Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.469 views

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dibawa pergi sebentar dari sebuah konferensi pers dengan para wartawan setelah sebuah insiden penembakan terjadi pada hari Senin (10/8/2020) di luar Gedung Putih.

Donald Trump, yang kembali ke ruangan konfrensi pers tak lama setelah itu mengatakan agen Dinas Rahasia AS menembak dan melukai seorang pria yang tampaknya bersenjata di luar Gedung Putih.

Seorang pria berusia 51 tahun mendekati seorang petugas Secret Service yang berdiri di sudut 17th Street dan Pennsylvania Avenue, satu blok dari Gedung Putih, menurut Tom Sullivan, kepala Divisi Dinas Rahasia Tak Berseragam.

Tersangka mengatakan kepada petugas bahwa dia memiliki senjata dan berlari "dengan agresif" ke arahnya, mengeluarkan benda dari pakaiannya, kata Sullivan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di Twitter.

Dia kemudian mengambil "sikap penembak" seolah-olah dia bermaksud menembak, lalu petugas Secret Service menembaknya di tubuh, tambah Sullivan.

Petugas di tempat kejadian memberikan pertolongan pertama, dan layanan medis darurat dipanggil. Baik tersangka maupun petugas dibawa ke rumah sakit.

"Secret Service Office of Professional Responsibility akan melakukan tinjauan internal terhadap tindakan petugas," kata Sullivan, menambahkan Departemen Kepolisian Metropolitan DC telah dihubungi.

Ketika presiden berbicara kepada wartawan di ruang rapat Gedung Putih, seorang pengawal Dinas Rahasia tiba-tiba mendekatinya dan menyela, berkata dengan suara pelan, "Tuan, bisakah Anda ikut dengan saya?"

Trump dan anggota staf pergi. Pintu ruang briefing yang masih dipenuhi wartawan dikunci.

Di luar, agen Dinas Rahasia berpakaian hitam dengan senapan otomatis terlihat bergegas melintasi halaman dan mengambil posisi di belakang pepohonan. Menurut Fox News, tim kameranya berada di luar, dua tembakan terdengar.

Beberapa menit kemudian, Trump muncul kembali di konferensi pers dan mengumumkan bahwa seseorang telah ditembak oleh Secret Service di luar halaman Gedung Putih.

"Penegak hukum menembak seseorang, sepertinya tersangka. Dan tersangka sedang dalam perjalanan ke rumah sakit," katanya.

Bingung?

Trump, seorang Republikan yang menghadapi pemilihan yang sulit dan memecah belah pada 3 November, mengatakan dia tidak tahu apa-apa tentang identitas atau motif orang yang ditembak. "Itu mungkin tidak ada hubungannya denganku," katanya.

Tidak ada informasi pasti tentang ancaman seperti apa yang diduga ditimbulkan oleh orang tersebut.

Namun ketika ditanya apakah orang itu bersenjata, Trump menjawab: "Dari yang saya pahami, jawabannya ya."

Trump mengatakan insiden itu terjadi "di luar" perimeter Gedung Putih, yang saat ini diperkuat dengan pagar besi baru dua kali tinggi versi sebelumnya.

"Saya tidak yakin ada yang dilanggar, jaraknya relatif jauh," tambahnya.

"Kompleks Gedung Putih tidak pernah dibobol selama insiden itu, begitu pula para pelindung Secret Service tidak pernah dalam bahaya," kata Sullivan.

Kembali ke podium setelah gangguan, Trump tampak tenang.

Dia melanjutkan kritik pedasnya terhadap oposisi Demokrat dan pujian atas penanganannya terhadap krisis virus Corona, yang menurut jajak pendapat menunjukkan dua pertiga orang Amerika percaya bahwa dia telah gagal.

Ditanya tentang apakah insiden keamanan itu membuatnya bingung, Trump menjawab: "Saya tidak tahu, apakah saya tampak bingung?"

“Sangat disayangkan ini adalah dunia, tetapi dunia selalu menjadi tempat yang berbahaya,” katanya.

'Menjerit'

Philipos Melaku, salah satu dari sekelompok kecil pengunjuk rasa veteran yang berkemah di dekat Gedung Putih, mengatakan dia telah mendengar tembakan.

"Saya mendengar suara tembakan dan sebelumnya saya mendengar teriakan," katanya kepada AFP.

"Itu suara laki-laki," katanya.

"Setelah itu segera, sambil mengarahkan AR-15 mereka, setidaknya delapan atau sembilan orang datang berlari."

Trump kemudian memuji Dinas Rahasia AS, yang bertugas menjaga sang presiden, menyebutnya sebagai "orang yang fantastis, yang terbaik dari yang terbaik."

"Saya merasa sangat aman dengan Secret Service," katanya. "Banyak orang yang tampak hebat siap mati jika perlu." (AFP)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Senin, 21 Sep 2020 18:45

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2020 17:45

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri Kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri Kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 14:45

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Sabtu, 19 Sep 2020 22:10

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Sabtu, 19 Sep 2020 22:05


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X