Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.429 views

Pembantaian di Masjid Christchurch: Ayah dan Anak Korban Pertama yang Dimakamkan

CHRISTCHURCH, SELANDIA BARU (voa-islam.com) -  Dua jenazah korban penembakan massal di masjid Selandia Baru dimakamkan di Taman Memorial Christchurch, Rabu (20/3/2019), pemakaman pertama dari 50 korban tewas akibat pembantaian tersebut.

Berbalut kain putih, jenazah tersebut, seorang ayah dan anak, dibaringkan menghadap Ka'bah, dan setelah shalat jenazah, dibawa ke kuburan mereka yang baru digali.

Beberapa gundukan tanah yang menumpuk tinggi menandai situs  tersebut terdapat banyak kuburan yang akan digunakan untuk penembakan massal terburuk di Selandia Baru.

Ratusan orang berkumpul untuk berkabung, beberapa pria mengenakan kopiah, yang lain shalwar kameez (tunik panjang dan celana panjang), sementara wanita mengenakan hajib dan syal.

"Melihat jenazah diturunkan, itu adalah waktu yang sangat emosional bagi saya," kata Gulshad Ali, yang telah melakukan perjalanan dari Auckland untuk menghadiri pemakaman. Penyelenggara juga menyediakan tempat untuk berwudu bagi para pelayat yang ingin ikut melaksanakan shalat jenazah bagi para korban.

Polisi bersenjata berat berdiri mengawasi dengan bunga-bunga terselip di sarung revolver mereka dan melekat pada senapan berkekuatan besar mereka.

Warga Australian Brenton Tarrant, 28, seorang teroris supremasi kulit putih yang tinggal di Dunedin, di Pulau Selatan Selandia Baru, telah didakwa dengan pembunuhan setelah serangan terhadap dua masjid Jum'at lalu. Dia kembalikan ke tahan tanpa pembelaan dan akan kembali ke pengadilan pada 5 April, ketika polisi mengatakan dia kemungkinan akan menghadapi lebih banyak dakwaan.

Kepala polisi Selandia Baru mengatakan badan-badan intelijen global, termasuk Biro Investigasi Federal AS dan orang-orang dari Australia, Kanada, dan Inggris, sedang menyelidiki profil sang teroris Brenton Tarrant.

"Saya dapat meyakinkan Anda bahwa ini adalah penyelidikan internasional mutlak," kata Komisaris Polisi Mike Bush di sebuah konferensi media di ibukota Wellington.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan tersangka dalam penembakan itu telah melakukan perjalanan ke seluruh dunia dan bukan penduduk jangka panjang.

Pada Selasa malam 21 korban telah diidentifikasi, kata polisi dan jenazah mereka akan dikembalikan untuk dimakamkan. Identifikasi akhir harus diselesaikan pada Rabu malam. Keluarga para korban telah frustrasi oleh keterlambatan tersebut, berkeyakinan di bawah hukum Islam jenazah seharusnya dimakamkan sesegera mungkin dan bila perlu tidak lebih dari 24 jam.

Bush mengatakan polisi harus membuktikan penyebab kematiannya untuk memuaskan petugas koroner dan hakim yang menangani kasus tersebut. "Kamu tidak bisa dihukum karena pembunuhan tanpa sebab kematian itu. Jadi ini adalah proses yang sangat komprehensif yang harus diselesaikan dengan standar tertinggi, ”katanya.

Dua puluh sembilan orang yang terluka dalam serangan itu tetap di rumah sakit, delapan masih dalam perawatan intensif. Banyak yang harus menjalani beberapa operasi karena luka tembak yang rumit.

Teroris bersenjata itu menggunakan senapan serbu semi-otomatis AR-15, dengan banyak magasin, dan senapan berburu. (st/ST)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Maling Teriak Maling

Maling Teriak Maling

Selasa, 23 Apr 2019 11:00

Diejek karena Ungkap Kecurangan

Diejek karena Ungkap Kecurangan

Selasa, 23 Apr 2019 10:55

FUIB Sulsel Akan Lakukan People Power Jika KPU Curang

FUIB Sulsel Akan Lakukan People Power Jika KPU Curang

Selasa, 23 Apr 2019 10:07

BRIB: KPU Jangan Main-main dengan Rakyat

BRIB: KPU Jangan Main-main dengan Rakyat

Selasa, 23 Apr 2019 09:49

LIPI Butuh Kapal Riset, Harga 110 Juta Dolar

LIPI Butuh Kapal Riset, Harga 110 Juta Dolar

Selasa, 23 Apr 2019 09:25

Deklarasi Kemenangan 02 Berdasarkan Data di Lapangan

Deklarasi Kemenangan 02 Berdasarkan Data di Lapangan

Selasa, 23 Apr 2019 09:25

Pangan Murah untuk Emak

Pangan Murah untuk Emak

Selasa, 23 Apr 2019 09:07

Fahira Idris Minta Evaluasi Pemilu 2019

Fahira Idris Minta Evaluasi Pemilu 2019

Selasa, 23 Apr 2019 08:26

LBH WMI Soroti Pendistribusian Logistik Pemilu yang Tidak Sesuai UU

LBH WMI Soroti Pendistribusian Logistik Pemilu yang Tidak Sesuai UU

Senin, 22 Apr 2019 20:53

Dubes Prancis untuk AS: Israel Sebuah Rezim Apartheid

Dubes Prancis untuk AS: Israel Sebuah Rezim Apartheid

Senin, 22 Apr 2019 20:17

Cegah Memanasnya Perhitungan Suara dengan Ini

Cegah Memanasnya Perhitungan Suara dengan Ini

Senin, 22 Apr 2019 20:09

Liga Arab Janjikan 100 Juta USD untuk Otoritas Palestina Setiap Bulan

Liga Arab Janjikan 100 Juta USD untuk Otoritas Palestina Setiap Bulan

Senin, 22 Apr 2019 20:04

Habib Rizieq Sebut Luhut dan Hendro Dalang Kecurangan Pilpres

Habib Rizieq Sebut Luhut dan Hendro Dalang Kecurangan Pilpres

Senin, 22 Apr 2019 19:44

Polisi Sri Lanka Tangkap 24 Orang Terkait Serangan Bom di Gereja dan Hotel

Polisi Sri Lanka Tangkap 24 Orang Terkait Serangan Bom di Gereja dan Hotel

Senin, 22 Apr 2019 19:31

Emak-emak, Milenial, Perjuangan Belum Usai, Sandi: Mari Kita Kawal Hingga Tuntas

Emak-emak, Milenial, Perjuangan Belum Usai, Sandi: Mari Kita Kawal Hingga Tuntas

Senin, 22 Apr 2019 19:27

Bambang: Kecurangan Pemilu 2019 Terstruktur, Sistematis dan Masif

Bambang: Kecurangan Pemilu 2019 Terstruktur, Sistematis dan Masif

Senin, 22 Apr 2019 19:24

12 Tentara Tewas dalam Serangan Jihadis di Mali Tengah

12 Tentara Tewas dalam Serangan Jihadis di Mali Tengah

Senin, 22 Apr 2019 19:15

Fahri Hamzah Menilai (Grup) Media Ini Kejam

Fahri Hamzah Menilai (Grup) Media Ini Kejam

Senin, 22 Apr 2019 19:09

Hamas Kecam Keterlibatan UEA dalam Latihan Militer Bersama Israel

Hamas Kecam Keterlibatan UEA dalam Latihan Militer Bersama Israel

Senin, 22 Apr 2019 19:00

Militer Sudan Ancam Demonstran yang Halangi Jalan ke Markas Kemenhan

Militer Sudan Ancam Demonstran yang Halangi Jalan ke Markas Kemenhan

Senin, 22 Apr 2019 18:35


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X