Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.082 views

Inilah 8 Hal Penting Persiapan Nikah, Bukan Sertifikat

 

Oleh: Ragil Rahayu, SE

 

Anda berencana menikah tahun depan? Wah, sepertinya anda dan calon pasangan harus siap mengurus sertifikat nikah. Sebelum menikah, calon pasangan suami istri diharuskan mengikuti kursus pra-nikah. Setelahnya, ada semacam sertifikat yang diberikan oleh Negara. Calon pengantin nantinya akan mendapatkan materi terkait edukasi kesehatan agar pasangan mantap menjalani kehidupan pasca menikah. Termasuk di dalam materi adalah kesehatan reproduksi, karena pasangan suami istri nantinya akan memiliki anak.

Jadi, sahabat muslimah setuju nggak dengan kebijakan ini? Publik terbelah menyikapi hal ini, ada yang setuju dan ada yang tidak. Masalahnya, dengan adanya sertifikat, terkesan menikah menjadi dipersulit. Padahal di dalam Islam, nikah itu harus dipermudah. Misalnya dengan adanya keutamaan wanita yang maharnya murah, sehingga memudahkan lelaki untuk menikahinya. Pihak yang setuju sertifikat nikah memandang bahwa menikah membutuhkan ilmu, sehingga dengan adanya kursus pra-nikah pasangan akan lebih siap mengarungi bahtera rumah tangga.

Pernikahan adalah bagian dari syariat Islam. Sudah menjadi tugas bagi negara untuk mengurusi pernikahan, dengan tujuan memberikan kemudahan bagi rakyat dan mewujudkan sakinah dalam setiap rumah tangga. Yang tidak boleh adalah jika negara mempersulit pasangan yang ingin menikah. Ini bahaya, karena akan memicu terjadinya pergaulan bebas dan zina. Materi kursus pra-nikah juga patut dipastikan hanya berasal dari tsaqafah Islam, tidak teracuni pemikiran asing, misalnya keadilan dan kesetaraan jender.

Namun, mewujudkan rumah tangga yang sakinah tak bisa hanya melalui kursus pra-nikah yang sangat kilat. Meski sertifikat nikah ada dalam genggaman, tak ada jaminan sakinah pasti dirasakan. Maka tak cukup sertifikat nikah untuk mewujudkan keluarga yang sakinah.

Apa saja yang harus disiapkan pengantin agar meraih keluarga sakinah? Berikut ulasannya :

1. Niat dan Tujuan yang Benar dalam Menikah

Niatkan menikah untuk ibadah, maka semua aktivitasnya di dalamnya akan bernilai pahala. Meski sekadar saling berbalas senyum antara suami istri. Tujuan menikah adalah untuk mewujudkan keharmonisan (sakinah) sehingga keluarga menjadi institusi terkecil dalam melaksanakan aturan Allah SWT. Sekaligus tujuan jangka panjang yakni membangun peradaban Islam nan gemilang.

2. Memahami Hak dan Kewajiban Suami-Istri

Hubungan suami istri akan harmonis jika keduanya memahami hak dan kewajiban masing-masing. Suami menjadi qawwam (pemimpin) yang harus ditaati selama perintahnya tak menyalahi syariat. Para suami juga harus bersikap ma'ruf pada anak-istrinya. Salah satunya adalah ma'ruf dalam memberi nafkah. Sementara istri adalah pengatur rumah tangga dan ibu bagi anak-anaknya. Ibu wajib menjadi al madrasatul ula (sekolah pertama)  bagi anaknya. Suami dan istri didorong untuk ta'awun (saling tolong menolong) dalam kebaikan dan taqwa.

3. Komunikasi Efektif.

Sesuatu yang baik kadang dipandang buruk jika komunikasinya tidak efektif. Keluarga akan bisa harmonis jika terjalin komunikasi yang sehat. Maka pillow talk, waktu minum teh dan meja makan menjadi momen-momen untuk saling berbagi cerita dan cita. Rasulullah SAW adalah komunikator ulung. Saat istrinya Aisyah cemburu maka beliau tidak menyalahkannya, namun justru memuji keistimewaan-keistimewaan istrinya tersebut.

4. Kecukupan materi.

Kemiskinan bisa menjadi sumber konflik rumah tangga. Maka rumah tangga yang sehat finansial akan relatif lebih tenang dari konflik. Meski harta bukan perkara terpenting, namun kebutuhan dasar (sandang, pangan, papan) adalah perkara yang mutlak harus dipenuhi. Maka suami harus ringan kaki dalam mencari nafkah. Agar ekonomi keluarga selamat dari krisis. Untuk mewujudkan kestabilan ekonomi keluarga ini, butuh iklim ekonomi yang kondusif. Negara bertugas menjadi raain (pengurus) dan mas'ul (penanggung jawab) terhadap terpenuhinya kebutuhan pokok warganya.

5. Kehidupan Sosial yang Islami

Istilah pelakor kini ngetren. Adanya pelakor akan menggerus keutuhan rumah tangga. Maka negara harus mewujudkan tatanan sosial yang Islami. Yaitu dengan melarang tabarruj, khalwat, ikhtilat, pergaulan bebas dan zina. Juga menyediakan fasilitas umum yang memisahkan laki-laki dan perempuan agar tidak campur baur (ikhtilat), misalnya kereta khusus perempuan, kolam renang khusus perempuan, dan sebagainya. Negara juga mewajibkan semua perempuan untuk menutup aurat, ditemani mahram jika haji, umrah dan safar lebih dari sehari semalam, serta hukum tata pergaulan lainnya.

6. Pengaturan Media

Kasus perceraian karena medsos kian meningkat. Meski medsos adalah teknologi yang bebas nilai, namun kontennya sarat nilai-nilai tak Islami yang bisa meruntuhkan bangunan keluarga. Maka medsos harus diatur agar tidak menjadi mudharat. Tayangan di televisi pun demikian juga.

7. Fiqh Masuk dalam Kurikulum Pendidikan

Para remaja harus dibekali aqidah dan hukum Islam sebelum mereka baligh. Ini akan efektif jika masuk dalam kurikulum sekolah. Sehingga begitu baligh mereka siap mempertanggungjawabkan amal perbuatannya di hadapan Allah SWT dan juga manusia. Termasuk juga siap menikah, hamil dan mendidik anak karena semuanya itu adalah juga ibadah.

8. Sanksi bagi Pelanggar

Jika dalam rumah tangga ada yang berbuat zalim, negara harus memberi sanksi yang menjerakan. Agar tak terulang di kemudian hari. Sekaligus sebagai perlindungan bagi anggota keluarga yang lain.

Jika semua hal di atas dilakukan dengan istiqamah, insyaAllah sakinah akan mewujud dalam rumah tangga. Karena sakinah itu harus dirasakan secara nyata, bukan sekadar stempel di atas kertas. Wallahu a'lam bishshawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

 

*) Pengasuh MT Mar'atus Shalihah Sidoarjo

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kamis, 18 Aug 2022 19:26

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Kamis, 18 Aug 2022 18:57

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Kamis, 18 Aug 2022 15:03

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Kamis, 18 Aug 2022 14:03

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 17 Aug 2022 20:47

Mengawal Generasi Muslim

Mengawal Generasi Muslim

Rabu, 17 Aug 2022 20:39

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Rabu, 17 Aug 2022 20:31

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Rabu, 17 Aug 2022 20:25

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Rabu, 17 Aug 2022 13:30

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Selasa, 16 Aug 2022 21:18

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Selasa, 16 Aug 2022 21:15

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Selasa, 16 Aug 2022 20:30

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Selasa, 16 Aug 2022 20:19

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Selasa, 16 Aug 2022 19:49

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Selasa, 16 Aug 2022 10:42

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Selasa, 16 Aug 2022 10:29

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Selasa, 16 Aug 2022 09:00


MUI

Must Read!
X