Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.149 views

Label Coronajihad: Teror Fobia Islam di Tengah Wabah

 

Oleh:

Isma Nur Diana S.Pd

Anggota Tim Komunitas Muslimah Menulis Depok

 

DI TENGAH pandemi Covid-19, umat Islam di berbagai negeri menjadi korban tindakan diskriminasi dan kebencian warga non-Muslim. Di India, kampanye kebencian terhadap Muslim dilakukan dengan label ‘Coronajihad’, yang mencakup pernyataan seperti: ‘Membersihkan India dari Muslim’ dan ‘Operator epidemi Covid-19.'Label ini menggambarkan Muslim sebagai penyebab di balik coronavirus. 

Menurut data yang dibagikan kepada TIME oleh Equality Labs, sebuah kelompok hak asasi manusia digital. trending topik di Twitter dengan tagar #coronajihad telah muncul hampir 300.000 kali dan berpotensi dilihat oleh 165 juta orang di twitter. 

Amir Ali, asisten profesor ilmu politik di Universitas Jawaharlal Nehru di Delhi, mengatakan: “Otoritas India telah menghubungkan beberapa kasus Covid-19 dengan kelompok  Muslim yang mengadakan konferensi tahunannya di Delhi pada awal Maret. Para pejabat kesehatan pun berlomba melacak siapa saja yang berhubungan dengan para peserta. Ketakutan akan Coronavirus dan ketegangan agama sudah puncaknya di India dan tidak butuh waktu lama bagi kedua kekuatan tersebut untuk berbaur.” 

Beredar video-video yang mengklaimanggota kelompok Muslim meludahi polisi, dengan cepat menjadi viral di media sosial. Hal ini memperburuk suasana yang sudah berbahaya bagi umat Islam. ‘Fobia Islam telah dialihkan ke masalah Coronavirus.’  

Beredar pula unggahan video melalui Facebook, YouTube dan Twitter mengenai seorang pedagang yang sengaja meludahi makanan yang sedang dia bungkus. Unggahan video menyebutkan aksi tersebut dengan judul “Corona Jihad.” Padahal unggahan tersebut sudah pernah tayang di YouTube pada 26 April 2019 dan sudah pernah dibahas pada 1 Mei 2019 dalam artikel laman feedme.com.my. Ini membuktikan bahwa video Facebook itu tidak ada kaitannya dengan Virus Corona, bahkan pada April 2019 Virus Corona belum terjadi.

Klarifikasi pun banyak dilakukan untuk membongkar kebohongan berita yang beredar, salah satunya di akun YouTube “the quint” dengan pemandu seorang remaja India yang menyebutkan: “Internet penuh dengan berita bohong, terkait dengan pandemi corona virus.” Ada sejumlah pesan dan postingan yang menebar kebencian terhadap Islam yang menggunankan beberapa klaim dari video lama yang dibuat jauh sebelum pandemi ini terjadi dan tidak terkait dengan penyebaran Virus Corona ini. 

Satu di antara video yang viral adalah komunitas Muslim menyebarkan virus Corona dengan menjilati sendok makanan sebelum makanan itu disajikan. Padahal video ini dibuat Juli 2018, lama sebelum pandemi Covid-19 ini merebak. Fakta berikutnya adalah komunitas Muslim di video tersebut adalah Komunitas Dawoodi Bohras yang sedang melakukan ritual menjilati alat makan yang telah digunakan, sebagai bagian dari keyakinan mereka untuk tidak menyisakan sedikit pun makanan, hal ini juga merupakan tradisi kehidupan mereka.

Meskipun artikel yang menghina Islam dibagikan oleh ribuan akun online. Pemerintah tidak mengambil tindakan apa pun terhadap mereka.Mengapa demikian? Ya, tentu saja, fobia Islam/rasa takut  atau kebencian terhadap Islam adalah upaya besar dari negara-negara Barat dan antek-anteknya untuk mencegah bangkitnya kekuatan Islam dalam bentuk institusi kenegaraan dalam kancah Internasional. Fobia Islam telah menjadi halusinasi yang dipelihara sebagai bukti ketakutan yang tidak bisa dipungkiri.

Berbagai upaya dilakukan Barat untuk mendiskriditkan Islam, baik ajarannya atau pun pemeluknya. Tujuannya berupaya menanamkan persepsi bahwa Islam tidak mempunyai norma yang sesuai dengan budaya lain, lebih rendah dibanding budaya Barat dan lebih berupa ideologi politik yang bengis daripada berupa suatu agama.

Munculnya kesadaran umat akan Islam sebagai din yang mengatur kehidupan dunia secara kaffah di negeri-negeri Muslim, telah menjadi "teror" bagi Barat dan antek anteknya. Karena akan membangkitkan Islam sebagai kekuatan politik yang meminggirkan kezaliman dan keserakahan mereka.

Narasi Barat dan antek-anteknya atas nama perang melawan terorisme, radikalisme dan ekstrimisme dengan target memerangi Islam dan umat Islam terus menerus dikampanyekan para penguasa Barat untuk membenarkan tindakan kejam mereka. Ini dilakukan di belahan dunia yang minoritas Muslim, bahkan di negara yang mayoritas Muslim pun narasi ini kencang didengungkan. Rezim komunis Cina melakukan tindakan keji terhadap Muslim Uighur di Turkistan Timur, rezim Hindu menyerang umat Islam di India, rezim Budha menindas umat Islam di Arakan, Myanmar.

Kebencian terhadap Islam ditegaskan lagi dalam bentuk kebijakan-kebijakan fobia Islam di Barat yang dilakukan oleh negara-negara yang mengklaim demokrasi, seperti Prancis. Negara ini melarang pemakaian hijab dan menghukum pemakainya.

Bahkan pandemi Covid-19 yang mendunia ini pun, mereka mengupayakan untuk menisbatkan kesalahannya kepada umat Islam dengan label #coronajihad. Maka, label Coronajihad merupakan teror fobia Islam di tengah wabah. Tujuannya untuk menggambarkan Muslim sebagai penyebab di balik pandemi ini.

Sayangnya upaya ini tidak berhasil membuat umat takut terhadap Islam. Bahkan fakta menunjukkan teror fobia Islam di Barat telah menyebabkan semakin banyak orang Barat yang tertarik pada Islam dan memeluk Islam secara berbondong-bondong setelah mereka mencari tahu kebenarannya. Islam sebagai ajaran Ilahiyah yang mampu menghantarkan kepada rahmatan lil alamin. Sejatinya Barat menyadari bahwa masyarakat sedang bergerak ke arah Islam.

Bagaimana sikap kita? Umat Islam harus senantiasa mendalami fakta dari fobia Islam ini. Membongkar makar jahatnya dan membuka tabir siapa pelaku dari penyebar fitnah keji terhadap Islam ini. Kita pun harus menjelaskan bagaimana Islam dan solusi tuntasnya yang cemerlang dalam setiap permasalahan kehidupan.

Umat Islam pun harus semakin jelas memperlihatkan identitas keislamannya. Menangkal virus fobia Islam hanya bisa dilakukan dengan menampakkan kebenaran, keindahan, kemuliaan dan kesempurnaan ajaran Islam.  Islam sebagai ideologi yang akan menjadi kompas dan solusi paripurna dalam mengatasi berbagai persoalan kehidupan.

Kita bisa berkaca pada masa awal Rasulullah dan para sahabatnya mendakwahkan Islam. Rasul dan para sahabatnya juga tidak luput dari serangan kebencian yang dilakukan oleh kaum Kafir Makkah. Para musuh Islam tidak akan pernah berhenti menebarkan ketakutan pada sesuatu yang sesungguhnya tak beralasan.

Dengan meneladani Rasulullah SAW, umat Muslim hendaknya menyadari bahwa ini adalah ujian untuk mengukur seberapa tabah dan kuat umat Islam menggenggam akidahnya. Sebagai umat beriman kita juga tentu memahami sepenuhnya, bahwa visi seorang Muslim bukan hanya dunia, tetapi juga menggapai ridha-Nya untuk jalan keselamatan akhirat. Karenanya para pejuang agama Allah, tidak perlu gentar dengan fitnah orang-orang yang benci kepada Islam.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Taliban Sebut Syariah Islam Satu-satunya Cara Mengakhiri Perang dan Memastikan Hak Perempuan

Taliban Sebut Syariah Islam Satu-satunya Cara Mengakhiri Perang dan Memastikan Hak Perempuan

Senin, 21 Jun 2021 12:00

Mengurai Polemik Jalur Sepeda

Mengurai Polemik Jalur Sepeda

Senin, 21 Jun 2021 10:44

Ketika Antrean ke Masjid Tak Sepanjang Antrean BTS Meal

Ketika Antrean ke Masjid Tak Sepanjang Antrean BTS Meal

Senin, 21 Jun 2021 08:53

Mewaspadai 6 Penyebab Hancurnya Pernikahan

Mewaspadai 6 Penyebab Hancurnya Pernikahan

Senin, 21 Jun 2021 02:56

Pemerintah Jerman Akan Larang Bendera Hamas

Pemerintah Jerman Akan Larang Bendera Hamas

Ahad, 20 Jun 2021 22:05

Presiden Afghanistan Ganti Menteri Pertahanan Di Tengah Kemajuan Taliban

Presiden Afghanistan Ganti Menteri Pertahanan Di Tengah Kemajuan Taliban

Ahad, 20 Jun 2021 20:40

Kasus Covid Meningkat, Kepala Daerah Diminta Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Kasus Covid Meningkat, Kepala Daerah Diminta Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Ahad, 20 Jun 2021 19:53

Pertahanan Udara Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

Pertahanan Udara Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

Ahad, 20 Jun 2021 11:21

Siaga Satu Covid, PP PERSISTRI Imbau Perketat Prokes dan Perkuat

Siaga Satu Covid, PP PERSISTRI Imbau Perketat Prokes dan Perkuat

Ahad, 20 Jun 2021 09:15

Miris, Menolong Pengungsi Dihukum Lima Tahun Penjara

Miris, Menolong Pengungsi Dihukum Lima Tahun Penjara

Ahad, 20 Jun 2021 09:13

20 Pabrik Hancur, 5000 Pekerja Kehilangan Pekerjaan Akibat Agresi Terbaru Israel Di Gaza

20 Pabrik Hancur, 5000 Pekerja Kehilangan Pekerjaan Akibat Agresi Terbaru Israel Di Gaza

Sabtu, 19 Jun 2021 20:15

Joe Biden Akan Kurangi Secara Drastis Sistem Persenjataan Dan Pasukan AS Di Timur Tengah

Joe Biden Akan Kurangi Secara Drastis Sistem Persenjataan Dan Pasukan AS Di Timur Tengah

Sabtu, 19 Jun 2021 19:45

2 Tahanan Penjara Guantanamo Asal Yaman Menangkan Pembebasan

2 Tahanan Penjara Guantanamo Asal Yaman Menangkan Pembebasan

Sabtu, 19 Jun 2021 19:15

Ormas Tak Perlu Lakukan Konvensi Capres

Ormas Tak Perlu Lakukan Konvensi Capres

Sabtu, 19 Jun 2021 10:53

IHW Ajak Pelaku Usaha Konversi Masa Berlaku Sertifikat Halal Jadi Empat Tahun

IHW Ajak Pelaku Usaha Konversi Masa Berlaku Sertifikat Halal Jadi Empat Tahun

Sabtu, 19 Jun 2021 10:47

Israel Perdana Menteri Baru, Penjajahan terhadap Palestina Semakin Ekstrim

Israel Perdana Menteri Baru, Penjajahan terhadap Palestina Semakin Ekstrim

Sabtu, 19 Jun 2021 09:49

Yunani Jatuhi Hukuman 15 Bulan Penjara Pejabat Muslim Minoritas Turki Di Trakia Barat

Yunani Jatuhi Hukuman 15 Bulan Penjara Pejabat Muslim Minoritas Turki Di Trakia Barat

Jum'at, 18 Jun 2021 20:35

Sembako Dipajaki, Emak pun Harus Berani Menolak!

Sembako Dipajaki, Emak pun Harus Berani Menolak!

Jum'at, 18 Jun 2021 20:22

Netanyahu Secara Ilegal Hancurkan Dokumen Sebelum Naftali Bennet Bertugas Sebagai PM

Netanyahu Secara Ilegal Hancurkan Dokumen Sebelum Naftali Bennet Bertugas Sebagai PM

Jum'at, 18 Jun 2021 19:30

35 Legislator Prancis Protes Pencalonan Pejabat Senior UEA Sebagai Presiden Interpol

35 Legislator Prancis Protes Pencalonan Pejabat Senior UEA Sebagai Presiden Interpol

Jum'at, 18 Jun 2021 18:44


MUI

Must Read!
X