Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
2.305 views

DK PBB Mengutuk Rezim Syiah Suriah Atas Pembantaian Rakyatnya

Dewan Keamanan (DK) PBB dengan suara bulat mengutuk "keras" rezim Syiah Suriah Bashar al-Assad yang melakukan serangan terhadap penduduk sipil dengan menggunakan senjata  berat di kota Houla, 108 orang penduduk di kota itu, termasuk  anak-anak tewas.

Sebuah pernyataan yang disetujui oleh 15 anggota DK Keamanan,  termasuk Rusia sekutu Suriah, mengatakan serangan pemerintah "yang menggunakan senjata artileri terhadap penduduk sipil sebagai kejahatan", dan menyerukan agar Presiden Bashar al-Assad menarik senjata berat dari kota-kota Suriah.

"Dewan Keamanan juga mengutuk pembunuhan warga sipil dengan penembakan dari jarak dekat, dan  kekerasan fisik yang sangat luas," kata pernyataan, yang dibacakan dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan oleh  Wakil Duta  Besar Azerbaijan di PBB Tofig Musayev.

Sebelumnya, Wakil Dubes Rusia di PBB  meragukan kesalahan rezim Syiah Suriah atas pembunuhan itu.

"Kami perlu  menentukan apakan pelakunya pihak berwenang Suriah," kata Igor Pankin kepada wartawan di PBB. "Ada alasan kuat untuk percaya bahwa mayoritas dari mereka yang tewas telah disayat, dipotong oleh pisau, atau dieksekusi pada jarak dekat", tegasnya.

Gedung Putih mengatakan bahwa pembunuhan massal warga sipil, di al-Houla adalah bukti kebiadaban rezim Syiah Suriah yang sangat tidak manusiawi.

"Tindakan ini menjadi bukti buruk bagi rezim tidak sah rezim Syiah di Suriah yang tidak merespon  perdamaian, dan teap melakukan kebrutalan yang tidak manusiawi," kata juru bicara Gedung Putih.

Inggris dan Prancis telah mengusulkan mengeluarkan pernyataan pers yang mengutuk serangan itu dan menuding rezim Syiah Suriah telah melakukan kejahatan. Namun Rusia mengatakan kepada anggota Dewan Keamanan tidak setuju dan ingin memberikan penjelesan atas perisitiwa itu. Rusia  menjadi sekutu Suriah yang paling kuat selama pemberontakan, dan bersama dengan Cina telah menggunakan hak veto untuk melindungi Damaskus dari sanksi PBB.

Pembantaian di Houla menciptakan  keraguan baru atas  rencana perdamaian internasional yang diajukan oleh utusan PBB Kofi Annan untuk mengakhiri  krisis Suriah yang sudah berlansung selama empat belas bulan. (af)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Sudah dua tahun balita Irgi Perdana menderita tumor mata. Untuk menjalani pengobatan di RSCM Jakarta, ia butuh uluran tangan kaum Muslimin...

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Amanah Bedah Rumah Keluarga Mujahid di Bogor telah ditunaikan. Total dana Rp 7.300.000 telah disalurkan untuk perbaikan rumah korban puting beliung ini...

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Kondisi atap Rumah Singgah ini sudah tidak layak. Gentingnya banyak yang pecah, kayu atap dan plafonnya pun sudah rapuh. Butuh dana sekitar 7 juta rupiah untuk perbaikan....

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Adrian Saputra penderita hepatitis dan gagal hati harus operasi cangkok (transplantasi) hati. Upah sang ayah sebagai buruh tani dan upah sang ibu sebagai TKW tak cukup untuk biaya pengobatan....

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Meski tak ada biaya, muallaf Abdurrahman Liunima diizinkan pulang dari rumah sakit dengan jaminan Direktur IDC, seluruh biaya rumah sakit harus dilunasi selambat-lambatnya 31 Desember...

Latest News
LGBT Itu Drakula yang Mencari Pengikut dan Korban

LGBT Itu Drakula yang Mencari Pengikut dan Korban

Ahad, 14 Feb 2016 21:31

Manfaatkan Momen Valentine, Pernikahan Sejenis Nyaris Terjadi di Padang

Manfaatkan Momen Valentine, Pernikahan Sejenis Nyaris Terjadi di Padang

Ahad, 14 Feb 2016 20:42

Psikolog: Anak-anak dan Remaja Rentan Tertular Virus Homoseks

Psikolog: Anak-anak dan Remaja Rentan Tertular Virus Homoseks

Ahad, 14 Feb 2016 20:22

Kelompok LGBT Berkembang karena Mendapat Kucuran Dana PBB

Kelompok LGBT Berkembang karena Mendapat Kucuran Dana PBB

Ahad, 14 Feb 2016 19:31

LGBT Adalah Penyakit Moral, Bertentangan dengan Syariat Islam

LGBT Adalah Penyakit Moral, Bertentangan dengan Syariat Islam

Ahad, 14 Feb 2016 17:42

Diduga Dukung LGBT, Seruan Boikot Kompas Menggema di Media Sosial

Diduga Dukung LGBT, Seruan Boikot Kompas Menggema di Media Sosial

Ahad, 14 Feb 2016 17:31

Al-Shabaab Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Bom di Pesawat Penumpang di Mogadishu

Al-Shabaab Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Bom di Pesawat Penumpang di Mogadishu

Ahad, 14 Feb 2016 16:30

Negara Abai, Rakyat Terpaksa Jual Organ Tubuh

Negara Abai, Rakyat Terpaksa Jual Organ Tubuh

Ahad, 14 Feb 2016 16:24

Arab Saudi Kembali Hancurkan Rudal Scud yang Ditembakkan Pemberontak Syi'ah Houtsi dari Yaman

Arab Saudi Kembali Hancurkan Rudal Scud yang Ditembakkan Pemberontak Syi'ah Houtsi dari Yaman

Ahad, 14 Feb 2016 16:00

PP Muslimat Hidayatullah: Keluarga yang Kokoh akan Hindari Paparan LGBT

PP Muslimat Hidayatullah: Keluarga yang Kokoh akan Hindari Paparan LGBT

Ahad, 14 Feb 2016 15:55

Keluarga Alumni LDK Membedah Syiah

Keluarga Alumni LDK Membedah Syiah

Ahad, 14 Feb 2016 15:36

Berlebihannya Tokoh dan Parpol Hadapi Ahok

Berlebihannya Tokoh dan Parpol Hadapi Ahok

Ahad, 14 Feb 2016 15:31

Islamic State (IS) Tembak Jatuh 2 Pesawat Tanpa Awak Rusia di Homs

Islamic State (IS) Tembak Jatuh 2 Pesawat Tanpa Awak Rusia di Homs

Ahad, 14 Feb 2016 14:35

Bagaimana Pandangan Hukum Islam dalam Menemukan Peracun Kopi Mirna?

Bagaimana Pandangan Hukum Islam dalam Menemukan Peracun Kopi Mirna?

Ahad, 14 Feb 2016 14:17

Bekerjasama dengan Kemenag RI, PP Wanita PUI Gelar Workshop Penguatan Akhlak Bangsa

Bekerjasama dengan Kemenag RI, PP Wanita PUI Gelar Workshop Penguatan Akhlak Bangsa

Ahad, 14 Feb 2016 14:00

Turki Serukan Pasukan YPG Mundur dari Perbatasan Suriah-Turki

Turki Serukan Pasukan YPG Mundur dari Perbatasan Suriah-Turki

Ahad, 14 Feb 2016 13:15

Cinta Sejati: Berbakti pada Orang Tua

Cinta Sejati: Berbakti pada Orang Tua

Ahad, 14 Feb 2016 13:15

Remaja dalam Kepungan Valentine's Day

Remaja dalam Kepungan Valentine's Day

Ahad, 14 Feb 2016 13:00

Ustadz Fuad Al Hazimi: Bagi Sahabat Nabi Pagi Kaya Sore Miskin Itu Biasa

Ustadz Fuad Al Hazimi: Bagi Sahabat Nabi Pagi Kaya Sore Miskin Itu Biasa

Ahad, 14 Feb 2016 12:11

Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Sumatera Utara akan Dikukuhkan

Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Sumatera Utara akan Dikukuhkan

Ahad, 14 Feb 2016 11:10



Must Read!
X

Ahad, 14/02/2016 13:00

Remaja dalam Kepungan Valentine's Day