Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
2.198 views

DK PBB Mengutuk Rezim Syiah Suriah Atas Pembantaian Rakyatnya

Dewan Keamanan (DK) PBB dengan suara bulat mengutuk "keras" rezim Syiah Suriah Bashar al-Assad yang melakukan serangan terhadap penduduk sipil dengan menggunakan senjata  berat di kota Houla, 108 orang penduduk di kota itu, termasuk  anak-anak tewas.

Sebuah pernyataan yang disetujui oleh 15 anggota DK Keamanan,  termasuk Rusia sekutu Suriah, mengatakan serangan pemerintah "yang menggunakan senjata artileri terhadap penduduk sipil sebagai kejahatan", dan menyerukan agar Presiden Bashar al-Assad menarik senjata berat dari kota-kota Suriah.

"Dewan Keamanan juga mengutuk pembunuhan warga sipil dengan penembakan dari jarak dekat, dan  kekerasan fisik yang sangat luas," kata pernyataan, yang dibacakan dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan oleh  Wakil Duta  Besar Azerbaijan di PBB Tofig Musayev.

Sebelumnya, Wakil Dubes Rusia di PBB  meragukan kesalahan rezim Syiah Suriah atas pembunuhan itu.

"Kami perlu  menentukan apakan pelakunya pihak berwenang Suriah," kata Igor Pankin kepada wartawan di PBB. "Ada alasan kuat untuk percaya bahwa mayoritas dari mereka yang tewas telah disayat, dipotong oleh pisau, atau dieksekusi pada jarak dekat", tegasnya.

Gedung Putih mengatakan bahwa pembunuhan massal warga sipil, di al-Houla adalah bukti kebiadaban rezim Syiah Suriah yang sangat tidak manusiawi.

"Tindakan ini menjadi bukti buruk bagi rezim tidak sah rezim Syiah di Suriah yang tidak merespon  perdamaian, dan teap melakukan kebrutalan yang tidak manusiawi," kata juru bicara Gedung Putih.

Inggris dan Prancis telah mengusulkan mengeluarkan pernyataan pers yang mengutuk serangan itu dan menuding rezim Syiah Suriah telah melakukan kejahatan. Namun Rusia mengatakan kepada anggota Dewan Keamanan tidak setuju dan ingin memberikan penjelesan atas perisitiwa itu. Rusia  menjadi sekutu Suriah yang paling kuat selama pemberontakan, dan bersama dengan Cina telah menggunakan hak veto untuk melindungi Damaskus dari sanksi PBB.

Pembantaian di Houla menciptakan  keraguan baru atas  rencana perdamaian internasional yang diajukan oleh utusan PBB Kofi Annan untuk mengakhiri  krisis Suriah yang sudah berlansung selama empat belas bulan. (af)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, keluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair adalah seorang mujahid yang sedang menjalani vonis 9 tahun penjara di LP Medan, Sumatera Utara. Keenam anaknya berstatus yatim, menjadi tanggung jawab kaum Muslimin....

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Latest News
Resensi The Lost of Java: Ketika Pulau Jawa Terancam Punah

Resensi The Lost of Java: Ketika Pulau Jawa Terancam Punah

Rabu, 02 Sep 2015 11:06

Aktivis Sosdem  Teten Masduki Menggantikan Luhut Binsar Panjaitan

Aktivis Sosdem Teten Masduki Menggantikan Luhut Binsar Panjaitan

Rabu, 02 Sep 2015 09:52

Rupiah Hancur Rp 14.141/IUSD, Janji Jokowi  Berkuasa Satu Dolar/Rp 10.000Janji

Rupiah Hancur Rp 14.141/IUSD, Janji Jokowi Berkuasa Satu Dolar/Rp 10.000Janji

Rabu, 02 Sep 2015 09:32

Astaghfirullah! Aparat Thailand Jual Muslimin Rohingya dengan Harga Per Orang 1000 - 4000 Dollar

Astaghfirullah! Aparat Thailand Jual Muslimin Rohingya dengan Harga Per Orang 1000 - 4000 Dollar

Rabu, 02 Sep 2015 07:18

KPK Menjadi Alat Rezim Jokowi, Perwira Polisi dan Staf Ahli BIN Capim KPK?

KPK Menjadi Alat Rezim Jokowi, Perwira Polisi dan Staf Ahli BIN Capim KPK?

Rabu, 02 Sep 2015 06:40

Soal Tahlilan Said Aqil Siraj Menuai Kritik dan Kecaman

Soal Tahlilan Said Aqil Siraj Menuai Kritik dan Kecaman

Selasa, 01 Sep 2015 23:48

Pemerintah Izinkan Pekerja Cina Datang Bergelombang, Buruh Siap Turun Kembali!

Pemerintah Izinkan Pekerja Cina Datang Bergelombang, Buruh Siap Turun Kembali!

Selasa, 01 Sep 2015 23:30

PAS Jabar: MUI Harus Jadi Katalisator bagi Sinergitas Potensi-Potensi Dakwah Ormas Islam

PAS Jabar: MUI Harus Jadi Katalisator bagi Sinergitas Potensi-Potensi Dakwah Ormas Islam

Selasa, 01 Sep 2015 23:01

Dewan Dakwah Aceh Gelar Silaturahim Dengan Masyarakat Rumpet

Dewan Dakwah Aceh Gelar Silaturahim Dengan Masyarakat Rumpet

Selasa, 01 Sep 2015 23:00

Buku Fiqih Kebinekaan, Persembahan untuk Siapa?

Buku Fiqih Kebinekaan, Persembahan untuk Siapa?

Selasa, 01 Sep 2015 22:30

Benalu Umat: Mentalitas Penjual Bangsa (bagian-2 Habis)

Benalu Umat: Mentalitas Penjual Bangsa (bagian-2 Habis)

Selasa, 01 Sep 2015 22:30

Massa Teriak Turunkan Jokowi, Presiden KSPI: Jangan!

Massa Teriak Turunkan Jokowi, Presiden KSPI: Jangan!

Selasa, 01 Sep 2015 22:30

Kedatangan Direktur IMF Lagarde Manambah Rupiah Loyo Rp 14.098/IUSD

Kedatangan Direktur IMF Lagarde Manambah Rupiah Loyo Rp 14.098/IUSD

Selasa, 01 Sep 2015 22:12

Direktur IMF Christine Lagarde Ingin Sri Mulyani Masuk Kabinet Jokowi?

Direktur IMF Christine Lagarde Ingin Sri Mulyani Masuk Kabinet Jokowi?

Selasa, 01 Sep 2015 21:57

Buruh: Perbudakan Modern  Lahir di Hari Perayaan Indonesia yang ke-70

Buruh: Perbudakan Modern Lahir di Hari Perayaan Indonesia yang ke-70

Selasa, 01 Sep 2015 21:30

Serangkaian Serangan Jibaku Daulah Islam (IS) di Kota HaditsaTewaskan 12 Tentara Irak

Serangkaian Serangan Jibaku Daulah Islam (IS) di Kota HaditsaTewaskan 12 Tentara Irak

Selasa, 01 Sep 2015 21:16

Presiden PKS Minta Pemerintah Mengutamakan Buruh Indonesia

Presiden PKS Minta Pemerintah Mengutamakan Buruh Indonesia

Selasa, 01 Sep 2015 21:02

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Selasa, 01 Sep 2015 18:49

Thailand Klaim Tangkap Tersangka Utama Pelaku Pemboman Kuil Erawan

Thailand Klaim Tangkap Tersangka Utama Pelaku Pemboman Kuil Erawan

Selasa, 01 Sep 2015 18:35

Al-Shabaab Rebut Markas Pasukan Uni Afrika di Somalia Selatan, Tewaskan 50 Tentara

Al-Shabaab Rebut Markas Pasukan Uni Afrika di Somalia Selatan, Tewaskan 50 Tentara

Selasa, 01 Sep 2015 18:00



Must Read!
X