Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.355 views

Rezim Teroris Assad dan Rusia Larang Tim OPCW Masuki Lokasi Serangan Senjata Kimia di Douma

DEN HAG, BELANDA (voa-islam.com) - Penyidik ​​independen hari Senin (16/4/2018) telah dicegah untuk mencapai lokasi serangan senjata kimia  dekat ibukota Suriah oleh pihak berwenang Suriah dan Rusia.

Episode itu muncul beberapa hari setelah AS, Prancis, dan Inggris membom situs-situs yang mereka klaim terkait dengan program senjata kimia Suriah.

Kurangnya akses ke kota Douma oleh para penyelidik dari kelompok pengawas, Organisasi Pelarangan Senjata Kimia, telah meninggalkan pertanyaan tentang serangan 7 April yang tak terjawab.

Direktur Jenderal OPCW Ahmet Uzumcu mengatakan pejabat Suriah dan Rusia menyebut "masalah keamanan yang tertunda" saat menahan para penyidik mencapai Douma.

"Tim belum dikerahkan ke Douma," dua hari setelah tiba di Suriah, Uzumcu mengatakan kepada dewan eksekutif OPCW di Den Haag.

Pihak berwenang Suriah menawarkan 22 orang     untuk diwawancarai sebagai saksi, katanya, menambahkan bahwa dia berharap "semua pengaturan yang diperlukan akan dibuat ... untuk memungkinkan tim untuk disebar ke Douma secepat mungkin".

AS dan Prancis mengatakan mereka memiliki bukti bahwa gas beracun digunakan di Douma, di timur Damaskus, menewaskan puluhan orang, dan bahwa militer Presiden Bashar al-Assad berada di belakangnya, tetapi mereka tidak membuat satu pun bukti itu menjadi milik publik. Suriah dan sekutunya, Rusia, membantah bahwa serangan semacam itu terjadi.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov menyalahkan serangan udara Barat yang dilakukan Sabtu pagi karena menahan misi oleh tim OPCW ke Douma. Dia mengklaim kepada wartawan di Moskow bahwa inspektur tidak dapat pergi ke lokasi karena mereka membutuhkan izin dari Departemen Keamanan dan Keamanan PBB.

Namun juru bicara PBB mengatakan izin telah diberikan kepada tim OPCW.

“PBB telah memberikan izin yang diperlukan bagi tim OPCW untuk melakukan pekerjaannya di Douma. Kami belum menolak permintaan tim untuk pergi ke Douma, ”kata juru bicara PBB Stephane Dujarric yang otomatis membantah klaim pihak Rusia.

Pada Senin malam, para pejabat Rusia mengatakan kepada wartawan bahwa mereka mengharapkan tim ahli senjata kimia tiba di Douma pada hari Rabu untuk menyelidiki dugaan serangan tersebut.

"Besok (Selasa) dinas keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa ... akan menguji rute. Dan pada hari Rabu adalah ketika kami merencanakan kedatangan para ahli OPCW," kata seorang pejabat senior Rusia pada konferensi pers di kedutaan Rusia di The Den Haag, menjelaskan jalan-jalan masih dibersihkan dari ranjau.


Baik Rusia dan pemerintah Suriah mengizinkan kunjungan OPCW. Tim tiba di Suriah sesaat sebelum serangan udara dan bertemu dengan pejabat Suriah. Pasukan pemerintah dan pasukan Rusia telah dikerahkan di Douma, yang sekarang dikendalikan oleh pemerintah Suriah.

Oposisi dan aktivis Suriah telah mengkritik penyebaran Rusia di kota tersebut, mengatakan bahwa bukti penggunaan senjata kimia mungkin tidak lagi ditemukan. Hal ini di tengah laporan yang muncul dari beberapa aktivis di media sosial bahwa pasukan tersebut diduga telah "membersihkan" area dan membawa beberapa bukti terkait dengan serangan senjata kimia di sana.

Suriah di masa lalu menuduh Barat memanipulasi secara politik misi OPCW.

Menurut laporan relawan pertahanan sipil White Helmet setidaknya 85 orang tewas dalam serangan terhadap Douma, yang hingga Sabtu adalah kota terakhir yang dikuasai pemberontak dekat Damaskus.

Tim OPCW yang dikirim ke Suriah untuk diselidiki tidak memiliki mandat untuk menyalahkan.

Rusia memveto tahun lalu perpanjangan mandat dari badan bersama PBB-OPCW yang bertugas menentukan siapa di berada di balik serangan kimia lainnya di Suriah. Badan gabungan itu dibentuk pada 2015 dan menemukan pemerintah Suriah yang bertanggung jawab menggunakan gas sarin tahun lalu di Khan Shaykhoun, daerah yang dikuasai oposisi di Suriah utara. (st/F24)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Islamic State Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Parade Militer Syi'ah Iran di Ahvaz

Islamic State Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Parade Militer Syi'ah Iran di Ahvaz

Sabtu, 22 Sep 2018 23:35

Israel Beri Bukti ke Moskow Suriah Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Militer Rusia

Israel Beri Bukti ke Moskow Suriah Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Militer Rusia

Sabtu, 22 Sep 2018 23:00

11 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Selama di Parade Militer di Ahvaz

11 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Selama di Parade Militer di Ahvaz

Sabtu, 22 Sep 2018 22:39

Untuk Indonesia Beradab, Warga Depok Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandi

Untuk Indonesia Beradab, Warga Depok Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandi

Sabtu, 22 Sep 2018 20:19

Polisi Desak Batalkan Deklarasi Kebangsaan di Tangsel

Polisi Desak Batalkan Deklarasi Kebangsaan di Tangsel

Sabtu, 22 Sep 2018 20:16

Islam Nusantara: Haruskah?

Islam Nusantara: Haruskah?

Sabtu, 22 Sep 2018 10:08

Tabligh Akbar: Kita Berada di Akhir Zaman

Tabligh Akbar: Kita Berada di Akhir Zaman

Sabtu, 22 Sep 2018 07:38

Saat Muslim Jadi Korban: Pers Dibungkam, Dunia Tak Berdaya

Saat Muslim Jadi Korban: Pers Dibungkam, Dunia Tak Berdaya

Sabtu, 22 Sep 2018 07:16

Persekusi Demi Mempertahankan Posisi

Persekusi Demi Mempertahankan Posisi

Sabtu, 22 Sep 2018 07:12

Pacaran ala Remaja, Keren atau Melenceng?

Pacaran ala Remaja, Keren atau Melenceng?

Sabtu, 22 Sep 2018 00:22

Militer Yaman Kuasai Pangkalan Militer Pemberontak Syi'ah Houtsi di Timur Hodeidah

Militer Yaman Kuasai Pangkalan Militer Pemberontak Syi'ah Houtsi di Timur Hodeidah

Jum'at, 21 Sep 2018 20:45

Turki Tahan 85 Personel Milter Terkait Fetullah Gulen dalam Penggerebegan Terbaru

Turki Tahan 85 Personel Milter Terkait Fetullah Gulen dalam Penggerebegan Terbaru

Jum'at, 21 Sep 2018 20:30

Forjim Latih Jurnalistik Dasar 3000 Dai Parmusi di Jambore Nasional

Forjim Latih Jurnalistik Dasar 3000 Dai Parmusi di Jambore Nasional

Jum'at, 21 Sep 2018 20:26

Anggotanya Ditangkap Soal Video Hoax, FPI Minta Aparat Bersikap Bijak

Anggotanya Ditangkap Soal Video Hoax, FPI Minta Aparat Bersikap Bijak

Jum'at, 21 Sep 2018 20:20

SDF Sebut Pejuang IS yang Mereka Tahan Harus Dibawa Pulang Kembali Oleh Negara Asal Mereka

SDF Sebut Pejuang IS yang Mereka Tahan Harus Dibawa Pulang Kembali Oleh Negara Asal Mereka

Jum'at, 21 Sep 2018 20:15

Rusia Desak Israel Berikan Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Ditembaknya Pesawat Il-20

Rusia Desak Israel Berikan Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Ditembaknya Pesawat Il-20

Jum'at, 21 Sep 2018 20:00

Parlemen Kanada Nyatakan Kejahatan Militer Myanmar Terhadap Rohingya Sebagai Genosida

Parlemen Kanada Nyatakan Kejahatan Militer Myanmar Terhadap Rohingya Sebagai Genosida

Jum'at, 21 Sep 2018 19:39

Di Tanggal Ini, “Serangan” Darat ke 500 Target Siap Dilancarkan Kubu Prabowo-Sandi

Di Tanggal Ini, “Serangan” Darat ke 500 Target Siap Dilancarkan Kubu Prabowo-Sandi

Jum'at, 21 Sep 2018 18:43

Tinggalkan Mengajar 10 Tahun, Ketum Kepemudaan Terima jadi Jubir Prabowo-Sandi

Tinggalkan Mengajar 10 Tahun, Ketum Kepemudaan Terima jadi Jubir Prabowo-Sandi

Jum'at, 21 Sep 2018 17:43

Mantan Anggota DPR: Kalau Disuruh, Saya Milih Khilafah daripada PKI

Mantan Anggota DPR: Kalau Disuruh, Saya Milih Khilafah daripada PKI

Jum'at, 21 Sep 2018 16:43


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X