Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.080 views

Bukan Periode Menikmati

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik)

Pelantikan telah usai, sumringah wajah Presiden dan Wakil Presiden. Berhasil melewati masa berat kompetisi dan dinamikanya. Seperti biasanya mendapat ucapan selamat sana sini.

Mungkin ada cipika cipiki segala. Undangan dari berbagai kalangan, dalam dan luar negeri tak terkecuali Wapres Cina yang menunaikan apa yang dijanjikan petinggi Partai Komunis Cina yang pernah datang berkunjung menemui Presiden dan pimpinan partai, termasuk Gerindra.

Ada kawan yang pada saat pelantikan menjadi anggota parlemen menyatakan "saatnya menikmati hasil perjuangan". Nah ia beranggapan fase perjuangan itu adalah kompetisi berat untuk mendapatkan kursi. Setelah sukses hingga pelantikan ia seperti melepas kepenatan dan memandang saatnya untuk menikmati hasil.

Lupa bahwa kursi yang diduduki adalah amanah, kepercayaan, serta titipan pemilih untuk serius memperjuangan kepentingan yang diamanatkan. Pelantikan adalah saat memulai langkah kaki di arena perjuangan. Bukan waktunya untuk memulai menikmati.

Presiden Jokowi yang untuk kedua kali menjabat semestinya lebih faham. Begitu juga dengan Kyai Ma'ruf harus lebih faham lagi karena berbekal segudang dalil baik Al Qur'an, Hadits, maupun "qaul" Ulama. Pelantikan adalah momen untuk memulai.

Ucapan selamat adalah selamat memulai. Jika dimaknai menikmati, maka dijamin tidak selamat hingga akhir. Apalagi saat pertanggungjawaban kehidupan nanti. Celaka dan penyesalan yang dipastikan akan terjadi.

Merujuk firman-Nya maka keselamatan (salaamun 'alaihi) harus tiga fase , yaitu "yauma wulida" saat dilahirkan (dilantik), "yauma yamuutu" saat dimatikan (akhir jabatan) dan "yauma yub'atsu hayya" saat pertanggungjawaban akhir (akherat).

Jika berpuas diri pada ucapan selamat saat ini saja, maka bersiaplah mengakhiri dengan buruk dan diakherat nanti menerima pembalasan pedih dari Ilahi.

Dengan gencarnya menarik investasi asing, kran impor yang dibuka lebar, pelumpuhan KPK, serta memperkuat represivitas pada lawan politik, maka patut diduga fase kedua jabatan ini adalah fase menikmati. Pidato Jokowi saat pelantikan tidak memberi harapan menyenangkan dan menenangkan rakyat pada aspek ideologis. Tak ada kekhawatiran pada kapitalisme-liberalisme dan penyusupan komunisme.

Lalu ketidakjelasan arah dan kebijakan demokratisasi. Sejauh mana aspirasi rakyat dihargai yang gelisah dengan sikap otoritarian, oligarkhis, dan tindakan represif termasuk kriminalisasi.

Demikian juga aspek relijiusitas dimana umat beragama, khususnya umat Islam, semakin samar diposisikan. Terasa terus terzalimi. Korban semburan fitnah terpapar radikalisme dan intoleransi.

Sekedar berpidato tentang infrastruktur, pengembangan ekonomi, birokrasi dan regulasi investasi, serta "mimpi" peningkatan pendapatan tahun 2045, jelas semata bertumpu pada lingkup materi. Risikonya 5 tahun ke depan Pemerintahan Jokowi akan tetap berhadapan dengan kekuatan anti materialisme, anti sekularisme, pembebasan penindasan umat beragama, serta perlawanan dari kelompok pro demokrasi termasuk mahasiswa dan lingkungan akademis. Jokowi dinilai memang tidak memberi harapan dan jawaban.

Ketika 5 tahun ke belakang dipidatokan sebagai proses yang dijalankan dan janji pada 5 tahun ke depan akan bergeser pada orientasi hasil, maka hal ini semoga bukan dimaknai oleh Jokowi dan lingkarannya bahwa 5 tahun ke depan adalah periode fase menikmati. Substansi untuk itu bisa korupsi, manipulasi, atau memperbesar hutang luar negeri.

Kita sudah muak dan mual pada basa basi pidato yang tidak bernurani. Pidato yang kering dan bebas nilai. Untung saja kita pun masih memaklumi bahwa pidato itu memang dibuat bukan oleh Jokowi.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kebali Ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kebali Ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal  Melawan Covid-19

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal Melawan Covid-19

Selasa, 26 May 2020 10:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X