Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
60.869 views

Jokowi Tunjuk Antek Yahudi Jacob Soetoyo & Ferry Mursyidan Baldan Jadi Menteri?

JAKARTA (voa-islam.com) - Astagfirullah, Jacob Soetoyo akan dapat jatah kursi menteri yang 'Basah' jika Jokowi menjadi Presiden. Pasalnya ia akan membela mati-matian tuannya agar umat Islam semakin termarjinalkan kepentingan Katholik dan Protestan yang diwakili James Riadi dari Group Lippo.

Jatah Menteri Pertambangan akan dberikan kepada Jacob Soetoyo. Hal ini sebagai imbalan Jacob Soetoyo terhadap keberhasilan lobi dengan Vatikan, As dan Singapura. Jacob juga mewakili usur Katolik yang dinilai akan bisa membantu Jokowi untuk lobi-lobi internasional karena Jacob berasal dari CSIS yang sudah mahir.

Fery Mursyidan Badan adalah antek zionis, ia dekat dengan kelompok lobi zionis israel. Agen Zionis di Nasdem?

"Tokoh-tokoh tersebut patut dicermati tindak-tanduknya karena telah jelas-jelas melakukan manuver berbahaya dalam tingkah polahnya. Jika tidak ingin disebut sebagai agen Zionis di Indonesia dia harus memberikan bukti yang meyakinkan bahwa dia bukanlah antek-antek zionis," papar Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Bachtiar Nasir , Kamis (3/5/2012).

Ustadz Bactiar Nasir pun mengingatkan agar publik harus berhati-hati saat berinteraksi dengan orang-orang tersebut. Salah satu tokoh yang kedapatan hadir, Ferry Mursyidan Baldan.

Acara yang digelar pada Kamis (26/4) kemarin digelar dengan tajuk “Celebrating 64 Years of Independence” (Perayaan 64 Tahun Kemerdekaan), padahal acara tersebut lebih condong pada “Perayaan 64 Tahun Penjajahan (terhadap Palestina).”

Tak kurang dari ratusan hadirin datang ke acara tersebut, dan masya Allah… Ada 10 warga Indonesia yang mendatangi perayaan hari pertama israel laknatullah menjajah Palestina.

Diantara mereka yang hadir adalah politikus partai Nasional Demokrat (NasDem), Ferry Mursyidan Baldan beserta istri, dua mantan pemuda Islam, dan dua orang dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN).

israel, dalam kapasitasnya sebagai negara penjajah, dengan sangat percaya diri mengadakan acara perayaan tersebut sementara di saat yang bersamaan, umat Islam di Palestina terus-menerus meradang dengan kekejian dan kebiadaban tentara teroris israel laknatullah.

Maka tak heran jika kemudian kehadiran 10 nama warga Indonesia yang menghadiri acara tersebut menuai banyak kritikan, kecaman, dan ancaman. Berikut adalah kumpulan komentar terhadap 10 orang tersebut!

Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII), yang diwakili oleh ketua umumnya, Ustadz Syuhada Bahri mengatakan bahwa mereka adalah pembangkang.

"Mereka yang datang ke undangan Israel itu orang-orang yang membangkang pada pemerintah atau bisa disebut simpatisan Israel," cetus Ketua Dewan Dakwah Islam Indonesia Syuhada Bahri, Senin (30/4).

"Di tengah kondisi negara yang kacau balau dan menderita, semestinya para politisi dan pengusaha tadi tidak berbuat sesuatu yang melahirkan kegoncangan di dalam negeri,"ujar Ustadz Syuhada.

Rabithah Thaliban Aceh (RTA), yang diwakili oleh Ketua Departement Riset dan Pengembangan Organisasi RTA, Ustadz Teuku Zulkhairi, menyatakan kecaman keras terhadap Ferry Musyidan Baldan yang berstatus warga Aceh, namun loyal terhadap zionis israel laknatullah.

“Kami menuntut Ferry Mursidan Baldan meminta maaf atas apa yang telah dilakukannya. Karena secara tidak langsung Ferry Mursidan Baldan telah melawan negara dan menginjak-injak perasaan umat Islam sedunia yang marah atas penjajahan Israel atas Palestina,” kata Ustadz Zulkhairi.

Bahkan Ustadz Zulkhairi, atas nama RTA, akan mengkategorikan Ferry Mursyidan Baldan sebagai musuh umat Islam dan NKRI.

“Jika dia tidak meminta maaf, seterusnya kami akan mengkategorikan dia sebagai salah satu tokoh Aceh yang mendukung eksistensi penjajahan Israel atas Palestina dan akan menjadi musuh kami dan musuh NKRI,” kata Ustadz Zulkhairi.

“Apa maunya dia? Apakah dia tidak tahu kekejian Israel atas bangsa Palestina sehingga nekat mencari muka dari Israel dengan dalih dia menghadiri acara itu karena memenuhi undangan?” tutup Ustadz Zulkhairi dalam press rilisnya.

Ustadz Ferry Nur, ketua Komite Indonesia Untuk Solidaritas Palestina (KISPA), menyebut 10 warga Indonesia yang menghadiri acara tersebut sebagai orang yang tidak punya malu.

“Itu gambaran dari orang yang tidak punya malu. Saat bersamaan saudara-saudara mereka yang beriman dibunuh dan di zholimi zionis, mereka malah dengan relanya berjabat tangan menghadiri undangan HUT Israel,” ujar Ustadz Ferry Nur.

Lebih lanjut beliau menyeru kepada seluruh umat Islam yang peduli terhadap kemerdekaan Palestina dari penjajahan israel laknatullah untuk berhati-hati dan waspada terhadap manuver-manuver antek-antek zionis di Indonesia.

“Dengan adanya kejadian ini, kepada aktivis Pro Palestina merdeka agar lebih berhati-hati dan waspada dengan gerakan antek-antek zionis yang sudah makin mewujudkan identitasnya dalam berbagai keinginan-keinginan mereka, terutama dengan tanda kutip perayaan “HUT Israel.” “Sangat mengusik perasaan bangsa Indonesia yang selama ini sangat konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan anti terhadap segala bentuk penjajahan, khususnya penjajahan yang dilakukan Israel terhadap bangsa Palestina,” jelasnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustadz Amidhan menyebut bahwa 10 warga Indonesia yang mendatangi acara tersebut berarti telah berkhianat terhadap Indonesia, lebih-lebih umat Islam di seluruh dunia.

"Itu mengkhianati sikap kita yang tidak mengakui Israel. Itu tentu melukai hati rakyat Palestina dan negara lain yang mendukung kemerdekaan Palestina. Karena di dalam konstitusi kita tak mendukung penjajahan. Nah Israel kan sampai sekarang masih menjajah Palestina,” kata Ustadz Amidhan.

Pengamat politik Universitas Indonesia, Iberamsjah, menilai sikap 10 warga Indonesia yang menghadiri perayaan HUT Israel sebagai ulah yang melukai perasaan umat Islam.

Kita semua tahu tindakan Israel terhadap umat Islam di Palestina khususnya tak bisa ditolerir, tindakan Israel yang tidak terpuji. Harus dan pantas dicurigai hubungan antara Partai Nasdem dengan Israel. Jangan-jangan biaya yang digunakan oleh Partai Nasdem selama ini berasal dari bankir-bankir Yahudi Israel, karena Partai Nasdem ini termasuk partai yang memiliki biaya besar dan tempo yang cepat,” tutur Iberamsjah.

Ada pula Kiai Hasyim Muzadi, salah satu tokoh kharismatik Nahdatul Ulama (NU) ini justru secara tegas berani menolak memenuhi undangan Kedubes Israel di Singapura untuk mendatangi perayaan “HUT Israel” tersebut.

“Saya juga dapat undangan untuk datang ke perayaan itu, tapi saya tidak datang. Jika memenuhi undangan berarti bertentangan dengan kepentingan kaum muslimin dan mukaddimah UUD 1945 yang anti penjajahan,” ujar beliau. Wallahu’alam bish shawwab.

Perang puputan antara asing, aseng & antek Yahudi akan menunggangi kubu Jokowi-JK. Akankah umat Islam ridha dengan kondisi demikian? [adivammar/almukminun/voa-islam.com]

Astagfirullah, Jacob Soetoyo Dapat Jatah Kursi 'Basah'

Dari kubu muda Projo ada nama Pramono Anung, ahli pertambangan. Tapi jatah Menteri Pertambangan akan dberikan kepada Jacob Soetoyo.

Hal ini sebagai imbalan Jacob Soetoyo terhadap keberhasilan lobi dengan Vatikan, As dan Singapura. Jacob juga mewakili usur Katolik yang dinilai akan bisa membantu Jokowi untuk lobi-lobi internasional karena Jacob berasal dari CSIS yang sudah mahir.

Dari kubu Puan Maharani dimunculkan: Tjahyo Kumolo, Efendi Simbolan dan Arif Budimanta. Ini membuat dahi Jokowi berkerut. Kenapa?

Tjahyo yang pernah aktif di GMNI dan KNPI akan ditempatkan sebagai Mempora. Tjahyo juga aktif di Ikatan Motor Indonesia (IMI). Arif Budimanta dipertimbangkan di pos ekonomi karena lama di DPR mengurus itu. Tapi karena latar belakangkangnya lingkungan, Mega dan Jokowi kemungkinkan akan menempatkan di pos meneteri KLH atau PDT.

Dari kubu Projo, dalam pertemuan tersebut juga disebut-sebut nama Eva Kusumandari dan Budiman Soejatmiko. Posisi BNP2TKI dikabarkan akan diberikan kepa Eva K. Tapi perdebatan masih alot karena PKB juga mengincar posisi itu.

Nah, Budiman S ini mewakili dari kubu Kiri. Karena hobinya menonton peragaan busana, ia menjadi kandidat kuat Menparekraf. Budiman juga jago membuat pidato dan orasi, tapi lemah dalam administratif. Jadi dia juga bisa ditempatkan sebagai staf khusus.

Membahas pos-pos menteri dari non partai seperti NU, Muhamaddiyah dan LSM yang juga mendukung Jokowi juga dikabarkan alot.

NU mengajukan untuk posisi menteri agama. Kabarnya Muhammad As'ad, mantan wakil ketua BIN dijaman Hendropriyono, ditempatkan untuk posisi Menteri Agama karena beliau dari NU.

Untuk Muhamadiyah Mega dan Jokowi setuju untuk jatah menteri Pendidikan. Tapi keduanya tak sreg dengan Din Syamsudin. Maka nama yang dipilih adalah Muhajir Effendi, rektor UMM. Ia kader Malik Fajar dan dikenal liberal.

Muhajir memang dikenal liberal. Didepan publik ia pernah menyatakan hanya PKI n Masyumi yang gak pernah korupsi. Mega dan Jokowi juga ingin menempatkan Todung Mulya Lubis sebagai Menteri Luar Negeri. Pertimbangannya Todung aktivis HAM.

Sebagai Menlu, Todung diharapkan bisa menjawab persoalan HAM dijaman Mega seperti Darurat Militer Aceh sampai terbunuhnya Munir.

Kursi Apa yang Diincar Goenawan Mohamad?

Nah, mana Goenawan Mohamad juga masuk dalam pembicaraan krusial bagi-bagi kue tersebut. Goenawan dianggap mewakili golongan pers. Goenawan akan ditempatkan jadi Menkoinfo. Tapi perdebatan berlangsung alot karena GM dianggap sebagai pendukung SBY Boediono.

Sampai rapat berakhir posisi GM masih digantung. Hari semakin mendekati dini hari, negosisasi masih belum final. Akan terus dibicarakan sembari pilpres berlangsung. Perdebatan di internal partai masih akan alot.

Mega memberikan peringatan: Kalau ente mau jatah menteri aman, bekerja keraslah utk kemenangan Jokowi.

Mega dengan keras menyatakan: "Klu ada nama yang sudah masuk tadi gak kerja keras untuk kemenangan Jokowi, gue gak segan-segan mencoretnya."

Naudzubillah, MASIHKAH ANDA PERCAYA KEPADA JOKOWI...?? [md/jamesbondeso/voa-islam.com]

- See more at: http://www.voa-islam.com/read/intelligent/2014/05/21/30505/kata-siapa-tidak-ada-bagibagi-jatah-menteri-di-jokowi-siapkan-rp10-t-untuk-wapres/#sthash.tYBji6Ym.dpuf

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Rapat dengan Baznas, Bukhori Usul Kurangi Pungutan Pajak Demi Kerek Potensi Zakat

Rapat dengan Baznas, Bukhori Usul Kurangi Pungutan Pajak Demi Kerek Potensi Zakat

Selasa, 15 Jun 2021 11:01

Pembunuh 4 Keluarga Muslim Di Ontario Kanada Didakwa Dengan Tindak Pidana Terorisme

Pembunuh 4 Keluarga Muslim Di Ontario Kanada Didakwa Dengan Tindak Pidana Terorisme

Selasa, 15 Jun 2021 10:23

Pajak, Tanda Hidup Belum Berkah

Pajak, Tanda Hidup Belum Berkah

Selasa, 15 Jun 2021 10:06

Soal Haji, Mari Cari Solusi

Soal Haji, Mari Cari Solusi

Selasa, 15 Jun 2021 07:43

Iseng Membaca Zodiak Dalam Islam, Bolehkah?

Iseng Membaca Zodiak Dalam Islam, Bolehkah?

Senin, 14 Jun 2021 20:23

Islam adalah Agama Sosial

Islam adalah Agama Sosial

Senin, 14 Jun 2021 20:15

Saudi Izinkan Wanita Tanpa Mahram Untuk Mendaptar Haji Untuk Tahun Ini

Saudi Izinkan Wanita Tanpa Mahram Untuk Mendaptar Haji Untuk Tahun Ini

Senin, 14 Jun 2021 17:05

IRC Kutuk Serangan Mematikan Terhadap Rumah Sakit Di Afrin Yang Menewaskan Belasan Warga Sipil

IRC Kutuk Serangan Mematikan Terhadap Rumah Sakit Di Afrin Yang Menewaskan Belasan Warga Sipil

Senin, 14 Jun 2021 13:35

Taliban: Keamanan Bandara Dan Kedutaan Tanggung Jawab Orang Afghanistan

Taliban: Keamanan Bandara Dan Kedutaan Tanggung Jawab Orang Afghanistan

Senin, 14 Jun 2021 11:30

Parlemen Israel Pilih Naftali Bennett Sebagai PM Baru, Akhiri Pemerintahan Lama Netanyahu

Parlemen Israel Pilih Naftali Bennett Sebagai PM Baru, Akhiri Pemerintahan Lama Netanyahu

Senin, 14 Jun 2021 10:42

Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Senin, 14 Jun 2021 07:23

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Senin, 14 Jun 2021 07:08

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Ahad, 13 Jun 2021 22:33

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Ahad, 13 Jun 2021 22:08

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

Ahad, 13 Jun 2021 21:45

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Ahad, 13 Jun 2021 21:20

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Ahad, 13 Jun 2021 21:15

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

Ahad, 13 Jun 2021 21:00

Your Life is Your Choice!

Your Life is Your Choice!

Ahad, 13 Jun 2021 20:52

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Ahad, 13 Jun 2021 20:00


MUI

Must Read!
X