Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.810 views

Kalender Gregorian Masehi VS Kalender Islam Hijriyah

 
Oleh: Vivin Indriani
 
Tahun baru. Kalender baru. Secara umum penanggalan yang dipakai di seluruh dunia hari ini menggunakan perhitungan Kalender Gregorian atau Kalender Gregorius. Dalam kamus Wikipedia disebutkan, Kalender Gregorius atau Kalender Gregorian adalah kalender yang hari ini paling banyak dipakai di Dunia Barat dan seluruh dunia.
 
Kalender Gregorian sendiri sesungguhnya adalah modifikasi dari Kalender Julius. Dr. Aloysius Lilius adalah tokoh yang pertama kali mengusulkan penggunaan kalender ini sebagai penanggalan dan sempat disetujui oleh Paus Gregorius XIII. Akhirnya penggunaan kalender yang menggunakan penanggalan Masehi ini secara resmi digunakan pada tanggal 24 Februari 1582.
 
Pada awalnya kalender yang digunakan di Barat adalah Kalender Julius. Meski sama-sama menggunakan penanggalan Masehi namun Kalender Julius dianggap kurang akurat. Kalender Julius menetapkan permulaan musim semi yakni pada tanggal 21 Maret, semakin maju dari penetapan hari perayaan Paskah yang sudah disepakati sejak Konsili Nicea I pada tahun 325.
 
Dalam penanggalan Gregorian terdapat 12 bulan yang masing-masing memiliki nama dan maksud tersendiri.
 
Januari, diambil dari nama Janus yakni Dewa permulaan dan akhir yang dipuja oleh bangsa Romawi.
 
Februari, diambil dari nama Februus yakni Dewa kematian dan pemurnian Romawi. Dewa Februus juga dijadikan sebagai dewa bangsa Etruskan. Bulan Februari dianggap sebagai bulan perayaan ritual pemurnian di Romawi yang dirayakan setiap tanggal 15 bulan ini.
 
Maret, diambil dari nama Mars yang merupakan Dewa perang Romawi.
 
April, diambil dari bahasa Latin yaitu Aperire yang artinya membuka. Bulan April (Aprilis) dalam kalender Romawi merupakan penghormatan untuk dewi Venus. Kata April diambil dari nama Venus dalam bahasa Yunani yaitu Aphrodite (Aphros).
 
Mei, diambil dari nama Maia Maiestas yakni salah satu Dewi bangsa Romawi.
 
Juni diambil dari nama Juno, yakni seorang Dewi Romawi yang merupakan istri dari Jupiter.
 
Juli, diambil dari nama Julius Caesar, salah seorang diktator bangsa Romawi. Dalam penanggalan sebelumnya, bulan Juli disebut dengan sebutan Quintilis, yaitu bulan ke-5 kalender Romawi.
 
Agustus diambil dari nama Augustus yakni nama Kaisar Romawi pertama. Bulan ini sebelumnya disebut Sextilis, yaitu bulan ke-6 kalender Romawi.
 
September diambil dari kata Septem yang merupakan bahasa Latin untuk tujuh. September disebut sebagai bulan ke-7 kalender Romawi.
 
Oktober berasal dari kata Octo yang merupakan bahasa Latin untuk kata delapan.
 
November berasal dari kata Novem yang merupakan bahasa Latin untuk sembilan.
 
Dan Desember yang berasal dari kata Decem, merupakan bahasa Latin untuk sepuluh.
 
Tahun Baru Masehi, Kental Budaya Pagan
 
Dari sekilas gambaran sejarah penggunaan Kalender Gregorian yang hari ini banyak diperingati, kita bisa tahu bahwa nuansa Romawi demikian kental di dalamnya. Percampuran antara budaya Nashrani dengan mitologi klasik bangsa Romawi di masa silam sangat mewarnai penggunaan kalender ini. Dan kita telah menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.
 
Sesungguhnya, sebagai Muslim, kita memiliki penanggalan sendiri sebagai penanda waktu dalam satu tahun. Yakni Kalender Hijriyah. Kalender Hijriyah telah dipakai oleh kaum Muslimin sepanjang sejarah peradaban Islam selama lebih dari 13 abad. Nama resmi dari kalender Hijriyah yakni رأس السنة الهجرية atau Raʼs al-Sanah al-Hijrīyah. Atau lebih populer dengan nama Tahun Baru Islam.
 
Kalender Hijriyah ditetapkan sebagai awal mula penanggalan umat Islam yang diambil dari peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad saw dari Makkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Kalender Hijriyah menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya, sedangkan kalender Masehi menggunakan peredaran matahari. Dalam sistem Kalender Hijriyah, sebuah hari dan tanggal dimulai ketika terbenamnya matahari di tempat tersebut atau ketika memasuki waktu Maghrib. Berbeda dengan Kalender Masehi yang menetapkan hitungan awal hari dan tanggal pada pukul 00.00 dini hari waktu setempat.
 
Penetapan kalender hijriah sendiri dilakukan pada zaman Khalifah Umar bin Khaththab. Beliau menetapkan peristiwa hijrah Rasulullah Saw dari Mekah ke Madinah sebagai penanda awal diberlakukannya penanggalan Hijriyah. Dengan mengacu pada perhitungan peredaran bulan, Kalender Hijriyah terdiri dari 12 bulan, dengan jumlah hari berkisar 29-30 hari.
 
Penetapan 12 bulan dengan menggunakan waktu peredaran bulan ini sesungguhnya sesuai dengan firman Allah SWT yang artinya,
 
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya; dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (QS. At Taubah(9): 36).
 
Sejarah Islam Kental dalam Penetapan Kalender Hijriyah
 
Pada masa sebelum Nabi Muhammad saw datang, bangsa Arab sesungguhnya telah menggunakan bulan-bulan dalam kalender Hijriyah sebagai sistem penanggalan mereka. Namun pada waktu itu mereka tidak menetapkan angka untuk menyebutkan tahun ke berapa dari penanggalan yang mereka gunakan ini. Bangsa Arab pra kerasulan menggunakan nama-nama peristiwa atau nama khas tertentu untuk menyebut angka tahun penanggalan. Misalnya, Tahun Gajah sebagai penanda 12 bulan kalender yang bertepatan dengan kelahiran Nabi dan penyerbuan Pasukan Gajah Raja Abraham.
 
Penetapan Tahun Hijriyah diawali ketika Abu Musa Al-Asyaari, salah seorang gubernur pada masa Khalifah Umar bin Khaththab menulis surat kepada Amirul Mukminin. Dalam suratnya, Abu Musa menanyakan surat-surat dari Khalifah Umar yang tidak menuliskan tahun, hanya tanggal dan bulan saja. Hal ini cukup membingungkan dalam menyusun laporan administrasi kenegaraan.
 
Dari sini, Khalifah Umar kemudian mengumpulkan beberapa Sahabat senior diantaranya Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Abdurrahman bin Auf, Saad bin Abi Waqqas, Zubair bin Awwam serta Thalhah bin Ubaidillah. Hasilnya disepakati, penentuan tahun pertama Hijriyah diambil dari peristiwa Hijrah Nabi Muhammad saw dari Makkah ke Madinah sebagai tahun I Hijriyah.
 
Dari sini kita bisa melihat, bahwa penetapan kalender Hijriyah amat kental dengan nuansa hadlarah Islam. Sehingga wajar jika Kalender Hijriyah sangat layak dipergunakan kembali sebagai acuan penanggalan oleh kaum Muslimin di seluruh dunia. Tidak hanya itu, penentuan pelaksanaan beberapa rukun ibadah juga menggunakan penetapan Kalender Hijriyah seperti puasa yang ditetapkan pada tanggal 1 Bulan Ramadhan. Haji yang ditetapkan pada Bulan Dzulhijjah. Dan beberapa rukun ibadah lainnya.
 
Menetapkan penanggalan dengan sistem Kalender Hijriyah sebagai acuan pada masa sekarang tentu saja membutuhkan kesatuan umat dan sistem yang mendukung. Sejarah peradaban Islam mengajarkan, hanya sistem Khilafah Islamiyyah yang mampu mengakomodasi seluruh kepentingan kaum Muslimin serta menjaga perpaduan yang satu antara hadlarah Islam dengan sistem kehidupan Islam sepenuhnya. Jika itu terjadi, maka kebangkitan kembali kejayaan Islam akan nampak di depan mata. Semoga bukan sekadar cita-cita. (rf/voa-islam.com)
 
Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Selasa, 02 Mar 2021 19:05

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Selasa, 02 Mar 2021 18:35

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

Selasa, 02 Mar 2021 17:45

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Selasa, 02 Mar 2021 17:05

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Selasa, 02 Mar 2021 16:35

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Selasa, 02 Mar 2021 07:48

Abdul Mu'ti Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat yang Keberatan dengan Perpres Miras

Abdul Mu'ti Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat yang Keberatan dengan Perpres Miras

Selasa, 02 Mar 2021 07:11

Pilpres 2024, Antara yang Muda dan yang Tua

Pilpres 2024, Antara yang Muda dan yang Tua

Selasa, 02 Mar 2021 06:54

Perpres Produksi Miras, Presiden Jokowi Mikir Apa Tidak Ya?

Perpres Produksi Miras, Presiden Jokowi Mikir Apa Tidak Ya?

Selasa, 02 Mar 2021 06:39

Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Senin, 01 Mar 2021 20:35

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Senin, 01 Mar 2021 20:01

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Senin, 01 Mar 2021 17:03

Politik Mabuk Jokowi

Politik Mabuk Jokowi

Senin, 01 Mar 2021 14:54

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Senin, 01 Mar 2021 14:28

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

Senin, 01 Mar 2021 13:48

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Senin, 01 Mar 2021 12:15

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Senin, 01 Mar 2021 12:05

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Ahad, 28 Feb 2021 22:36

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

Ahad, 28 Feb 2021 21:06

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

Ahad, 28 Feb 2021 18:52


MUI

Must Read!
X

Ahad, 28/02/2021 18:20

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah