Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.884 views

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

IDLIB, SURIAH (voa-islam.com) - Rusia telah mengirim pasukan khusus dalam beberapa hari terakhir untuk berperang bersama pasukan tentara Suriah yang berjuang untuk memperoleh keuntungan dalam serangan lebih dari dua bulan di Suriah barat laut untuk merebut benteng oposisi terakhir, kata komandan senior oposisi.

Mereka mengatakan meskipun para perwira dan pasukan Rusia berada di belakang garis depan mengarahkan operasi, menggunakan penembak jitu dan menembakkan rudal anti-tank, ini adalah pertama kalinya Moskow mengirim pasukan darat di medan perang dalam kampanye yang dimulai pada akhir April.

“Pasukan khusus Rusia ini sekarang hadir di medan perang. Rusia sekarang melakukan intervensi langsung, ”kata Kapten Naji Mustafa, juru bicara koalisi faksi oposisi Front Pembebasan Nasional (NLF) yang didukung Turki.

Pasukan darat Rusia memasuki pertempuran bergabung dengan pasukan pemerintah untuk merebut puncak strategis Humaymat di Hama utara yang jatuh ke tangan oposisi pekan lalu, mendapatkan kembali setelah upaya militer sebelumnya gagal.

"Ketika pasukan (Presiden Suriah Bashar) al-Assad gagal maju, Rusia kemudian melakukan intervensi langsung ... setelah membom daerah itu dengan lebih dari 200 serangan mendadak," kata Mustafa.

Para pejabat kementerian pertahanan Rusia tidak segera bisa dihubungi untuk dimintai komentar.

Lebih dari dua bulan operasi yang didukung Rusia di dan sekitar provinsi Idlib hanya menghasilkan sedikit atau tidak sama sekali untuk Rusia dan sekutunya Presiden Bashar al Assad.

Ini adalah kasus yang jarang terjadi dalam sebuah kampanye militer yang tidak mendukung Rusia sejak intervensi pada 2015.

"Rusia tidak hanya gagal tetapi telah terkena kekalahan," kata Mustafa.

Pemimpin sebuah kelompok pejuang oposisi besar mengatakan pengerahan pasukan darat Moskow yang tidak diungkapkan terjadi hanya setelah pasukan elit Suriah yang dikenal sebagai Pasukan Harimau dan milisi sekutu tidak dapat membuat "setiap keuntungan teritorial yang signifikan."

"Tentara Suriah menemukan dirinya dalam krisis dan terpaksa meminta pasukan Rusia di medan perang," kata Jamil al-Saleh, pemimpin kelompok oposisi bersenjata Jaisyul Izza.

Pejuang oposisi yang dihubungi oleh Reuters mengatakan pasokan senjata termasuk peluru kendali anti-tank oleh Turki tidak hanya menjadikannya pertempuran mahal bagi Rusia dan sekutu mereka, tetapi juga menghalau serangan darat mereka.

Serangan yang dipimpin Rusia tidak hanya meninggalkan puluhan desa dan kota di reruntuhan, tetapi menurut PBB telah memaksa lebih dari 300.000 warga sipil untuk melarikan diri ke tempat yang lebih dekat dengan perbatasan Turki. (st/Aby)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
OCHA: Israel Lakukan 178 Operasi Pencarian dan Penangkapan di Tepi Barat Hampir 2 Bulan Terakhir

OCHA: Israel Lakukan 178 Operasi Pencarian dan Penangkapan di Tepi Barat Hampir 2 Bulan Terakhir

Senin, 26 Aug 2019 14:16

PBB: Israel Hancurkan 24 Bangunan Palestina dalam Waktu Kurang dari 2 Bulan

PBB: Israel Hancurkan 24 Bangunan Palestina dalam Waktu Kurang dari 2 Bulan

Senin, 26 Aug 2019 13:15

Kaji Konsep Pendidikan Al-Qur’an Ulama Bugis, Ustadz Zaitun Raih Gelar Doktor

Kaji Konsep Pendidikan Al-Qur’an Ulama Bugis, Ustadz Zaitun Raih Gelar Doktor

Senin, 26 Aug 2019 12:00

Perampok Politik

Perampok Politik

Senin, 26 Aug 2019 11:15

Soal Pindah Ibu Kota, PKS Ingatkan Pemerintah Harus Bahas dengan DPR

Soal Pindah Ibu Kota, PKS Ingatkan Pemerintah Harus Bahas dengan DPR

Senin, 26 Aug 2019 06:45

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner di Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner di Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Senin, 26 Aug 2019 06:10

Ribuan Pengungsi Rohingya Peringati 'Hari Genosida' di Bangladesh

Ribuan Pengungsi Rohingya Peringati 'Hari Genosida' di Bangladesh

Ahad, 25 Aug 2019 23:06

Toyota akan Luncurkan Berbagai Kendaraan Listrik untuk Olimpiade 2020

Toyota akan Luncurkan Berbagai Kendaraan Listrik untuk Olimpiade 2020

Ahad, 25 Aug 2019 22:49

Di Tengah Krisis Kashmir, PM India Malah Dapat Penghargaan Kehormatan dari UEA

Di Tengah Krisis Kashmir, PM India Malah Dapat Penghargaan Kehormatan dari UEA

Ahad, 25 Aug 2019 22:35

Studi Terbaru: Tes Darah Dapat Memprediksi Umur Seseorang

Studi Terbaru: Tes Darah Dapat Memprediksi Umur Seseorang

Ahad, 25 Aug 2019 21:35

3 Tentara Turki Tewas di Irak Utara Setelah Bentrok dengan Pemberontak Komunis Kurdi

3 Tentara Turki Tewas di Irak Utara Setelah Bentrok dengan Pemberontak Komunis Kurdi

Ahad, 25 Aug 2019 21:35

Milisi Syiah Hizbullata Bantah Tembak Jatuh Pesawat Tanpa Awak Israel

Milisi Syiah Hizbullata Bantah Tembak Jatuh Pesawat Tanpa Awak Israel

Ahad, 25 Aug 2019 21:30

Penguncian India Atas Wilayah Kashmir yang Diduduki Berlanjut untuk Hari ke-20

Penguncian India Atas Wilayah Kashmir yang Diduduki Berlanjut untuk Hari ke-20

Ahad, 25 Aug 2019 21:05

Pengungsi Rohingya Merindukan Rumah dan Kewarganegaraan

Pengungsi Rohingya Merindukan Rumah dan Kewarganegaraan

Ahad, 25 Aug 2019 20:22

Dua Pesawat Tanpa Awak Israel Jatuh di Lebanon

Dua Pesawat Tanpa Awak Israel Jatuh di Lebanon

Ahad, 25 Aug 2019 19:16

Pria Muslim Meninggal Setelah Diinterogasi di Penjara Thailand yang Terkenal Kejam

Pria Muslim Meninggal Setelah Diinterogasi di Penjara Thailand yang Terkenal Kejam

Ahad, 25 Aug 2019 19:15

Pesawat Tempur Turki 'Netralisir' 9 Teroris PKK di Irak Utara

Pesawat Tempur Turki 'Netralisir' 9 Teroris PKK di Irak Utara

Ahad, 25 Aug 2019 18:10

Putaran ke-9 Perundingan Damai AS-Taliban Dilanjutkan di Doha Qatar

Putaran ke-9 Perundingan Damai AS-Taliban Dilanjutkan di Doha Qatar

Ahad, 25 Aug 2019 17:03

AS: Pembersihan Etnis Muslim Rohingya Masih Berlanjut di Myanmar

AS: Pembersihan Etnis Muslim Rohingya Masih Berlanjut di Myanmar

Ahad, 25 Aug 2019 16:54

Alumnus: Pemilihan Ketua Alumni UI Memuakkan

Alumnus: Pemilihan Ketua Alumni UI Memuakkan

Ahad, 25 Aug 2019 13:53


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Sabtu, 24/08/2019 17:10

Paradoks Keimanan