Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.007 views

Jet Tempur Zionis Israel Bombardir Gaza Setelah Kesepakatan Normalisasi Dengan Bahrain

JALUR GAZA, PALESTINA (voa-islam.com) - Israel mengebom Jalur Gaza pada Rabu (16/9/2020) pagi, membayangi penandatanganan kesepakatan normalisasi dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain di Washington.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh para pejuang Palestina berusaha menghentikan kesepakatan damai, yang pertama bagi Israel dengan negara Arab sejak 1994.

Tetapi penguasa Gaza Hamas memperingatkan Israel bahwa mereka menghadapi eskalasi jika pemboman berlanjut hampir dua pekan setelah gencatan senjata yang ditengahi Mesir menghentikan baku tembak hampir setiap malam di seberang perbatasan hingga Agustus.

Penandatanganan dua perjanjian pada upacara Gedung Putih yang diselenggarakan oleh Presiden Donald Trump memicu unjuk rasa protes di seluruh wilayah Palestina.

Kesepakatan itu menghancurkan konsensus Arab selama puluhan tahun bahwa tidak akan ada normalisasi hubungan dengan Israel sampai negara itu berdamai dengan Palestina dan menimbulkan tuduhan "pengkhianatan" yang dilakukan negara-negara Teluk yang didukung Barat.

Setidaknya 15 roket diluncurkan dari Jalur Gaza antara pukul 8 malam waktu setempat hari Selasa dan Rabu pagi, sembilan di antaranya dicegat oleh pertahanan udara Israel, kata militer.

Satu menghantam kota pelabuhan selatan Ashdod, melukai sedikitnya dua orang, kata layanan darurat.

Militer Israel mengatakan jet tempur mereka menanggapi dengan serangan udara terhadap sasaran militer milik Hamas, yang menguasai Jalur Gaza.

Tidak ada klaim tanggung jawab langsung atas tembakan roket dari berbagai faksi Palestina yang beroperasi di Gaza.

Tapi Israel menyalahkan Hamas dan memperingatkan bahwa itu akan "menanggung konsekuensi aktivitas "teror" terhadap warga sipil Israel".

Tembakan roket terjadi ketika Uni Emirat Arab dan Bahrain menandatangani perjanjian membangun hubungan diplomatik dengan Israel dan ditujukan untuk menggagalkan kesepakatan, menurut Netanyahu.

"Mereka ingin mencegah perdamaian, mereka tidak akan melakukannya. Kami akan memukul semua orang yang mencoba menyakiti kami, dan kami akan mengulurkan tangan perdamaian kepada semua yang menjangkau kami untuk berdamai," kata perdana menteri dalam sebuah pernyataan.

Perjanjian penting tersebut memicu demonstrasi pada hari Selasa di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.

Mencengkeram bendera Palestina dan mengenakan masker wajah biru untuk perlindungan terhadap virus Corona, para demonstran berunjuk rasa di kota Nablus, Tepi Barat, dan Ramallah, Tepi Barat, rumah Otoritas Palestina.

Trump mengklaim perjanjian itu "akan berfungsi sebagai dasar untuk perdamaian komprehensif di seluruh kawasan."

"Setelah beberapa dekade perpecahan dan konflik, kami menandai awal Timur Tengah yang baru," klaimnya.

Berbicara kemudian kepada wartawan, dia mengatakan Israel akan membuat kesepakatan serupa dengan hingga sembilan negara lain, termasuk kekuatan regional Arab Saudi.

Presiden Palestina Mahmud Abbas memperingatkan bahwa kesepakatan itu "tidak akan mencapai perdamaian di kawasan itu" sampai AS dan Israel mengakui hak rakyatnya atas sebuah negara.

"Perdamaian, keamanan dan stabilitas tidak akan tercapai di kawasan itu sampai pendudukan Israel berakhir," katanya.

Abbas memperingatkan bahwa "upaya untuk melewati rakyat Palestina dan kepemimpinannya, yang diwakili oleh Organisasi Pembebasan Palestina, akan memiliki konsekuensi berbahaya".

Di Gaza, pengunjuk rasa menginjak-injak dan membakar plakat bergambar para pemimpin Israel, UEA, dan Bahrain.

Hamas telah bergabung dengan Otoritas Palestina dalam mengutuk kesepakatan UEA dan Bahrain, menyebutnya sebagai "pengkhianatan" atas perjuangan mereka.

Tembakan roket baru terjadi setelah pejuang Palestina meluncurkan roket dan balon yang dilengkapi dengan perangkat pembakar melintasi perbatasan sepanjang Agustus, menuai serangan udara Israel.

Akhir bulan lalu, kedua belah pihak bulan lalu memperbarui gencatan senjata yang ditengahi Mesir di mana Israel telah mengizinkan bantuan keuangan dari negara kaya gas Qatar untuk mengalir ke Gaza yang miskin, yang telah berada di bawah blokade Israel sejak 2007. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Jum'at, 03 Dec 2021 14:42

Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Jum'at, 03 Dec 2021 09:16

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Jum'at, 03 Dec 2021 08:54

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Jum'at, 03 Dec 2021 08:39

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Jum'at, 03 Dec 2021 08:22

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Kamis, 02 Dec 2021 15:21

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Kamis, 02 Dec 2021 15:03

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Kamis, 02 Dec 2021 12:24

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Kamis, 02 Dec 2021 12:15

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Kamis, 02 Dec 2021 10:27

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Kamis, 02 Dec 2021 02:14

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Rabu, 01 Dec 2021 23:07

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Rabu, 01 Dec 2021 22:27

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Rabu, 01 Dec 2021 19:26

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Rabu, 01 Dec 2021 19:12

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

Rabu, 01 Dec 2021 18:55

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Rabu, 01 Dec 2021 18:32

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Rabu, 01 Dec 2021 18:04

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Rabu, 01 Dec 2021 16:29

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Rabu, 01 Dec 2021 15:34


MUI

Must Read!
X