Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.385 views

Reuni 212, Kerumunan atau Kekuatan?

Tony Rosyid

[Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa]

Jumlah banyak jangan hanya jadi kerumunan, tapi mesti didorong jadi kekuatan. Begitu harapan Din Syamsuddin kepada 212. Exactly! 100 persen benar'.

Massa jutaan di aksi 212 adalah kerumunan. Apakah tidak punya kekuatan? Punya! Pertama, 212 berhasil mendesak aparat untuk secara serius memproses kasus Ahok. Ahok berhasil dibawa ke meja hijau dan divonis dua tahun penjara.

Anda yakin Ahok diproses jika tak ada protes tujuh juta umat dalam Aksi 212? Begitu pertanyaan publik. Faktanya Ahok begitu percaya diri tetap maju sebagai cagub, meski sedang menghadapi kasus hukum. Otoritas kekuasaan juga dianggap kentara berada di belakang dan back up Ahok.

Harus clear. Bahwa massa marah bukan karena Ahok beda agama, beda etnis atau beda warna kulit. Sama sekali tidak. Ini yang membuat sebagian orang salah paham, lalu menuduh aksi 212 itu intoleran. Pemahaman ini secara obyektif harus dievaluasi.

Massa marah karena Ahok menista agama, hukum berbelit, dan otoritas kekuasaan dianggap mati-matian bela Ahok. Seandainya aparat cepat tanggap, dan kekuasaan tidak ikut campur urusan hukum dan politik Ahok, maka persoalan tak serumit dan segaduh seperti sekarang. Belum lagi maraknya isu kriminalisasi ulama pasca aksi 212.

Dugaan adanya campur tangan institusi kekuasaan terhadap Ahok dalam konteks hukum dan politik inilah mengakibatkan bangsa ini terbelah. Muncul dua kubu yaitu pendukung kekuasaan vs aktivis 212. Situasi ini belum berakhir, meski pilpres sudah selesai.

Kedua, 212 berhasil melakukan konsolidasi massa untuk mendukung Prabowo di pilpres 2019. Satu-satunya capres penantang Jokowi. Bukan karena faktor Prabowonya, tapi lebih karena tak ada calon lainnya. Satu-satunya cara untuk melawan Jokowi adalah dengan mendukung Prabowo.

Dukungan ini tak bisa dianggap remeh. Suara Prabowo naik signifikan. Meski akhirnya kalah, lalu Prabowo meninggalkan 212 dan memilih untuk bergabung dengan istana. Itu soal lain.

Ketiga, dari sisi ekonomi, 212 berhasil merintis lahirnya mini market yang dinamai 212 Mart. Kendati masih tertatih-tatih karena suplai barang sangat tergantung kepada unilever, distributor raksasa di Indonesia yang membatasi distribusinya ke mini market umat ini.

Saat ini 212 Mart masih kalah dari mini market- mini market lain dari sisi ketersediaan barang, managemen dan juga modal. Kedepan, 212 perlu melakukan revitalisasi terutama di aspek suplai barang.

Dengan jumlah massa jutaan yang tersebar di seluruh pelosok negeri, massa 212 belum sepenuhnya terkolaborasi secara terstruktur menjadi kekuatan sosial, politik dan ekonomi. Inilah yang diingatkan oleh Din Syamsuddin. Mesti menjadi PR serius bagi elit 212 untuk lebih cerdas dan cermat melakukan strukturisasi kekuatan massa tersebut.

Langkah yang harus dimulai adalah pertama, memperluas struktur organisasi, baik GNPF Ulama maupun PA 212 dengan melibatkan SDM yang merepresentasikan kekuatan berbagai ormas dan  terutama yang berkapasitas untuk mengolah kerumunan massa menjadi kekuatan sosial, politik dan ekonomi.

Orang-orang ini tidak harus terdiri dari tokoh-tokoh panggung, tapi justru orang-orang yang bisa bekerja dengan silent, mengatur strategi di belakang mimbar dan piawai melakukan konsolidasi bawah tanah yang efektif.
 
Kedua, mampu menciptakan, mengolah dan menjadi dirigen terhadap isu-isu nasional dalam narasi yang bisa menggerakkan massa. Dibutuhkan think tank, selain cyber army yang terkordinir dengan rapi sebagaimana saat aksi 212.

Ketiga, mempersiapkan calon pemimpin bangsa untuk periode mendatang. Yang paling dekat adalah 2024. Reuni 212 sudah saatnya bisa diolah menjadi gerakan for pilpres 2024. Identifikasi calon, mulai kerja sistematis, lakukan langkah-langkah strategis dan konsisten.

Jika tiga hal ini dilakukan, massa 212 tidak hanya akan jadi kerumunan dan kenangan, tapi jadi kekuatan yang berpotensi melahirkan transformasi sosial, politik dan ekonomi. Hanya butuh keseriusan, keterlibatan sejumlah SDM dan satu lagi butuh waktu. Karena harus berproses.

Saat ini, ada sejumlah pihak yang berupaya untuk melanggengkan jabatan presiden dengan melakukan amandemen UUD 45. Mereka mulai mewacanakan presiden tiga periode. Bamsoet, ketua MPR, kabarnya adalah satu diantara sejumlah tokoh yang sedang giat-giatnya lobi untuk goalkan rencana presiden tiga periode tersebut.

Isu ini seksi jika jadi tema Reuni 212 besok. Akan mempertegas posisioning 212 terhadap kekuasaan. Sekaligus menjadi peluang bagi 212 untuk eksis kembali di ruang politik nasional pasca bercerai dengan Prabowo yang memilih gabung ke istana. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 1/12/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Virus Corona: Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Gejala dan Risikonya

Virus Corona: Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Gejala dan Risikonya

Sabtu, 25 Jan 2020 19:46

Rebo Reborn : Konsep Quantum untuk Kembali Sehat di Pizza Diva

Rebo Reborn : Konsep Quantum untuk Kembali Sehat di Pizza Diva

Sabtu, 25 Jan 2020 18:13

Laporan: Saudi Berencana Mata-matai Calon Istri Jamal Khashoggi Hatice Cengiz

Laporan: Saudi Berencana Mata-matai Calon Istri Jamal Khashoggi Hatice Cengiz

Sabtu, 25 Jan 2020 18:00

QQ FOODS Hadir Padukan Ruqyah dan Fisika Quantum Pada Kuliner

QQ FOODS Hadir Padukan Ruqyah dan Fisika Quantum Pada Kuliner

Sabtu, 25 Jan 2020 17:59

34 Cedera Otak Traumatis Setelah Serangan Rudal Iran di Pangkalan Ain Al-Assad Irak

34 Cedera Otak Traumatis Setelah Serangan Rudal Iran di Pangkalan Ain Al-Assad Irak

Sabtu, 25 Jan 2020 17:41

Guru Besar IPB: Bangun Negara, Pemerintah Harus Perhatikan Ketahanan Keluarga

Guru Besar IPB: Bangun Negara, Pemerintah Harus Perhatikan Ketahanan Keluarga

Sabtu, 25 Jan 2020 17:04

Quantum Ruqyah (1): Sembuhkan Sakit Hanya dengan Al Fatihah, Emang Bisa?

Quantum Ruqyah (1): Sembuhkan Sakit Hanya dengan Al Fatihah, Emang Bisa?

Sabtu, 25 Jan 2020 16:55

Peran Pemerintah di Freeport Kurang Strategis, Ini saran PKS.

Peran Pemerintah di Freeport Kurang Strategis, Ini saran PKS.

Sabtu, 25 Jan 2020 16:49

PKS: Harga Bahan Pokok Tinggi, Angka Kemiskinan Naik

PKS: Harga Bahan Pokok Tinggi, Angka Kemiskinan Naik

Sabtu, 25 Jan 2020 14:52

Fasilitasi Sertifikasi Halal, Kemenkop UKM Gandeng LPPOM MUI

Fasilitasi Sertifikasi Halal, Kemenkop UKM Gandeng LPPOM MUI

Sabtu, 25 Jan 2020 13:48

Virus Corona: Bentuk Teguran dari Allah

Virus Corona: Bentuk Teguran dari Allah

Sabtu, 25 Jan 2020 12:35

Hari Gizi Nasional, Agar Tak Sekadar Seremonial

Hari Gizi Nasional, Agar Tak Sekadar Seremonial

Sabtu, 25 Jan 2020 11:29

Menyoal Pesantren Salafi dan Modern

Menyoal Pesantren Salafi dan Modern

Sabtu, 25 Jan 2020 10:17

Pemerintah Diminta Mobilisasi Kapal Nelayan Indonesia Penuhi Laut Natuna

Pemerintah Diminta Mobilisasi Kapal Nelayan Indonesia Penuhi Laut Natuna

Sabtu, 25 Jan 2020 09:21

Koalisi LSM Antikorupsi Minta KPK Usut Dugaan Yasonna Laoly Rintangi Kasus Harun Masiku

Koalisi LSM Antikorupsi Minta KPK Usut Dugaan Yasonna Laoly Rintangi Kasus Harun Masiku

Sabtu, 25 Jan 2020 08:25

HNW Kritik Wacana Materi Khutbah Jumat Diatur Pemerintah

HNW Kritik Wacana Materi Khutbah Jumat Diatur Pemerintah

Sabtu, 25 Jan 2020 07:01

Universitas Sains Islam Malaysia Kunjungi Prodi Matematika UIN Ar-Raniry

Universitas Sains Islam Malaysia Kunjungi Prodi Matematika UIN Ar-Raniry

Sabtu, 25 Jan 2020 06:49

Kemiskinan dan Perlawanan Anak-Anak Tanjung Priok

Kemiskinan dan Perlawanan Anak-Anak Tanjung Priok

Sabtu, 25 Jan 2020 05:48

Empat Alasan Kaum Muslimin Wajib Menolak Sekularisme

Empat Alasan Kaum Muslimin Wajib Menolak Sekularisme

Sabtu, 25 Jan 2020 00:26

Bukan Penghargaan Membanggakan

Bukan Penghargaan Membanggakan

Jum'at, 24 Jan 2020 23:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X