Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.160 views

Adnan Buyung: Tebar Somasi, SBY Melakukan Tindakan Otoriter

JAKARTA (voa-islam.com) - Tak lama berselang setelah Tim Pembela Keluarga Susilo Bambang Yudhoyono dibentuk, kini beberapa pihak mulai di somasi oleh tim pengacara SBY. 

Tugas perdana Tim kuasa hukum keluarga Susilo Bambang Yudhoyono, Palmer and Associate mensomasi tulisan salah satu loyalis Anas Urbaningrum, Sri Mulyono. Dia siap menghadapi somasi Presiden RI tersebut.

Sri Mulyono mengaku telah menerima surat somasi tersebut. Surat itu dialamatkan langsung ke kediaman Anas Urbaningrum atau Rumah Pergerakan Indonesia, Jalan Teluk Langsa Raya C9 No.1 Kavling AL Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dalam Kop surat itu, tertulis "Tim Advokat & Konsultan Hukum Presiden RI Dr. H.Susilo Bambang Yudhoyono & Keluarga".

"Sebagai penulis, saya siap mempertanggungjawabkan hasil karya tulis saya sampai kemanapun dan kapanpun, serta harus berhadapan dengan siapapun termasuk Presiden RI," kata Sri Mulyono, Rabu (25/12/2013).

Tulisan Sri Mulyono yang digugat berjudul “Anas: Kejarlah Daku Kau Terungkap”. Tulisan ini diunggahnya melalui media Kompasiana. Sri Mulyono mengaku siap berdebat dengan tim ketua umum DPP Partai Demokrat tersebut. Termasuk kalau SBY membawa masalah ini ke pengadilan.

"Tentunya yang saya inginkan pertama kali adalah debat ilmiah walaupun saya juga siap jika 'dimejahijaukan'," imbuh Sri Mulyono aktor dibelakang terbentuknya Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) kubu Anas Urbaningrum.

Pihak lain yang sudah 'ditebarkan' somasi adalah teknokrat Rizal Ramli. 

Para aktivis menilai tebar somasi sebagai bentuk otoriterisme, itu Orbarian karakternya. ‘’SBY tanpa sadar menjadi seorang otoriter, tindakan SBY akan dinila otoriter,’’ kata mantan  anggota Wantimpres Dr Adnan Buyung Nasution.

Kriminalisasi oleh istana SBY terhadap tokoh oposisi ini memang tindakan gegabah di era demokrasi, namun nampaknya para pengacara itu berhasil meyakinkan SBY untuk mengambil langkah dramatis yang justru mengundang antipati rakyat pada SBY dan keluarganya karena kriminalisasi adalah inkonsistensi terhadap koreksi dari civil society dan media massa.

Kini rencana pengacara istana untuk melakukan kriminalisasi atas RRI ini sudah beredar di ruang publik, meski tindakan tersebut bersifat negatif dan kontraproduktif yang merugikan bagi SBY dan advokatnya.

Skandal Century jelas merugikan negara, menurut BPK negara dirugikan Rp7,4 trilyun, lalu Boediono melepas tanggung jawab kepada anakbuahnya, lantas SBY membentengi Boediono dengan sedemikian rupa, termasuk rencana somasi sebagai kriminalisasi oleh pengacara SBY terhadap para tokoh yang berseberangan, termasuk Rizal Ramli

"Somasi itu akan menguntungkan publik. Sebab nanti akan terbuka secara transparan dimana posisi SBY dan Boediono saat pencalonan sebagai capres dan cawapres tahun 2009," ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane kepada pers (Selasa, 24/12).

Neta mengatakan pilihan menjadikan Boediono sebagai cawapres SBY secara tiba-tiba jelang Pemilu 2009 memang cukup aneh dan menimbulkan tanya. Boediono bukanlah kader Partai Demokrat dan tidak masuk daftar sembilan Cawapres yang diumumkan SBY, namun kemudian dialah yang diusung jadi cawapres SBY. Ada apa di balik keanehan dan keganjilan terpilihnya Boediono secara mendadak untuk berduet dengan SBY ini?

"Pertanyaannya, mengapa Boediono tiba-tiba menjadi cawapres SBY, padahal sebelumnya tidak pernah muncul? Ada apa di balik ini semua? Lalu, apa peran dan kontribusi konkrit Boediono dalam pencalonan pilpres 2009? Semuanya harus dibuka terang benderang di ruang publik jika kriminalisasi atas Rizal Ramli dilakukan kubu istana, sebab korbannya adalah Rizal Ramli, mantan menko ekuin dan demonstran mahasiswa ITB yang menentang kebijakan Orde Baru," imbuh aktivis ITB 1977/78 Ir S. Indro Cahyono. Kriminalisasi itu jelas blunder bagi Cikeas, namun mungkin Cikeas justru merasa lega, puas dan sangat puas ?

Sri Mulyono Melawan Somasi SBY

Sri Mulyono disomasi Presiden RI” atas Tulisan “Anas: Kejarlah Daku Kau Terungkap,” demikian ungkapan Sri Mulyono.

Aktor di Perhimpunan Pergerakan Indonesia itu kubu Anas Urbaningrum itu Mulyono memang menjadi aktor yang konsisten dan cerdas, menulis artikel dan opini  sebagai pembelajaran dan refleksi sosial. Apakah dia salah? Sebagai warga negara, Mulyono dan semua warga berhak menulis dan bersuara.

Namun kini dia disomasi. Apakah NKRI jadi Republik Somasi?

Headline

Sri Mulyono menulis demikian, lugas dan terbuka,  akibat somasi  advokat Pak SBY ini, membuat Rima dan media lain  was-was atas masa depan kebebasan asasi di Indonesia:

Admin Kompasiana terus terang saja saya bingung harus diposting kemana surat saya ini? akhirnya saya posting di rubrik politik (hukum), maaf kalau salah kamar.  Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada Admin Kompasiana (kompas.com) yang telah memberikan kesempatan kepada “Warga Biasa” untuk menyalurkan pikiran pikiran, ungkapan rasa, karya ilmiah, karya sastra, laporan dan lain lain dalam media sosial yang cukup merakyat dan  terbuka ini.

Media Sosial warga biasa yang  insyaAllah sangat berguna  dalam proses pembangunan karakter bangsa. Dan sungguh luar biasa ternyata Bapak Presiden RI dan Keluarga cukup rigit memberikan perhatianya terhadap Kompasiana, terbukti dengan “di-somasi-nya” tulisan saya berjudul “Anas: Kejarlah Daku Kau Terungkap” ketika saya bertemu dengan PALMER n Associate pengacara “Presiden RI dan Keluarga” dalam acara di Metro TV hari Selasa, 24 Des . 2013, beliau mengatakan bahwa  27 Tulisan saya mendapat perhatian khusus dan untuk itu sang pengacara melayangkan  somasi sampai dua kali.  saya adalah orang pertama yang mendapatkan somasi dari Presiden RI. Tentunya saya merasa tersanjung dan sangat bangga Tulisan saya dibaca dan dicermati oleh Bapak Presiden SBY dan keluarga.

Sayangnya Pengacara Palmer, tidak menyertakan surat kuasa dari Presiden RI atau surat kuasa dari  DR.H. Susilo Bambang Yudhoyono dalam surat somasinya. Akhirnya saya anggap itu surat cinta yang kesasar , “Alamat Palsu” kata Ayu Ting-Ting.  Sebagai penulis, saya siap mempertanggungjawabkan hasil karya Tulisan saya sampai kemanapun dan kapanpun, serta harus berhadapan dengan siapapun termasuk Presiden RI. Tentunya yang saya inginkan pertama kali adalah debat ilmiah walaupun saya juga siap jika “dimeja hijaukan”.

Kompasiana “Etalase Warga Biasa”   istilah om “Pepih Nugraha” sang perintis, Penggerak dan sekarang Bos nya Kompasiana. Sebagai Warga Biasa Saya minta Ijin kepada Admin Kompasiana bahwa saya akan terus menulis,” tulisan warga biasa” ….

Kepada sahabat sahabat super hebat Kompasiana, ayo terus menulis dan saling bersinergi demi Indonesia yang lebih baik. Hidup Kompasiana, makin besar dan besar,… Salam Pergerakan. Sri Mulyono

[rima/rina/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Kamis, 13 May 2021 18:15

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Kamis, 13 May 2021 17:45

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Kamis, 13 May 2021 17:21

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Kamis, 13 May 2021 10:19

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Kamis, 13 May 2021 10:09

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Rabu, 12 May 2021 21:25

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 21:10

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 20:46

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Rabu, 12 May 2021 20:34

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rabu, 12 May 2021 18:32

Khutbah Idul Fitri: Lebaran dengan Covid-19

Khutbah Idul Fitri: Lebaran dengan Covid-19

Rabu, 12 May 2021 18:28

Fahri Hamzah Menyeru Presiden Bantu Hentikan Agresi Israel terhadap Rakyat Palestina

Fahri Hamzah Menyeru Presiden Bantu Hentikan Agresi Israel terhadap Rakyat Palestina

Rabu, 12 May 2021 18:18

KIBBM: Penyerangan Zionis Israel kepada Masjid Al-Aqsha Mencoreng Perdamaian Dunia

KIBBM: Penyerangan Zionis Israel kepada Masjid Al-Aqsha Mencoreng Perdamaian Dunia

Rabu, 12 May 2021 18:01

Putusan MA Bak Oase di Tengah Kering-Kerontangnya Rasa Keadilan

Putusan MA Bak Oase di Tengah Kering-Kerontangnya Rasa Keadilan

Rabu, 12 May 2021 16:30

Catatan 100 Hari Kapolri: Minim Perbaikan dan Melanggengkan Kekerasan

Catatan 100 Hari Kapolri: Minim Perbaikan dan Melanggengkan Kekerasan

Rabu, 12 May 2021 15:12

Mathla’ul Anwar Berduka Atas Wafatnya KH Tengku Zulkarnaen

Mathla’ul Anwar Berduka Atas Wafatnya KH Tengku Zulkarnaen

Rabu, 12 May 2021 15:00

Mudik Bukan Pergerakan Teroris Tapi Kebahagiaan Rakyat

Mudik Bukan Pergerakan Teroris Tapi Kebahagiaan Rakyat

Rabu, 12 May 2021 12:36

Tes Wawasan Kebangsaan dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Tes Wawasan Kebangsaan dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Rabu, 12 May 2021 12:09

Tatkala Jalan Tikus pun Ditutup

Tatkala Jalan Tikus pun Ditutup

Rabu, 12 May 2021 11:26

Pelajar Kabupaten Bekasi Berbagi 50 Paket Sembako

Pelajar Kabupaten Bekasi Berbagi 50 Paket Sembako

Rabu, 12 May 2021 10:38


MUI

Must Read!
X