Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.682 views

DPR Melecehkan Rakyat

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik dan Kebangsaan)

Luar biasa dan begitu spektakuler dalam situasi wabah corona dan bulan ramadhan ternyata DPR mengagendakan Sidang Paripurna persetujuan empat RUU sekaligus. Keempat RUU itu konten masing-masingnya mendapat perhatian serius dari masyarakat. Bukan "ecek ecek".

Kesan yang muncul dengan pengesahan tersebut adalah DPR mengentengkan atau tidak serius. Terbukti dari 575 anggota Dewan yang hadir di ruang sidang hanya 41 orang. 255 lainnya hadir secara virtual. Adapun yang absen cukup banyak 279 anggota !. Memprihatinkan karena ini Sidang untuk memutuskan hal yang penting dan strategis.

Keempat RUU itu sebutan mudahnya adalah RUU Corona, RUU Minerba, RUU HIP, dan RUU Penanggulangan Bencana. RUU HIP dan Penanggulangan Bencana disetujui sebagai RUU Inisiatif DPR. Sedangkan RUU Corona dan RUU Minerba diketuk dan disahkan sebagai Undang Undang. Semua diputuskan dalam persidangan yang terbilang singkat untuk RUU yang sebenarnya "berat".

RUU Penanggulangan Bencana berkaitan dengan suasana bencana kini. RUU HIP sarat kekhawatiran penyimpangan ideologi baik nuansa Orde Lama maupun Komunisme.

RUU Minerba dinilai menguntungkan pengusaha atau kelompok "elit". Merugikan Daerah. RUU Corona membuka pintu korupsi dan melemahkan pengawasan. Melanggar Konstitusi.

Khususnya tiga RUU "peka" dan "berbahaya" ini ironi diputuskan dalam Rapat Paripurna "darurat" dan dinilai menyederhanakan masalah yang dibahas. Bahkan diindikasikan mengabaikan kecermatan sehingga dapat dikualifikasikan tidak sah atau cacat hukum. Hanya satu Fraksi yang menolak atau keberatan. Delapan Fraksi setuju. Ambyar.

Dinilai melecehkan rakyat atas tiga hal, yaitu :

Pertama, empat RUU ditetapkan sekaligus dalam satu waktu, padahal masing masing materi memiliki bobot tersendiri yang mendapat perhatian dan pengkritisan rakyat dan bangsa Indonesia.

Kedua, menjadikan alasan covid 19 sehingga anggota yang hadir di ruang sidang sedikit hanya 41 orang. Meski secara virtual cukup banyak, apapun argumennya kehadiran secara virtual terbatas dalam penggunaan hak anggota. Host dapat menentukan buka tutup "mute" dan "unmute". Bisa sangat tak serius mengikutinya.

Ketiga, di bulan ramadhan bagi yang shaum diburu buru selesai untuk "berbuka". Bisa diduga untuk bahasan hingga pengesahan RUU tersebut dibuat sangat tergesa gesa. Tidak sehat bahkan bisa menimbulkan kesan "rekayasa".

Pelecehan pada rakyat ketika Ketua Sidang mengetuk palu meminta persetujuan dengan menyatakan "delapan fraksi setuju dan 1 fraksi menolak" lalu itu disebut "setuju". Semestinya RUU ditetapkan dengan menghitung jumlah anggota yang setuju. Bagaimana pengambilan keputusan dilakukan dengan "aklamasi" untuk fakta persidangan dimana sejumlah anggota tidak setuju ?

Rakyat disuruh "garuk kepala" mendengar permainan persidangan. Tentu tak perlu ikut ikutan menyebut "anak TK" nya Gus Dur untuk model ini. Tapi ada juga yang kesal dan berkomentar "bubarkan saja DPR". Anggota DPR harus tau bahwa rakyat banyak yang merasa kecewa.
Sandiwara di era corona.

Memang pada budaya politik pragmatis, transaksional, dan sistem Pemerintahan yang "heavy" nya pada eksekutif, parlemen semakin tak berdaya. Lebih sekedar jalan mencari aman.

Agar DPR lebih menguat haruskah sistem Presidentiel diubah menjadi sistem Parlementer ?

Biarlah masalah itu menjadi diskursus. Kini faktanya adalah DPR telah melecehkan rakyatnya sendiri. Mengetuk palu untuk empat RUU dengan senyum bahagia dan sukses menjalankan misi. Mungkin saja hatinya berteriak: "Persetan dengan rakyat" sambil terus bergumam "rakyat hanya diperlukan dan diperhatikan nanti saat Pemilu".

Bu Puan, mengetok palu mengesahkan empat RUU dalam "tempo yang sesingkat singkatnya" itu bukan prestasi, tetapi masuk dalam kategori korupsi. Korupsi waktu, korupsi aspirasi, dan korupsi demokrasi.

Kalau demikian prinsipnya, maka layak juga jika ada orang yang menyebut lembaga ini sama dengan "legislathieves". Maklum mau lebaran, ya Bu ?
Maksudnya nanti maaf maafan.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pemprov DKI Cabut Izin 12 Outlet Holywings

Pemprov DKI Cabut Izin 12 Outlet Holywings

Senin, 27 Jun 2022 21:57

Beli Minyak Goreng Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi, FPKS: Menyulitkan Rakyat

Beli Minyak Goreng Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi, FPKS: Menyulitkan Rakyat

Senin, 27 Jun 2022 21:44

Kolaborasi Bangun Kampung Wakaf Ciracas, Upaya Bangun Kemandirian Warga

Kolaborasi Bangun Kampung Wakaf Ciracas, Upaya Bangun Kemandirian Warga

Senin, 27 Jun 2022 21:37

Jumlah Anak-anak Yang Tewas Akibat Gempa Di Afghanistan Meningkat Menjadi 155 Orang

Jumlah Anak-anak Yang Tewas Akibat Gempa Di Afghanistan Meningkat Menjadi 155 Orang

Senin, 27 Jun 2022 18:45

Serangan Cyber Paksa Perusahaan Baja Terbesar Iran Berhenti Beroperasi

Serangan Cyber Paksa Perusahaan Baja Terbesar Iran Berhenti Beroperasi

Senin, 27 Jun 2022 18:00

PBB: Perang Ukraina Dapat Meningkatkan Produksi Narkoba Ilegal

PBB: Perang Ukraina Dapat Meningkatkan Produksi Narkoba Ilegal

Senin, 27 Jun 2022 17:17

Tingkah Polah Jagat Milenial dan Memburuknya Peradaban Manusia

Tingkah Polah Jagat Milenial dan Memburuknya Peradaban Manusia

Senin, 27 Jun 2022 08:05

Taliban Serukan Pemerintah Internasional Cabut Pembekuan Aset Bank Sentral Setelah Gempa Mematikan

Taliban Serukan Pemerintah Internasional Cabut Pembekuan Aset Bank Sentral Setelah Gempa Mematikan

Ahad, 26 Jun 2022 21:06

Pemimpin Hindu Kanada Dukung Pembunuhan Umat Muslim Dan Sikh Di India

Pemimpin Hindu Kanada Dukung Pembunuhan Umat Muslim Dan Sikh Di India

Ahad, 26 Jun 2022 20:35

Turki Batalkan Dakwaan Terhadap 26 Warga Saudi Yang Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Turki Batalkan Dakwaan Terhadap 26 Warga Saudi Yang Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Ahad, 26 Jun 2022 19:10

Film Lightyear dan Kampanye LGBT, Tolak!

Film Lightyear dan Kampanye LGBT, Tolak!

Ahad, 26 Jun 2022 16:36

Demokrasi Menyuburkan Oligarki

Demokrasi Menyuburkan Oligarki

Ahad, 26 Jun 2022 16:25

Kafe Eks Holywings Jualan Miras, Dewan Dakwah Bogor Minta Izin Dicabut

Kafe Eks Holywings Jualan Miras, Dewan Dakwah Bogor Minta Izin Dicabut

Sabtu, 25 Jun 2022 21:00

Kementerian Saudi: Hanya Jamaah Haji Yang Diizinkan Melakukan Umrah Antara 24 Juni Hingga 19 Juli

Kementerian Saudi: Hanya Jamaah Haji Yang Diizinkan Melakukan Umrah Antara 24 Juni Hingga 19 Juli

Sabtu, 25 Jun 2022 20:30

SITE: Afiliasi Al-Qaidah Katibat Macina Bantah Bunuh 132 Warga Sipil Di Tiga Desa Mali

SITE: Afiliasi Al-Qaidah Katibat Macina Bantah Bunuh 132 Warga Sipil Di Tiga Desa Mali

Sabtu, 25 Jun 2022 19:41

PN Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama, MUI: Merusak Martabat Manusia

PN Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama, MUI: Merusak Martabat Manusia

Sabtu, 25 Jun 2022 17:47

Luar Biasa! Suporter Sepak Bola Bangun Masjid di Ciomas

Luar Biasa! Suporter Sepak Bola Bangun Masjid di Ciomas

Sabtu, 25 Jun 2022 09:19


MUI

Must Read!
X