Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.729 views

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

 

Oleh: Isti Shofiah

Flower of evil. Drama Korea terbaru yang masih on going ini mengisahkan kehidupan seorang Do Hyun So yang diperankan oleh Lee Joon Gi yang selama belasan tahun menggunakan identitas lain sebagai Baek Hee Sung. Ia kemudian menikah dengan seorang detektif cantik Cha Ji Won yang diperankan oleh Moon Chae Won. Kehidupan keluarga bahagia dan harmonis tergambar jelas sebelum akhirnya kisah masa lalu Do Hyun So terungkap.

Sekilas tentang Flower of Evil

Menariknya, drama ini sukses menyajikan twist pada setiap episodenya. Membuat tegang, mewek sekaligus penasaran. Bagi yang sedang mengikuti drama ini, pasti tahu bahwa pemilik identitas  asli, Baek Hee Sung telah pulih dari koma selama belasan tahun. Entah benar koma, atau hanya pura-pura untuk mengalihkan status pembunuh yang sebenarnya kepada Do Hyun So selama belasan tahun. Untuk meyakinkan bahwa Do Hyun So masih hidup, maka teror pembunuhan berantai 18 tahun silam kembali dilakukan. Pembunuhan terhadap saksi-saksi pada kasus masa lalu itu satu per satu terjadi. Pada episode 15 diketahui bahwa pelaku utamanya adalah pemilik identitas asli Baek Hee Sung.

Pada kesempatan ini, penulis bukan membahas kisah dari pemeran utama Do Hyun So, melainkan pemilik identitas asli Baek Hee Sung ini. Ya, penulis justru tertarik membahas sisi lain dari drama ini, yakni metode pendidikan orangtua Baek Hee Sung.

Baek Hee Sung asli, diketahui berjiwa seorang psikopat sejak masih remaja. Ya, ia adalah seorang yang nampak baik-baik saja secara fisik, namun mentalnya sakit. Seorang yang tak segan menyakiti siapa pun bahkan membunuhnya tanpa ada perasaan bersalah sedikit pun. Parahnya, orangtuanya mengetahuinya namun seolah membiarkan. Pembiaran itu terbukti dengan berbagai pembelaan demi pembelaan atas setiap kesalahan sang anak, demi sebuah nama baik keluarga tentunya.

Kedua orang tua tersebut berharap anaknya akan kembali normal. Namun, bisakah hanya berharap tanpa melakukan upaya apapun? Bahkan hasil dari pembelaan itu, menjadikan Baek Hee Sung dewasa menjadi orang yang sangat menakutkan, bukan hanya bagi orang lain, melainkan bagi sang Ibu itu sendiri.

Hikmah dari Tontonan Ini

Penting untuk memahami bahwa mendidik bukan perkara mudah. Sebagai orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, hal itu menjadi sebuah amanah yang akan dipertanggungjawabkan kelak di hari perhitungan amal. Ya, karena kesadaran itulah maka penting bagi setiap orangtua memahami cara mendidik anak dengan benar sesuai syariat Islam.

Karena mendidik anak tidaklah mudah, untuk itu, orang tua harus memiliki ilmunya agar dapat menjalankan peran sebagai madrasatul ula dengan baik, tidak ngasal. Profesor Fahmi Amhar pernah mengatakan bahwa jurusan menjadi Ibu rasanya penting diadakan untuk hari ini. Sebab, kerusakan generasi semakin meluas. Karakter-karakter negatif juga semakin mudah menyebar, termasuk psikopat yang mulai banyak bermunculan. Karakter negatif ini seharusnya bisa dihindari sejak awal pendidikan di dalam rumah, yakni oleh Ibu.

Oleh karena itu, seorang ibu tidak boleh hanya memahami ilmu pengetahuan umum seperti matematika, fisika dan lain sebagainya. Wajib baginya untuk memahami ilmu agama. Sebab, pondasi agama itulah yang akan menjadi dasar dalam mendidik anak-anaknya.

Tak dipungkiri, sulitnya mendidik anak hari ini bukan hanya perkara orang tua yang tak memahami seni mendidik anak sesuai agama. Ada peran besar di balik kerusakan yang terjadi pada generasi. Dan peran terbesar itu ada pada sistem kehidupan yang diterapkan, yakni Sekuler Kapitalisme Liberal.

Mendidik Anak = Mendidik Generasi

Sebagaimana dipahami, bahwa sistem pendidikan sekuler yang diterapkan, sukses menjadikan generasi semakin jauh dari aturan agama. Adanya jaminan kebebasan menambah semakin liarnya perilaku generasi hari ini. Sudahlah tak paham bagaimana Islam mengatur kehidupan, ditambah serangan liberalisme dari segala arah, membuat generasi kian tak peduli pada norma dan aturan.

Lihatlah, pergaulan bebas kian merata, tak hanya di kalangan atas yang notabenenya mengikuti gaya hidup ala orang barat, masyarakat menengah ke bawah pun terbawa arus pergaulan bebas. Sebutlah free sex, narkoba, LGBT, perilaku menyimpang dan lain sebagainya.

Di dalam Islam, generasi muda merupakan aset berharga yang harus dijaga, baik fisik juga akalnya. Penting bagi orang tua untuk menancapkan pemahaman agama sejak dini. Islam juga membentuk Ibu-ibu dengan karakter yang baik sebagai bekal yang sangat cukup untuk menjadi Ibu yang mampu melahirkan generasi-generasi cemerlang, penerus peradaban bangsa. Mengapa membentuk Ibu berkarakter baik harus dilakukan? Sebab, negara yang menerapkan Islam memahami bahwa di balik generasi cemerlang, ada peran Ibu yang tak boleh dilupakan.

Sebagai contoh, Imam Syafi'i menjadi ulama besar, sebab mendapat didikan dari Ibu yang luar biasa. Begitu juga Imam Ibnu Taimiyah, menjadi ulama hebat sebab ada Ibu yang selalu menginginkan anaknya mengutamakan urusan agama. Dan masih banyak lagi orang hebat lainnya yang berhasil sebab peran Ibu di belakangnya. Dan harus diingat, mereka hidup pada masa peradaban Islam saat Islam dijadikan sebagai landasan dalam setiap urusan, baik individu, masyarakat juga negara.

Pertanyaannya, masihkah mau bertahan dengan sistem kehidupan kapitalisme yang jelas merusak manusia? Jika penulis, tegas menjawab tidak. Sebab, hanya sistem Islam yang mampu mewujudkan manusia yang berakhlak mulia. Wallahu a'lam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
ICRC: Tahanan Palestina Yang Melakukan Mogok Makan Memasuki 'Fase Kritis'

ICRC: Tahanan Palestina Yang Melakukan Mogok Makan Memasuki 'Fase Kritis'

Sabtu, 24 Oct 2020 21:15

Kelompok Perdangan Arab Boikot Produk Prancis Sebagai Tanggapan Atas Penghinaan Terhadap Islam

Kelompok Perdangan Arab Boikot Produk Prancis Sebagai Tanggapan Atas Penghinaan Terhadap Islam

Sabtu, 24 Oct 2020 20:46

Soal Vaksin Covid 19, PKS: Pemerintah Jangan Ugal-ugalan

Soal Vaksin Covid 19, PKS: Pemerintah Jangan Ugal-ugalan

Sabtu, 24 Oct 2020 20:28

PLO: Serangan Israel Meningkat Sejak Perjanjian Normalisasi Ditandatangani Dengan Negara Arab

PLO: Serangan Israel Meningkat Sejak Perjanjian Normalisasi Ditandatangani Dengan Negara Arab

Sabtu, 24 Oct 2020 20:00

Legislator: Pemerintah Harus Pikirkan Kebijakan Tambahan untuk UMKM

Legislator: Pemerintah Harus Pikirkan Kebijakan Tambahan untuk UMKM

Sabtu, 24 Oct 2020 19:59

Anggota Baleg Sebut UU Cipta Kerja Dipaksakan hingga Banyak Revisi

Anggota Baleg Sebut UU Cipta Kerja Dipaksakan hingga Banyak Revisi

Sabtu, 24 Oct 2020 19:16

Informasi dan Komunikasi Soal Vaksin Harus Tegas dan Transparan

Informasi dan Komunikasi Soal Vaksin Harus Tegas dan Transparan

Sabtu, 24 Oct 2020 18:53

China Janji Blokir Penyebar Konten Amoral, Pakistan Cabut Blokir TikTok

China Janji Blokir Penyebar Konten Amoral, Pakistan Cabut Blokir TikTok

Sabtu, 24 Oct 2020 17:11

Surat Yasin Jantungnya Al-Qur’an?

Surat Yasin Jantungnya Al-Qur’an?

Sabtu, 24 Oct 2020 17:00

Presidential Threshold sebagai Akar Masalah Kekisruan Pilpres 2019

Presidential Threshold sebagai Akar Masalah Kekisruan Pilpres 2019

Jum'at, 23 Oct 2020 23:31

Ngalor Ngidul Mahfud MD

Ngalor Ngidul Mahfud MD

Jum'at, 23 Oct 2020 23:26

KAMI Itu Gerakan Moral, Bukan Makar

KAMI Itu Gerakan Moral, Bukan Makar

Jum'at, 23 Oct 2020 23:09

Forum SATHU Soroti Kewajiban Deposit Setoran Umrah di UU Omnibus Law

Forum SATHU Soroti Kewajiban Deposit Setoran Umrah di UU Omnibus Law

Jum'at, 23 Oct 2020 22:03

Dibawah Pendudukan Armenia Masjid Bersejarah di Nagorno-Karabakh Diubah Jadi Kandang Babi

Dibawah Pendudukan Armenia Masjid Bersejarah di Nagorno-Karabakh Diubah Jadi Kandang Babi

Jum'at, 23 Oct 2020 19:45

Israel Hancurkan Desa Badui Palestina di Al-Araqeb Untuk ke-179 Kali Sejak Tahun 2000

Israel Hancurkan Desa Badui Palestina di Al-Araqeb Untuk ke-179 Kali Sejak Tahun 2000

Jum'at, 23 Oct 2020 18:45

Mendadak Kadrun: Budaya Munafik

Mendadak Kadrun: Budaya Munafik

Jum'at, 23 Oct 2020 18:24

The Times: Hamas Gunakan Pangkalan Cyber War di Turki Untuk Targetkan Musuhnya

The Times: Hamas Gunakan Pangkalan Cyber War di Turki Untuk Targetkan Musuhnya

Jum'at, 23 Oct 2020 17:35

Warga UEA Sekarang Bisa Pergi Ke Israel Tanpa Visa dan Tinggal Selama 90 Hari

Warga UEA Sekarang Bisa Pergi Ke Israel Tanpa Visa dan Tinggal Selama 90 Hari

Jum'at, 23 Oct 2020 17:15

SOHR Klaim 14 Anggota Al-Qaidah Gugur dalam Serangan Drone AS di Idlib Suriah

SOHR Klaim 14 Anggota Al-Qaidah Gugur dalam Serangan Drone AS di Idlib Suriah

Jum'at, 23 Oct 2020 16:46

Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Jum'at, 23 Oct 2020 14:14


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Jum'at, 23/10/2020 18:24

Mendadak Kadrun: Budaya Munafik