Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
74.533 views

Jika Jokowi Kalah, KOMPAS Dorong Aksi Brutal People Power

JAKARTA (voa-islam.com) - Beberapa hari lalu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara terbuka menyampaikan adanya pihak-pihak yang hendak menciptakan kerusahan pasca pemilihan presiden.

Pernyataan SBY tersebut sehari setelah terjadinya insiden penyerangan Gedung TV One oleh massa bayaran yang dikerahkan Sekjend PDIP Tjahjo Kumolo. Kedua perstiwa ini, spontan menuai reaksi serius publik tentang kecemasan atas perkembangan situasi politik nasional yang kian memanas.

Jelas presiden SBY tidak sekedar berbicara sebatas himbauan, namun lebih jauh presiden menegaskan telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi dan mengajak rakyat untuk mengambil posisi siaga guna mendukung TNI/Polri.

Perlu diketahui bahwa, berhembusnya rencana anarkis pasca pilpres telah beredar luas di kalangan masyarakat. Isu bermotiv provokasi itu pertama kali disuarakan secara terang-terangan oleh misionaris Katolik Franz Magnis Suseno. Yakni: Bila Jokowi tidak terpilih menjadi presiden maka Indonesia akan dibuat rusuh..."

Franz Magnis Suseno adalah figur publik yang dibesarkan oleh berbagai pemberitaan jaringan media Kompas. Misionaris katolik tersebut disebut-sebut sebagai salah satu penghubung agenda politik internasional Kompas dan Vatikan Roma.

Franz Magnis Suseno adalah figur publik yang dibesarkan oleh berbagai pemberitaan jaringan media Kompas. Misionaris katolik tersebut disebut-sebut sebagai salah satu penghubung agenda politik internasional Kompas dan Vatikan Roma. Lebih jauh, Franz Magnis Suseno disenyalir menjadi arsitek oponi politik Kompas untuk menistakan Prabowo Subianto dengan aneka fitnah berlatar isu HAM.

Selain Franz Magnis Suseno, peran keterlibatan Tjahja Kumolo dan Sofjan Wanandi merupakan aktor intelektual atau tegasnya merupkan dalang di balik persiapan rencana kerusahan pasca Pilpres dimaksud. Ketiga tokoh ini terus menghembuskan serangkaian opini dan isu untuk membenturkan elemen bangsa.

Lebih memprihatinkan, manuver jahat itu membuat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berang dan menghimbau kadernya agar tidak terpancing dengan hasutan yang bertujuan melakukan kerusahan.

Tapi, himbauan Megawati seolah tak digubris. Bahkan dengan terang-terangan jaringan kompas melalui sosial media menggulir isu akan adanya gerakan people power. Sebuah gerakan massa rakyat pendukung Jokowi untuk turun ke jalan melawan kemenangan Capres Prabowo Subianto.

Provokasi jaringan Kompas, Franz Magnis Suseno, Tjahja Kumolo dan Sofjan Wanandi jelas tidak bisa dibiarkan begitu saja. Tindakan tak terpuji itu jelas-jelas merupakan gerakan makar, inkonstitusional dan berujuan menghancurkan masa depan bangsa.

Kasus penyerangan gedung TV One di Jogja dan di Jakarta, serta perkembangan krusial tentang adanya gerakan anti pemilu di Papua, tidak lepas merupakan bentuk pemenasan politik anarkis jelang dan pasca Pilpres 9 Juli.

Menyikapi provokasi yang tidak bertanggungjawab tersebut, kami dari Progres 98 mendesak Ketua Umum PDIP Megawati untuk segera bertindak konkret guna menyerahkan ketiga aktor intelektual: Franz Magnis Suseno, Tjahja Kumolo dan Sofjan Wanandi kepada aparat keamanan berwenang untuk diperiksa.

Dan kepada para pendukung perubahan, segera melakukan konsolidasi melalui media sosial untuk memboikot seluruh link berita kompas online. Hal ini merupakan sikap tegas anak bangsa yang anti kepada kompas, media utama pendukung Jokowi yang telah terlibat menyebarkan hasutan dan provokasi untuk tujuan mengacaukan stabilitas politik nasional.

Demikian rilisnya kepada VOA ISLAM, Faizal Assegaf, Ketua Progres 98. [wahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 11:17

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Jum'at, 27 Jan 2023 10:36

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Kamis, 26 Jan 2023 16:16

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Kamis, 26 Jan 2023 15:16

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Kamis, 26 Jan 2023 14:15

Mantan Menlu AS Mike Pompeo Klaim Berhasil Gagalkan Perang Nuklir India Dan Pakistan Pada 2019

Mantan Menlu AS Mike Pompeo Klaim Berhasil Gagalkan Perang Nuklir India Dan Pakistan Pada 2019

Kamis, 26 Jan 2023 13:34

AS Putuskan Akan Kirim 31 Tank Canggih M1 Abrams Ke Ukraina

AS Putuskan Akan Kirim 31 Tank Canggih M1 Abrams Ke Ukraina

Kamis, 26 Jan 2023 12:35

Training Ilmu EROSI, Cara Anda hadapi Masalah Dengan Tersenyum

Training Ilmu EROSI, Cara Anda hadapi Masalah Dengan Tersenyum

Kamis, 26 Jan 2023 11:37

Saling Anggap Adik-Kakak, Laki dan Wanita Bukan Mahram Boleh Chattingan?

Saling Anggap Adik-Kakak, Laki dan Wanita Bukan Mahram Boleh Chattingan?

Kamis, 26 Jan 2023 11:37

CAIR Desak Pemerintah AS Hentikan Penggunaan Daftar Pantauan 'Teroris'

CAIR Desak Pemerintah AS Hentikan Penggunaan Daftar Pantauan 'Teroris'

Kamis, 26 Jan 2023 11:06

8 Keunikan Pesantren Darul Munir, Modern dan Ramah Santri

8 Keunikan Pesantren Darul Munir, Modern dan Ramah Santri

Kamis, 26 Jan 2023 10:13

Mengapa Modi Tidak Ingin Warga India Tonton Film Dokumenter BBC Tentang Kerusuhan Gujarat??

Mengapa Modi Tidak Ingin Warga India Tonton Film Dokumenter BBC Tentang Kerusuhan Gujarat??

Rabu, 25 Jan 2023 22:05

Presiden Somalia Sebut Iran Ikut Campur Di Negaranya, Terapkan 'Agenda Subersif' Lewat Upaya Bantuan

Presiden Somalia Sebut Iran Ikut Campur Di Negaranya, Terapkan 'Agenda Subersif' Lewat Upaya Bantuan

Rabu, 25 Jan 2023 18:30

Puasa Khusus di Bulan Rajab; Boleh?

Puasa Khusus di Bulan Rajab; Boleh?

Rabu, 25 Jan 2023 15:05

Pakistan Naikan Hukuman Bagi Para Penghina Istri Nabi Dan Sahabat Hingga 10 Tahun Penjara

Pakistan Naikan Hukuman Bagi Para Penghina Istri Nabi Dan Sahabat Hingga 10 Tahun Penjara

Rabu, 25 Jan 2023 15:00

Prancis Pulangkan 15 Wanita Dan 32 Anak-anak Dari Kamp Tahanan Jihadis Di Suriah

Prancis Pulangkan 15 Wanita Dan 32 Anak-anak Dari Kamp Tahanan Jihadis Di Suriah

Rabu, 25 Jan 2023 13:59

Fintech Halal Yang Didukung Aramco Luncurkan Cabang Bank Fisik Di London

Fintech Halal Yang Didukung Aramco Luncurkan Cabang Bank Fisik Di London

Rabu, 25 Jan 2023 09:38

Tahukah Anda, Marah 10 Menit Tubuh Depresi Selama 16 Jam. Ini Solusinya

Tahukah Anda, Marah 10 Menit Tubuh Depresi Selama 16 Jam. Ini Solusinya

Rabu, 25 Jan 2023 09:26

Mahasiswa India Putar Film Dokumenter Tentang Modi Meski Dilarang Pemerintah

Mahasiswa India Putar Film Dokumenter Tentang Modi Meski Dilarang Pemerintah

Selasa, 24 Jan 2023 13:52

Erdogan Ke Swedia: Jangan Harap Dukungan Turki Untuk Keanggotaan NATO Setelah Protes Stockholm

Erdogan Ke Swedia: Jangan Harap Dukungan Turki Untuk Keanggotaan NATO Setelah Protes Stockholm

Selasa, 24 Jan 2023 12:05


MUI

Must Read!
X