Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.259 views

Membendung Islam Kaffah dengan Moderasi Sejarah Islam, Mungkinkah?

 

Oleh: Fety Andriani S.Si

Kampanye moderasi Islam kian masif digalakkan. Bermacam-macam rupa dan jalan namun bermuara pada tujuan yang sama yakni membumikan Islam moderat. Dunia pendidikan adalah aspek yang potensial untuk mempercepat dan berpengaruh besar dalam menyukseskan moderasi Islam. Oleh karenanya kampanye Islam moderat kerap menyasar dunia pendidikan.

Ada beberapa catatan yang menjadi bukti kuatnya upaya moderasi Islam pada sistem pendidikan Indonesia. Istilah jihad dalam buku pelajaran dipelintir lalu dihapus. Bab khilafah dalam pelajaran Fikih dihapus dan dimasukkan ke dalam pelajaran Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI). Muktamar di salah satu Perguruan Tinggi di Jawa Timur juga merekomendasikan Tafsir Maqashidi berbasis Islam moderat.  Kini dalam pelajaran SKI, pembahasan sejarah kejayaan Islam hendak dikaitkan dengan Islam iklusif, toleran dan moderat. Tidak lama setelahnya umat muslim Indonesia juga kembali dikejutkan dengan dihapusnya frasa agama pada peta jalan pendidikan.

Kementerian Agama (Kemenag) meminta para guru madrasah mengampu mata pelajaran SKI untuk menyampaikan sejarah kejayaan Islam secara komprehensif. Hal ini dimaksudkan untuk membentuk generasi muda muslim yang moderat. Kejayaan Islam dikaitkan dengan praktik Islam yang inklusif, terbuka dan toleran. Islam digambarkan sebagai agama “ramah” dan moderat (sindonews.com).

Permintaan Kemenag untuk menyampaikan sejarah Islam dengan komprehensif dinilai tidak sejalan dengan tujuannya untuk memoderasi. Hakikatnya sejarah Islam tidak akan disampaikan secara komprehensif dan utuh. Sebabnya adalah patokan moderasi telah mengerangkeng penyampaian sejarah Islam. Ajaran-ajaran Islam yang diterapkan dan tercatat dalam sejarah emas Islam namun bertentangan dengan moderasi akan dihapus dan disembunyikan. Sebagaimana kata perang/ jihad yang dihapus dan ajaran khilafah yang dimarginalkan.

Bila sejarah kejayaan Islam dibahas secara utuh maka tidak terlepas dari titik awal peradaban Islam yang gemilang yaitu daerah seluas Madinah. Kemudian wilayah kekuasaan Islam terus berekspansi melalui dakwah dan jihad. Tidak mungkin ada jihad tanpa ada komando dari amirul jihad (yang ditunjuk oleh khalifah) atau dipimpin langsung oleh khalifah. Sedangkan khalifah dan amirul jihad adalah istilah yang khas dan merupakan bagian dari struktur negara Islam yakni khilafah. Namun penggunaan istilah jihad dan khilafah telah dibatasi. Gambaran jihad dan khilafah pun kerap dimonsterisasi.

Disadari atau tidak, penguasa telah menciptakan blunder. Ingin memoderasi Islam dan generasi muslim tapi tidak pernah terlepas dari bayang-bayang ajaran Islam yang mereka cap radikal dan intoleran. Secara substansi, Islam moderat adalah Islam sekular. Sungguh aneh ketika pegiat Islam moderat hendak memadupadankan Islam dan sekularisme. Padahal keduanya ibarat air dan minyak yang tidak akan pernah menyatu. Islam menghendaki penerapannya secara menyeluruh sedangkan sekularisme menghendaki Islam dijauhkan dari penganutnya dalam mengatur kehidupannya.

Para pengusung Islam moderat mempromosikan Islam sebagai agama ramah. Tentunya kata ramah yang dimaksud adalah ramah terhadap Barat, tidak anti Barat dan yang terpenting adalah ramah terhadap ide sekularisme. Barat menyebarkan ide Islam moderat untuk menjauhkan kaum muslimin dari penerapan Islam kaffah. Sebagian besar syariat Islam yang berkaitan dengan politik Islam dijauhkan dari umat. Akhirnya Islam hanya dipahami seputar ibadah ritual dan diterapkan secara parsial.

Islam moderat sejatinya adalah produk dari paham sekularisme, sama halnya seperti Islam liberal dan Islam nusantara. Islam liberal lebih dulu booming namun aliran ini tidak memiliki pengaruh yang besar. Lalu beralih ke Islam nusantara yang konsepnya tidak jelas. Kampanye Islam nusantara meredup dan perbincangannya mulai ditinggalkan. Tersisa Islam moderat yang pembahasannya masih hangat. Karena pada dasarnya merupakan ide yang cacat, jika tidak mampu bertahanmaka dengan sendirinya akan hilang dari pembahasan. Hingga begitu seterusnya akan muncul aliran-aliran lainnya.

Inilah pangkal masalah sebenarnya, sekularisme. Selama pemahaman ini mendominasi maka kejayaan Islam itu hanya akan menjadi cerita di masa lampau dan angan-angan di masa depan. Bahkan untuk sekadar menceritakan sejarah tidak akan pernah objektif dan terbuka. Oleh karenanya tidak cukup mengkritik dan menolak kelompok atau aliran Islam yang baru muncul. Namun harus ada upaya untuk mencabut sekularisme hingga ke akar-akarnya.

Upaya mencabut paham sekularisme yang melekat pada tubuh umat harus diimbangi dengan upaya penanaman paham yang shahih. Berkebalikan dengan upaya mereka yang menanamkan Islam moderat dengan menjauhkan pemahaman Islam kaffah, maka harus dikembalikan Islam yang murni, jernih, dan tidak tercampur dengan fikroh gharbiyyah(ide Barat). Islam harus diterapkan secara kaffah bukan setengah-setengah. Sudah sangat jelas bahwa sesungguhnya Allah SWT memerintahkan penerapan Islam kaffah.

Sebagaimana firmannya “Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah kalian ke dalam Islam secara kaffah, dan janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu” (TQS. Al-Baqarah : 208).

Dalam ayat lain Allah berfirman “Apakah kamu beriman kepada sebagia Al-Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian di antaramu melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang amat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.” (TQS. Al-Baqarah : 85).

Dua ayat tersebut cukuplah menjadi dalil bahwasanya Islam wajib diterapkan secara sempurna aturan-aturannya di dalam kehidupan. Wajib bagi muslim untuk menolak sekularisme dan Islam moderat. Ketika menyadari bahwa Islam belum diterapkan secara kaffah maka seharusnya ada dorongan dalam diri muslim untuk mengupayakan penerapannya. Lalu bagaimanakah cara menerapkannya? Tentudengan mencontoh apa-apa yang pernah dilakukan Rasulullah Saw. Wallahu a’lam bishshawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Mantan Pejabat Intelijen Saudi Saad Aljabri Sebut Mohammed Bin Salman 'Pembunuh Dan Psikopat'

Mantan Pejabat Intelijen Saudi Saad Aljabri Sebut Mohammed Bin Salman 'Pembunuh Dan Psikopat'

Selasa, 26 Oct 2021 09:45

Stop Ashobiyah Qaumiyah

Stop Ashobiyah Qaumiyah

Selasa, 26 Oct 2021 08:58

Mau Profit Bisnis Kuliner Meningkat? Intip Bocoran 26 Resep ini

Mau Profit Bisnis Kuliner Meningkat? Intip Bocoran 26 Resep ini

Selasa, 26 Oct 2021 08:30

Menag Sebut Kemenag Hadiah Untuk NU, Kader Muda PERSIS: Ahistoris

Menag Sebut Kemenag Hadiah Untuk NU, Kader Muda PERSIS: Ahistoris

Selasa, 26 Oct 2021 08:05

Mengapa Jokowi Butuh Ganjar?

Mengapa Jokowi Butuh Ganjar?

Selasa, 26 Oct 2021 04:29

Peringatan Hari Santri Harus Terus Menginspirasi Semangat Jihad Mengisi Kemerdekaan

Peringatan Hari Santri Harus Terus Menginspirasi Semangat Jihad Mengisi Kemerdekaan

Senin, 25 Oct 2021 23:10

Pak Prabowo, Sudahlah!

Pak Prabowo, Sudahlah!

Senin, 25 Oct 2021 23:02

Sekum Muhammadiyah: Framing Negatif Soal Toleransi Umat Islam Sengaja Dipelihara

Sekum Muhammadiyah: Framing Negatif Soal Toleransi Umat Islam Sengaja Dipelihara

Senin, 25 Oct 2021 22:11

Militer Sudan Lancarkan Kudeta, Tahan PM Abdalla Hamdok Dan Menteri Pemerintahan Transisi

Militer Sudan Lancarkan Kudeta, Tahan PM Abdalla Hamdok Dan Menteri Pemerintahan Transisi

Senin, 25 Oct 2021 22:04

Facebook Akan Berubah Nama?

Facebook Akan Berubah Nama?

Senin, 25 Oct 2021 20:55

Khalilzad: AS Seharusnya Dorong Mantan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Lebih Keras

Khalilzad: AS Seharusnya Dorong Mantan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Lebih Keras

Senin, 25 Oct 2021 16:36

Israel Akan Bangun Lebih Dari 1.300 Unit Pemukim Baru Di Tepi Barat Meski Ada Kecaman Internasional

Israel Akan Bangun Lebih Dari 1.300 Unit Pemukim Baru Di Tepi Barat Meski Ada Kecaman Internasional

Senin, 25 Oct 2021 14:00

Taliban Tawarkan Pekerjaan Dengan Imbalan Gandum Untuk Atasi Kelaparan Dan Pengangguran

Taliban Tawarkan Pekerjaan Dengan Imbalan Gandum Untuk Atasi Kelaparan Dan Pengangguran

Senin, 25 Oct 2021 13:13

Ahli Sarankan tak Perlu Hindari Karbohidrat Usai Olahraga

Ahli Sarankan tak Perlu Hindari Karbohidrat Usai Olahraga

Senin, 25 Oct 2021 13:10

Tim UMM Raih Tiga Penghargaan di Kontes Robot SAR Nasional 2021

Tim UMM Raih Tiga Penghargaan di Kontes Robot SAR Nasional 2021

Senin, 25 Oct 2021 12:37

Ini dia 11 penyembuhan Sakit Tanpa Obat dalam Islam. Apa aja sih?

Ini dia 11 penyembuhan Sakit Tanpa Obat dalam Islam. Apa aja sih?

Senin, 25 Oct 2021 12:19

Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, Bukhori: Pandemi Belum Hilang, Utang Meningkat

Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, Bukhori: Pandemi Belum Hilang, Utang Meningkat

Senin, 25 Oct 2021 08:41

Meraih Kesejahteraan dengan Pengelolaan Sumberdaya Alam

Meraih Kesejahteraan dengan Pengelolaan Sumberdaya Alam

Senin, 25 Oct 2021 08:00

Gubernur Jambi Canangkan Program Satu Desa Satu Hafiz

Gubernur Jambi Canangkan Program Satu Desa Satu Hafiz

Ahad, 24 Oct 2021 21:53

Hamas Lobi PBB dan 4 Negara Untuk Bebaskan Anggota Mereka Yang Ditahan Di Saudi Dan Libya

Hamas Lobi PBB dan 4 Negara Untuk Bebaskan Anggota Mereka Yang Ditahan Di Saudi Dan Libya

Ahad, 24 Oct 2021 21:40


MUI

Must Read!
X