Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.103 views

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

ANKARA, TURKI (voa-islam.com) - Amerika Serikat saat ini mendukung organisasi teroris lebih dari yang diperkirakan, Presiden Recep Tayyip Erdoğan mengatakan Jum'at (24/9/2021) menambahkan bahwa kedua sekutu NATO harus berada dalam posisi yang sangat berbeda.

“Kami belum pernah mengalami situasi seperti itu dengan para pemimpin AS sebelumnya. Apalagi memerangi organisasi teroris, AS memberi mereka banyak peralatan,” kata Erdogan saat menjawab pertanyaan wartawan setelah shalat Jum'at di Istanbul.

Dia menambahkan bahwa sebagai negara NATO, Turki harus berbagi hal ini dengan dunia.

Erdogan mengatakan pada hari Kamis bahwa dia merasa bahwa hubungan dengan mitranya dari AS Joe Biden "tidak dimulai dengan baik" sejak kedatangannya di Gedung Putih.

"Keinginan saya adalah memiliki hubungan yang bersahabat dan tidak bermusuhan" dengan Amerika Serikat, katanya.

"Tetapi bagaimana keadaan antara dua sekutu NATO saat ini tidak terlalu menguntungkan," tambahnya.

Presiden Turki itu mengatakan dia telah "bekerja dengan baik" dengan rekan-rekan AS sebelumnya, George W. Bush, Barack Obama dan Donald Trump.

AS terutama bermitra dengan cabang Suriah dari organisasi teroris PKK, YPG, di timur laut Suriah untuk memerangi kelompok ISIS. Turki sangat menentang kehadiran kelompok teroris di Suriah utara dan pembentukan koridor teror, yang telah menjadi masalah utama dalam ketegangan hubungan Turki-AS. Dengan dalih memerangi ISIS, AS telah memberikan pelatihan militer dan memberikan banyak truk dukungan militer kepada YPG, terlepas dari masalah keamanan sekutu NATO-nya.

Ankara telah lama keberatan dengan AS. dukungan dari YPG, sebuah kelompok yang menimbulkan ancaman bagi Turki dan meneror masyarakat setempat, menghancurkan rumah dan memaksa orang untuk melarikan diri. Sambil menggarisbawahi bahwa suatu negara tidak dapat mendukung satu kelompok teroris untuk memerangi yang lain, Turki melakukan operasi kontraterorismenya sendiri, yang selama ini berhasil menyingkirkan sejumlah besar teroris dari wilayah tersebut.

Arah hubungan AS-Turki saat ini “bukan pertanda baik,” Erdogan juga mengatakan sebelum meninggalkan Majelis Umum PBB di New York pada hari Kamis.

Dalam briefing yang luas kepada wartawan Turki, Erdogan menyoroti perpecahan antara sekutu NATO atas pembelian sistem pertahanan rudal Rusia oleh Turki dan penghapusannya dari program pesawat tempur siluman F-35 yang dipimpin AS.

“Saya tidak bisa dengan jujur ​​mengatakan bahwa ada proses yang sehat dalam hubungan Turki-Amerika,” kata presiden seperti yang dilaporkan di media Turki. “Dengar, kami membeli F-35, membayar $ 1,4 miliar, dan F-35 ini tidak dikirimkan kepada kami.”

Hubungan antara sekutu NATO Turki dan AS sangat tegang pada tahun 2019 karena akuisisi sistem pertahanan udara S-400 Rusia yang canggih oleh Ankara, yang mendorong Washington untuk menghapus Turki dari program jet F-35 Lightning II. AS berpendapat bahwa sistem tersebut dapat digunakan oleh Rusia untuk secara diam-diam mendapatkan rincian rahasia pada jet Lockheed Martin F-35 dan bahwa itu tidak kompatibel dengan sistem NATO. Turki, bagaimanapun, menegaskan bahwa S-400 tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem NATO dan tidak akan menimbulkan ancaman bagi aliansi. AS juga memberikan sanksi kepada beberapa pejabat dan institusi Turki atas pembelian tersebut.

Pembicaraan sebelumnya antara Turki dan AS tentang pembelian Patriot gagal karena sejumlah masalah, mulai dari S-400 hingga ketidakpuasan Ankara dengan persyaratan Washington. Turki mengatakan hanya akan menyetujui tawaran jika itu mencakup transfer teknologi dan persyaratan produksi bersama. Ankara telah berulang kali menekankan bahwa itu adalah AS yang menolak untuk menjual sistem rudal Patriot yang membuat Turki mencari penjual lain, menambahkan bahwa Rusia telah menawarkan kesepakatan yang lebih baik, termasuk transfer teknologi. Turki bahkan mengusulkan pembentukan komisi dengan AS untuk mengklarifikasi masalah teknis apa pun. Ankara dan Washington telah melakukan beberapa negosiasi untuk menyelesaikan perselisihan, terutama dengan pemerintahan baru di bawah Presiden AS Biden; Namun, belum ada hasil terkait pencabutan sanksi tersebut. (TDS)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
IHW: Kehadiran LPH Baru Berdampak Positif bagi Percepatan Sertifikasi Halal

IHW: Kehadiran LPH Baru Berdampak Positif bagi Percepatan Sertifikasi Halal

Selasa, 25 Jan 2022 22:50

Serangan Masjid Di Jerman Tanda Meningkatnya Islamofobia Di Eropa

Serangan Masjid Di Jerman Tanda Meningkatnya Islamofobia Di Eropa

Selasa, 25 Jan 2022 22:30

Pemimpin Oposisi Utama Inggris Desak Boris Johnson Mundur Dari Jabatan Perdana Menteri

Pemimpin Oposisi Utama Inggris Desak Boris Johnson Mundur Dari Jabatan Perdana Menteri

Selasa, 25 Jan 2022 22:05

IDEAS: Ancaman Omicron Kian Nyata, Segera Reformasi Kebijakan PTM 100%

IDEAS: Ancaman Omicron Kian Nyata, Segera Reformasi Kebijakan PTM 100%

Selasa, 25 Jan 2022 21:01

PDIP Menyerahlah!

PDIP Menyerahlah!

Selasa, 25 Jan 2022 17:39

Usaha terdampak pandemi, kita tarik lagi rezeki kita. Ini caranya

Usaha terdampak pandemi, kita tarik lagi rezeki kita. Ini caranya

Selasa, 25 Jan 2022 17:15

Laporan: Komunitas Muslim Salah Satu Yang Paling Terdiskriminasi Di Inggris

Laporan: Komunitas Muslim Salah Satu Yang Paling Terdiskriminasi Di Inggris

Selasa, 25 Jan 2022 17:06

Militer Burkina Faso Lancarkan Kudeta, Tangkap Presiden Dan Bubarkan Parlemen

Militer Burkina Faso Lancarkan Kudeta, Tangkap Presiden Dan Bubarkan Parlemen

Selasa, 25 Jan 2022 15:45

Menelisik Perbedaan antara Tendangan Faris Ramli, Hadfana Firdaus dan Harun Masiku

Menelisik Perbedaan antara Tendangan Faris Ramli, Hadfana Firdaus dan Harun Masiku

Selasa, 25 Jan 2022 15:38

Arteria Harus Tetap Dipecat

Arteria Harus Tetap Dipecat

Selasa, 25 Jan 2022 11:15

Kampung KB dan Mimpi Pengentasan Kemiskinan

Kampung KB dan Mimpi Pengentasan Kemiskinan

Selasa, 25 Jan 2022 10:12

Kedelai Impor Menjadi Primadona, Dimana Kedelai Lokal?

Kedelai Impor Menjadi Primadona, Dimana Kedelai Lokal?

Selasa, 25 Jan 2022 10:01

Bahaya Ibu Kota Negara Baru yang Bernama Nusantara

Bahaya Ibu Kota Negara Baru yang Bernama Nusantara

Selasa, 25 Jan 2022 09:13

Hidayatullah Dorong Melek Regulasi Ibu Kota Negara

Hidayatullah Dorong Melek Regulasi Ibu Kota Negara

Selasa, 25 Jan 2022 08:52

Hancur-Hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-Hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Selasa, 25 Jan 2022 05:10

Ketua MIUMI Aceh Mengisi Pengajian di Masjid Taqwa Muhammadiyah Lhokseumawe

Ketua MIUMI Aceh Mengisi Pengajian di Masjid Taqwa Muhammadiyah Lhokseumawe

Selasa, 25 Jan 2022 04:29

Pasangan Terlucu

Pasangan Terlucu

Senin, 24 Jan 2022 23:57

Marak Fenomena Pinjol, Ditzawa Dorong LAZ Bantu Korban

Marak Fenomena Pinjol, Ditzawa Dorong LAZ Bantu Korban

Senin, 24 Jan 2022 23:29

Urang Sunda 'Hudang' 'Ngahiji' Jaga Persatuan Indonesia

Urang Sunda 'Hudang' 'Ngahiji' Jaga Persatuan Indonesia

Senin, 24 Jan 2022 22:55

Ketua MIUMI Aceh Diundang Safari Dakwah di Bireuen

Ketua MIUMI Aceh Diundang Safari Dakwah di Bireuen

Senin, 24 Jan 2022 22:35


MUI

Must Read!
X