Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.901 views

Bencana Alam Akibat Pembangunan, Eksploitatif?

 

Oleh: Anisa Bella Fathia

Masih teringat peristiwa di awal tahun 2021, bencana banjir di Kalimantan Selatan menjadi pembuka catatan sejarah tahun 2021.  Banjir bandang yang menerjang tujuh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan (Kalsel) selama beberapa hari itu  telah menewaskan lima orang dan membuat 112.709 orang lainnya kehilangan tempat tinggal hingga mengungsi. Berdasarkan data BNPB, sedikitnya 27.111 rumah terendam banjir Kalimantan Selatan. (cnnindonesia.com, 17/01/21).

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Selatan menyoroti banjir di Kalsel. Walhi menilai banjir besar itu disebabkan karena 50 persen lahan di Kalsel telah beralih fungsi menjadi tambang batu bara dan perkebunan sawit. Menurut Walhi, curah hujan yang tinggi tidak akan menyebabkan banjir jika luas hutan primer dan sekunder tidak terkikis.

Walhi menjabarkan, dari 3,7 juta hektar luas lahan di Kalimantan Selatan, 1,2 juta hektar dikuasai pertambangan, 620 hektar kelapa sawit. Kemudian, 33 persen lahan atau 1.219.461, 21 hektar sudah dikuasai izin tambang, sementara 17 persennya atau 620.081,90 hektar sudah dijadikan perkebunan kelapa sawit. Sementara, luas hutan sekunder 581.188 hektar dan luas hutan primer hanya 89.169 hektar. Sisa lahan hanya 29 persen. Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid merinding membaca data yang dimiliki Walhi. Menurutnya, para korporasi tambang maupun sawit tersebut harus bertanggung jawab.

Sejumlah pihak angkat bicara soal penyebab banjir di Kalimatan Selatan (Kalsel). Orang nomor satu di Indonesia terjun langsung ke Kalsel untuk melihat kondisi di sana. Menurutnya banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi hampir 10 hari berturut-turut.Sungai Barito yang biasanya menampung 230 juta meter kubik, sekarang ini masuk air sebesar 2,1 miliar kubik air, sehingga memang menguap di 10 kabupaten dan kota.

Anggota Komisi V DPR Fraksi Demokrat Irwan mengkritisi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut banjir di sejumlah daerah Kalimantan Selatan disebabkan curah hujan tinggi. Menurutnya, pernyataan Presiden Jokowi penyebab banjir Kalsel dan dibenarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sangat mengelitik akal sehat.

Kementerian teknis seperti KLHK menangani lingkungan dan kehutanan tetapi hanya bisa menyalahkan hujan. Analisis tutupan lahannya bagaimana, Analisa Aliran Permukaan (Runoff) bagaimana? lahan kritisnya bagaimana? Kemampuan DAS-nya bagaimana? Termasuk juga land usenya bagaimana? Apakah semua data itu mau diabaikan? Atau memang tidak pernah ada datanya. Oleh sebab itu, Irwan meminta pemerintah ke depan dapat tegas memperhatikan aspek dan analisi kebencaan dalam mendorong masuknya investasi. (Tribunnews.com, 23/1/21).

Begitulah buah sistem sekular kapitalistik, bencana alam akibat kerusakan ekologis adalah buah busuk yang mengiringi pembangunan eksploitatif. Pemerintah tidak secara serius menjaga keamanan dan keselamatan warganya. Alam rusak demi sebuah investasi yang hanya menguntungkan pihak tertentu. Imbasnya rakyat lah yang merasakan dampaknya, di masa pandemi covid-19 yang sedang sulit, masyarakat pun dipersulit dengan musibah banjir.

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Hal ini sangat jauh berbeda dengan keadaan dimana Islam memimpin dunia. Dalam mengelola lingkungan, Islam tidak akan mengabaikan pelestariannya meski tidak menutup kemungkinan kekayaan alam dieksplorasi untuk memenuhi hajat hidup orang banyak.

Islam mengatur kepemilikan harta, yaitu kepemilikan individu, umum, dan negara. Dengan klasifikasi kepemilikan harta, negara tidak akan serampangan menetapkan kebijakan sesuai kepentingannya. Hutan dan keanekaragaman hayati misalnya, tidak boleh dikuasakan pada individu atau swasta. Sebab hutan merupakan harta milik umum. Negara mengelolanya hanya untuk memenuhi hajat hidup masyarakat. Eksplorasi kekayaan alam juga tidak dilakukan sembarangan. Meski milik umum, masyarakat boleh mengambil manfaat sebatas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bukan untuk dieksploitasi sekehendak hati.

Penekanan larangan merusak dan mengeksploitasi alam tanpa memperhatikan pemeliharaannya juga dinyatakan dalam Alquran Surat Ar-Rum (30): 41-42 berikut ini:

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah: “Adakanlah perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang terdahulu. kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (QS. Ar Rum 41-42)

Ayat tersebut dengan jelas menyatakan bahwa segala kerusakan di muka bumi ini adalah akibat ulah manusia yang akibatnya akan kembali kepada manusia itu sendiri.  Sehingga sangat jelas dengan Islam, ketika aturan Allah diterapkan tentunya seorang khalifah tidak akan sembarangan dalam membuat dan memetakan lahan pertambangan, pertanian, pemukiman penduduk dll. Semuanya direncanakan dan ditetapkan dengan ilmu pengetahuan sehingga masyarakat terjaga dan aman dari bencana. Hasil alam pun dinikmati oleh semua masyarakat bukan oleh korporasi sedangkan rakyat menderita seperti saat ini.

Masya Allah, sungguh bumi ini akan damai dan tenteram bila kehidupan kita diatur oleh Islam, berkah Allah akan turun pada negeri ini. Sudah saatnya umat islam hari ini berjuang untuk menyongsong kebangkitan Islam sehingga Islam dapat diterapkan secara kaffah. (r/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Wallahu alam bi ashshawab

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Konferensi Perdamaian Afghanistan Di Istanbul Ditunda Menyusul Penolakan Taliban Untuk Hadir

Konferensi Perdamaian Afghanistan Di Istanbul Ditunda Menyusul Penolakan Taliban Untuk Hadir

Rabu, 21 Apr 2021 21:45

Putra Mendiang Idriss Deby Itno Ditunjuk Sebagai Presiden Baru Republik Chad

Putra Mendiang Idriss Deby Itno Ditunjuk Sebagai Presiden Baru Republik Chad

Rabu, 21 Apr 2021 21:30

Beberapa Hal Terkait Witir

Beberapa Hal Terkait Witir

Rabu, 21 Apr 2021 21:26

Jerman Akan Tarik Tentaranya Dari Afghanistan Pada Awal Juli

Jerman Akan Tarik Tentaranya Dari Afghanistan Pada Awal Juli

Rabu, 21 Apr 2021 21:15

Ledakan Kuat Guncang Pabrik Rudal 'Sensitif' Israel Saat Uji Coba Senjata Canggih

Ledakan Kuat Guncang Pabrik Rudal 'Sensitif' Israel Saat Uji Coba Senjata Canggih

Rabu, 21 Apr 2021 21:00

Film Serial Ramadhan Atap Padang Mahsyar Diluncurkan

Film Serial Ramadhan Atap Padang Mahsyar Diluncurkan

Rabu, 21 Apr 2021 20:48

Takjil Dipopulerkan Muhammadiyah

Takjil Dipopulerkan Muhammadiyah

Rabu, 21 Apr 2021 17:38

Legislator Bukhori Dorong Historiografi Indonesia yang Memihak Ulama dan Santri

Legislator Bukhori Dorong Historiografi Indonesia yang Memihak Ulama dan Santri

Rabu, 21 Apr 2021 16:33

Yakin Polri Mampu Tangkap Jozeph Paul Zhang, Fahira Idris: Umat Jangan Terpancing

Yakin Polri Mampu Tangkap Jozeph Paul Zhang, Fahira Idris: Umat Jangan Terpancing

Rabu, 21 Apr 2021 15:31

Tahun-tahun Suram Pembangunan Iptek Nasional

Tahun-tahun Suram Pembangunan Iptek Nasional

Rabu, 21 Apr 2021 14:20

Sugar Daddy-Sugar Baby, Hubungan Mengerikan di Sekitar Kita

Sugar Daddy-Sugar Baby, Hubungan Mengerikan di Sekitar Kita

Rabu, 21 Apr 2021 12:51

Sekolah Tatap Muka, Yakin Sudah Siap?

Sekolah Tatap Muka, Yakin Sudah Siap?

Rabu, 21 Apr 2021 12:41

Publik Butuh Sistem yang Bertujuan Takwa

Publik Butuh Sistem yang Bertujuan Takwa

Rabu, 21 Apr 2021 12:30

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

Rabu, 21 Apr 2021 12:11

Ponpes Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Gelar Ujian Hafalan Terbuka untuk Pertama Kali

Ponpes Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Gelar Ujian Hafalan Terbuka untuk Pertama Kali

Rabu, 21 Apr 2021 11:50

MUI: RS Indonesia di Hebron Butuh Bantuan Ummat

MUI: RS Indonesia di Hebron Butuh Bantuan Ummat

Rabu, 21 Apr 2021 11:10

Kontroversi Nadiem Makarim Hapus Pendidikan Pancasila

Kontroversi Nadiem Makarim Hapus Pendidikan Pancasila

Rabu, 21 Apr 2021 10:49

Yordania Cabut Larangan Shalat Jum'at Menyusul Penurunan Kasus Infeksi COVID-19

Yordania Cabut Larangan Shalat Jum'at Menyusul Penurunan Kasus Infeksi COVID-19

Selasa, 20 Apr 2021 21:45

Parlemen Pakistan Adakan Sesi Debat Apakah Akan Mengusir Dubes Prancis Dari Islamabad

Parlemen Pakistan Adakan Sesi Debat Apakah Akan Mengusir Dubes Prancis Dari Islamabad

Selasa, 20 Apr 2021 21:10

Presiden Chad Idris Deby Tewas Setelah Perangi Pemberontak Di Garis Depan

Presiden Chad Idris Deby Tewas Setelah Perangi Pemberontak Di Garis Depan

Selasa, 20 Apr 2021 20:40


MUI

Must Read!
X