Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.706 views

Pengungsi Rohingya Merindukan Rumah dan Kewarganegaraan

DHAKA (voa-islam.com) - Abdur Rahim, 57, seorang pengungsi Rohingya di Bangladesh, teringat dengan jelas perjalanan berbahayanya melalui bukit-bukit terjal dan hutan lebat yang ia lakukan dengan berjalan kaki untuk melarikan diri dari penganiayaan di Myanmar dua tahun lalu.

Butuh 14 hari menjalani semua itu, dan sepanjang jalan dia kehilangan 20 temannya.

“Saya bersama istri dan empat anak-anak memulai perjalanan kami pada 26 Agustus [2017] dan mencapai Bangladesh pada 8 September,” kata Rahim kepada Anadolu Agency.

Diaspora Rohingya sedang merayakan Hari Peringatan Genosidal pada hari Ahad ini untuk menandai dua tahun sejak dimulainya penumpasan brutal terhadap mereka oleh otoritas Myanmar.

"Keponakan perempuan saya yang berusia 11 tahun, Adiba, ditembak mati pada 25 Agustus di depan mata saya sendiri, dan ratusan wanita dan gadis muda diperkosa dan dibunuh geng di desa saya dan daerah tetangga."

“Kami heran. Apa yang terjadi tiba-tiba? Apa yang salah? Kami tidak punya pilihan selain meninggalkan tanah air kami di mana saya memiliki rumah berlantai dua, 20 hektar lahan pertanian, dan pekerjaan di sekolah menengah, ” kata Rahim.

Lebih dari 750.000 pengungsi Rohingya, kebanyakan wanita dan anak-anak, melarikan diri dari Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh setelah pasukan Myanmar melancarkan penumpasan terhadap komunitas Muslim minoritas pada 25 Agustus 2017, menurut Amnesty International.

Selama penindasan itu, sekitar 18.000 wanita dan gadis muda Rohingya diperkosa oleh pasukan keamanan Myanmar, 24.000 Rohingya terbunuh, dan 115.000 rumah mereka dibakar, demikian dilaporkan Ontario International Development Agency (OIDA).

Genosida

Aktivis HAM Rohingya yang memenangkan hadiah, Razia Sultana, menyebut apa yang terjadi di Myanmar sebagai "genosida terhadap Muslim Rohingya."

“Ribuan orang terbunuh, banyak desa dibakar, ribuan wanita diperkosa, dan ratusan orang - termasuk orang tua, wanita, dan anak-anak - dilemparkan ke dalam api, mendorong sebagian besar masyarakat meninggalkan tanah air mereka. Apa yang harus kita definisikan hal tersebut, jika bukan genosida?” Sultana menambahkan.

Pemerintah Myanmar menolak untuk memberikan kewarganegaraan kepada Rohingya, menyebut mereka "Bengali." Sedangkan Bangladesh menampung lebih dari satu juta pengungsi Rohingya tetapi menyangkal kewarganegaraan mereka, mengatakan mereka harus kembali ke tanah air mereka setelah situasinya aman dan terjamin.

Sementara itu, beberapa inisiatif untuk memulangkan orang-orang Rohingya ke Myanmar telah gagal karena orang-orang yang dianiaya menolak untuk kembali tanpa hak kewarganegaraan penuh, pemukiman kembali di tempat yang sama di negara bagian Rakhine Myanmar dari tempat mereka melarikan diri dari penumpasan Agustus 2017, serta jaminan keamanan dengan kehadiran dari komunitas internasional.

Sultana mengatakan bahwa Rohingya harus kembali ke tanah air mereka karena kehidupan yang mereka jalani sekarang di kamp-kamp pengungsi yang penuh sesak di Bangladesh sama sekali bukan kehidupan manusia.

“Ada krisis makanan, pakaian, obat-obatan, dan kondisi kehidupan yang parah di kamp. Tetapi bagaimana kita bisa mengandalkan otoritas Myanmar, karena mereka masih menyangkal keterlibatan tentara dalam kekejaman terhadap komunitas Rohingya? ”Katanya.

Pengembalian yang aman

Md Abul Kalam, kepala Komisi Pengungsi dan Pemulihan Bangladesh, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa kembalinya para pengungsi Rohingya ke tanah air mereka dengan aman adalah satu-satunya solusi untuk krisis ini.

"Sebagai warga negara Myanmar, semua hak dasar harus dipastikan untuk pemulangan yang berkelanjutan," katanya.

Para pengungsi Rohingya bermimpi tentang hari mereka akan kembali ke rumah mereka.

“Kami ingin melupakan mimpi buruk itu, kami ingin kembali ke rumah, kami menginginkan kedamaian,” kata Habiba Khatun, seorang pengungsi Rohingya dan ibu dari empat anak.[anadolu/fq/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Menelan Hoax Pengobatan Covid

Menelan Hoax Pengobatan Covid

Ahad, 09 Aug 2020 08:46

Menaikan Imun Raga dan Jiwa di Tengah Pandemi

Menaikan Imun Raga dan Jiwa di Tengah Pandemi

Ahad, 09 Aug 2020 08:37

Politisi PKS Catat Titik Kelemahan Omnibus Law

Politisi PKS Catat Titik Kelemahan Omnibus Law

Ahad, 09 Aug 2020 07:55

Pandemi Mencengkram, Resesi Menghantam

Pandemi Mencengkram, Resesi Menghantam

Ahad, 09 Aug 2020 07:46

Legislator: RUU Ciptaker Dorong Sentralisasi

Legislator: RUU Ciptaker Dorong Sentralisasi

Ahad, 09 Aug 2020 07:32

Bertemu Tokoh Oposisi, PDIP Bermanuver?

Bertemu Tokoh Oposisi, PDIP Bermanuver?

Sabtu, 08 Aug 2020 23:24

Fahri Optimis Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Indonesia dari Resesi Ekonomi

Fahri Optimis Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Indonesia dari Resesi Ekonomi

Sabtu, 08 Aug 2020 22:41

Ta’aruf, Cara Perkenalan yang Sesuai dengan Hukum Syara’

Ta’aruf, Cara Perkenalan yang Sesuai dengan Hukum Syara’

Sabtu, 08 Aug 2020 22:06

Obat Virus Corona Dinanti Publik

Obat Virus Corona Dinanti Publik

Sabtu, 08 Aug 2020 21:52

Ahli Bahan Peledak Italia Percaya Ada Gudang Senjata Di Atau Dekat Lokasi Ledakan Beirut

Ahli Bahan Peledak Italia Percaya Ada Gudang Senjata Di Atau Dekat Lokasi Ledakan Beirut

Sabtu, 08 Aug 2020 21:45

Indonesia Halal Watch Sebut Penetapan LPH Sucofindo Langgar UU

Indonesia Halal Watch Sebut Penetapan LPH Sucofindo Langgar UU

Sabtu, 08 Aug 2020 21:30

8 Tentara Somalia Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab di Pangkalan Militer di Mogadishu

8 Tentara Somalia Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab di Pangkalan Militer di Mogadishu

Sabtu, 08 Aug 2020 21:26

Istri Dubes Belanda Untuk Libanon Tewas Setelah Luka Parah Dalam Ledakan di Pelabuhan Beirut

Istri Dubes Belanda Untuk Libanon Tewas Setelah Luka Parah Dalam Ledakan di Pelabuhan Beirut

Sabtu, 08 Aug 2020 20:45

Lebih Dari 60 Orang Masih Hilang Setelah Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut Libanon

Lebih Dari 60 Orang Masih Hilang Setelah Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut Libanon

Sabtu, 08 Aug 2020 20:22

Mundur... Mundur... Mundur...

Mundur... Mundur... Mundur...

Sabtu, 08 Aug 2020 19:19

Gerindra dan Nepotisme

Gerindra dan Nepotisme

Sabtu, 08 Aug 2020 16:17

Menelisik Dibalik Deklarasi KAMI

Menelisik Dibalik Deklarasi KAMI

Sabtu, 08 Aug 2020 11:10

Kondisi Keuangan PLN Memburuk, Legislator Ingatkan Pemerintah

Kondisi Keuangan PLN Memburuk, Legislator Ingatkan Pemerintah

Sabtu, 08 Aug 2020 06:36

Soal Kampanye Pakai Masker, Pemimpin dan Tontonan Jadi Contoh Bagi Masyarakat

Soal Kampanye Pakai Masker, Pemimpin dan Tontonan Jadi Contoh Bagi Masyarakat

Sabtu, 08 Aug 2020 06:22

Militer Turki Serang Posisi Pasukan Suriah di Pedesaan Timur Idlib

Militer Turki Serang Posisi Pasukan Suriah di Pedesaan Timur Idlib

Jum'at, 07 Aug 2020 21:48


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X