Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.291 views

‘Pernikahan Massal’ ala Mendikbud

 

Oleh:

Siti Maftukhah, SE

Aktivis Muslimah Pasuruan

 

BEBERAPA menteri era Jokowi periode ini memang penuh dengan kejutan. Mereka selalu membuat gebrakan-gebrakan. Begitu juga menteri yang satu ini yaitu Mendikbud Nadhim Makarim. Setelah membuat kebijakan ‘merdeka belajar’, kini Mendikbud meluncurkan kebijakan baru yaitu memberi kebebasan kepada perguruan tinggi untuk menciptakan program studi (prodi) baru. Maka dibutuhkan ‘pernikahan massal’, yaitu kolaborasi antara universitas dan berbagai macam pihak di luar universitas untuk menciptakan program studi-program studi baru.

Syaratnya, perguruan tinggi tersebut telah berakreditasi A dan B serta sudah memiliki kerja sama dengan perusahaan berkelas dunia. Universitas dengan akreditasi A dan B tidak perlu melakukan proses perijinan untuk membuka prodi di Kementerian, tidak perlu lagi dicocokkan dengan rumpun ilmu yang mana, ketetapan yang mana, asal bisa membuktikan mereka telah melakukan kerja sama dengan dan/atau perusahaan berkelas dunia seperti PBB, Bank Dunia atau BUMN/BUMD serta top QS 100 University.

Kebijakan yang semakin menunjukkan arah pendidikan negeri ini, yaitu liberal. Bisa dibayangkan jika semua universitas diperbolehkan untuk membuat prodi-prodi baru, maka akan semakin memudahkan paham-paham liberal, sekuler bahkan komunis untuk masuk secara legal atas nama pendidikan. Padahal sejatinya para mahasiswa adalah agen perubah di tengah-tengah masyarakat. Bagaimana nasib negeri ini jika para agen perubah memiliki nilai-nilai liberal, sekuler dan komunis?

Fakta negeri ini saat dipimpin dengan ideologi sekuler (meski sebagian kalangan mengatakan bahwa kita berideologi Pancasila bukan ideologi sekuler) sebenarnya telah memperlihatkan kepada kita betapa tidak sejahtera, tidak nyaman dan tidak amannya kita. Karena negara sebagai pihak yang seharusnya mengurusi urusan masyarakat, ternyata berlepas tangan. Berbagai kebijakan tidak berpihak pada rakyat. Negara seakan tuli dan buta dengan jeritan rakyat dan kondisi rakyat. Anjing menggonggong, kafilah berlalu. Negara hanya mendengarkan apa yang menjadi kemauan para kapitalis yang sebenarnya telah merongrong dan menghancurkan bangsa ini. Karena sekuler tidak memberi tempat pada aturan Tuhan, hanya aturan manusia yang diberi tempat. Sehingga wajar jika cara pengaturan rakyat tidak memperhatikan aturan Allah sebagai Dzat yang berhak mengatur manusia (karena manusia adalah ciptaanNya).

Pendidikan dalam Islam

Islam sebagai sebuah agama sekaligus jalan hidup, telah memberikan aturan yang sempurna dan komplit terhadap semua urusan manusia. Termasuk dalam hal ini adalah pendidikan. Pendidikan dalam Islam ditujukan untuk membentuk manusia yang memiliki kepribadian Islam, menguasai pemikiran Islam dengan matang, menguasai ilmu-ilmu terapan (pengetahuan, ilmu dan teknologi), memiliki keterampilan yang tepat guna dan berdaya guna.

Kurikulum pendidikan berdasarkan pada akidah Islam yang memiliki karakteristik dalam pembentukan kepribadian Islam serta penguasaan tsaqofah Islam dan IPTEK. Sehingga pelajaran dan metodologinya disesuaikan dengannya (akidah Islam). Negara tidak akan membiarkan kurikulum pendidikan dimasuki dengan asas selain akidah Islam.

Negara sebagai satu-satunya institusi yang bertanggung jawab dalam mencerdaskan umat, akan memberikan pelayanan pendidikan kepada umatnya dengan aturan-aturan yang tak menyelisihi aturan-aturan Allah SWT. Wallahu a’lam.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Komisi I DPR Dorong Pemerintah Gratiskan Internet Selama Wabah Covid-19

Komisi I DPR Dorong Pemerintah Gratiskan Internet Selama Wabah Covid-19

Jum'at, 03 Apr 2020 08:49

Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Jum'at, 03 Apr 2020 08:23

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Jum'at, 03 Apr 2020 07:51

Memutus Mata Rantai Corona

Memutus Mata Rantai Corona

Jum'at, 03 Apr 2020 07:09

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Jum'at, 03 Apr 2020 06:31

WMI Edukasi Para Driver Ojol untuk Cegah Covid19

WMI Edukasi Para Driver Ojol untuk Cegah Covid19

Jum'at, 03 Apr 2020 06:21

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Jum'at, 03 Apr 2020 06:18

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X