Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.498 views

Menolak Deislamisasi

 

Oleh:

Ainul Mizan*

 

DALAM sebuah pidato dalam diskusi yang bertajuk "Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Perangi Terorisme", Sukmawati membandingkan antara Nabi Muhammad Saw dan Soekarno (www.suara.com, Sabtu 16/11/2019). Menurutnya Sukarno itu lebih berjasa terhadap berjasa dalam kemerdekaan Indonesia dibandingkan Nabi Muhammad Saw. Diskusi ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, 10 Nopember 2019.

Menilik dari pernyataan Sukmawati tersebut, secara eksplisit merupakan bagian dari upaya deislamisasi perjuangan bangsa. Alasannya, yang disasar merupakan bagian hal - hal yang fundamental dalam Islam. Sosok Nabi Muhammad Saw adalah sosok sentral sebagai pembawa ajaran Islam.

Deislamisasi perjuangan bangsa bermakna meniadakan peran Islam dalam kontribusinya terhadap kemerdekaan Indonesia. Dengan demikian terdapat legalitas baru untuk terus memasarkan gorengan radikalisme yang sudah basi di tengah masyarakat.

Menurut hemat penulis, pernyataan Sukmawati tersebut harus dikritisi dengan detail. Alasannya di dalamnya terdapat racun yang membahayakan bagi kebangkitan umat Islam, yang sejatinya menjadi kebangkitan bangsa Indonesia.

Pertama, pembandingan dari aspek waktu yang berbeda, tentunya adalah pembandingan yang tidak adil. Justru hanya menunjukkan kedangkalan berpikir.

Kemerdekaan Indonesia yang diraih di awal - awal abad ke-20 dijadikan sebagai tolak ukur. Tentu saja Sukarno yang hidup di awal abad 20 itu yang ikut merasakan langsung dalam usaha - usaha persiapan kemerdekaan Indonesia. Sedangkan Nabi Muhammad SAW itu masa hidup beliau adalah sekitar abad ke-7 masehi. Tentu saja kiprahnya secara langsung juga berada di rentangan abad ke -7 M di masyarakat Arab waktu itu.

Untuk lebih mempertegas absurdnya perbandingan ala Sukmawati ini, mari ditanyakan padanya, Sekarang di abad 21 ini, siapa yang berjasa terhadap kemajuan teknologi Indonesia, Habibie atau Soekarno?

Terakhir yang patut ditanyakan, apa jasa anda sendiri di abad 21 ini bagi Indonesia? apakah jasanya berupa penistaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad Saw? Tidak perlu bersembunyi di balik nama besar sang bapak.

Kedua, perbandingan yang adil adalah dari segi pengaruh tokoh tersebut. Di sinilah Michael Hart di dalam bukunya, menempatkan Nabi Muhammad Saw di urutan pertama dari 100 tokoh yang paling berpengaruh di dunia. Michael Hart mengumpulkan 100 tokoh dunia dari kurun waktu yang berbeda - beda, lantas ia mengkajinya dari aspek pengaruh ajaran dan jejak rekam kehidupannya.

Pengaruh Nabi Muhammad Saw yang membawa risalah Islam terhadap manusia di seluruh penjuru dunia pada setiap waktu dan generasi manusia hingga datangnya hari kiamat.Bahkan pengaruh Nabi Saw dari dunia hingga ke akherat. Pengaruh beliau saw di semua aspek kehidupan manusia baik di bidang politik, pemerintahan, ekonomi, sosial budaya, pendidikan, peradilan, dan pertahanan keamanan. Tidak ada satu tokoh dunia pun yang pengaruhnya sedemikian besarnya bagi kehidupan manusia. Maka sudah seharusnya seorang muslim untuk menghormati, memuliakan dan meneladani Nabi Muhammad Saw.

Sekarang mari kita lihat jaminan Allah Swt akan diri Nabi Muhammad saw dan perjuangannya mengemban risalah Islam ini.

Allah Swt berfirman:

 

وما ارسلناك الا رحمة للعالمين

Tidaklah Kami mengutusmu kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam (al anbiya ayat 107).

Jadi rahmat di sini dilihat dari dua aspek, yakni diri Nabi Muhammad saw sendiri dan risalah yang dibawanya. Dari aspek diri beliau sendiri adalah jaminan keselamatan bagi umatnya. Allah Swt menyatakan:

 

وما كان اللّه ليعذبهم وانت فيهم

“Tidaklah Allah sekali - kali menurunkan siksa sementara kau (Muhammad) berada di tengah - tengah mereka.”.

 

Adapun dari risalah Islam yang dibawanya. Allah swt menyatakan:

وما كان الله معذبهم وهم يستغفرون

“Tidaklah sekali kali Allah mengadzab mereka, sementara mereka beristighfar.”.

Istighfar itu bermakna meninggalkan maksiat dan melaksanakan ketaatan. Hal ini bisa kita pahami dari Ar Ruum 41.

Penjajahan jelas dilarang di dalam Islam. Maka umat Islam harus melawan guna terbebas dari penjajahan. Di sinilah jihad memegang peranan dalam perjuangan bangsa Indonesia. Sedangkan jihad sendiri notabenenya adalah ajaran Nabi Muhammad Saw.

 

Menolak Lupa

Kemerdekaan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran Islam dan umat Islam. Sejak awal penjajah portugis datang di Selat Malaka tahun 1511 M, yang melawan mereka adalah Kesultanan Demak melalui Dipati Unus dengan para mujahidnya. Begitulah silih berganti umat Islam di bawah komando Kesultanan Islam melawan penjajah dari manapun datangnya.

Peran Islam dan umatnya inipun diabadikan di dalam teks pembukaan UUD 1945 alinea kedua dengan menyatakan bahwa kemerdekaan bangsa bisa diraih atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa.

Bahkan peran Islam dan umatnya inipun diuji kembali pada perang 10 Nopember 1945. Dengan pekik takbir, Bung Tomo dan resolusi Jihad KH.Hasyim Asy'arie, para pemuda Surabaya dan sekitarnya mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Dan hari ini, umat Islam terus berjuang agar Indonesia ini bisa terbebas dari berbagai bentuk penjajahan gaya baru, demi mewujudkan negeri yang sejahtera dalam naungan ridho Allah Swt.

Demikianlah besar dan abadinya pengaruh perjuangan Nabi Muhammad Saw yang membawa risalah Islam ke seluruh manusia. Sukarno sendiri pun harus mengakui bahwa Nabi Muhammad Saw adalah pemimpin terbesar dunia.

Walhasil, tulisan ini merupakan bentuk kemarahan penulis atas penghinaan kepada Nabi Muhammad Saw dan pembelaan kepada beliau saw. Yang terakhir ada satu ungkapan Al Imam Asy - Syafi'iy rahimahullahu:

ومن استغضب ولم يغضبفهو حمار

“Barangsiapa yang dibuat marah tapi ia tidak marah, maka ia adalah seekor keledai.”.*Penulis guru tinggal di Malang, Jawa Timur

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Senin, 17 Feb 2020 20:15

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Senin, 17 Feb 2020 20:06

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

Senin, 17 Feb 2020 20:00

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Senin, 17 Feb 2020 19:45

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Senin, 17 Feb 2020 19:30

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Senin, 17 Feb 2020 19:15

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

Senin, 17 Feb 2020 18:26

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Senin, 17 Feb 2020 17:54

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Senin, 17 Feb 2020 17:15

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Senin, 17 Feb 2020 16:19

Eks Jubir Gus Dur: Pantangan Penguasa Itu Bukan Kediri, tapi ke Diri

Eks Jubir Gus Dur: Pantangan Penguasa Itu Bukan Kediri, tapi ke Diri

Senin, 17 Feb 2020 15:38

Banjir DKI Kok Surveinya di 34 Provinsi, Pasti Ngawur!

Banjir DKI Kok Surveinya di 34 Provinsi, Pasti Ngawur!

Senin, 17 Feb 2020 14:05

Ketua BPIP, dari Kesombongan Horizontal Menuju Kesombongan Vertikal

Ketua BPIP, dari Kesombongan Horizontal Menuju Kesombongan Vertikal

Senin, 17 Feb 2020 13:53

Ada Upaya RUU Cipta Kerja Cabut Peran MUI, IHW: Jangan Kooptasi Hukum Agama dengan Hukum Negara

Ada Upaya RUU Cipta Kerja Cabut Peran MUI, IHW: Jangan Kooptasi Hukum Agama dengan Hukum Negara

Senin, 17 Feb 2020 08:54

Legislator: Omnibus Law Cipta Kerja Jangan Merusak Lingkungan

Legislator: Omnibus Law Cipta Kerja Jangan Merusak Lingkungan

Senin, 17 Feb 2020 08:05

Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Ahad, 16 Feb 2020 20:35

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Ahad, 16 Feb 2020 20:11

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Ahad, 16 Feb 2020 17:19

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Ahad, 16 Feb 2020 17:15

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Ahad, 16 Feb 2020 16:17


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X