Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.436 views

Muslim Selandia Baru Menangis Saat Kembali Gunakan Masjid Al Noor Setelah Pembantaian

CHRISTCHURCH, SELANDIA BARU (voa-islam.com) - Raut kesedihan masih tampak di wajah umat Muslim pada hari Sabtu (23/3/2019) ketika mereka kembali ke masjid utama Christchurch untuk pertama kalinya sejak seorang teroris bersenjata membantai para jamaah di sana, saat Selandia Baru berusaha untuk kembali normal setelah tragedi itu.

Masjid Al Noor diambil alih oleh polisi untuk penyelidikan dan alasan keamanan setelah seorang teroris bersenjata menyerang umat Islam yang melakukan shalat di sana, menewaskan 50 orang.

Tapi itu diserahkan kembali ke komunitas Muslim setempat pada hari Sabtu, dan mulai membiarkan kelompok-kelompok kecil ke pekarangannya sekitar tengah hari.

"Kami mengizinkan 15 orang sekaligus, hanya untuk mendapatkan kenormalan," kata Saiyad Hassen, seorang sukarelawan di Al Noor.

"Saya tidak punya posisi untuk mengatakan kapan akan (sepenuhnya) dibuka kembali."

Para pejabat Masjid tidak segera bisa dihubungi untuk diminta komentar.

Di antara yang pertama masuk adalah Vohra Mohammad Huzef, yang selamat dari pembantaian berdarah tersebut.

Huzef, seorang insinyur sipil Christchurch yang berasal dari India, mengatakan dua teman sekamarnya terbunuh dan dia berhasil bertahan hidup hanya dengan bersembunyi di bawah jenazah.

"Saya bisa merasakan peluru mengenai orang-orang dan saya bisa merasakan darah merembes dari orang-orang yang tertembak," katanya.

"Semua orang ingin kembali lagi untuk memberikan pujian dan mengejar ketinggalan. Ini adalah poin utama dari komunitas kita."

Air mata dan doa

Serangan itu mengejutkan negara berpenduduk 4,5 juta yang dikenal karena toleransinya dan memicu kengerian global, diperparah oleh streaming langsung pembantaian berdarah dingin sang pelaku.

Selandia Baru berkabung pada hari Jum'at untuk memperingati satu pekan sejak pembantaian, dengan panggilan adzan untuk shalat disiarkan di seluruh negara diikuti oleh dua menit mengheningan cipta untuk menghormati mereka yang terbunuh.

Upacara nasional itu menyaksikan adegan pedih dari para warga Selandia Baru yang merangkul Muslim, dan wanita non-Muslim yang mengenakan jilbab sederhada sebagai solidaritas.

Sehari sebelumnya, negara itu melarang senapan gaya militer yang digunakan dalam serangan tersebut dengan segera.

Polisi mengkonfirmasi bahwa mereka juga telah mengembalikan Masjid Linwood, zona pembunuhan kedua beberapa kilometer jauhnya, tetapi tidak ada rencana untuk mengizinkan pengunjung diumumkan.

Kehadiran polisi bersenjata akan tetap ada di kedua masjid, dan juga di sekitar Selandia Baru.

Para pekerja bergegas memperbaiki dinding yang penuh peluru dan membersihkan lantai yang berlumuran darah di kedua masjid itu.

Masjid Al Noor tetap ditutup sebagian sehingga para pekerja dapat memperbaiki dinding yang penuh peluru dan membersihkan lantai yang berlumuran darah, dan pada hari Sabtu ada sedikit indikasi yang jelas tentang apa yang terjadi di sana.

Di Al Noor, kelompok-kelompok kecil pengunjung melepas sepatu dan kaus kaki mereka dan berlutut di sebuah keran kebun untuk berwudhu sebelum melakukan shalat.

Beberapa menangis diam-diam ketika mereka berjalan ke masjid, di mana sinar matahari yang cerah mengalir melalui jendela dan udara berbau cat baru. Tidak ada lubang peluru yang terlihat.

Pria dan wanita kemudian berlutut untuk melakukan shalat di atas karpet empuk berwarna abu-abu yang ditempel di lantai, dengan permadani masjid belum diganti.

Pengunjung termasuk imam masjid Gamal Fouda, yang tiba dengan bendera Selandia Baru.

Sehari sebelumnya, Fouda telah menyampaikan upacara peringatan yang penuh semangat di sebuah taman di sebelah masjid yang disiarkan secara nasional, memuji Selandia Baru yang "tidak bisa dipecahkan" karena bersatu dalam kebangkitan menyusul tragedi itu.

Di tempat lain di kota itu ada tanda-tanda akan kembali normal, dengan anak-anak bermain kriket di dekat Al Noor dan lomba bersepeda 100 kilometer yang sebelumnya dijadwalkan berjalan sesuai rencana. (st/TNA)

Raut kesedihan masih tampak di wajah umat Muslim pada hari Sabtu (23/3/2019) ketika mereka kembali ke masjid utama Christchurch untuk pertama kalinya sejak seorang teroris bersenjata membantai para jamaah di sana, saat Selandia Baru berusaha untuk kembali normal setelah tragedi itu.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Ibu Risma, Ngono Yo Ngono tapi Ojo Ngono

Ibu Risma, Ngono Yo Ngono tapi Ojo Ngono

Senin, 18 Jan 2021 08:31

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Islamic State di Homs

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Islamic State di Homs

Ahad, 17 Jan 2021 21:00

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Ahad, 17 Jan 2021 20:45

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS di Hari Pertama Menjabat Presiden

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS di Hari Pertama Menjabat Presiden

Ahad, 17 Jan 2021 20:22

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Ahad, 17 Jan 2021 20:14

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Ahad, 17 Jan 2021 19:54

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Ahad, 17 Jan 2021 19:43

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Ahad, 17 Jan 2021 19:42

Pro Kontra Vaksin

Pro Kontra Vaksin

Ahad, 17 Jan 2021 19:19

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Ahad, 17 Jan 2021 14:30

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Ahad, 17 Jan 2021 11:29

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Sabtu, 16 Jan 2021 23:17

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Sabtu, 16 Jan 2021 21:25

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Sabtu, 16 Jan 2021 21:05

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Sabtu, 16 Jan 2021 20:13

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Sabtu, 16 Jan 2021 16:41

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Sabtu, 16 Jan 2021 11:59

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

Sabtu, 16 Jan 2021 11:19

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37


MUI

Must Read!
X