Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.027 views

Budaya Pengemis Tumbuh Subur pada Masyarakat Sekuler

BUDAYA pengemis tidak asing lagi di dunia, termasuk di Indonesia. Bisa dikatakan jumlah pengemis saat ini bagai jamur di musim hujan. Banyak modus yang mereka lakukan demi mendapatkan uang,  mulai dari pura-pura buta hingga pura-pura cacat. Kebohongan dan penipuan ini mereka lakukan demi uang, mereka tergiur akan mudahnya mendapatkan uang hanya dengan menengadahkan tangan kepada setiap orang.

Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak pengemis di Indonesia ini, disebabkan faktor kebutuhan hidup yang meningkat, lapangan pekerjaan yang sulit didapat dan pendidikan yang rendah membuat mereka terpaksa melakukan apa saja demi memenuhi kebutuhan hidup termasuk mengemis.

Puncak dari aktivitas itu, yaitu di Hari Raya Idul Fitri. Pada saat Idul fitri setiap umat muslim diwajibkan untuk membayar zakat fitrah.  Dan momen itu akan dimanfaatkan oleh para pengemis musiman untuk meraup keuntungan dari orang orang yang akan membayar zakat.

Budaya dan kebiasaan mengemis, ternyata tanpa disadari semakin mengakar kuat. Hal ini tampak misalnya,  ketika dihari raya setiap  anak-anak meminta uang "Ampau Lebaran". Hal ini bisa dikatakan sebagai kebiasaan "mengemis" di era milenial. Kebiasaan ini tanpa disadari telah  berdampak pada pembentukan karakter anak-anak di era milenial yang senang meminta-minta dan menjadi kebiasaan yang membudaya.

Bahkan ada yang sampai mengemis-ngemis memaksa untuk mendapatkan yang diinginkan. Dan kadang merusak niat atau maksud ketika melakukan pertemuan  atau kunjungan ke rumah sanak saudara dan tetangga,  yang seharusnya didorong oleh niatan untuk bersilahturahim  dan bersilahukhuwah, berubah menjadi sekedar untuk mewujudkan keinginan memperoleh "Ampau Lebaran". Padahal yang seharusnya ditanamkan pada generasi saat ini dan harus dilakukankah sejak kecil, adalah menanamkan karakter bahwa  "tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah".

Fenomena di atas adalah  akibat Islam telah dicampakkan dari kehidupan. Dengan kata lain akibat adanya sekulerisme yang terus bercokol di negeri ini, yang telah  berhasil  ditanamkan dan diwariskan oleh kaum penjajah. Sekulerisme telah membuat kaum muslim menjauh dari aturan agamanya yaitu aturan Islam. Bahkan  profesi menjadi pengemis telah dianggap sebagai hal yang wajar, sehingga terus tumbuh subur dan berkembang, walaupun  telah jelas keharamannya.

Di antara dalil-dalil syari yang menunjukkan haramnya mengemis dan meminta-minta sumbangan, diantaranya adalah hadis berikut ini : Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Seseorang yang senantiasa meminta-minta kepada orang lain sehingga ia akan datang pada hari Kiamat dalam keadaan tidak ada sepotong daging pun di wajahnya."

Dan diriwayatkan dari Hubsyi bin Junaadah radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa meminta-minta kepada orang lain tanpa adanya kebutuhan, maka seolah-olah ia memakan bara api."

Sesungguhnya syariah Islam telah menjelaskan secara rinci, Islam mendorong setiap individu untuk bekerja dan berusaha mencari rezeki dan ini menjadi kewajiban bagi laki laki yang mampu untuk memenuhi nafkah dirinya dan orang orang yang menjadi tanggungannya, untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan sekunder dan tersier.

"Dari Abu Abdullah Az-Zubair bin Al-‘Awwam r.a., ia berkata: Rasulullah Saw bersabda: Sungguh seandainya salah seorang di antara kalian mengambil beberapa utas tali, kemudian pergi ke gunung dan kembali dengan memikul seikat kayu bakar dan menjualnya, kemudian dengan hasil itu Allah mencukupkan kebutuhan hidupmu, itu lebih baik daripada meminta-minta kepada sesama manusia, baik mereka memberi ataupun tidak." (HR. Bukhari).

"Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata: Rasulullah Saw bersabda: Sungguh, seandainya salah seorang di antara kalian mencari kayu bakar dan memikul ikatan kayu itu, maka itu lebih baik, daripada ia meminta-minta kepada seseorang, baik orang itu memberinya ataupun tidak." (HR. Bukhari dan Muslim).

Imam as-Sarakhsi didalam Al-Mabsuth menyebutkan riwayat : Rasul saw, pernah menjabat tangan Saad bin Muadz ra. Ternyata tangannya kasar kapalan, lalu Nabi saw menanyakan hal itu. Saad menjawab "aku bekerja menggunakan kapak dan sekop untuk menafkahi keluargaku," (mandengar itu) Rasul saw mencium tangannya dan bersabda "ini adalah kedua telapak tangan yang dicintai oleh Allah SWT."

Dengan demikian orang yang bekerja juga berarti terbebas dari pengangguran, bisa menghasilkan kehormatan, jiwa yang tunduk dan pemeliharaan 'iffah (kehormatan) dari kehinaan meminta-minta. Didalam hadis diatas terdapat dorongan untuk bekerja, mencari rezeki, bekerja atau mencari rezeki dan didalamnya terdapat keutamaan dan keluhuran.

Itulah yang menjadi salah satu kebijakan politik ekonomi dalam Islam. Yaitu memenuhi kebutuhan pokok tiap individu secara sempurna dan menciptakan peluang bagi setiap orang untuk dapat bekerja agar terpenuhinya kebutuhan sekunder dan tersier. Dengan demikian hadis hadis tentang dorongan untuk bekerja itu merupakan bagian dari politik ekonomi Islam.

Wallahu'alam bish shawab.*

Tati Ristianti

Ibu rumah tangga tinggal di Bandung, Jawa Barat

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

Kamis, 14 Nov 2019 16:15

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Kamis, 14 Nov 2019 15:44

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Kamis, 14 Nov 2019 15:15

Wanita Tabarruj dan Bertingkah Laku Jahiliyah

Wanita Tabarruj dan Bertingkah Laku Jahiliyah

Kamis, 14 Nov 2019 14:47

Siswa SD Alam Ar-Rohmah Outing ke Museum Tubuh Kota Batu

Siswa SD Alam Ar-Rohmah Outing ke Museum Tubuh Kota Batu

Kamis, 14 Nov 2019 14:17

Prancis Akan Bawa Pulang 11 Tersangka Jihadis yang Ditahan di Turki

Prancis Akan Bawa Pulang 11 Tersangka Jihadis yang Ditahan di Turki

Kamis, 14 Nov 2019 12:35

Ulama Saudi yang Ditangkap Karena Menulis Surat Nasihat kepada Raja Meninggal dalam Penjara

Ulama Saudi yang Ditangkap Karena Menulis Surat Nasihat kepada Raja Meninggal dalam Penjara

Kamis, 14 Nov 2019 10:42

Siapa Baha Abu Al-Ata Komandan Jihad Islam yang Dibunuh Israel?

Siapa Baha Abu Al-Ata Komandan Jihad Islam yang Dibunuh Israel?

Kamis, 14 Nov 2019 09:45

Israel Peringatkan Hamas untuk Tidak Terlibat Membantu Jihad Islam dalam Perang

Israel Peringatkan Hamas untuk Tidak Terlibat Membantu Jihad Islam dalam Perang

Kamis, 14 Nov 2019 08:30

Ibu, Kebiasaanmu Berperan menjadi Takdir Anakmu

Ibu, Kebiasaanmu Berperan menjadi Takdir Anakmu

Rabu, 13 Nov 2019 22:00

Pejabat Deplu AS: Tahanan Islamic State di Suriah Adalah 'Bom Waktu'

Pejabat Deplu AS: Tahanan Islamic State di Suriah Adalah 'Bom Waktu'

Rabu, 13 Nov 2019 17:00

87 Ulama Muslim, Termasuk Mufti Libya, Serukan Boikot UEA

87 Ulama Muslim, Termasuk Mufti Libya, Serukan Boikot UEA

Rabu, 13 Nov 2019 15:15

Pakar PBB: Al-Shabaab Tetap Menjadi 'Ancaman Potensial' di Somalia dan Regional

Pakar PBB: Al-Shabaab Tetap Menjadi 'Ancaman Potensial' di Somalia dan Regional

Rabu, 13 Nov 2019 13:45

PKS: Pilkada Langsung Wujud Kedaulatan Rakyat

PKS: Pilkada Langsung Wujud Kedaulatan Rakyat

Rabu, 13 Nov 2019 11:01

Aktivis Uighur Sebut Cina Jalankan Lebih Banyak 'Kamp Konsentrasi' Daripada yang Diketahui Umum

Aktivis Uighur Sebut Cina Jalankan Lebih Banyak 'Kamp Konsentrasi' Daripada yang Diketahui Umum

Rabu, 13 Nov 2019 09:27

Jihad Islam, Lebih Kecil dari Hamas Tapi Miliki Kekuatan Persenjataan yang Setara

Jihad Islam, Lebih Kecil dari Hamas Tapi Miliki Kekuatan Persenjataan yang Setara

Rabu, 13 Nov 2019 08:36

MS Kaban: Tuduhan Radikal Bernuansa Islamophobia

MS Kaban: Tuduhan Radikal Bernuansa Islamophobia

Rabu, 13 Nov 2019 08:13

Serangan Israel di Gaza Telah Menewaskan Sedikitnya 10 Orang dan Melukai 40 Lainnya

Serangan Israel di Gaza Telah Menewaskan Sedikitnya 10 Orang dan Melukai 40 Lainnya

Rabu, 13 Nov 2019 07:30

Ini Tiga Pengertian Radikal Menurut Menko Polhukam Mahfud MD

Ini Tiga Pengertian Radikal Menurut Menko Polhukam Mahfud MD

Rabu, 13 Nov 2019 07:02

Cinta Rasulullah, Pasti Cinta Syariat

Cinta Rasulullah, Pasti Cinta Syariat

Rabu, 13 Nov 2019 04:36


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X