Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.996 views

Selamatkan Keluarga dari Virus Liberalisasi

 

Oleh:

Normaliana, S. Pd, Staf Pengajar di MTsN 2 HSU-Amuntai

 

ERA globalisasi yang semakin mewabah saat ini membuat institusi rumah tangga tak lagi sebagai institusi yang terpisah dari dunia luar. Di berbagai pelosok negeri, desa, kota bahkan rumah tangga itu sendiri sudah mulai diserang budaya barat dengan cara yang sangat dahsyat.

Serangan budaya Barat tersebut terus menjalar ke segala aspek kehidupan, mulai dari makanan, minuman, pakaian, budaya, pergaulan dan lain sebagainya telah terjual laris manis tanpa ada batas-batas wilayah yang mampu menghalanginya. Melalui berbagai media massa, kaum ibu dan anak-anak sengaja diarahkan berperilaku konsumtif.

Gaya hidup hedonis dan permisif pun telah begitu akrab dengan kehidupan mereka. Para ibu dan anak-anak benar-benar sudah terpedaya dan terbiasa dengan gaya hidup dan pola pikir yang ditawarkan oleh kaum Kapitalis-Liberal. Serangan budaya kaum Kapitalis-Liberal telah mampu membombardir seluruh ruang kehidupan keluarga, khususnya keluarga muslim. Sehingga pada akhirnya ibu dan anak-anak akan berada dalam cengkeraman liberalisme.

Indonesia sebagai negeri muslim terbesar jelas akan menjadi target utama dari upaya liberalisme tersebut. Lebih jauh lagi penguasan terhadap negeri-negeri muslim tentu saja tidak hanya melalui mekanisme pasar bebas tetapi juga lewat upaya-upaya sosialisasi ide-ide Sekuler-Liberal-Kapitalis. Inilah yang akan menjadi ancaman terbesar yang sedang menghantui umat Islam sekarang.

Bila kita sebagai umat Islam tidak sadar dan kurang waspada menghadapi kenyataan ini, maka tunggu saja suatu saat kehancuran keluarga, bahkan masyarakat. Disadari atau tidak, adanya upaya liberalisasi merupakan salah satu upaya penanaman nilai-nilai kebebasan dalam segala hal yang dipromosikan ke seluruh dunia sat ini.

Penghancuran institusi keluarga akan memperlemah generasi muslim dan merusak perilaku masyarakat. Ini merupakan langkah jitu kaum Barat untuk menjajah umat Islam, termasuk bangsa dan negeri ini. Keberadaan liberalisasi ditengah masyarakat jelas akan memperkokoh hegemoni kaum kafir imperialis yang didukung oleh paar pengikutnya, mulai dari kalangan birokrat, intelektual hingga aktivis-aktivis LSM.

Ada 2 hal yang mereka lakukan dalam rangka menanamkan nilai-nilai liberal ditengah masyarakat. Pertama, mereka membangun dukungan masyarakat terhadap nilai-nilai liberal melalui proses penyadaran secara terus menerus. Upaya ini dilakukan dengan mengadakan pelatihan-pelatihan berbasis liberal, training-training, diskusi-diskusi atau seminar-seminar dan sosialisasi melalui media massa baik cetak maupun elektronik dengan tujuan agar terjadi perubahan dalam level individu.

Kedua, mereka melakukan tranformasi sosial melalui UU seperti pelegalisasian perilaku seks bebas atas nama HAM, kondomisasi, adanya dukungan terhadap retaknya keluarga melalui UU KDRT hingga penghapusan UU yang masih mengandung ajaran Islam. Setelah menyadari gencarnya serangan pemikiran liberal kaum Barat terhadap kaum muslim khususnya di Indonesia, maka umat Islam harus bangkit dan berusaha untuk melawan serangan tersebut. Kebangkitan umat Islam tentu saja berawal dari kebangkitan pemikiran yakni adanya kesadaran bahwa hanya Islamlah satu-satunya kebenaran yang hakiki dan merupakan solusi tuntas untuk seluruh permasalahan yang dihadapi umat.

Dengan demikian, langkah utama yang harus dilakukan melawan arus liberalisasi yang semakin menjadi adalah dengan merombak cara berfikir umat agar tidak teracuni oleh nilai-nilai kebebasan yang membahayakan. Untuk menangkal bahaya liberalisasi yang dilancarkan oleh musuh-musuh Islam, maka kaum muslim harus berupaya melakukan hal yang sama yaitu: Pertama, menguatkan kerja sama elemen masyarakat lebih terarah, terus-menerus memberantas upaya liberalisme baik di lingkungan keluarga, masyarakat maupun negara.

Kedua, menyerukan kepada tokoh-tokoh masyarakat, ulama untuk bersama-sama menjelaskan kepada umat tentang kerusakan dan bahaya-bahaya ide liberalisasi. Ketiga, membangkitkan semangat memperjuangkan syariah dan khilafah karena hanya dengan khilafahlah kehancuran dan kehinaan umat Islam akan bisa diselamatkan dari tekanan dan ancaman musuh-musuh Islam. Jadi sudah menjadi kewajiban bagi kita sebagai umat Islam untuk menyelamatkan keluarga, masyarakat dan negeri ini dari bahaya liberalisasi yang setiap saat akan selalu hadir dan menyerang kita dari berbagai sisi. Naudzubillahi mindzalik.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Area Sampling Quick Count

Area Sampling Quick Count

Kamis, 25 Apr 2019 08:33

Langkah Gubernur Anies Perluas Pembebasan PBB Diapresiasi Fahira Idris

Langkah Gubernur Anies Perluas Pembebasan PBB Diapresiasi Fahira Idris

Kamis, 25 Apr 2019 07:08

Prabowo dan Upaya Merebut ''Kedaulatan Rakyat''

Prabowo dan Upaya Merebut ''Kedaulatan Rakyat''

Kamis, 25 Apr 2019 06:24

Sexy Killer: Gambaran Nyata Cengkeraman Kapitalisme SDA Indonesia

Sexy Killer: Gambaran Nyata Cengkeraman Kapitalisme SDA Indonesia

Kamis, 25 Apr 2019 05:22

Generasi Milenial Tumbal Para Kapital

Generasi Milenial Tumbal Para Kapital

Kamis, 25 Apr 2019 03:16

Kampung KB Solusi Kesejahteraan Ala Kapitalis

Kampung KB Solusi Kesejahteraan Ala Kapitalis

Kamis, 25 Apr 2019 02:07

Aroma Busuk Industri Game Online

Aroma Busuk Industri Game Online

Kamis, 25 Apr 2019 01:00

Al-Junnah, Penjaga Nyawa Manusia

Al-Junnah, Penjaga Nyawa Manusia

Kamis, 25 Apr 2019 00:31

Nasi Padang dan Orang-orang Minang

Nasi Padang dan Orang-orang Minang

Rabu, 24 Apr 2019 23:25

Penyelidik Sudan Temukan 315 juta riyal Saudi di Rekening Bank Mantan Presiden Omar Al-Bashir

Penyelidik Sudan Temukan 315 juta riyal Saudi di Rekening Bank Mantan Presiden Omar Al-Bashir

Rabu, 24 Apr 2019 22:45

Pembantaian di Masjid Selandia Baru dan Pemboman di Sri Lanka 'Tidak Terkait'

Pembantaian di Masjid Selandia Baru dan Pemboman di Sri Lanka 'Tidak Terkait'

Rabu, 24 Apr 2019 22:00

Logo Ikhwan Jadi Simbol Terlarang di Austria, Ada Apa?

Logo Ikhwan Jadi Simbol Terlarang di Austria, Ada Apa?

Rabu, 24 Apr 2019 21:49

Polisi Sri Lanka Tangkap Lagi 18 Orang Terkait Pemboman di Hotel dan Gereja

Polisi Sri Lanka Tangkap Lagi 18 Orang Terkait Pemboman di Hotel dan Gereja

Rabu, 24 Apr 2019 21:15

HTS Lancarkan Serangan Balasan ke Posisi Rezim Teroris Assad di Kota Aleppo

HTS Lancarkan Serangan Balasan ke Posisi Rezim Teroris Assad di Kota Aleppo

Rabu, 24 Apr 2019 19:38

Erwin Aksa Klaim Prabowo-Sandi Unggul Telak di Sejumlah Daerah

Erwin Aksa Klaim Prabowo-Sandi Unggul Telak di Sejumlah Daerah

Rabu, 24 Apr 2019 19:34

Anies Bebaskan Rumah Para Pejuang dari PBB

Anies Bebaskan Rumah Para Pejuang dari PBB

Rabu, 24 Apr 2019 19:29

Kisah Saksi PKS Selamatkan Suara PSI

Kisah Saksi PKS Selamatkan Suara PSI

Rabu, 24 Apr 2019 19:22

PBB: Pasukan Afghanistan Tewaskan Ratusan Warga Sipil

PBB: Pasukan Afghanistan Tewaskan Ratusan Warga Sipil

Rabu, 24 Apr 2019 18:57

Ledakan Tewaskan 11 Warga Sipil di Idlib Suriah

Ledakan Tewaskan 11 Warga Sipil di Idlib Suriah

Rabu, 24 Apr 2019 18:53

Israel Kembali Tangkap 5 Warga Palestina di Tepi Barat

Israel Kembali Tangkap 5 Warga Palestina di Tepi Barat

Rabu, 24 Apr 2019 18:38


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X