Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
25.833 views

GEMPUR: Ada Dugaan Korupsi Emirsyah Sattar & Istri di Garuda Indonesia

JAKARTA (voa-islam.com) - Seruan aksi Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat Indonesia (GEMPUR) kepada Seluruh Rakyat Indonesia untuk menangkap dan seret Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Sattar dan istrinya Sandrina Abubakar pada hari Selasa tanggal 6 Mei 2014 jam 10.30 Wib - Selesai.

Diduga Emirsyah Sattar dan istrinya Sandrina Abubakar melakukan tindakan korupsi pada Garuda Indonesia. Demikian laporan GEMPUR

Massa menuntut KPK untuk menangkap Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Sattar dan orang dekatnya, Junaidi, karena terindikasi melakukan korupsi dalam transaksi pembelian 11 Pesawat Jenis Boeing dan Airbus sebesar US$ 1,7 milyar via ICBC Limiten China. Menurut koordinator aksi Mato Mony, dalam pembelian itu, ES menerima komisi sebesar US$ 55 juta atau Rp 650 milyar.

“Ada lagi kasus korupsi Emirsyah Sattar dan Junaidi dalam transaksi pengadaan pesawat Baling Turboprop jenis ATR sebanyak 25 Unit sebesar US$ 870 juta. Emirsyah diduga terima kic back sebesar US$ 25 juta,” kata Mony di depan gedung KPK.

GEMPUR Merilis daftar korupsi sebagai berikut:

1) Ada dugaan korupsi Emirsyah Sattar dan Junaidi pada pembelian 11 pesawat Boeing / Airbus sebesar USD 1.7 miliar via ICBC Limited China. Sattar terima komisi USD 55 juta atau Rp. 650 miliar. 

2. Korupsi Emirsyah Sattar dan Junaidi pembelian 25 ATR72-600 USD 870 juta, Emirsyah Sattar cs diduga terima kick back USD 25 juta.

3. Emirsyah Sattar terima suap bermodus no claim bonus USD 3.5 juta dari Budi Tjahjono Dirut PT  Jasindo per tahun.

4. Sandrina Abubakar istri Dirut Garuda terlibat monopoli ticketing, promosi dan iklan di Garuda. Gayanya mengalahkan Ibu Negara Ani Yudhoyono hanya gara-gara pernah suap Ibu Negara lukisan seharga Rp. 3 miliar. Sandrina terkenal ikut campur dan menentukan promosi para karyawan Garuda. Menentukan pemenang tender proyek dan jadi Ratu Garuda Indonesia.

5. Emirsyah Sattar dan istrinya Sandrina menikmati uang haram hasil korupsi di Garuda 700 miliar lebih dgn naik ferari seharga 4.8 miliar, pesta wine dan cigar, beli rumah mewah jutaan USD di London, Sydney, Singapura, dll

6. Untuk amankan korupsinya, Dino Pattidjalal, Gita Wirjawan, M Lutfi dan keluarga cikeas disumpal suap oleh Emirsyah sattar.

7. Disebut-disebut Emirsyah Sattar suap Ibu Ani SBY dengan lukisan seharga Rp. 3 miliar Itulah sebagian penderitaan Garuda Indonesia selama dipimpin raja emir sattar dan ratu sandrina sampai saham garuda anjlok, garuda rugi dan menuju bangkrut. Gantung Sattar dan Sandrina!!! Selamatkan Garuda!!!

Selamatkan Indonesia!! -GEMPUR Indonesia-Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamkan dirinya Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat Indonesia (GEMPUR) menggelar demonstrasi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Rabu (7/5).

Dalam aksinya itu, mahasiswa menuntut agar KPK menindak direktur Garuda Indonesia Emirsyah Sattar, dan Junaidi (orang dalam Garuda) diduga korupsi atas pembelian 11 pesawat Boeing / Airbus sebesar USD 1.7 miliar via ICBC Limited China. Sattar diduga terima uang komisi USD 55 juta atau Rp 650 miliar.
 
Ketua Gempur Ibnu Misbakhul Hayat mengatakan, pihaknya meminta kepada pimpinan KPK untuk segera mengambil alih dugaan praktek korupsi tersebut.
 
Selain Sattar, Ibnu juga membeberkan bahwa istrinya Sandrina Abubakar terlibat monopoli ticketing, promosi dan iklan di Garuda. Gayanya mengalahkan Ibu Negara Ani Yudhoyono hanya gara-gara pernah suap Ibu Negara lukisan seharga Rp3 miliar.
 
"Sandrina terkenal ikut campur dan menentukan promosi para karyawan Garuda. Menentukan pemenang tender proyek dan jadi Ratu Garuda Indonesia," bebernya kepada Aktual.co di depan gedung KPK.
 
Ibnu mengatakan, dugaan korupsi yang dilakukan Sattar di Garuda Indonesia terbilang banyak. Namun kata dia, skandal tersebut tidak pernah di ungkap ke publik.
 
"PT garuda saat ini mengalami kebobrokan, dimana kita liat saham perhari ini anjlok sahamnnya, untuk itu kita mensuarakan supaya KPK harus segera mengusut dan segera menangkap Satar dan istrinnya sandrina," terangnya.
 
Ibnu menambahkan, gerakan hari ini yang pertama, tetapi akan menggelar aksi lanjutan hingga kasus ini di tangani oleh KPK.
 
"Kita akan melakukan aksi lanjutan, hari ini kita sedang menyusun data-data terkait kasus tersebut, dan akan kita serahkan data itu ke pimpinan KPK untuk di pelajari," tutupnya.
 
Diketahui, Gempur akan melanjutkan aksinya ke kantor BUMN dan titik akhir aksi ke Istana Negara. [gempur/am/aktual/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Kamis, 06 May 2021 13:59

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Kamis, 06 May 2021 12:57

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Kamis, 06 May 2021 11:06

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Kamis, 06 May 2021 10:14

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Rabu, 05 May 2021 20:27

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Rabu, 05 May 2021 19:15

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Rabu, 05 May 2021 18:54

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Rabu, 05 May 2021 15:08

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Rabu, 05 May 2021 14:59

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Rabu, 05 May 2021 14:52

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

Rabu, 05 May 2021 14:31

Indonesiaku Hijau, Cara PKS Lawan Penghancuran Global

Indonesiaku Hijau, Cara PKS Lawan Penghancuran Global

Rabu, 05 May 2021 13:53

MUI: Pemberangkatan Haji Harus Pertimbangkan Keselamatan Jiwa Jamaah

MUI: Pemberangkatan Haji Harus Pertimbangkan Keselamatan Jiwa Jamaah

Rabu, 05 May 2021 12:50

Lemak Ini Lebih Berbahaya Dibandingkan Kolesterol Makanan

Lemak Ini Lebih Berbahaya Dibandingkan Kolesterol Makanan

Rabu, 05 May 2021 11:00

IMT-GT Tempatkan Produk Halal Bagian Program Pemulihan Ekonomi

IMT-GT Tempatkan Produk Halal Bagian Program Pemulihan Ekonomi

Rabu, 05 May 2021 10:55

Silaturahim Dengan MUI, PKS Jelaskan Kiprah Perempuan Dalam Politik dan Dukungan Terhadap RUU Ekonom

Silaturahim Dengan MUI, PKS Jelaskan Kiprah Perempuan Dalam Politik dan Dukungan Terhadap RUU Ekonom

Rabu, 05 May 2021 10:50

Maksimalkan Pengelolaan Emosi di Bulan Suci, PP Himi Persis Adakan Sinergi Ramadhan

Maksimalkan Pengelolaan Emosi di Bulan Suci, PP Himi Persis Adakan Sinergi Ramadhan

Rabu, 05 May 2021 10:45

Tragedi Nanggala 402, Hima PERSIS Desak Pemerintah Lakukan Percepatan Modernisasi Alutsista TNI

Tragedi Nanggala 402, Hima PERSIS Desak Pemerintah Lakukan Percepatan Modernisasi Alutsista TNI

Rabu, 05 May 2021 10:40

Kapal Selam KRI Bocah Jogokariyan-1442

Kapal Selam KRI Bocah Jogokariyan-1442

Rabu, 05 May 2021 10:35

Kajian Akbar Spesial Akhir Ramadhan Bersama Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Zaitun Rasmin

Kajian Akbar Spesial Akhir Ramadhan Bersama Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Zaitun Rasmin

Rabu, 05 May 2021 08:48


MUI

Must Read!
X