Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.008 views

Vampire Treatment, Kontroversi Hukum Perawatan Milennium

Oleh: Mafruhatun Nadifah 

(Mahasiswi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)

Senang dipuji adalah salah satu bentuk fitrah manusia, terutama wanita. Wanita mana yang tak suka pujian? Apalagi yang berkenaan dengan kecantikan. Mulai dari pola makan ala vegetarian hingga diet habis-habisan, mereka lakukan demi kecantikan.

Oleh karena itu, semakin bertambahnya hari, ada-ada saja brand kosmetik terbaru. Inovasi semakin beradu. Pasar kosmetik semakin maju. Promosi ini-itu. Mulai dari artis nomor satu hingga perkumpulan ibu-ibu.

Menggunakan make up memang salah satu penunjang penampilan. Namun perihal riasan tebal, siapa tahan? Lagi pula riasan itu hanya bertahan hitungan jam, berkeringat sedikit, harus touch up. Kenapa touch up diharuskan? Alasannya satu, apa ada yang mau datang terlihat menawan namun berantakan kemudian? Bukan hanya masalah make up luntur, terkadang kosmetik juga menimbulkan efek negatif bagi kulit, seperti munculnya alergi tertentu pada kulit wajah. Belum lagi perihal keriput yang kian hari semakin bertambah.

Dengan kerumitan semacam inilah, mulai ditemukan cara lain untuk tampil menawan walau tanpa riasan. Ialah dengan melakukan treatment atau perawatan. Di zaman sekarang treatment dapat dengan mudah dilakukan. Baik secara tradisional ala resep rumahan maupun secara modern dengan alat canggih kedokteran.

Namun perlu diingat, terutama akhwat, muslimah atau ibu-ibu fatayat, tidak ada larangan untuk merawat apa yang telah menjadi amanat, namun harus tetap sesuai dengan syariat. Bukan hanya dari segi manfaat yang didapat, mulai dari bahan, hingga proses perawatan pun harus dilihat.

Salah satu perawatan yang akan dibahas dalam artikel ini adalah hukum vampire treatment. Metode perawatan ini merupakan cara tampil cantik yang hype akhir-akhir ini. Bisa dilihat antusiasme kalangan artis hingga para beauty vlogger yang menjadikan vampire treatment sebagai konten di social media mereka. Akan tetapi, yang perlu diketahui dan dikaji, apakah muslimah diperbolehkan untuk melakukan treatment ini?

Sebenarnya, treatment ini bukan suatu hal yang baru dalam dunia kecantikan, salah satu artis papan atas Hollywood, Kim Kardashian telah mencicipi metode ini pada tahun 2013 (muda.kompas.id, 2017). Hanya saja mulai ramai diperbincangkan lagi ketika terunggahnya beberapa video yang seolah-olah mengajak khalayak untuk beramai-ramai melakukannya.

Lilla Nur Firli, mahasiswi Universitas Negeri Jember jurusan farmasi angkatan 2016 menyatakan bahwa vampire treatment dalam istilah medis disebut sebagai PRP (Platelet Rich Plasma) treatment karena bahan dasar yang digunakan adalah darah. Namun jangan khawatir, darah yang digunakan bukanlah sembarang darah melainkan darah dari orang itu sendiri.

Gambaran umumnya, jadi anggaplah Ny. A yang hendak melakukan vampire treatment itu donor. Setelah proses injeksi atau pengambilan darah pada bagian tertentu, kemudian darah tersebut diolah atau istilahnya disentrifugasi hingga terjadi pengendapan dan menjadi PRP. “Platelet inilah yang menjadi agen aktif untuk perbaikan kulit karena banyak mengandung growth factors”, imbuhnya.

Untuk metode atau cara pemakaian platelet sebagai bahan dasar dalam vampire treatment ini bermacam-macam. Mulai dari cara klasik seperti topical dengan menggunakan derma roller atau micro needling bahkan dengan injeksi langsung pada bagian tertentu.

“PRP Treatment sudah cukup banyak digunakan dalam bidang ortopedi dan kedokteran olahraga karena dapat mengatasi nyeri akibat cedera tendon, otot, dan tulang. Namun, di bidang kecantikan masih terbilang baru dan biasanya dipakai untuk mengobati jerawat, bekas luka dan kebotakan pada wanita serta untuk membuat kulit tampak lebih muda dan kencang”, tutur dr. Fiona Amelia MPH dalam klikdokter.com.

Akan tetapi, sebagai seorang muslimah, apakah perawatan semacam ini diperbolehkan? Berikut uraian singkatnya:

Pertama, karena berbahan dasar darah, perlu dikaji lebih mendalam mengenai hukum asal darah sehingga dapat diketahui bagaimana hukum jika menggunakannya dalam praktik tertentu.

Menurut mayorits ulama’ fiqih atau jumhur fuqaha' mulai dari mazhab Hanafiyah, Malikiyah, Shafii'yah, Hanabilah, Ibn Hazm, Ibn Taymiyyah dan sebagian ulama yang bersepakat dengan pendapat ini seperti Ibn al-'Arabi dan al-Qurtubi.berpendapat bahwa semua darah yang keluar dari tubuh manusia dihukumi najis.( al-Kasani, 1986; al-Shafi'i, 1990; al-Sharbini, 1997).

Pendapat ini bersandar pada nash al-qur’an, contohnya yaitu surat al-maidah ayat 3, an-nahl ayat 115. Allah berfirman dalam surat tersebut:

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَأَنْ تَسْتَقْسِمُوا بِالْأَزْلَامِ ۚ ذَٰلِكُمْ فِسْقٌ ۗ الْيَوْمَ يَئِسَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ دِينِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِ ۚ الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِإِثْمٍ ۙ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Terjemahannya:

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ ۖ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Terjemahannya:

“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Namun pendapat lain mengatakan bahwa darah itu tidaklah najis. Pendapat ini berdasarkan sebuah hadits riwayat Bukhari, yang disebutkan secara langsung tanpa menggunakan sanad dalam kitab shahihnya:

Al Hasan Al Bashri mengatakan,

مَا زَالَ الْمُسْلِمُونَ يُصَلُّونَ فِى جِرَاحَاتِهِمْ

“Kaum muslimin (yaitu para sahabat) bisa mengerjakan shalat dalam keadaan luka.”

Kemudian jika dikaitkan dengan hukum perawatan plasma darah bagaimana?

Bertumpu pada golongan yang menghukumi najis, maka sudah pasti hukum menggunakan metode vampire treatment adalah haram karena berasal dari sesuatu yang najis. Namun apabila berobat menggunakan darah atau sesuatu yang najis tersebut adalah keharusan (dalam keadaan darurat, tidak ada alternatif lain) maka hukumnya mubah.

Ibnu ‘Abidin berpendapat, “Boleh berobat dengan meminum kencing, darah, mengkonsumsi mayat, jika memang diberitahu oleh dokter muslim yang terpercaya dan tidak didapatkan obat mubah lainnya.” (Radd al-Muhtar ala ad-Dur al-Mukhtar)

Perlu digaris bawahi bahwa hukum mubah apabila digunakan untuk berobat dan dikarenakan tidak ada alternatif obat untuk menyembuhkan kesakitan yang dialami pasien. Contohnya mengobati patah tulang menggunakan prp karena tidak tersedia metode penyembuhan lain dan keadaan pasien harus segera mendapatkan pertolongan. Namun jika plasma darah digunakan hanya untuk mempercantik diri terlebih merubah ciptaan Sang Khalik, maka hukumnya haram. Sesuai dengan hadits riwayat muslim:

لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالنَّامِصَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ

“Allah melaknat para wanita pembuat tato dan yang meminta dibuatkan tato, para wanita yang mencukur alis mereka dan para wanita yang meminta untuk dicukur alis mereka, dan para wanita yang mengikir gigi mereka, dengan tujuan mempercantik diri mereka, serta merubah ciptaan Allah Ta’ala”. Wallahu A’lam. [syahid/voa-islam.com]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Health lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

Latest News
Polda Selidiki Penyebar Video Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

Polda Selidiki Penyebar Video Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

Rabu, 24 Oct 2018 10:41

Dekat dengan Garut, Ini Sikap Tegas FPI Tasikmalaya Atas Insiden Pembakaran Bendera Tauhid

Dekat dengan Garut, Ini Sikap Tegas FPI Tasikmalaya Atas Insiden Pembakaran Bendera Tauhid

Rabu, 24 Oct 2018 10:35

[Video] Jokowi Akhirnya 'Tumbang' Sakit di Pengungsian Donggala

[Video] Jokowi Akhirnya 'Tumbang' Sakit di Pengungsian Donggala

Rabu, 24 Oct 2018 09:20

Mengolok-Olok Agama dalam Lawakan, Dua Komika Ini Resmi Dilaporkan ke Polda Jawa Timur

Mengolok-Olok Agama dalam Lawakan, Dua Komika Ini Resmi Dilaporkan ke Polda Jawa Timur

Rabu, 24 Oct 2018 09:04

Penjaga Panji Tauhid, Kitakah Satu Diantaranya?

Penjaga Panji Tauhid, Kitakah Satu Diantaranya?

Rabu, 24 Oct 2018 08:57

Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Keras Pembakaran

Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Keras Pembakaran

Rabu, 24 Oct 2018 08:23

Panji Tauhid Jati Diri Islam, Jangan Antipati

Panji Tauhid Jati Diri Islam, Jangan Antipati

Rabu, 24 Oct 2018 07:42

Bakar yang Membakar

Bakar yang Membakar

Rabu, 24 Oct 2018 07:10

Ini Kronologis Pembakaran Bendera Tauhid di Garut,  Polisi Akan Lakukan Tindakan Hukum

Ini Kronologis Pembakaran Bendera Tauhid di Garut, Polisi Akan Lakukan Tindakan Hukum

Rabu, 24 Oct 2018 06:45

Kita Muslim, Kita Layak Marah Bendera Rasulullah Dihinakan

Kita Muslim, Kita Layak Marah Bendera Rasulullah Dihinakan

Rabu, 24 Oct 2018 06:32

Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Rabu, 24 Oct 2018 06:32

Plin-plan Menentukan Harga Premium?

Plin-plan Menentukan Harga Premium?

Rabu, 24 Oct 2018 05:04

Pembakaran Bendera Tauhid

Pembakaran Bendera Tauhid

Rabu, 24 Oct 2018 02:48

Diduga Menista Agama, IKAMI Minta Presiden Bubarkan Banser

Diduga Menista Agama, IKAMI Minta Presiden Bubarkan Banser

Selasa, 23 Oct 2018 23:59

Bakar Bendera Tauhid, Muhammadiyah: Banser Garut Harus Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Bakar Bendera Tauhid, Muhammadiyah: Banser Garut Harus Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Selasa, 23 Oct 2018 23:52

Bakar Bendera Tauhid Manifestasi Kesesatan Nalar

Bakar Bendera Tauhid Manifestasi Kesesatan Nalar

Selasa, 23 Oct 2018 23:33

Bendera Tertinggal

Bendera Tertinggal

Selasa, 23 Oct 2018 23:05

Gardah: Sebenci Itukah Banser Pada Bendera Tauhid Sampai-sampai Membakarnya?

Gardah: Sebenci Itukah Banser Pada Bendera Tauhid Sampai-sampai Membakarnya?

Selasa, 23 Oct 2018 22:50

Kalimat Tauhid Menghiasi Tahlilan

Kalimat Tauhid Menghiasi Tahlilan

Selasa, 23 Oct 2018 22:04

Laporan: Bagian Tubuh Jamal Khashoggi Ditemukan

Laporan: Bagian Tubuh Jamal Khashoggi Ditemukan

Selasa, 23 Oct 2018 21:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X