Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.600 views

Masjidku Dikata Radikal

Oleh:

Astia Putriana, SE

Anggota Komunitas Penulis “Pena Langit”

 

TAK HABIS-HABISNYA umat Islam dibuat geleng-geleng kepala dengan berbagai fenomena yang terjadi belakangan. Tak perlu dibahas lagi mirisnya hati atas fenomena tiktok dan bowo, ditambah kenaikan BBM sebagai kado, kini hadir lagi sebuah survei yang menyatakan 41 masjid di lingkungan pemerintahan terpapar radikal. Kok iso?

Sebagaimana dirilis berbagai media, Lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) dan Rumah Kebangsaan melakukan penelitian mengangkat isu radikalisme, yang mengejutkan memang penelitian ini dilakukan di masjid di lingkungan pemerintahan dengan merekam secara audio dan video khutbah Jumat selama periode 29 September-21 Oktober 2017. Hasilnya dinyatakan 41 dari 100 masjid kantor pemerintahan di Jakarta terindikasi berpaham radikal, dengan berbagai kategorisasi dari rendah hingga tinggi. (Tempo.co, 8/7).

Paham radikal yang dimaksud dalam penelitian ini dihubungkan dengan topik seputar khilafah, sikap negatif terhadap agama lain, gender dan minoritas (intoleransi dalam memilih pemimpin kafir dan/atau pemimpin perempuan) dan ujaran kebencian (mudah mengkafirkan orang lain). Pemerintah pun diharapkan turut aktif dalam aksi pencegahan dan pengawasan terhadap masjid. Masjid didorong untuk menyampaikan pesan-pesan yang ramah, toleran dan moderat.

 

Stigmatisasi Menyesatkan

Memang, berbagai survei sejenis bukanlah barang baru. Penggorengan isu radikalisme merupakan hal yang amat nampak. Poin penting yang dapat diamati dari survei demikian adalah kecenderungan pembentukan kesan buruk atas satu atau beberapa ajaran Islam. Hal ini terbukti dengan parameter yang digunakan sebagaimana dibahas sebelumnya. Parameter ini seolah menggambarkan bahwa umat Islam harusnya mengingkari ajaran Islam sendiri. Inilah stigmatisasi yang menyesatkan.

Stigmatisasi berbasis survei inipun masih dapat diteropong kecacatannya. Bagaimana tidak, masjid dinilai radikal dengan parameter yang sangat subjektif. Ditambah lagi penelitian yang dilakukan dalam waktu sebulan dengan sekedar mengamati khutbah Jumat seolah cukup untuk memberi label radikal pada sebuah masjid. Ibarat bertandang ke sebuah hunian sejenak dan hanya duduk di ruang tamu lantas pulang, kemudian berkoar telah paham isi dan seluk beluk keseluruhan rumah.

Membumikan sikap positif terhadap ajaran Islam nyatanya adalah bentuk ketakwaan kepada Allah SWT dan kesadaran politis umat akan urgensitas kebangkitan pemahaman Islam diantara pemeluknya. Sikap ini terlihat menjadi keresahan bagi pengusung ide sekularisme yang tak ingin kuku hegemoninya di negeri muslim tercerabut jika umat Islam bangkit dengan penerapan Syariah dan Khilafah. Maka wacana Islam moderat sebagai solusi penangkal radikalisme pun nampak terus digembar-gemborkan.

Satu hal yang terlupa bahwa upaya stigmatisasi buruk ajaran Islam dengan narasi radikalisme tak ayal pasti akan menemui titik akhir perjalanannya. Mengapa? Karena semakin kuat upaya menolak ajaran Islam termasuk didalamnya khilafah hanya akan semakin meningkatkan keingintahuan umat terhadap Islam Kaffah. Tak sekedar tahu, sebuah kebenaran akan selalu menemukan jalannya dan kesadaran serta kegigihan perjuangan akan meretas tak terbendung dari mereka yang telah tersentuh pemikiran dan perasaannya.

Segala bentuk pengawasan terhadap masjid yang dianggap sebagai solusi pamungkas radikalisme bukan hanya menunjukkan sebuah ego, namun juga cerminan lemahnya para penjegal dakwah Islam Kaffah dalam upaya menahan kebangkitan Islam. Jangan lupa mereka mungkin bisa mengawasi masjid, tapi sesungguhnya ada Allah yang lebih mengawasi mereka. Dan sungguh mekanisme Allah tidak main-main. Wallahu a’lam bis shawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Benarkah Presiden Jokowi Seperti Umar Bin Khattab?

Benarkah Presiden Jokowi Seperti Umar Bin Khattab?

Rabu, 20 Feb 2019 20:27

Serangan Pribadi Jokowi dan Modal Kampanye Pilgub DKI

Serangan Pribadi Jokowi dan Modal Kampanye Pilgub DKI

Rabu, 20 Feb 2019 20:13

Pasukan SDF Culik dan Tangkap 100 Lebih Warga Sipil Termasuk Wanita dan Anak-anak di Timur Suriah

Pasukan SDF Culik dan Tangkap 100 Lebih Warga Sipil Termasuk Wanita dan Anak-anak di Timur Suriah

Rabu, 20 Feb 2019 18:15

Inggris Cabut Kewarganegaraan Shamima Beghum, Remaja Inggris yang Bergabung dengan IS di Suriah

Inggris Cabut Kewarganegaraan Shamima Beghum, Remaja Inggris yang Bergabung dengan IS di Suriah

Rabu, 20 Feb 2019 16:30

Politisi Inggris Terkemuka Desak Pemerintah Cabut Kewarganegaraan Inggris Asma Assad

Politisi Inggris Terkemuka Desak Pemerintah Cabut Kewarganegaraan Inggris Asma Assad

Rabu, 20 Feb 2019 15:30

Hampir Setahun Protes di Perbatasan Gaza Berlangsung, Perang Tampaknya Tak Bisa Dihindari

Hampir Setahun Protes di Perbatasan Gaza Berlangsung, Perang Tampaknya Tak Bisa Dihindari

Rabu, 20 Feb 2019 13:45

Kekuasaan yang Menenggelamkan

Kekuasaan yang Menenggelamkan

Rabu, 20 Feb 2019 13:36

Pasukan Israel Serang Jamaah Palestina di Masjid Al-Aqsha

Pasukan Israel Serang Jamaah Palestina di Masjid Al-Aqsha

Rabu, 20 Feb 2019 13:23

Zakat Pengurang Pajak Didesak Judicial Review

Zakat Pengurang Pajak Didesak Judicial Review

Rabu, 20 Feb 2019 13:20

LGBT Penghancur Generasi, Bagaimana Mengakhiri?

LGBT Penghancur Generasi, Bagaimana Mengakhiri?

Rabu, 20 Feb 2019 12:58

Prabowo Sebut Kasus yang Meninpa Ahmad Dhani 'Abuse of Power'

Prabowo Sebut Kasus yang Meninpa Ahmad Dhani 'Abuse of Power'

Rabu, 20 Feb 2019 12:58

Laporan: Qatar Akan Berhenti Danai Listrik Gaza Setelah April 2019

Laporan: Qatar Akan Berhenti Danai Listrik Gaza Setelah April 2019

Rabu, 20 Feb 2019 12:35

Insiden Pak Presiden

Insiden Pak Presiden

Rabu, 20 Feb 2019 12:31

Penolakan RUU PKS Rambah Samarinda

Penolakan RUU PKS Rambah Samarinda

Rabu, 20 Feb 2019 12:15

Operasi Semburan Fitnah

Operasi Semburan Fitnah

Rabu, 20 Feb 2019 11:38

Aneh Jokowi

Aneh Jokowi

Rabu, 20 Feb 2019 10:20

Korupsi? Harus Diberantas hingga Tuntas!

Korupsi? Harus Diberantas hingga Tuntas!

Rabu, 20 Feb 2019 09:08

Fadli Zon Ungkap Tanda-tanda Kekalahan Jokowi

Fadli Zon Ungkap Tanda-tanda Kekalahan Jokowi

Rabu, 20 Feb 2019 08:47

Menangkan Prabowo-Sandi, Ulama Resmikan Posko Koppasandi

Menangkan Prabowo-Sandi, Ulama Resmikan Posko Koppasandi

Rabu, 20 Feb 2019 08:20

Bak Kacang Lupa Kulitnya, Kampanye Jokowi di Pilgub DKI Dibiayai dari Keuntungan Lahan Prabowo

Bak Kacang Lupa Kulitnya, Kampanye Jokowi di Pilgub DKI Dibiayai dari Keuntungan Lahan Prabowo

Rabu, 20 Feb 2019 08:00


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X