Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.234 views

Jangan Takut Mengajari Anak Berhijab sejak Dini

 

Oleh: Khamsiyatil Fajriyah

Sudah lihat video #jilbab yang viral di twitland? Tidak perlu nonton, karena video tersebut sama sekali tidak bermanfaat. Video tersebut diawali dengan menayangkan beberapa ibu yang membiasakan putri-putrinya untuk berhijab sejak dini. Di akhir, ada pendapat psikolog yang menyatakan bahwa anak-anak ini akan memiliki identitas eksklusif dan berbeda di kehidupannya yang akan datang. Dalihnya adalah, karena sejak dini mereka dibiasakan berbeda dari teman-temannya yang lain. Mereka menjadi sosok yang eksklusif sehingga menjadi sosok yang intoleran.

Kepribadian Islam, Kepribadian yang Unik

Berbeda dengan pendapat psikolog di video viral itu, para ahli psikologi seperti Allport, Parlega, dan Jones di buku kepribadian Alwisol(2004), menyatakan bahwa dengan identitas diri, seseorang dianggap memiliki kepribadian. Meskipun mereka berbeda dalam hal unsur penentu kepribadian seseorang, tetapi mereka sepakat bahwa dengan keunikan masing-masing pribadi, itu menunjukkan adanya kekonsistenan dan kestabilan. Bila seorang anak sejak dini ditanamkan sebagai pribadi yang konsisten dan stabil, diharapkan di masa depannya dia menjadi sosok yang mandiri dan penuh tanggung jawab. Jadi, apa salahnya membentuk anak menjadi pribadi yang eksklusif, unik, dan berbeda dari yang lain?

Jauh sebelum para ahli berpendapat tentang kepribadian, Islam dengan sistem pendidikannya telah memiliki tujuan. Selain dididik menjadi seorang yang cerdas, seorang anak juga harus memiliki kepribadian Islam. Kepribadian Islam adalah kepribadian yang unik karena sebagai identifikasi ketaatan seseorang kepada Allah SWT. Standar dalam melakukan sesuatu adalah hukum syariat yaitu wajib, sunah, mubah, makruh dan haram, bukan yang lain. Kepribadian inilah yang menjadikan generasi stabil, konsisten, unik, dan tidak mudah terkontaminasi standar hidup yang lain.

Semua pihak dalam hal ini keluarga, masyarakat, dan negara bertanggung jawab akan terbentuknya kepribadian Islam pada seorang anak. Orangtua menyiapkan anaknya sedini mungkin dengan membiasakannya taat kepada Allah terutama ketika usianya telah menginjak usia mumayyiz, yaitu tujuh tahun. Pemahaman tentang akidah dan hukum-hukum Islam sudah dimulai di usia ini. Ta'dib atau sanksi yang bertujuan mendidiknya diberikan oleh orangtua ketika anak melanggar syariat Allah.

Masyarakat ikut berperan dengan membangun suasana keimanan, mengajak kepada kemakrufan, mencegah kepada kemunkaran. Ketaatan kepada Allah dan Rasulullah, didukung penuh dalam kehidupan masyarakat Islam. Adapun negara, bertindak sebagai pihak yang berperan besar dalam pembentukan kepribadian Islam pada anak. Tujuan pendidikan, kurikulum, tenaga pengajar, konten media massa ada dalam kendali penuh negara. Sosok-sosok berkepribadian Islam secara jelas bisa kita lihat ketika Islam diterapkan secara kaffah.

Di masa itu, dengan mudah kita menemukan generasi yang membawa manfaat kepada umat manusia karena ketaatannya kepada Allah. Generasi yang shalih sekaligus inovatif, membawa Islam ke seluruh dunia, sebagai wujud Rahmat ke seluruh alam. Itu semua dilakukan tanpa paksaan apalagi pembantaian kepada pemeluk agama lain. Tak pernah terdengar di masa itu kerusakan dan aktivitas amoral dilakukan oleh generasi berkepribadian Islam.

Tak terdengar maraknya seks bebas yang berakhir jutaan janin diaborsi dan pembunuhan tanpa hak dengan teknik di luar nalar kemanusiaan. Hidup menjadi tenang karena ketundukan kepada Allah, Zat Yang Maha Tahu akan manusia, jauh dari perilaku yang hanya memperturutkan hawa nafsu dan hanya membawa kepada kenistaan, seperti kehidupan sekular liberal yang kita saksikan sekarang.

Liberalisme, Anti Taat Allah

Kepribadian yang dianggap salah di video itu, adalah kepribadian yang taat kepada Allah. Karena berhijab adalah salah satu kewajiban dari Allah SWT yang dengan jelas dinashkan dalam Al Qur'an yang mulia. Orang-orang yang menganggap bahwa syariat Allah tak perlu diterapkan atau melarang penerapannya jelas adalah pengidap liberalisme akut. Di konteks lain sebenarnya mereka sangat mengagung-agungkan perbedaan dengan maksud agar umat Islam toleran. Tetapi di konteks anak-anak dilatih berhijab, mereka pura-pura khawatir dengan keunikan anak-anak ini.

Kita sebagai orang tua, tidak perlu takut dengan ocehan barisan kaum liberal ini. Meskipun mereka mempunyai akses yang kuat bahkan hingga kekuatan negara. Teruslah, sebagai ibu kita menanamkan akidah Islam sebagai dasar berpikir anak-anak kita, menanamkan kecintaan mereka kepada Islam, membiasakan  mereka taat kepada Allah SWT. Esok atau lusa, tidak lama lagi. Akan kita lihat, siapa sebenarnya yang benar-benar menginginkan kebaikan bagi generasi dan negeri ini. Apakah mereka penyeru ketaatan kepada Allah, atau yang selalu menentang syariatNya? Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

Selasa, 20 Oct 2020 17:59

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Selasa, 20 Oct 2020 17:26

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Selasa, 20 Oct 2020 09:33

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Selasa, 20 Oct 2020 07:02

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

Senin, 19 Oct 2020 14:20

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Senin, 19 Oct 2020 14:15

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Senin, 19 Oct 2020 12:10

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Senin, 19 Oct 2020 10:36

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

Senin, 19 Oct 2020 09:35

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Senin, 19 Oct 2020 09:23

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

Senin, 19 Oct 2020 09:17

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Senin, 19 Oct 2020 08:44

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Ahad, 18 Oct 2020 23:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X