Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.276 views

Hindari “Setan Gepeng” Saat Mendidik Anak

 

Oleh: Desi Wulan Sari, M.,Si.

 

Keresahan para orangtua semakin terlihat kala mereka mulai mendidik anak-anak zaman now. Anak-anak milenial yang lahir dengan tekhnologi yang sudah canggih harus berdaasaptasi dengannya. Terasa berbeda cara pengasuhan orangtua dulu dengan orangtua sekarang. Bebannya pun terasa lebih berat saat ini, karena lingkungan telah mampu membentuk kepribadian anak dengan apa yang disukainya.

Faktanya banyak ruang interaksi anak, membuat orangtua bukan lagi pendidik tunggal atas mereka, tetapi banyak faktor yang mempengaruhi terbentuknya karakter dan kualitas generasi kita hari ini. Lihatlah betapa banyak media teknologi yang bertebaran seperti akses internet, Handphone, TV, game online, dan teknologi sejenis lainnya. Iinilah yang disebut “setan gepeng” dalam kehidupan anak-anak dan orang dewasa.

Interaksi anak-anak yang berlebihan terhadap “setan gepeng” menjadi tanda tanya buat kita, apakah yang mereka cari dari semua gadget itu?

Bisa jadi anak-anak merasa bahagia dengan dunianya tersebut. Sebaliknya para orangtua merasa prihatin dan khawatir, bagaimana anak-anak mereka akan tumbuh, berkembang dan menjadi karakter yang tidak diharapkan. Karena sesungguhnya apa yang anak-anak rasakan seperti kebahagiaan, kesenangan yang dirasakan mereka sebatas semu belaka.Bisa jadi hal tersebut dilakukan karena ingin lari dari persoalan, tidak mendapatkan kasih sayang di rumah, bahkan tidak mendapatkan pendidikan yang baik dari orangtua.

Jangan lupa juga bahwa sistem sekuleris dan liberalis yang diadopsi hari ini telah banyak berkontribusi atas kerusakan moral, kesedihan, kekecewaan dan kemunduran sebuah generasi. Generasi yang tidak memiliki visi hakiki untuk membangun sebuah peradaban gemilang. Padahal anak-anak kita berhak mendapat kebahagiaan dan kecemerlangan hakiki dalam dirinya sendiri. Lalu apa yang harus kita lakukan demi mewujudkan kualitas anak sesuai harapan?

Stop “Setan Gepeng”

Kunci Kebahagiaan anak adalah orangtua. Bagaimana orangtua membersamai anaknya dengan mendidik, mendampingi dan mengisi pemikiran, memberi pemahaman serta  pendidikan sejak usia dini menjadi prioritas utama. Dan orangtua yang mampu memberikan pendidikan tersebut adalah orangtua yang belajar dan berilmu dalam mengasuh anak.

Dalam Islam, Rasulullah saw telah mengajarkan umatnya bagaimana cara mendidik anak yang tepat. Mendidik dengan cara Islam menjadi satu-satunya cara agar dapat memebantuk kepribadian anak yang bahagia, cerdas, dan cemerlang. Tidak memisahkan antara agama dengan kehidupan membuat pendidikan semakin sempurna lahir dan bathin.

Terlebih di zaman yang serba canggih teknologi, informasi dan tayangan media bebas berseliweran. “Setan gepeng” sebagai penyebab utama kerenggangan hubungan antara orangtua dan anak menjadi penghalang terbesar saat ini. Ketidakhadiran orangtua disamping anaknya menjadi kekosongan yang tergantikan oleh para setan gepeng ini. HP, TV, komputer, internet, games dsb. semua itu harus dibatasi dan dijauhkan dari anak. Dengan konsekwensi orangtua harus berkomitmen melakukan perubahan dengan melakukan pendampingan secara sungguh-sungguh karena Allah ta’ala.

Maka perlu memberi pemahaman kepada anak bahwa:

1. Anak dibolehkan menguasai tekhnologi tapi bukan “DIKUASAI” tekhnologi.

2. Anak harus dibekali literasi digital.

3. Apakah ada kerugian bagi anak jika tidak berinteraksi dengan “setan gepeng”?

Teringat pembelajaran Abah Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari tentang langkah-langkah bijak menjadi orang tua betulan, bukan orangtua keberulan, salah satunya tentang mengatasi “setan gepeng” dalam kehidupan anak dengan konsep 3D, yaitu:

1. Dibutuhkan, akan diijinkan kapan saja selama hal itu dibutuhkan untuk sesuatu yang terkait dengan sekolah atau mencari info PR/pelajaran.

2. Didampingi, membuka/menonton/bermain gadget harus di area publik, sepengetahuian dan seijin orangtua agar dapat didampingi jika ada konten-konten yang tidak sesuai dengan usia ataupun tidak mendidik dapat terhindar dari anak-anak.

3. Dipinjamkan, selama usia anak-anak belum mencapai 18 tahun (idealnya) anak-anak tidak punya hak atas kepemiliikan gadget. Semuanya adalah milik orangtua dan hanya dipiinjamkan untuk sang anak. Kenapa 18 tahun? Di usia tersebut anak-anak sudah mampu bertanggung jawab atas hak dan kewajibannya.

Maka saatnya orangtua menjadi smart dan penuh ilmu saat mengasuh anak. Karena abnak adalah anugerah dan aset bagi agama dan bangsa. Hanya Islam Kaffah yang mampu mewujudkan orangtua smart dan generasi cemerlang dengan segala fasilitas pendidikan terbaik yang diberikan dari negara tanpa beban biaya sepeserpun, generasi yang berkepribadian Islam sebagai pencetak peradaban. Wallahu a’lam bishaawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

Senin, 23 May 2022 05:08

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Ahad, 22 May 2022 23:37

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Ahad, 22 May 2022 23:15

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Ahad, 22 May 2022 21:10

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Ahad, 22 May 2022 20:46

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Ahad, 22 May 2022 20:17

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ahad, 22 May 2022 15:05

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

Ahad, 22 May 2022 15:00

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ahad, 22 May 2022 14:43

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Ahad, 22 May 2022 13:35

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Ahad, 22 May 2022 13:20

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Ahad, 22 May 2022 13:00

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Ahad, 22 May 2022 12:45

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Ahad, 22 May 2022 10:32

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Sabtu, 21 May 2022 20:29

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Sabtu, 21 May 2022 17:14

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Jum'at, 20 May 2022 17:09

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Jum'at, 20 May 2022 16:30

Taliban Perintahkan Presenter TV Wanita Di Afghanistan Untuk Menutupi Wajah Saat Mengudara

Taliban Perintahkan Presenter TV Wanita Di Afghanistan Untuk Menutupi Wajah Saat Mengudara

Jum'at, 20 May 2022 15:35

Jajak Pendapat: Ketidakpercayaan Dan Permusuhan Antara Orang Yahudi Dan Arab Di Israel Meningkat

Jajak Pendapat: Ketidakpercayaan Dan Permusuhan Antara Orang Yahudi Dan Arab Di Israel Meningkat

Jum'at, 20 May 2022 14:30


MUI

Must Read!
X