Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
2.154 views

DK PBB Mengutuk Rezim Syiah Suriah Atas Pembantaian Rakyatnya

Dewan Keamanan (DK) PBB dengan suara bulat mengutuk "keras" rezim Syiah Suriah Bashar al-Assad yang melakukan serangan terhadap penduduk sipil dengan menggunakan senjata  berat di kota Houla, 108 orang penduduk di kota itu, termasuk  anak-anak tewas.

Sebuah pernyataan yang disetujui oleh 15 anggota DK Keamanan,  termasuk Rusia sekutu Suriah, mengatakan serangan pemerintah "yang menggunakan senjata artileri terhadap penduduk sipil sebagai kejahatan", dan menyerukan agar Presiden Bashar al-Assad menarik senjata berat dari kota-kota Suriah.

"Dewan Keamanan juga mengutuk pembunuhan warga sipil dengan penembakan dari jarak dekat, dan  kekerasan fisik yang sangat luas," kata pernyataan, yang dibacakan dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan oleh  Wakil Duta  Besar Azerbaijan di PBB Tofig Musayev.

Sebelumnya, Wakil Dubes Rusia di PBB  meragukan kesalahan rezim Syiah Suriah atas pembunuhan itu.

"Kami perlu  menentukan apakan pelakunya pihak berwenang Suriah," kata Igor Pankin kepada wartawan di PBB. "Ada alasan kuat untuk percaya bahwa mayoritas dari mereka yang tewas telah disayat, dipotong oleh pisau, atau dieksekusi pada jarak dekat", tegasnya.

Gedung Putih mengatakan bahwa pembunuhan massal warga sipil, di al-Houla adalah bukti kebiadaban rezim Syiah Suriah yang sangat tidak manusiawi.

"Tindakan ini menjadi bukti buruk bagi rezim tidak sah rezim Syiah di Suriah yang tidak merespon  perdamaian, dan teap melakukan kebrutalan yang tidak manusiawi," kata juru bicara Gedung Putih.

Inggris dan Prancis telah mengusulkan mengeluarkan pernyataan pers yang mengutuk serangan itu dan menuding rezim Syiah Suriah telah melakukan kejahatan. Namun Rusia mengatakan kepada anggota Dewan Keamanan tidak setuju dan ingin memberikan penjelesan atas perisitiwa itu. Rusia  menjadi sekutu Suriah yang paling kuat selama pemberontakan, dan bersama dengan Cina telah menggunakan hak veto untuk melindungi Damaskus dari sanksi PBB.

Pembantaian di Houla menciptakan  keraguan baru atas  rencana perdamaian internasional yang diajukan oleh utusan PBB Kofi Annan untuk mengakhiri  krisis Suriah yang sudah berlansung selama empat belas bulan. (af)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News


Must Read!
X