Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.914 views

ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa), Lobotomi dan Penyembuhan Ruhani

 

Oleh: Sunarti

"Tidak ada orang yang bahagia sepanjang waktu; dan tidak bisa sedih sepanjang waktu." (Mark Manson dalam buku "Everything Is Fucked : A Book About Hope")

Persoalan memang selalu menghinggapi manusia. Pun kebahagiaan juga akan silih berganti menyapa hari-hari manusia. Sayangnya, kebanyakan manusia di muka bumi enggan untuk meraih kebahagiaan yang hakiki. Sehingga wajar jika dalam hidupnya terlilit persoalan demi persoalan.

Mereka menjadikan kesenangan dunia menjadi tujuan hidup, sehingga melupakan aspek rohani yang sejati. Yaitu, menghadirkan Rabb Yang memiliki seperangkat aturan yang bisa mendatangkan kebahagiaan hakiki tersebut.

Telah jauh pula, perjalanan kehidupan dunia ini, memisahkan aturan Tuhan dalam kesehariannya. Jika pun ada pelaksanaan aturan Tuhan, hanya sebatas ritual saja. Itu pun tidak berhasil membawa kebahagiaan yang hakiki. Otak manusia telah berkarat dan tak sehat dalam sistem sekarat.

Munculnya berbagai persoalan tersebut berefek buruk pada kesehatan jiwa manusia. Secara umum, gangguan jiwa dialami seperti depresi, histeria hingga schizophrenia.

Memang kecanggihan teknologi dalam bidang kesehatan semakin menjamur di belahan bumi. Akan tetapi, kecerdasan berpikir justru mengalami kemunduran yang jauh tak terperi. Akibatnya, tindakan medis pun, tidak membuahkan hasil sesuai yang diharapkan.

Seperti yang terjadi sejak abad kedua puluh. Terobosan signifikan dalam ilmu psikobedah dilakukan oleh ahli saraf Portugal Egas Moniz, yang pada pertengahan 1930-an mengembangkan operasi yang dikenal sebagai leukotomi.

Penanganan pada Pasien ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa)

Praktik psikobedah, dengan lobotomi, juga disebut bedah saraf untuk gangguan mental, adalah bedah saraf untuk perawatan gangguan mental. Psikobedah selalu menjadi bidang medis yang kontroversial. Terlepas dari pemberian penghargaan Nobel kepada Moniz pada tahun 1949, penggunaan psikobedah menurun selama tahun 1950-an.

Pada tahun 1970-an jenis operasi yang diusung Freeman-Watt sangat jarang dipraktekan, tetapi bentuk-bentuk lain dari bedah saraf tersebut digunakan. Beberapa negara telah meninggalkan psikobedah sama sekali; misalnya Amerika Serikat dan Inggris, praktik ini hanya digunakan pada sebagian kecil orang dengan depresi atau gangguan obsesif-kompulsif (OCD)-(wikipedia.or.id).

Lobotomi adalah operasi pembedahan otak bagi pasien gangguan jiwa seperti skizofrenia, depresi, gangguan bipolar, dan PTSD. Tujuan dilakukannya melakukan adalah “menenangkan” pasien gangguan jiwa dengan cara merusak atau memotong jaringan-jaringan otak dalam lobus prefrontal, letaknya di bagian depan.

Tenaga ahli di Barat kala itu menganggap gangguan jiwa disebabkan oleh emosi dan reaksi seseorang yang berlebihan. Maka, memotong jaringan-jaringan lobus prefrontal otak diharapkan mampu menghilangkan “kelebihan” emosi dan reaksi tersebut. Dengan begitu, pasien pun jadi lebih tenang dan mudah dikendalikan.

Lobotomi dilakukan dengan cara melubangi tulang tengkorak pasien di bagian depan. Dari lubang tersebut, dokter menyuntikkan cairan etanol untuk menghancurkan serat-serat dalam lobus prefrontal. Serat-serat inilah yang menghubungkan lobus prefrontal dengan bagian otak lainnya. 

Namun, semua menunjukkan hasil yang dominan merugikan pasien. Alih-alih, pasien sembuh, justru pasien mengalami penurunan daya ingat yang permanen. Ibarat mayat hidup yang sudah tidak memiliki kemampuan bicara, berkoordinasi, berpikir, dan merasakan emosi. Akibat lobus prefrontal mereka telah dirusak. Padahal lobus inilah yang bertanggung jawab atas fungsi eksekutif otak dan banyak pasien meninggal dunia akibat perdarahan otak hebat.

Pengobatan sadis frontal lobotomi kian ditinggalkan. Prosedur lobotomi akhirnya diberhentikan dan dilarang dipraktikkan, pada akhir 1980-an. Di sisi lain, pengobatan terhadap gangguan jiwa dengan obat-obatan mulai dikembangkan, sejak 1950-an. Pengobatan inilah akhirnya berhasil menggeser praktik sadis lobotomi.

Obat-obatan antidepresan atau antipsikotik, terapi konseling, atau kombinasi keduanya digunakan pada pasien ODGJ pada saat ini. Pengobatan ini lebih efektif untuk mengendalikan gejala-gejala gangguan jiwa sekaligus meningkatkan kualitas hidup ODGJ (wikipedia.or.id)

Sistem Islam Menjaga Akal Manusia

Seluruh manusia memang memiliki harapan. Pastinya harapan untuk hidup bahagia. Sementara untuk menggapai harapan itu, manusia membutuhkan aktivitas untuk mewujudkannya (ikhtiar). Dan hasil atas upaya itu kadang kala tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan kadang begitu menyakitkan, sehingga menimbulkan kekesalan hingga putus asa. Kadang pula membahagiakan baginya sehingga dirasakan nikmat atasnya. Di titik hasil inilah, Qadha' Allah sebagai satu-satunya keyakinan yang kuat menghadapi kenyataan yang menyakitkan ataupun menyenangkan.

Bagi individu lemah iman dari sinilah, munculnya berbagai macam persoalan psikologis. Maka, keluarga dan lingkungan turut andil memperburuk atau sebaliknya bisa mengatasi hal-hal tersebut. Dan yang tak kalah penting adalah penerapan sistem dalam sebuah negara akan menambah baik dan buruknya tingkat kewarasan masyarakat.

Allah menurunkan seperangkat aturan yang sudah sesuai dengan akal manusia. Kesehatan raga maupun mental pun, diatur dalam sistem dari Sang Maha Sempurna. Tidak ada kecacatan, karena merupakan sistem dari Sang Maha Pencipta. Yang menciptakan manusia dengan segala kelebihan dan kekurangannya; serta seluk-beluk fisiologis fisik dan kemampuan akalnya.

Dalam Islam ada hukum terhadap persoalan yang menyangkut kesehatan akal. Seperti pelarangan terhadap segala sesuatu yang menimbulkan rusaknya akal. Baik berupa larangan khamr, larangan hal-hal yang merangsang otak ke arah negatif perilaku (musyr negatif) ataupun hal-hal yang mempengaruhi kesehatan jiwa. Hal yang mendorong rusaknya akal akan dihilangkan.

Keseharian kehidupan akan diisi dengan individu yang terus mengamalkan ketaatan kepada Allah. Harapan besar seorang muslim, bukan pada "mengejar dunia," akan tetapi dunia sebagai wasilah dalam meraih ridhaNya. Agar seluruh aktivitas yang dilakukan tidak mendatangkan keputusasaan jika mengalami hal buruk dan tidak sesuai harapan. Demikian pula sebaliknya, jiwa taat, akan menghadirkan kebahagiaan atas ridhaNya itu, sebagai standar hidupnya. Sehingga, bisa bersyukur atas apapun yang menimpanya. Berserah diri dalam ketaatan kepada Rabbnya.

Kemudian, lingkungan yang kondusif untuk istiqamah dalam ketaatan tersebut. Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan jiwa, merawat yang memang telah mengalami gangguan kejiwaan, serta memotivasi untuk selalu berada dalam koridor hukumNya. Majelis-majelis ilmu sebagai siraman rohani akan selalu mengalir setiap saat sebagai penjaga, obat dan makanan kejiwaan.

Dalam ranah negara, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), tidak seharusnya dilakukan frontal lobotomi. Secara fakta, cara ini tidaklah cukup efektif. Penyebuhan secara pengobatan medis dan spiritual akan diupayakan maksimal.

Perkembangan teknologi dan obat-obatan akan terus dilakukan oleh negara, guna kepentingan masyarakat secara keseluruhan. Kesehatan menjadi prioritas tanggung jawab negara sebagai bpayung terhadap kesehatan seluruh warga negara. Sehat secara fisik dan rohani menjadi kepentingan bersama, individu, masyarakat dan negara. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Health lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Kamis, 02 Dec 2021 15:21

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Kamis, 02 Dec 2021 15:03

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Kamis, 02 Dec 2021 12:24

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Kamis, 02 Dec 2021 12:15

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Kamis, 02 Dec 2021 10:27

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Kamis, 02 Dec 2021 02:14

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Rabu, 01 Dec 2021 23:07

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Rabu, 01 Dec 2021 22:27

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Rabu, 01 Dec 2021 19:26

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Rabu, 01 Dec 2021 19:12

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

Rabu, 01 Dec 2021 18:55

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Rabu, 01 Dec 2021 18:32

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Rabu, 01 Dec 2021 18:04

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Rabu, 01 Dec 2021 16:29

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Rabu, 01 Dec 2021 15:34

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Rabu, 01 Dec 2021 14:52

Pengadilan Libya Keluarkan Penglima Pemberontak Khalifa Haftar Dari Pencalonan Pilpres

Pengadilan Libya Keluarkan Penglima Pemberontak Khalifa Haftar Dari Pencalonan Pilpres

Rabu, 01 Dec 2021 14:45

Dari Guru yang Alim dan Uswah Hasanah, Lahirlah Para Ulama dan Generasi Khairu Ummah

Dari Guru yang Alim dan Uswah Hasanah, Lahirlah Para Ulama dan Generasi Khairu Ummah

Rabu, 01 Dec 2021 14:27

Arab Saudi Buka Bagian Konsuler Di Kedutaan Mereka Di Kabul

Arab Saudi Buka Bagian Konsuler Di Kedutaan Mereka Di Kabul

Rabu, 01 Dec 2021 14:00

Siapkan Kader, PP PERSIS Bekali Kafilah Du'at Angkatan XI

Siapkan Kader, PP PERSIS Bekali Kafilah Du'at Angkatan XI

Rabu, 01 Dec 2021 13:22


MUI

Must Read!
X