Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.198 views

Fatwa MUI Bukan Hukum Positif?

SIAPA yang tak kenal MUI (Majelis Ulama Indonesia), lembaga independen yang mewadahi para ulama untuk membimbing ummat Islam yang ada di Indonesia. Ulama sendiri ialah pewaris Nabi yang sudah seharusnya lantang mensyiarkan syariah (hukum Islam) dalam menghadapi segala problematika permasalahan yang muncul ditengah-tengah masyarakat.

Sejalan dengan fungsi ulama tersebut, MUI Jawa Timur megimbau ummat Islam khususnya para pejabat publik muslim untuk tidak lagi mengucapkan salam pembuka dari agama lain saat membuka acara resmi. MUI Jatim menyatakan bahwa mengucapkan salam pembuka dari semua agama yang dilakukan oleh ummat Islam itu adalah perbuatan baru yang merupakan bid’ah, mengandung nilai syubhat dan sudah sepatutnya dihindari oleh ummat Islam. Imbauan ini terdapat dalam surat edaran MUI Jatim No. 110/MUI/JTM/2019 yang ditandatangani oleh Ketua MUI Jatim KH. Abdusshomad Buchori dan Sekretaris Umum Ainul Yaqin.

Secara tegas, Ketua MUI Jatim menjelaskan bahwa dalam Islam, salam merupakan do’a, dan do’a adalah bagian yang tidak terpisahkan dari ibadah. “Sehingga kalau saya menyebut Assalamualaykum itu do,a semoga Allah SWT. memberi keselamatan kepada kamu sekalian dan itu salam umat Islam. Begitu pula pada agama lain,penyebutan salam di agama Hindu, Kristen, Buddha serta agama lainnya memiliki arti tersendiri dan merupakan do’a kepada Tuhannya masing-masing.” ujar Ketua MUI Jatim.

Kemudian imbauan ini didukung oleh MUI Pusat, Sekjen MUI Anwar Abbas menjelaskan bahwa dalam Islam setiap do’a terdapat dimensi teologis dan ibadah. Dan ummat Islam hanya diperbolehkan berdo’a dan meminta pertolongan kepada Allah semata. Apalagi UUD 1945 pasal 29 telah menjamin kita untuk beribadah dan berdo’a sesuai dengan agama dan kepercayaan yang kita anut. Alasan apalagi yang bisa menyanggah imbauan MUI Jatim ini?

 

Toleransi atau Sekulerisme?

Dikeluarkannya surat edaran MUI Jatim berkenaan dengan salam pembuka lintas agama ini pastilah menimbulkah pro kontra di ruang publik. Salah satu alasan yang populer dilontarkan untuk membantah imbauan semisal ini ialah berkenaan dengan “toleransi” dan menghargai perbedaan. Sehingga berkenaan dengan imbauan ini, Ketua MUI Jatim juga menegaskan tidak setuju apabila pengucapan salam seluruh agama sekaligus itu disebut sebagai bentuk toleransi dan upaya menghargai perbedaan. "Kaitannya dengan toleransi, kita setuju dalam perbedaan, saling menghormati, menghargai. Bukan berarti kalau orang salam nyebut semua itu wujud kerukunan. Itu perusak kepada ajaran agama tertentu," ujarnya.

Sikap kritis dan berani yang ditunjukkan oleh MUI Jatim ini patut kita apresiasi. Sebenarnya tidak hanya dalam kasus seperti ini saja, namun seluruh fatwa ulama (dalam hal ini yang dikeluarkan oleh MUI) harus kita patuhi selama fatwa-fatwa tersebut memang lahir dari aturan Islam (Syariah – bagaimana Islam memandang).

Maka sangat mengherankan apabila masih ada orang Islam yang acuh terhadap fatwa yang dikeluarkan ulama dengan anggapan bahwa fatwa tersebut bukanlah hukum positif yang bisa mengikat seluruh masyarakat. Dan mereka dengan sesuka hati tetap menjalankan apa yang menurut mereka benar selama hukum positif tidak melarangnya, yang kemudian dipercantik dengan embel-embel toleransi tadi. Seolah-olah mereka menempatkan bahwa landasan hukum positif atau hukum negara itu lebih kuat dibanding dengan fatwa ulama (yang dasarnya diambil dari hukum Islam). Mereka menganggap bahwa persoalan yang diimbau oleh ulama itu adalah pilihan individu masing-masing. Hal ini benar-benar bisa terjadi dan kita rasakan sendiri ketika kita berada di tengah-tengah masyarakat yang sekuler.

 

Berislam Masalah Individu?

Begitu sedih rasanya merasa terasing di negeri berpenduduk mayoritas muslim. Ketika kita memahami bahwa Islam adalah agama sekaligus mabda yang mengatur seluruh aspek kehidupan. Dan sebagai muslim yang beriman kita ingin taat sepenuhnya terhadap Islam. Namun disisi lain, orang muslimnya sendiri yang saat ini menganggap dan membiarkan Islam hanya bisa hadir di ranah individu semata. Disamping itu, mereka lebih takut melanggar hukum negara sekuler daripada melanggar hukum Allah? Subhanallaah..

Ingatlah firman Allah Al-Khaliq Al-Mudabbir dalam beberapa ayat Al-Qur’an:

  • “Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia pemberi keputusan yang paling baik.” (QS. Al-An’am: 57)

  • “Maka demi Rabbmu, mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (QS. An-Nisa’: 65)

  • “Dan hendaklah kamu memutuskan perkara diantara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu.” (QS. Al-Maidah: 49)

  • “Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” (QS. Al-Maidah: 50).

Apalagi yang bisa membuat kita ragu untuk mengimani seluruh hukum Pencipta kita? Semoga kita senantiasa di-istiqamahkan oleh Allah menjadi bagian pejuang agama Allah sampai Islam kembali berjaya, hukum-hukumnya diterapkan di segala aspek kehidupan, kemudian kita bisa rasakan kembali Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Aamiin.Wallahu’alam bish-shawwab.*

Lia Yunita Amalia

Koordinator Komunitas Muslimah Syantik, Bandung

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
[VIDEO] Ustaz Abdullah Hadrami Jawab Tudingan Umat Islam Anti Pancasila

[VIDEO] Ustaz Abdullah Hadrami Jawab Tudingan Umat Islam Anti Pancasila

Rabu, 15 Jul 2020 16:46

Tunisia Hukum Penjara Blogger Wanita Karena Memposting Lelucon Tentang Al-Qur'an di Facebook

Tunisia Hukum Penjara Blogger Wanita Karena Memposting Lelucon Tentang Al-Qur'an di Facebook

Rabu, 15 Jul 2020 16:15

Saudi Secara Permanen Hentikan Lisensi Penyiaran Qatar BeIN Sports

Saudi Secara Permanen Hentikan Lisensi Penyiaran Qatar BeIN Sports

Rabu, 15 Jul 2020 15:30

Hagia Sophia Akan Dibuka untuk Pengunjung di Luar Waktu Shalat

Hagia Sophia Akan Dibuka untuk Pengunjung di Luar Waktu Shalat

Rabu, 15 Jul 2020 14:45

Diduga Keluarkan Surat Jalan Joko Chandra, IPW Minta Presiden Evaluasi Kinerja Bareskrim Polri

Diduga Keluarkan Surat Jalan Joko Chandra, IPW Minta Presiden Evaluasi Kinerja Bareskrim Polri

Rabu, 15 Jul 2020 13:22

Direktur LPPOM MUI Jelaskan Biaya Sertifikasi Halal

Direktur LPPOM MUI Jelaskan Biaya Sertifikasi Halal

Rabu, 15 Jul 2020 12:29

Masa Pandemi, Pembelajaran PAUD Tak Boleh Berhenti

Masa Pandemi, Pembelajaran PAUD Tak Boleh Berhenti

Rabu, 15 Jul 2020 11:27

AHY: Partai Demokrat Siap Suarakan Perjuangan MUI

AHY: Partai Demokrat Siap Suarakan Perjuangan MUI

Rabu, 15 Jul 2020 08:31

Bantuan Sembako Diselewengkan, Legislator Desak Mensos Awasi Distribusi Bantuan hingga ke Hilir

Bantuan Sembako Diselewengkan, Legislator Desak Mensos Awasi Distribusi Bantuan hingga ke Hilir

Rabu, 15 Jul 2020 07:17

Kasus Corona Melonjak, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Strategi dan Narasi

Kasus Corona Melonjak, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Strategi dan Narasi

Rabu, 15 Jul 2020 06:17

Ide Kesetaraan, Benarkah Perempuan Teracuni Feminisme?

Ide Kesetaraan, Benarkah Perempuan Teracuni Feminisme?

Selasa, 14 Jul 2020 22:35

Turki Akan Tutup Mosaik Kristen di Hagia Sophia Selama Pelaksanaan Shalat

Turki Akan Tutup Mosaik Kristen di Hagia Sophia Selama Pelaksanaan Shalat

Selasa, 14 Jul 2020 20:55

Amnesty Sebut Lebih Dari 3000 Petugas Kesehatan Meninggal Akibat Virus Corona

Amnesty Sebut Lebih Dari 3000 Petugas Kesehatan Meninggal Akibat Virus Corona

Selasa, 14 Jul 2020 20:30

Pemberontak Syi'ah Houtsi Tangkap 157 Ibu-ibu di Yaman Dalam 2 Tahun Terakhir

Pemberontak Syi'ah Houtsi Tangkap 157 Ibu-ibu di Yaman Dalam 2 Tahun Terakhir

Selasa, 14 Jul 2020 20:00

Lebih Dari 12.000 Tentara Israel Dikarantina Karena Kemungkinan Infeksi Virus Corona

Lebih Dari 12.000 Tentara Israel Dikarantina Karena Kemungkinan Infeksi Virus Corona

Selasa, 14 Jul 2020 19:41

Adil Dong Pak, Tangkap Juga Denny Siregar

Adil Dong Pak, Tangkap Juga Denny Siregar

Selasa, 14 Jul 2020 18:15

Merindukan Tontonan Sebagai Tuntunan

Merindukan Tontonan Sebagai Tuntunan

Selasa, 14 Jul 2020 17:55

Belajar dari Hagia Sophia, Anis Matta: Turki Ingin Tunjukkan kepada Dunia sebagai Pemimpin Berdaulat

Belajar dari Hagia Sophia, Anis Matta: Turki Ingin Tunjukkan kepada Dunia sebagai Pemimpin Berdaulat

Selasa, 14 Jul 2020 16:49

[VIDEO] Awalnya PKI Tak Terang-terangan Anti Pancasila dan Anti Agama

[VIDEO] Awalnya PKI Tak Terang-terangan Anti Pancasila dan Anti Agama

Selasa, 14 Jul 2020 15:59

Tips Meraih Beasiswa Luar Negeri

Tips Meraih Beasiswa Luar Negeri

Selasa, 14 Jul 2020 11:51


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Senin, 13/07/2020 16:31

Ayasofya Camii!