Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.049 views

Kalender Gregorian Masehi VS Kalender Islam Hijriyah

 
Oleh: Vivin Indriani
 
Tahun baru. Kalender baru. Secara umum penanggalan yang dipakai di seluruh dunia hari ini menggunakan perhitungan Kalender Gregorian atau Kalender Gregorius. Dalam kamus Wikipedia disebutkan, Kalender Gregorius atau Kalender Gregorian adalah kalender yang hari ini paling banyak dipakai di Dunia Barat dan seluruh dunia.
 
Kalender Gregorian sendiri sesungguhnya adalah modifikasi dari Kalender Julius. Dr. Aloysius Lilius adalah tokoh yang pertama kali mengusulkan penggunaan kalender ini sebagai penanggalan dan sempat disetujui oleh Paus Gregorius XIII. Akhirnya penggunaan kalender yang menggunakan penanggalan Masehi ini secara resmi digunakan pada tanggal 24 Februari 1582.
 
Pada awalnya kalender yang digunakan di Barat adalah Kalender Julius. Meski sama-sama menggunakan penanggalan Masehi namun Kalender Julius dianggap kurang akurat. Kalender Julius menetapkan permulaan musim semi yakni pada tanggal 21 Maret, semakin maju dari penetapan hari perayaan Paskah yang sudah disepakati sejak Konsili Nicea I pada tahun 325.
 
Dalam penanggalan Gregorian terdapat 12 bulan yang masing-masing memiliki nama dan maksud tersendiri.
 
Januari, diambil dari nama Janus yakni Dewa permulaan dan akhir yang dipuja oleh bangsa Romawi.
 
Februari, diambil dari nama Februus yakni Dewa kematian dan pemurnian Romawi. Dewa Februus juga dijadikan sebagai dewa bangsa Etruskan. Bulan Februari dianggap sebagai bulan perayaan ritual pemurnian di Romawi yang dirayakan setiap tanggal 15 bulan ini.
 
Maret, diambil dari nama Mars yang merupakan Dewa perang Romawi.
 
April, diambil dari bahasa Latin yaitu Aperire yang artinya membuka. Bulan April (Aprilis) dalam kalender Romawi merupakan penghormatan untuk dewi Venus. Kata April diambil dari nama Venus dalam bahasa Yunani yaitu Aphrodite (Aphros).
 
Mei, diambil dari nama Maia Maiestas yakni salah satu Dewi bangsa Romawi.
 
Juni diambil dari nama Juno, yakni seorang Dewi Romawi yang merupakan istri dari Jupiter.
 
Juli, diambil dari nama Julius Caesar, salah seorang diktator bangsa Romawi. Dalam penanggalan sebelumnya, bulan Juli disebut dengan sebutan Quintilis, yaitu bulan ke-5 kalender Romawi.
 
Agustus diambil dari nama Augustus yakni nama Kaisar Romawi pertama. Bulan ini sebelumnya disebut Sextilis, yaitu bulan ke-6 kalender Romawi.
 
September diambil dari kata Septem yang merupakan bahasa Latin untuk tujuh. September disebut sebagai bulan ke-7 kalender Romawi.
 
Oktober berasal dari kata Octo yang merupakan bahasa Latin untuk kata delapan.
 
November berasal dari kata Novem yang merupakan bahasa Latin untuk sembilan.
 
Dan Desember yang berasal dari kata Decem, merupakan bahasa Latin untuk sepuluh.
 
Tahun Baru Masehi, Kental Budaya Pagan
 
Dari sekilas gambaran sejarah penggunaan Kalender Gregorian yang hari ini banyak diperingati, kita bisa tahu bahwa nuansa Romawi demikian kental di dalamnya. Percampuran antara budaya Nashrani dengan mitologi klasik bangsa Romawi di masa silam sangat mewarnai penggunaan kalender ini. Dan kita telah menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.
 
Sesungguhnya, sebagai Muslim, kita memiliki penanggalan sendiri sebagai penanda waktu dalam satu tahun. Yakni Kalender Hijriyah. Kalender Hijriyah telah dipakai oleh kaum Muslimin sepanjang sejarah peradaban Islam selama lebih dari 13 abad. Nama resmi dari kalender Hijriyah yakni رأس السنة الهجرية atau Raʼs al-Sanah al-Hijrīyah. Atau lebih populer dengan nama Tahun Baru Islam.
 
Kalender Hijriyah ditetapkan sebagai awal mula penanggalan umat Islam yang diambil dari peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad saw dari Makkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Kalender Hijriyah menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya, sedangkan kalender Masehi menggunakan peredaran matahari. Dalam sistem Kalender Hijriyah, sebuah hari dan tanggal dimulai ketika terbenamnya matahari di tempat tersebut atau ketika memasuki waktu Maghrib. Berbeda dengan Kalender Masehi yang menetapkan hitungan awal hari dan tanggal pada pukul 00.00 dini hari waktu setempat.
 
Penetapan kalender hijriah sendiri dilakukan pada zaman Khalifah Umar bin Khaththab. Beliau menetapkan peristiwa hijrah Rasulullah Saw dari Mekah ke Madinah sebagai penanda awal diberlakukannya penanggalan Hijriyah. Dengan mengacu pada perhitungan peredaran bulan, Kalender Hijriyah terdiri dari 12 bulan, dengan jumlah hari berkisar 29-30 hari.
 
Penetapan 12 bulan dengan menggunakan waktu peredaran bulan ini sesungguhnya sesuai dengan firman Allah SWT yang artinya,
 
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya; dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (QS. At Taubah(9): 36).
 
Sejarah Islam Kental dalam Penetapan Kalender Hijriyah
 
Pada masa sebelum Nabi Muhammad saw datang, bangsa Arab sesungguhnya telah menggunakan bulan-bulan dalam kalender Hijriyah sebagai sistem penanggalan mereka. Namun pada waktu itu mereka tidak menetapkan angka untuk menyebutkan tahun ke berapa dari penanggalan yang mereka gunakan ini. Bangsa Arab pra kerasulan menggunakan nama-nama peristiwa atau nama khas tertentu untuk menyebut angka tahun penanggalan. Misalnya, Tahun Gajah sebagai penanda 12 bulan kalender yang bertepatan dengan kelahiran Nabi dan penyerbuan Pasukan Gajah Raja Abraham.
 
Penetapan Tahun Hijriyah diawali ketika Abu Musa Al-Asyaari, salah seorang gubernur pada masa Khalifah Umar bin Khaththab menulis surat kepada Amirul Mukminin. Dalam suratnya, Abu Musa menanyakan surat-surat dari Khalifah Umar yang tidak menuliskan tahun, hanya tanggal dan bulan saja. Hal ini cukup membingungkan dalam menyusun laporan administrasi kenegaraan.
 
Dari sini, Khalifah Umar kemudian mengumpulkan beberapa Sahabat senior diantaranya Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Abdurrahman bin Auf, Saad bin Abi Waqqas, Zubair bin Awwam serta Thalhah bin Ubaidillah. Hasilnya disepakati, penentuan tahun pertama Hijriyah diambil dari peristiwa Hijrah Nabi Muhammad saw dari Makkah ke Madinah sebagai tahun I Hijriyah.
 
Dari sini kita bisa melihat, bahwa penetapan kalender Hijriyah amat kental dengan nuansa hadlarah Islam. Sehingga wajar jika Kalender Hijriyah sangat layak dipergunakan kembali sebagai acuan penanggalan oleh kaum Muslimin di seluruh dunia. Tidak hanya itu, penentuan pelaksanaan beberapa rukun ibadah juga menggunakan penetapan Kalender Hijriyah seperti puasa yang ditetapkan pada tanggal 1 Bulan Ramadhan. Haji yang ditetapkan pada Bulan Dzulhijjah. Dan beberapa rukun ibadah lainnya.
 
Menetapkan penanggalan dengan sistem Kalender Hijriyah sebagai acuan pada masa sekarang tentu saja membutuhkan kesatuan umat dan sistem yang mendukung. Sejarah peradaban Islam mengajarkan, hanya sistem Khilafah Islamiyyah yang mampu mengakomodasi seluruh kepentingan kaum Muslimin serta menjaga perpaduan yang satu antara hadlarah Islam dengan sistem kehidupan Islam sepenuhnya. Jika itu terjadi, maka kebangkitan kembali kejayaan Islam akan nampak di depan mata. Semoga bukan sekadar cita-cita. (rf/voa-islam.com)
 
Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Kamis, 02 Dec 2021 15:21

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Kamis, 02 Dec 2021 15:03

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Kamis, 02 Dec 2021 12:24

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Kamis, 02 Dec 2021 12:15

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Kamis, 02 Dec 2021 10:27

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Kamis, 02 Dec 2021 02:14

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Rabu, 01 Dec 2021 23:07

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Rabu, 01 Dec 2021 22:27

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Rabu, 01 Dec 2021 19:26

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Rabu, 01 Dec 2021 19:12

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

Rabu, 01 Dec 2021 18:55

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Rabu, 01 Dec 2021 18:32

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Rabu, 01 Dec 2021 18:04

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Rabu, 01 Dec 2021 16:29

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Rabu, 01 Dec 2021 15:34

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Rabu, 01 Dec 2021 14:52

Pengadilan Libya Keluarkan Penglima Pemberontak Khalifa Haftar Dari Pencalonan Pilpres

Pengadilan Libya Keluarkan Penglima Pemberontak Khalifa Haftar Dari Pencalonan Pilpres

Rabu, 01 Dec 2021 14:45

Dari Guru yang Alim dan Uswah Hasanah, Lahirlah Para Ulama dan Generasi Khairu Ummah

Dari Guru yang Alim dan Uswah Hasanah, Lahirlah Para Ulama dan Generasi Khairu Ummah

Rabu, 01 Dec 2021 14:27

Arab Saudi Buka Bagian Konsuler Di Kedutaan Mereka Di Kabul

Arab Saudi Buka Bagian Konsuler Di Kedutaan Mereka Di Kabul

Rabu, 01 Dec 2021 14:00

Siapkan Kader, PP PERSIS Bekali Kafilah Du'at Angkatan XI

Siapkan Kader, PP PERSIS Bekali Kafilah Du'at Angkatan XI

Rabu, 01 Dec 2021 13:22


MUI

Must Read!
X