Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.437 views

Rasulullah Dihina, Siapa yang Mampu Melindunginya?

 

Oleh: Khamsiyatil Fajriyah

Sepanjang bulan Rabiul Awal, umat Islam merayakan maulid Nabi sebagai bentuk kecintaan mereka kepada junjungannya. Sosok yang harus dan pantas dicintai, karena tidak ada kecintaan yang melebihi kecintaan beliau kepada umatnya.

Sebelum beliau wafat, yang terucap lirih di bibir mulia beliau adalah "ummati..ummati." Tidak hanya di  akhir hidup beliau, di akhirat nanti kecintaan beliau kepada umatnya masih berlanjut. Di Padang Mahsyar nanti, beliaulah manusia yang paling sibuk mencari umatnya, mengumpulkan, dan memberi minum mereka dari telaga Kautsar setelah kehausan di bawah terik panas matahari.

Maka sangat layak bila umat Islam se-dunia marah ketika Rasulullah dihina. Terlebih penghinaan ini terjadi di saat umat Islam merasakan kesyahduan dan kerinduan yang dalam kepada Baginda Nabi, di peringatan hari kelahiran beliau.

Sudah sepekan berlalu, sejak pernyataan Emmanuel Macron, Presiden Perancis yang menyatakan bahwa dirinya akan tetap memberikan izin penerbitan karikatur nabi Muhammad di majalah satire Charlie Hebdo. Alasannya, karena hendak mempertahankan kebebasan berekspresi di negaranya. Masalah seperti ini, jelas mengundang reaksi umat Islam di seluruh dunia.

Sepekan ini, umat Islam di seluruh negeri-negeri muslim memprotes pernyataan dan kebijakan Macron. Protes dan kecaman  dari kepala negara hingga rakyat jelata,  di dunia maya juga dunia nyata. Tetapi tetap saja si Macron pada pendiriannya. Yang dikhawatirkannya hanyalah berkurangnya penghasilan Perancis bila negeri-negeri muslim memboikot produk negaranya. Itu saja.

Benar-benar sikap semau gue, gaya khas bangsa Perancis sebagai cerminan sikap individualisme yang kuat. Dan sampai hari ini, tidak ada ucapan maaf kepada umat Islam karena telah menghina Islam dan junjungan mereka. Penyakit intoleran ini ada, karena sekularisme akut yang telah diidap lama oleh Perancis.

Memboikot dan mengecam  adalah langkah awal menolak pernyataan si Macron. Menghentikan si Macron, tentu tidak bisa berhenti sampai di langkah ini. Tahapan selanjutnya adalah jangan lagi berdiri di sisi yang sama dengan si Macron beserta segenap prinsip hidup bangsa Perancis. Apakah itu? Jangan ikut hidup dalam kehidupan sekular dan mempertahankan demokrasi yang menjadi sumber kebebasan berekspresi.

Untuk ketegasan bersikap, umat Islam bisa melihat bagaimana Sultan Abdul Hamid II menghentikan upaya penghinaan kepada Rasulullah SAW. Saat itu akan ada pementasan teater di Perancis, dengan judul "Muhammad dan Kefanatikan" yang disadur dari karya sastra Voltaire. Sultan Abdul Hamid II hanya memanggil duta besar Perancis dengan pesan yang menunjukkan kewibawaan beliau sebagai Khalifah, pemimpin umat Islam. Singkat saja pesan beliau kepada duta besar Perancis.

"Aku Sultan dari Balkan, Irak, Suriah, Lebanon, Hijaz, Kaukasus, Anatolia, dan Istambul. Aku, Khalifah Abdul Hamid Han. Jika Anda tidak menghentikan teater tersebut. Maka akan kuhancurkan negerimu."

Dan pementasan itu benar-benar dibatalkan. Padahal saat itu, kondisi kekhilafahan Turki sedang krisis, dengan julukan "The Old Sick Man" yang diberikan oleh negara-negara Eropa. Sedangkan Perancis saat itu, adalah salah satu dari negara besar di Eropa yang tengah berjaya. Tetap saja, Khilafah Turki sebagai sebuah negara adidaya yang melindungi umat Islam, agama, dan Rasulullah walaupun harus bertaruh nyawa, disegani oleh negara-negara di dunia.

Hari ini, kita belum memiliki kekuatan itu, kekuatan yang menjadi pelindung Islam dan Nabinya. Kekuatan yang akan membungkam musuh-musuh Allah. Maka, berjuang untuk memilikinya kembali, jelas bukanlah mimpi. Berjuang mewujudkannya kembali, adalah buah keyakinan akan janji Allah dan RasulNya. Insya Allah segera. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Latest News
Bapack-Bapack Lyfe

Bapack-Bapack Lyfe

Jum'at, 28 Jan 2022 14:53

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Jum'at, 28 Jan 2022 09:58

Indonesia Akan Dikepung Relawan Anies

Indonesia Akan Dikepung Relawan Anies

Kamis, 27 Jan 2022 20:29

Pasukan Pemerintah Yaman Tewaskan Lusinan Pemberontak Syi'ah Houtsi Di Distrik Abedia Marib Tengah

Pasukan Pemerintah Yaman Tewaskan Lusinan Pemberontak Syi'ah Houtsi Di Distrik Abedia Marib Tengah

Kamis, 27 Jan 2022 19:45

1 Tentara Filipina Tewas 2 Terluka Dalam Serangan Abu Sayyaf Di Sulu

1 Tentara Filipina Tewas 2 Terluka Dalam Serangan Abu Sayyaf Di Sulu

Kamis, 27 Jan 2022 19:00

Publikasi Daftar Pesantren Terafiliasi Kelompok Teroris oleh BNPT Timbulkan Kecemasan Masyarakat

Publikasi Daftar Pesantren Terafiliasi Kelompok Teroris oleh BNPT Timbulkan Kecemasan Masyarakat

Kamis, 27 Jan 2022 18:15

Prancis Akan Tutup Situs Web Islam Karena Bertentangan Dengan 'Nilai-nilai Nasional'

Prancis Akan Tutup Situs Web Islam Karena Bertentangan Dengan 'Nilai-nilai Nasional'

Kamis, 27 Jan 2022 18:15

Sesajen dan Seribu Dupa Mengiringi Doa, Layakkah Dilakukan?

Sesajen dan Seribu Dupa Mengiringi Doa, Layakkah Dilakukan?

Kamis, 27 Jan 2022 10:29

Peluang 2022: Kemitraan Padang Pariaman Raih Omset Puluhan Juta

Peluang 2022: Kemitraan Padang Pariaman Raih Omset Puluhan Juta

Kamis, 27 Jan 2022 07:23

Lantik Dewan Pakar, PKS Siap Bersinergi Bangun Indonesia

Lantik Dewan Pakar, PKS Siap Bersinergi Bangun Indonesia

Kamis, 27 Jan 2022 04:20

Api Bandung Menghangatkan Purnawirawan

Api Bandung Menghangatkan Purnawirawan

Rabu, 26 Jan 2022 23:14

Pernyataan Kepala BNPT Soal Pesantren Terafilisasi Jaringan Teroris Perlu Diluruskan

Pernyataan Kepala BNPT Soal Pesantren Terafilisasi Jaringan Teroris Perlu Diluruskan

Rabu, 26 Jan 2022 23:12

Legislator: Sejahterakan Rakyat, Penerimaan Pajak Akan Meningkat

Legislator: Sejahterakan Rakyat, Penerimaan Pajak Akan Meningkat

Rabu, 26 Jan 2022 23:10

Ketua MIUMI Aceh Isi Pengajian 'Urgensi dan Keutamaan Belajar Ilmu Syari' di Dayah Arun Lhokseumawe

Ketua MIUMI Aceh Isi Pengajian 'Urgensi dan Keutamaan Belajar Ilmu Syari' di Dayah Arun Lhokseumawe

Rabu, 26 Jan 2022 22:46

Israel Bersiap Untuk Evakuasi Ribuan Warga Yahudi Ukraina Di Tengah Ancaman Invasi Rusia

Israel Bersiap Untuk Evakuasi Ribuan Warga Yahudi Ukraina Di Tengah Ancaman Invasi Rusia

Rabu, 26 Jan 2022 21:45

5 Tentara Mesir Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Semenanjung Sinai

5 Tentara Mesir Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Semenanjung Sinai

Rabu, 26 Jan 2022 21:20

Kewajiban Suami dan Bapak terhadap Keluarganya

Kewajiban Suami dan Bapak terhadap Keluarganya

Rabu, 26 Jan 2022 21:00

Mahasiswa Peternakan Universitas PERSIS Berinovasi dalam Pupuk Organik

Mahasiswa Peternakan Universitas PERSIS Berinovasi dalam Pupuk Organik

Rabu, 26 Jan 2022 17:13

Ketua Kadin: PERSIS Miliki Potensi Kembangkan Ekonomi Syariah

Ketua Kadin: PERSIS Miliki Potensi Kembangkan Ekonomi Syariah

Rabu, 26 Jan 2022 17:06

Yair Lapid: Israel Ingin Bangun Hubungan Diplomatik Dengan Indonesia Dan Saudi, Tapi Butuh Waktu

Yair Lapid: Israel Ingin Bangun Hubungan Diplomatik Dengan Indonesia Dan Saudi, Tapi Butuh Waktu

Rabu, 26 Jan 2022 16:00


MUI

Must Read!
X