Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.233 views

Kontroversi Nadiem Makarim Hapus Pendidikan Pancasila

 

Oleh:

Asyari UsmanWartawan Senior

 

 

HARI-HARI ini sedang ribut soal Mendikbud Nadiem Makarim yang menghapus Pancasila dari daftar mata kuliah wajib. Bermunculan protes. Tak pelak lagi, Nadiem menjadi sasaran kecurigaan. Dia diduga tidak punya pemahaman tentang Pancasila, dlsb.

Kontroversi ini muncul setelah PP Nomor 57/2021 yang meniadakan Pancasila sebagai mata pelajaran dan mata kuliah wajib. Setelah dikritik keras di sana-sini, akhirnya Menteri Nadiem merevisi PP ini. Pancasila dan bahasa Indonesia tetap wajib diajarkan di sekolah dan perguruan tinggi.

Satu pertanyaan: apakah tuan-puan sekalian menyangka para pejabat, elit kekuasaan, elit politik, elit bisnis, dll, masih ada yang teringat dengan Pancasila? Yang masih mengamalkan Pancasila?

Tentu Anda semua tahu jawabannya. Karena tahu jawabannya, pastilah Anda bisa paham mengapa Nadiem tidak peduli dengan Pancasila. Dia merevisi PP 57 itu tidak berarti hati dan pikirannya berisi nilai-nilai Pancasila. Bisa saja karena kontroversi penghapusan Pancasila itu ditentang keras oleh para ulama dan para tokoh bangsa serta pakar pendidikan yang mengkhawatirkan arah pembinaan spiritual bangsa.

Tapi, apakah penghapusan itu salah Nadiem? Bukan. Itu kesalahan Presiden Jokowi yang berharap Nadiem bisa melakukan transformasi pendidikan supaya orang Indonesia bisa menjadi seperti Nadiem. Dia sukses dengan Gojek-nya. Jokowi kagum sekali dengan Nadiem yang bisa menjadi pengusaha hebat hanya bermodalkan aplikasi.

Jadi, Jokowi ingin sekali anak-anak Indonesia ini menjadi inovatif seperti Nadiem. Tapi, Jokowi lupa bahwa inovasi Gojek dan sejenisnya hanya sebatas pengorganisasian penjualan jasa angkutan. Buka tidak penting. Penting juga. Cukup bagus organisasi Gojek itu.

Namun, yang menjadi masalah krusial bagi Indonesia ini adalah inovasi produk yang berbasis riset. Semua produk. Baik itu produk pertanian, kelautan, elektronik, persenjataan, alat transportasi, dlsb. Ini kalau kita bicara soal inovasi yang diperlukan untuk mengangkat harkat ekonomi-bisnis rakyat. Bukan semata sukses bisnis aplikasi ala Nadiem itu saja.

Kembali lagi kita ke soal Pancasila di mata Nadiem. Kelihatannya, dia tidak memikirkan aspek spiritual dalam menggapai sukses bisnis. Yang penting orang harus berpikir dan bertindak kapitalis. Menumpuk keuntungan sebanyak-banyaknya. Tidak ada istilah pemerataan. Tidak kenal keadilan ekonomi. Karena itu, nilai-nilai Pancasila hanya akan menggannggu gerak maju bisnis.

Dari kalkulasi inilah Nadiem melihat mata pelajaran atau mata kuliah Pancasila tidak perlu diajarkan. Sebab, nilai-nilai Pancasila mengajarkan orang berbagi, peduli sesama, dan mengingatkan orang tentang kehidupan kekal yang hanya bisa dipahami melalui konsep Ketuhanan Yang Masa Esa. Sila pertama Pancasila ini bertentangan dengan prinsip cari duit sebanyak-banyaknya yang dipraktikkan Nadiem selama ini.

Sekarang kita lihat apakah Nadiem masih layak duduk sebagai menteri pendidikan. Kalau Jokowi masih menganggap penting Ketuhanan Yang Maha Esa dengan segala nilai dan syariat yang membatasi ketamakan dan kerakusan, tentu saja Nadiem tidak cocok lagi mengemban tugas pendidikan.

Sebaliknya, kalau Jokowi berpandangan sama dengan Nadiem, berarti pendidikan Pancasila tidak perlu ada. Dan itulah sesungguhnya yang ingin mereka lakukan ketika menerbitkan PP 57/2021. Revisi adalah sekadar reaksi ketika publik menjadi resah.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Alhamdulillah ini yang dicapai dalam 10 Bulan Ponpes Gratis Manahilul ilmi

Alhamdulillah ini yang dicapai dalam 10 Bulan Ponpes Gratis Manahilul ilmi

Selasa, 11 May 2021 01:27

Peran Orang Tua dan Negara Menyikapi Parodi Sujud “Free Style”

Peran Orang Tua dan Negara Menyikapi Parodi Sujud “Free Style”

Senin, 10 May 2021 21:01

Ironis, THR dicicil lagi?

Ironis, THR dicicil lagi?

Senin, 10 May 2021 20:43

Pemukim Ilegal Yahudi Israel Tabrak Pejalan Kaki Palestina di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Pemukim Ilegal Yahudi Israel Tabrak Pejalan Kaki Palestina di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Senin, 10 May 2021 20:35

Innalillahi, Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia

Innalillahi, Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia

Senin, 10 May 2021 19:54

Taliban Umumkan Gencatan Senjata Selama 3 Hari Untuk Perayaan Idul Fitri

Taliban Umumkan Gencatan Senjata Selama 3 Hari Untuk Perayaan Idul Fitri

Senin, 10 May 2021 19:46

Ratusan Warga Palestina Kembali Terluka Akibat Serbuan Pasukan Zionis Israel Di Kompleks Al-Aqsa

Ratusan Warga Palestina Kembali Terluka Akibat Serbuan Pasukan Zionis Israel Di Kompleks Al-Aqsa

Senin, 10 May 2021 19:04

Doa Istiftah Qiyamul Lail Rasullullah ''Meminta Hidayah''

Doa Istiftah Qiyamul Lail Rasullullah ''Meminta Hidayah''

Senin, 10 May 2021 16:28

Malam Selasa Ini, Malam 29, Malam Ganjil, Adanya Lailatul Qadar?

Malam Selasa Ini, Malam 29, Malam Ganjil, Adanya Lailatul Qadar?

Senin, 10 May 2021 15:11

Kritik Pertanyaan TWK KPK Seputar Lepas Jilbab, Legislator PKS: Melanggar HAM!

Kritik Pertanyaan TWK KPK Seputar Lepas Jilbab, Legislator PKS: Melanggar HAM!

Senin, 10 May 2021 14:47

Partai Gelora Mengutuk Keras Aksi Kekerasan Israel terhadap Jemaah Palestina di Masjidil Al-Aqsa

Partai Gelora Mengutuk Keras Aksi Kekerasan Israel terhadap Jemaah Palestina di Masjidil Al-Aqsa

Senin, 10 May 2021 14:34

AHY Bertemu Anies, Saling Apresiasi dan Ingin Terus Berkolaborasi

AHY Bertemu Anies, Saling Apresiasi dan Ingin Terus Berkolaborasi

Senin, 10 May 2021 14:20

Pandangan ‘Perempuan Haid Boleh Berpuasa’ Sesat dan Menyesatkan

Pandangan ‘Perempuan Haid Boleh Berpuasa’ Sesat dan Menyesatkan

Senin, 10 May 2021 14:15

MUI Minta KPI Setop Sejumlah Program Ramadhan Membandel

MUI Minta KPI Setop Sejumlah Program Ramadhan Membandel

Senin, 10 May 2021 14:02

Bekas Pejabat Kemenag Terduga Korupsi, Bukhori Ingatkan Menag Yaqut

Bekas Pejabat Kemenag Terduga Korupsi, Bukhori Ingatkan Menag Yaqut

Senin, 10 May 2021 13:55

Ketua Komisi VI DPRA Ingatkan Pemerintah Aceh agar Anak Autis Berhak Dapatkan Pendidikan Layak

Ketua Komisi VI DPRA Ingatkan Pemerintah Aceh agar Anak Autis Berhak Dapatkan Pendidikan Layak

Senin, 10 May 2021 13:41

Jadi Narasumber Diskusi HMI, Anis Sebut Jokowi Gagal Tangani Kemiskinan

Jadi Narasumber Diskusi HMI, Anis Sebut Jokowi Gagal Tangani Kemiskinan

Senin, 10 May 2021 13:36

Promosikan Babi Panggang, Jokowi Tak Sengaja atau Sering Lihat?

Promosikan Babi Panggang, Jokowi Tak Sengaja atau Sering Lihat?

Senin, 10 May 2021 13:24

Sekjen MUI: Grand Design Pedoman Tayangan Ramadhan Dibutuhkan untuk Tahun Mendatang

Sekjen MUI: Grand Design Pedoman Tayangan Ramadhan Dibutuhkan untuk Tahun Mendatang

Senin, 10 May 2021 13:11

Anis Matta: Situasi Krisis, Indonesia Membutuhkan Narasi yang Menyatukan

Anis Matta: Situasi Krisis, Indonesia Membutuhkan Narasi yang Menyatukan

Senin, 10 May 2021 13:08


MUI

Must Read!
X