Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.154 views

Cara Menghancurkan Amerika dalam Tiga Langkah Mudah

 

Oleh: Khamsiyatil Fajriyah

One Day One Book kali ini membahas buku best seller Ben Shapiro, seorang penulis muda, berjudul How to Destroy America in Three Easy Steps. Barangkali kita mengira buku ini berisi tips-tips untuk menghancurkan Amerika. Karena di lubuk hati yang paling dalam, siapa pun yang tahu akan sikap sok negara ini dalam segala hal, dari kehebatan hingga kebejatannya tentu berharap negara ini segera hancur.

Ternyata eh ternyata, Ben Shapiro menyuguhkan pembaca hal sebaliknya. Sebagai seorang pendukung partai Republik, dia menunjukkan bagaimana cara memperkuat Amerika yaitu dengan tiga pilar, yang harus dimiliki negara. Philosophy (ideologi atau cara pandangnya tentang kehidupan dengan segala aspeknya), Culture (kebiasaan hidup yang telah berakar kuat selama ratusan tahun sebagai sebuah bangsa), dan Historynya (sejarah, segala keberhasilan yang pernah diraih AS). Dan untuk menghancurkannya, lakukan yang sebaliknya.  

Menurut Si Ben, penjagaan Philosophy ada di kubunya. Harap maklum, dia yang berdiri di sisi partai Republik, menganggap kubunya adalah kubu Unionist, kubu yang menyatukan bangsa, memperkuat bangsa. Masih menurutnya, kubu Republik lah yang selama ini menjaga filosofi Amerika, menjaga hak-hak asasi warga negara dan kesamaan warga negara di hadapan hukum. Dan Demokrat telah melakukan sebaliknya, menghancurkan hak asasi dan menganggapnya tidak ada dengan menjadikan negara sebagai institusi yang mewujudkan hak asasi.

Philosophy yang dijalankan dan menjadi culture Amerika, kedua partai besar ini masih juga berbeda. Meskipun demikian berbeda, sebenarnya keduanya masih sama. Sama-sama berpegang teguh pada sekularisme. Jadi, kita tidak perlu heran bila melihat Trump dan Biden sangat berbeda bahkan terjadi konfrontasi, tetapi tidak terjadi perubahan di negara mereka. Dan seperti sudah terpola, kemenangan dua partai besar ini bergiliran. Pemilu empat tahun yang lalu di kubu Republik, kali ini yang menang Demokrat, dan Republik pasti akan mendapat giliran selanjutnya.

Di bagian history, terbongkarlah apa yang menjadi sejarah perjalanan ideologi dan culture Amerika. Di buku An Economic Interpretation of the Constitution of the United States yang super best seller karena telah terjual 11 juta buku, karya Charles Austin Bears, para pendiri negara Amerika menyusun Piagam dan Undang-undang negara sebenarnya hanyalah untuk kepentingan dan keuntungan mereka. Tak heran bila Amerika yang baru keluar dari isolasi diri di perang dunia kedua, berdiri sebagai "wakil" negara kapitalis abad 20 yang selalu berambisi menjadi satu-satunya negara "pemegang" dunia.

Bahkan di buku karya Howard Zinn, People's History of the United States, sepanjang sejarah Amerika selalu melahirkan hirarki, antara penakluk dan yang ditaklukkan, tuan dan budaknya, pengusaha dan buruhnya. Dalam sejarahnya, demokrasi Amerika adalah oligarki. Tak salah bila sejak awal kelahirannya, demokrasi dibaca akan menjadi oligarki. Dan bagi negara-negara pengikutnya, konsekuensi berdemokrasi yang kemudian menjadi oligarki, menjadikan kapitalis semakin menguat dan rakyat semakin melarat.

Kemudian, bagaimana dengan Islam? Sebagai risalah yang sempurna yang diturunkan oleh Allah sebagai Rahmat bagi seluruh alam, Islam adalah sebuah sistem hidup. Aqidah Islam  sebagai dasar pelaksanaan syariah, aturan hidup yang mencakup seluruh aspek kehidupan, selalu mampu memecahkan seluruh masalah. Dalam penegakan syariah dalam sebuah institusi negara, manusia selalu merasakan hikmah, ketentraman hidup dan kebahagiaan.

Negara yang menegakkan syariah akan merealisasikan semua tujuan syariah(maqoshidussyara') yang membawa kemaslahatan bagi muslim dan non muslim. Terjaganya hidup manusia, akal manusia, keamanan, harta, kehormatan. Bila ditaklukkan suatu negeri agar tunduk pada hukum Islam, tendensinya adalah agar mereka juga merasakan fitrah sebagai hamba Allah. Bukan dalam rangka mengeruk kekayaan dan mencari keuntungan duniawi. Semua berjalan sepanjang sejarah penegakannya selama 13 abad lebih.

Bila kebenarannya sudah tidak bisa dibantah lagi dan dalam perjalanannya membawa kebaikan, maka menolak Islam untuk kembali diterapkan secara kaffah, jelas adalah kerugian. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Jadikan Rumahmu Kiblat

Jadikan Rumahmu Kiblat

Senin, 19 Apr 2021 21:36

Shalat Tarawih (Bagian Dua)

Shalat Tarawih (Bagian Dua)

Senin, 19 Apr 2021 21:28

Pensiunan Kolonel Militer Israel Sebut Sistem Pertahanan Iron Dome Tidak Dapat Diandalkan

Pensiunan Kolonel Militer Israel Sebut Sistem Pertahanan Iron Dome Tidak Dapat Diandalkan

Senin, 19 Apr 2021 19:30

Hamas: Perjuangan Akan Terus Berlanjut Sampai Pembebasan Penuh Al-Aqsa Dari Musuh Zionis

Hamas: Perjuangan Akan Terus Berlanjut Sampai Pembebasan Penuh Al-Aqsa Dari Musuh Zionis

Senin, 19 Apr 2021 19:10

Mengganti Shalat Tarawih dengan Tahajjud, Bolehkah?

Mengganti Shalat Tarawih dengan Tahajjud, Bolehkah?

Senin, 19 Apr 2021 17:12

Kerumunan Maulid Nabi Muhammad Bukan Tindak Pidana

Kerumunan Maulid Nabi Muhammad Bukan Tindak Pidana

Senin, 19 Apr 2021 15:36

TLP Bebaskan 11 Polisi Yang Mereka Sandera Selama Protes Anti-Prancis Di Lahore

TLP Bebaskan 11 Polisi Yang Mereka Sandera Selama Protes Anti-Prancis Di Lahore

Senin, 19 Apr 2021 13:35

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Senin, 19 Apr 2021 13:00

Syaikh Bin Bazz: Qunut Witir Boleh Setiap Malam

Syaikh Bin Bazz: Qunut Witir Boleh Setiap Malam

Senin, 19 Apr 2021 11:17

Mencintai Allah

Mencintai Allah

Ahad, 18 Apr 2021 23:07

Jazuli Juwaini Minta Aparat Segera Tangkap Joseph Paul Zhang

Jazuli Juwaini Minta Aparat Segera Tangkap Joseph Paul Zhang

Ahad, 18 Apr 2021 22:37

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Ahad, 18 Apr 2021 22:30

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Ahad, 18 Apr 2021 22:24

Dewan Da'wah Bantu Warga Terdampak Banjir Bima

Dewan Da'wah Bantu Warga Terdampak Banjir Bima

Ahad, 18 Apr 2021 22:20

Kelompok Sayap Kanan Denmark Instruksikan Pengungsi Untuk 'Pulang Ke Suriah Yang Cerah'

Kelompok Sayap Kanan Denmark Instruksikan Pengungsi Untuk 'Pulang Ke Suriah Yang Cerah'

Ahad, 18 Apr 2021 22:05

Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Jurnalis Depok

Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Jurnalis Depok

Ahad, 18 Apr 2021 22:03

Bom Pinggir Jalan Di Somalia Tewaskan Komandan Militer Tertinggi Shabelle Tengah

Bom Pinggir Jalan Di Somalia Tewaskan Komandan Militer Tertinggi Shabelle Tengah

Ahad, 18 Apr 2021 21:45

Josep Paul Zhang Nistakan Islam, Persis Minta Polisi Bertindak Tegas

Josep Paul Zhang Nistakan Islam, Persis Minta Polisi Bertindak Tegas

Ahad, 18 Apr 2021 21:17

Rezim Assad Gunakan 82.000 Bom Barel Dalam 9 Tahun Serangan Terhadap Warga Sipil Suriah

Rezim Assad Gunakan 82.000 Bom Barel Dalam 9 Tahun Serangan Terhadap Warga Sipil Suriah

Ahad, 18 Apr 2021 21:12

Panggilan Jihad

Panggilan Jihad

Ahad, 18 Apr 2021 15:14


MUI

Must Read!
X