17:18

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Selasa, 11 Dec 2018 16:15

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Selasa, 11 Dec 2018 14:17

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Selasa, 11 Dec 2018 14:12

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Selasa, 11 Dec 2018 14:01

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Selasa, 11 Dec 2018 13:27

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Selasa, 11 Dec 2018 12:27

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

Selasa, 11 Dec 2018 11:35

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

Selasa, 11 Dec 2018 11:27

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Senin, 10 Dec 2018 21:13

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Senin, 10 Dec 2018 20:13

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Senin, 10 Dec 2018 19:30

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Senin, 10 Dec 2018 19:06

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

Senin, 10 Dec 2018 18:45

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Senin, 10 Dec 2018 17:30

Persis Komitmen untuk Menjaga Keutuhan Bangsa

Persis Komitmen untuk Menjaga Keutuhan Bangsa

Senin, 10 Dec 2018 15:10


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X