Polisi Usut Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di The Sounds ProjectSelasa, 11 Aug 2026 19:05 |
|
KH Anwar Zahid Kecelakaan di Bojonegoro, Mobil Alphard yang Ditumpangi Terhimpit Dua TrukSelasa, 11 Aug 2026 16:49 |
|
MUI Kecam Keras Promosi Miras Berkedok Tantangan Hafalan Al-Qur’anSelasa, 11 Aug 2026 14:22 |
|
MUI Ingatkan: Lomba Agustusan Jangan Berubah Jadi Ajang Judi, Kok Bisa?Selasa, 11 Aug 2026 13:22 |
|
Shalat Sunnah Lebih Utama di Rumah atau di Masjid?Selasa, 11 Aug 2026 10:41 |
|
Hamas Desak Mediator Pastikan Gencatan Senjata Gaza Berlanjut, Netanyahu Tolak Dokumen 15 PoinSenin, 10 Aug 2026 18:14 |
|
Ribuan Massa di Surabaya Serukan Perlindungan Generasi dari Normalisasi LGBTSenin, 10 Aug 2026 15:19 |
|
Israel Kembali Langgar Gencatan Senjata di Gaza, Dua Warga TerlukaSenin, 10 Aug 2026 14:07 |
|
Rabu Wekasan dan Mitos Hari Sial: Benarkah Bencana Turun di Rabu Terakhir Safar?Senin, 10 Aug 2026 11:05 |
|
KPIPA Luncurkan Al-Aqsa Memanggil Perempuan Jawa Barat (ALMA)Ahad, 09 Aug 2026 16:12 |


Hakimullah Mehsud beberapa waktu lalu muncul dalam sebuah video bersama seorang warga Yordania yang diyakini telah melakukan serangan bom didalam markas CIA di Afghanistan yang menewaskan tujuh perwira CIA dan satu intelejen Yordania. Pengebom tersebut bernama Humam Abu Khalil al-Balawi. Dalam video yang memperlihatkan Abu Khalil dan Hakimullah Mehsud tersebut, Abu Khalil mengatakan bahwa serangan bom yang akan dia lakukan di dalam markas CIA merupakan aksi balasan atas gugurnya pemimpin Taliban Pakistan sebelumnya Baitullah Mehsud. 



