Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.306 views

Rezim Teroris Assad dan Rusia Larang Tim OPCW Masuki Lokasi Serangan Senjata Kimia di Douma

DEN HAG, BELANDA (voa-islam.com) - Penyidik ​​independen hari Senin (16/4/2018) telah dicegah untuk mencapai lokasi serangan senjata kimia  dekat ibukota Suriah oleh pihak berwenang Suriah dan Rusia.

Episode itu muncul beberapa hari setelah AS, Prancis, dan Inggris membom situs-situs yang mereka klaim terkait dengan program senjata kimia Suriah.

Kurangnya akses ke kota Douma oleh para penyelidik dari kelompok pengawas, Organisasi Pelarangan Senjata Kimia, telah meninggalkan pertanyaan tentang serangan 7 April yang tak terjawab.

Direktur Jenderal OPCW Ahmet Uzumcu mengatakan pejabat Suriah dan Rusia menyebut "masalah keamanan yang tertunda" saat menahan para penyidik mencapai Douma.

"Tim belum dikerahkan ke Douma," dua hari setelah tiba di Suriah, Uzumcu mengatakan kepada dewan eksekutif OPCW di Den Haag.

Pihak berwenang Suriah menawarkan 22 orang     untuk diwawancarai sebagai saksi, katanya, menambahkan bahwa dia berharap "semua pengaturan yang diperlukan akan dibuat ... untuk memungkinkan tim untuk disebar ke Douma secepat mungkin".

AS dan Prancis mengatakan mereka memiliki bukti bahwa gas beracun digunakan di Douma, di timur Damaskus, menewaskan puluhan orang, dan bahwa militer Presiden Bashar al-Assad berada di belakangnya, tetapi mereka tidak membuat satu pun bukti itu menjadi milik publik. Suriah dan sekutunya, Rusia, membantah bahwa serangan semacam itu terjadi.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov menyalahkan serangan udara Barat yang dilakukan Sabtu pagi karena menahan misi oleh tim OPCW ke Douma. Dia mengklaim kepada wartawan di Moskow bahwa inspektur tidak dapat pergi ke lokasi karena mereka membutuhkan izin dari Departemen Keamanan dan Keamanan PBB.

Namun juru bicara PBB mengatakan izin telah diberikan kepada tim OPCW.

“PBB telah memberikan izin yang diperlukan bagi tim OPCW untuk melakukan pekerjaannya di Douma. Kami belum menolak permintaan tim untuk pergi ke Douma, ”kata juru bicara PBB Stephane Dujarric yang otomatis membantah klaim pihak Rusia.

Pada Senin malam, para pejabat Rusia mengatakan kepada wartawan bahwa mereka mengharapkan tim ahli senjata kimia tiba di Douma pada hari Rabu untuk menyelidiki dugaan serangan tersebut.

"Besok (Selasa) dinas keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa ... akan menguji rute. Dan pada hari Rabu adalah ketika kami merencanakan kedatangan para ahli OPCW," kata seorang pejabat senior Rusia pada konferensi pers di kedutaan Rusia di The Den Haag, menjelaskan jalan-jalan masih dibersihkan dari ranjau.


Baik Rusia dan pemerintah Suriah mengizinkan kunjungan OPCW. Tim tiba di Suriah sesaat sebelum serangan udara dan bertemu dengan pejabat Suriah. Pasukan pemerintah dan pasukan Rusia telah dikerahkan di Douma, yang sekarang dikendalikan oleh pemerintah Suriah.

Oposisi dan aktivis Suriah telah mengkritik penyebaran Rusia di kota tersebut, mengatakan bahwa bukti penggunaan senjata kimia mungkin tidak lagi ditemukan. Hal ini di tengah laporan yang muncul dari beberapa aktivis di media sosial bahwa pasukan tersebut diduga telah "membersihkan" area dan membawa beberapa bukti terkait dengan serangan senjata kimia di sana.

Suriah di masa lalu menuduh Barat memanipulasi secara politik misi OPCW.

Menurut laporan relawan pertahanan sipil White Helmet setidaknya 85 orang tewas dalam serangan terhadap Douma, yang hingga Sabtu adalah kota terakhir yang dikuasai pemberontak dekat Damaskus.

Tim OPCW yang dikirim ke Suriah untuk diselidiki tidak memiliki mandat untuk menyalahkan.

Rusia memveto tahun lalu perpanjangan mandat dari badan bersama PBB-OPCW yang bertugas menentukan siapa di berada di balik serangan kimia lainnya di Suriah. Badan gabungan itu dibentuk pada 2015 dan menemukan pemerintah Suriah yang bertanggung jawab menggunakan gas sarin tahun lalu di Khan Shaykhoun, daerah yang dikuasai oposisi di Suriah utara. (st/F24)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti tumor ganas, tubuh Fatkhur Kurniawan kurus kerontang. Pundaknya terus membesar hingga sekuran bola basket. Kondisi keluarga memprihatinkan, penghasilan keluarga 16 ribu rupiah perhari....

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Pizza Diva Halal dan Pikulbareng Donasikan 80 Porsi Pizza dan Teh Poci

Pizza Diva Halal dan Pikulbareng Donasikan 80 Porsi Pizza dan Teh Poci

Sabtu, 21 Jul 2018 11:37

Polling: Aher Bakal Cawapres yang Paling Dekat dengan Umat Islam

Polling: Aher Bakal Cawapres yang Paling Dekat dengan Umat Islam

Sabtu, 21 Jul 2018 07:16

Pendiri Insist: Yang Lebih Tepat Bukan Islam Nusantara tapi Fiqh Nusantara

Pendiri Insist: Yang Lebih Tepat Bukan Islam Nusantara tapi Fiqh Nusantara

Sabtu, 21 Jul 2018 06:37

Bunda, Jangan Jadikan Ananda Penghalang Kewajiban

Bunda, Jangan Jadikan Ananda Penghalang Kewajiban

Jum'at, 20 Jul 2018 23:15

Menjaga Keluarga dari Ancaman Liberalisasi, Mungkinkah?

Menjaga Keluarga dari Ancaman Liberalisasi, Mungkinkah?

Jum'at, 20 Jul 2018 22:54

Utang yang Dimiliki BUMN 5.000 T

Utang yang Dimiliki BUMN 5.000 T

Jum'at, 20 Jul 2018 22:53

Aturan hanya tinggalah Aturan, Banyak Fakta Pemerintah Abaikan Pasal Ini

Aturan hanya tinggalah Aturan, Banyak Fakta Pemerintah Abaikan Pasal Ini

Jum'at, 20 Jul 2018 21:53

1500 Tahanan Dibebaskan dari Penjara Assad Menyusul Kesepakatan Evakuasi Fou'a dan Kafraya

1500 Tahanan Dibebaskan dari Penjara Assad Menyusul Kesepakatan Evakuasi Fou'a dan Kafraya

Jum'at, 20 Jul 2018 21:50

Gaza Kehabisan Gas Untuk Memasak setelah Penutupan Perlintasan Karem Shalom oleh Israel

Gaza Kehabisan Gas Untuk Memasak setelah Penutupan Perlintasan Karem Shalom oleh Israel

Jum'at, 20 Jul 2018 21:40

Mesir Tunda Persidangan Mantan Presiden Mursi

Mesir Tunda Persidangan Mantan Presiden Mursi

Jum'at, 20 Jul 2018 21:25

Turki Tidak Akan Ekstradisi Jihadis Paling Dicari Australia Neil Prakash

Turki Tidak Akan Ekstradisi Jihadis Paling Dicari Australia Neil Prakash

Jum'at, 20 Jul 2018 21:07

Fahri Khawatir BUMN jadi Tempat Mangkal Tim Sukses

Fahri Khawatir BUMN jadi Tempat Mangkal Tim Sukses

Jum'at, 20 Jul 2018 20:53

Apakah Boleh Jual Aset BUMN tanpa Diketahui DPR?

Apakah Boleh Jual Aset BUMN tanpa Diketahui DPR?

Jum'at, 20 Jul 2018 19:53

Salafi Sejati Menyeru Kepada Allah, Bukan Kepada Gurunya

Salafi Sejati Menyeru Kepada Allah, Bukan Kepada Gurunya

Jum'at, 20 Jul 2018 15:24

Yusril Minta Pahami PT dengan Logika Hukum, bukan dengan Logika Politik

Yusril Minta Pahami PT dengan Logika Hukum, bukan dengan Logika Politik

Jum'at, 20 Jul 2018 13:59

GAN: Menteri Yang Ikut Caleg Harus Mundur

GAN: Menteri Yang Ikut Caleg Harus Mundur

Jum'at, 20 Jul 2018 13:24

PKS Tanah Abang Sita Spanduk Diskreditkan Partai

PKS Tanah Abang Sita Spanduk Diskreditkan Partai

Jum'at, 20 Jul 2018 13:17

[VIDEO] Namanya Disebut Bakal Cawapres Jokowi, KH Ma'ruf Amin: Siap Apanya?

[VIDEO] Namanya Disebut Bakal Cawapres Jokowi, KH Ma'ruf Amin: Siap Apanya?

Jum'at, 20 Jul 2018 07:21

Semua Partai Sama? Tidak!

Semua Partai Sama? Tidak!

Jum'at, 20 Jul 2018 06:59

Hafshah, Perjalanan Cinta Sang Penjaga Alquran

Hafshah, Perjalanan Cinta Sang Penjaga Alquran

Kamis, 19 Jul 2018 21:57


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X