Jum'at, 26 Zulhijjah 1447 H / 23 Desember 2011 12:56 wib
10.711 views
Mahasiswa Malaysia Pelaku Kawin Sesama Jenis Takut Pulang kampung
KUALA LUMPUR, MALAYSIA (voa-islam.com) Seorang warga Malaysia yang dilaporkan melakukan pernikahan sesama jenis dengan seorang lelaki warga negara Irlandia mengatakan ia takut akan keselamatannya jika ia kembali ke kampung halamannya di Malaysia.
The Irish Times melaporkan Ariff Alfian Rosli, 28, mengatakan ia tidak pernah ingin menciptakan kesulitan atau kontroversi apapun, dan bahwa alasan mengapa ia tidak dapat kembali ke kampung halaman untuk bekerja adalah karena sikap yang dirasakan terhadap hubungan sesama jenis di Malaysia.
"Kembali ke rumah di bawah situasi saat ini tidak bisa dipertahankan ... karena aku khawatir akan keselamatanku di sana, "kata Ariff kepada The Irish Times. "Pikiran saya adalah dengan keluarga dan teman-teman di Malaysia. Aku tidak pernah ingin ini menjadi berita utama. "kata Ariff.
Kontroversi meletus setelah gambar-gambar yang diambil saat pernikahan sipil sesama jenis Ariff Alfian Rosli dengan seorang lelaki warga Irlandia muncul di internet pekan lalu, tiga tahun setelah mahasiswa kedokteran Universitas College Dublin dilaporkan hilang oleh keluarganya.
Dalam foto-foto itu, pria berusia 28 tahun tersebut dapat dilihat mengenakan baju Melayu hitam dengan kain Samping sementara pasangannya, - yang hanya dikenal sebagai Jonathan - mengenakan tuksedo hitam dan dasi hijau.
Kritik lokal dari pernikahan sesama jenis tersebut telah cepat menyebar, dengan para pengguna yang mayoritas Muslim menyerang Ariff Alfian di Twitter karena menyimpang dari Islam dan tidak menghormati keluarganya.
Kelompok-kelompok Islam juga telah mengutuk Ariff Alfian Rosli. Organisasi Pemuda Islam Kepong Organisasi (PBIK) kemarin (21/12/2011) membuat laporan polisi dengan tuduhan melanggar hukum Islam Malaysia..
Kritikus lain telah mengambil taktik yang berbeda, lebih memilih untuk "merehabilitasi" apa yang mereka lihat sebagai seorang Muslim yang telah menyimpang jauh dari ajaran Islam.
Ini termasuk group Facebook, "Kampanye untuk Membawa Ariff Alfian Rosli kembali ke Malaysia untuk Menyelamatkan Iman-Nya", yang didirikan pada hari Sabtu.
Deskripsi kampanye kelompok Facebook tersebut berbunyi: "Sebagai warga Malaysia, Melayu dan Muslim, selain mengutuk dan menyumpahi, kami juga memiliki alternatif untuk mendukung kembali Ariff Alfian ke Malaysia sehingga imannya dapat dikembalikan ke jalan yang benar dan mulia."
Kantor Perdana Menteri Malaysia juga berjanji untuk menyelidiki masalah ini, dan pejabat UMNO diperkirakan akan tiba di Dublin akhir pekan ini untuk meyakinkan Ariff Alfian untuk pulang ke Malaysia.
Petronas, yang berhenti mensponsori beasiswa Ariff Alfian pada tahun 2009, dilaporkan menuntut ganti rugi sebesar RM890, 000 yang telah mereka keluarkan untuk pendidikan Ariff di Irlandia.
Tapi Ariff bersikeras dia telah mengadakan kontak teratur dengan perwakilan Petronas atas pembayaran ganti rugi biaya kuliah nya.
"Saya ingin terus terlibat dengan Petronas dalam kapasitas pribadi, seperti yang telah saya lakukan. Saya tidak punya niat untuk melarikan diri dari tanggung jawab ini atau melepaskan itu dari bahuku. (st/tmi)
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!