Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.285 views

Lelang Keperawanan, Kebebasan yang Kebablasan?

 

Oleh: Mariana, S.Sos 

Baru-baru ini jagat dunia maya dihebohkan dengan pernyataan selegram tanah air, yang berniat melelang keperawanan untuk membantu pejuang Covid -19. Meski sudah melakukan klarifikasi, tetap saja unggahan videonya telah beredar luas di masyarakat dan menjadi konsumsi publik.

Mengutip dari Liputan6.com, Selebgram Sarah Salsabila menghebohkan publik dengan keputusan kontroversialnya. Sarah memutuskan melelang keperawanannya. Hal ini disampaikan sendiri melalui akun Instagram pribadinya. Lelang ini dilakukan terkait upaya memerangi wabah Covid -19.

Lelang keperawanan untuk dana penanganan Covid-19 dan yang terkena dampak hanyalah kedok, yang terjadi sebenarnya adalah : Pertama: Kebebasan berpendapat yang menjadi  salah satu ide liberalisme yang sangat diagung-agungkan bahkan dideklarasikan dalam Konsensus yang bernama HAM. Negara menjamin kebebasan ini dengan regulasi asalkan tidak berkaitan dengan SARA.

Maka, menjadi sebuah kewajaran banyak pendapat-pendapat sampah yang lahir dari mulut manusia yang berpaham liberal. Sebab otoritas berpendapat itu aturannya dari manusia sendiri. Manusia tanpa bekal ketakwaan akan menjadikan lidahnya mudah untuk mengeluarkan pendapat yang kontroversi bahkan ketika hal itu dapat menaikkan popularitas dan pengikutnya di media sosial, terlebih jika pendapatnya mendatangkan keuntungan finansial.

Liberalisme telah menjadikan pendapat yang cerdas dan bodoh menjadi tak berarti bahkan pendapat sampah seringkali justru lebih viral dan tak terkontrol dibandingkan dengan pendapat yang berkualitas. Inilah liberalisme bahkan masyarakatpun di buat biasa dan terbiasa dengan paham-paham sesat liberal.

Kedua: Kebebasan berekspresi yang berujung pada pergaulan bebas ala liberalis sekuler yang di niscayakan dalam sistem kapitalis materialisme. Kebebasan berekspresi adalah kebebasan dalam mengungkapkan maksud, gagasan, perasaan, dan sebagainya atau meliputi suatu tindakan yang memuat unsur-unsur atau karakteristik dari sikap ekspresif yang meliputi komunikasi, informasi dan pengaruh( Guinn, 2005).

Lelang keperawanan memberikan informasi bahwa tubuh seseorang adalah haknya dan pergaulan bebas atau seks bebas di luar nikah adalah bentuk kewajaran, tak ada rasa malu dan menghargai kehormatan diri. Apalagi perasaan berdosa sebab hakikatnya hubungan dengan pencipta hanyalah sebatas ibadah dalam lingkungan privasi masing-masing individu. Agama tak boleh ikut campur dalam urusan hidup manusia.

Maka jadilah kebebasan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan termasuk ide lelang keperawanan. Sayangnya dalam ide kapitalis materialisme nilai tertinggi  adalah modal alias uang, apapun itu menjadi sah asalkan bernilai manfaat dan menghasilkan nilai materi. Tak ada batasan baku dalam berekspresi termasuk dalam berpendapat. Sah dan wajar saja asalkan tidak melukai orang lain. inilah kapitalisme yang asasnya adalah sekulerisme dan kehidupannya adalah liberalisme.

Ketiga: Abainya Negara kapitalis mengurus rakyatnya. Dalam situasi pandemi, sebagian ada yang merasakan dampaknya secara langsung dalam perekonomian sehingga ketahanan internalnya terguncang, ada individu yang biasa hidup mewah karena memiliki usaha, tapi setelah pandemi berlangsung cukup lama, usahanya akhirnya berdampak sehingga menimbulkan rasa putus asa dan stres.

Belum lagi abainya negara dalam mengurus kebutuhan rakyatnya seperti kebutuhan primer dan sekunder termasuk kesehatan, pendidikan dan keamanan, padahal Negara harusnya memfungsikan diri sebagai pengurus dan pengatur. Sebab amanah kepemimpinan adalah mengurusi dan melindungi rakyat mulai dari harta, akal, jiwa, kehormatan, hingga agama.

Negara kapitalis sifatnya adalah individunya hanya mementingkan pribadi dan golongannya serta tidak peduli dengan nasib rakyat. Pernyataan klarifikasi dari pelaku lelang bahwa ia menyatakan demikian hanya bentuk sindiran terhadap masyarakat yang tak peka dengan situasi saat ini. Menunjukkan bahwa ada ketidakpedulian yang dirasakan terhadap penanganan Covid-19, mulai dari masyarakat yang kurang peka bahkan banyak yang melakukan pelanggaran sehingga penyebaran wabah covid-19 makin meningkat.

Terlebih lagi, banyak kebijakan pemerintah yang juga membingungkan publik, pemerintah mendesak masyarakat untuk patuhi aturan sementara disisi lain pemerintah sendiri yang mengizinkan pengoperasian kembali pusat-pusat keramaian, seperti mal, bandara, sarana transporatasi , industri, jasa bisnis , dll. Kebijakan ini justru makin memperparah penularan covid-19 sehingga akan semakin merepotkan penanganannya.

Islam Memberikan Solusi Komprehensif

Dalam Islam setiap individu wajib terikat dengan aturan yang bersumber dari As-Syar’i  yakni Allah SWT. Tidak dibenarkan adanya kebebasan berpendapat apalagi kebebasan berekspresi. Setiap ucapan ataupun perbuatan haruslah disandarkan pada aturan Islam sebab semua yang manusia lakukan akan diminta pertanggungjawabannya di akhirat.

Apalagi sebagai publik figur, tentu ucapan dan apa yang dilakukan akan banyak ditonton oleh manusia. Penyesatan yang dilakukan oleh publik figur akan berdampak pada masyarakat. Sebagaimana kita tahu bahwa ada masyarakat yang menjadikan uswah atau teladan dari idolanya, sehingga apa yang dilakukan oleh sang idola menjadi pembenaran untuk melakukan hal yang saman.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Qiyamah : 36 “Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja(tanpa pertanggung jawaban)?’’.  “Sesungguhnya pendengaran,penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (QS. Al Isra’:36).

Karena itu Islam, tidak akan membiarkan media sebagai penyebar informasi berisikan konten yang bertentangan dengan ajaran Islam sendiri. Media adalah sarana negara untuk menyalurkan informasi yang edukatif pada masyarakat. Media juga akan membentuk opini publik sehingga kesadaran individu dalam masyarakat dapat terbentuk dengan adanya opini.

Negara akan memberikan fasilitas terbaik dalam rangka meningkatkan kualitas media agar memberikan informasi yang mendidik pada masyarakat. Sebab salah satu peran negara adalah menjaga akal rakyatnya dan peran terpenting itu ada pada media baik cetak maupun elektronik.

Berikutnya negara akan menjaga kehormatan dan agama rakyatnya, dengan memberikan fasilitas pendidikan terbaik. Sejak kecil anak akan dididik untuk berkepribadian Islam yakni memiliki pola pikir dan pola sikap yang islami. Anak akan diajari rasa malu dan menjaga kehormatan dirinya, bertutur kata yang baik sesuai anjuran syara yakni aturan islam. Dan diajarkan melakukan perbuatan yang terpuji.

Negara akan mendorong hal itu terjadi dalam semua elemen baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan negara. Lingkungan keluarga sebagai sekolah pertama seseorang belajar adalah pilar yang akan mengarahkan anak untuk dapat bersosialisasi dengan masyarakat. Di sinilah orang tua memiliki peranan dalam memberikan edukasi agama pada anaknya sebaik mungkin.

Sekolah berperan melanjutkan pendidikan anak dari keluarga. Sekolah akan diarahkan untuk mendidik anak dengan pendidikan yang terbaik yaitu mengajarkan pembentukan karakter Islam dengan pola pikir dan pola sikap Islam. Setelah matang kepribadian Islamnya, kemudian diajarkan berbagai ilmu dunia sains teknologi hingga paham.

Masyarakat adalah media kontrol dan pengawasan. Masyarakat akan dibiasakan dengan aturan islam yang diterapkan Negara sehingga ketika ada yang menyimpang maka masyarakatlah yang akan segera melakukan muhasabah yakni nasehat atau koreksi.

Berikutnya Negara adalah pilar terpenting tegaknya aturan islam sebab Negara akan mengikat masyarakat pada aturan yang diterapkan. Sehingga ketika ada individu yang melanggar maka aturan atau sanksi akan ditegakkan padanya. Dengan begitu akan minim individu yang melakukan pelanggaran, apalagi sampai mengeluarkan pernyataan yang merendahkan dirinya.  Wallahu a’lam (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Kamis, 06 May 2021 13:59

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Kamis, 06 May 2021 12:57

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Kamis, 06 May 2021 11:06

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Kamis, 06 May 2021 10:14

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Rabu, 05 May 2021 20:27

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Rabu, 05 May 2021 19:15

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Rabu, 05 May 2021 18:54

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Rabu, 05 May 2021 15:08

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Rabu, 05 May 2021 14:59

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Rabu, 05 May 2021 14:52

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

Rabu, 05 May 2021 14:31

Indonesiaku Hijau, Cara PKS Lawan Penghancuran Global

Indonesiaku Hijau, Cara PKS Lawan Penghancuran Global

Rabu, 05 May 2021 13:53

MUI: Pemberangkatan Haji Harus Pertimbangkan Keselamatan Jiwa Jamaah

MUI: Pemberangkatan Haji Harus Pertimbangkan Keselamatan Jiwa Jamaah

Rabu, 05 May 2021 12:50

Lemak Ini Lebih Berbahaya Dibandingkan Kolesterol Makanan

Lemak Ini Lebih Berbahaya Dibandingkan Kolesterol Makanan

Rabu, 05 May 2021 11:00

IMT-GT Tempatkan Produk Halal Bagian Program Pemulihan Ekonomi

IMT-GT Tempatkan Produk Halal Bagian Program Pemulihan Ekonomi

Rabu, 05 May 2021 10:55

Silaturahim Dengan MUI, PKS Jelaskan Kiprah Perempuan Dalam Politik dan Dukungan Terhadap RUU Ekonom

Silaturahim Dengan MUI, PKS Jelaskan Kiprah Perempuan Dalam Politik dan Dukungan Terhadap RUU Ekonom

Rabu, 05 May 2021 10:50

Maksimalkan Pengelolaan Emosi di Bulan Suci, PP Himi Persis Adakan Sinergi Ramadhan

Maksimalkan Pengelolaan Emosi di Bulan Suci, PP Himi Persis Adakan Sinergi Ramadhan

Rabu, 05 May 2021 10:45

Tragedi Nanggala 402, Hima PERSIS Desak Pemerintah Lakukan Percepatan Modernisasi Alutsista TNI

Tragedi Nanggala 402, Hima PERSIS Desak Pemerintah Lakukan Percepatan Modernisasi Alutsista TNI

Rabu, 05 May 2021 10:40

Kapal Selam KRI Bocah Jogokariyan-1442

Kapal Selam KRI Bocah Jogokariyan-1442

Rabu, 05 May 2021 10:35

Kajian Akbar Spesial Akhir Ramadhan Bersama Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Zaitun Rasmin

Kajian Akbar Spesial Akhir Ramadhan Bersama Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Zaitun Rasmin

Rabu, 05 May 2021 08:48


MUI

Must Read!
X