Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.570 views

Heboh Sereal Mengandung DNA Babi, Dimanakah Titik Kritis Kehalalannya?

 

BEBERAPA hari terakhir, publik digemparkan dengan salah satu produk sereal bermerek terkenal yang ternyata mengandung DNA babi, yakni Post Oreo O’s Cereal. Kemasan yang menarik dan rasa yang legit membuat banyak mata tertarik dengan produk ini, tak ayalnya para generasi Millenial. 

Sereal ini sebenarnya sudah diproduksi sejak 1997 di Korea Selatan, namun dihentikan karena satu dan lain hal. Kemudian, pada 2018 sereal ini secara resmi kembali diproduksi. Meski begitu, masih sedikit retail di Indonesia yang menjual Post Oreo O’s Cereal. Kebanyakan penjualan dilakukan melalui market place. Hal inilah yang menjadi salah satu potensi masyarakat keliru atau terkecoh membeli produk, yakni terbatasnya konsumen dalam melihat produk secara utuh.

Padahal, penting bagi konsumen untuk mengenal produk sebelum membeli. Bagi orang awam, melihat daftar ingredients saja tidak cukup menjelaskan status hukum suatu produk. Karena itu sebelum membeli, seorang muslim wajib untuk mengetahui produk sudah memiliki logo Halal MUI dan izin edar. Setelah itu, cek masa kedaluwarsa produk. Inilah cara termudah dalam menyeleksi produk. 

Namun, sebenarnya dimanakah titik kritis kehalalan Post Oreo O’s Cereal?

Secara umum, sereal ini mengandung beberapa bahan utama, seperti tepung, gula, perisa, pewarna, vitamin dan mineral, serta minyak nabati. Tak hanya itu, marshmallow juga hadir menjadi pemanis dalam sajian Post Oreo O’s Cereal. 

Tepung

Pada dasarnya, tepung termasuk ke dalam kelompok “Bahan Tidak Kritis”. Hal ini dikarenakan, produk yang berasal dari nabati diolah melalui proses fisik tanpa penambahan bahan apa pun. Namun, kini sudah banyak tepung diproduksi dengan penambahan bahan aditif yang merupakan vitamin. Bahan tambahan inilah yang perlu ditelusuri kehalalannya. 

Gula

Gula pasir perlu melalui beberapa tahapan, mulai dari proses ekstraksi, penjernihan, evaporasi, kristalisasi, hingga pengeringan. Tahapan-tahapan ini berpeluang menggunakan bahan dekolorisasi yang menggunakan karbon aktif. 

Apabila karbon aktif berasal dari hasil tambang atau arang kayu, maka tidak menjadi masalah. Akan tetapi, apabila menggunakan arang tulang, maka harus dipastikan berasal dari hewan halal yang disembelih sesuai syariat Islam. 

Perisa

Menurut Dr. Nancy Dewi Yuliana, dosen Ilmu Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor sekaligus auditor halal LPPOM MUI, ada dua jenis perisa, yakni perisa alami dan artifisial. Perisa buah alami umumnya berasal dari bahan nabati dan melalui proses pengolahan secara fisik, misalnya melalui pengepresan tanpa penambahan bahan lain. Maka bisa dikatakan perisa alami yang diolah seperti ini termasuk bahan tidak kritis. 

“Sedangkan perisa sintetik lebih kompleks dan dari segi kehalalan pun bisa termasuk kategori bahan kritis. Meski dari nama tampaknya aman, karena flavour buah, namun terkadang ditemui juga bahan penyusun flavour buah sintetik yang merupakan turunan lemak,” jelas Nancy. 

Turunan lemak inilah yang harus ditelusuri asalnya. Apabila lemak berasal dari hewan haram, seperti babi, maka sudah dapat dipastikan haram. Namun, apabila lemak berasal dari hewan halal, maka harus dipastikan cara penyembelihan sesuai dengan syariah Islam.

Pewarna

Saat ini, pewarna makanan semakin berkembang, ada yang dibuat dari bahan sintetis (buatan) dan natural (alami). Pewarna sintetis disukai produsen makanan karena memiliki tingkat kestabilan warna yang cukup baik serta harga yang relatif murah.

Sementara itu, pewarna alami biasanya bersifat kurang stabil. Untuk menghindari kerusakan warna dari pengaruh suhu, cahaya, serta pengaruh lingkungan lainnya, maka sering kali pewarna jenis ini ditambahkan senyawa pelapis (coating agent) melalui proses micro-encapsulation. Salah satu jenis pelapis yang sering dipakai adalah gelatin. 

“Beberapa pewarna berbahan alami menggunakan gelatin sebagai penstabil. Dalam hal ini, sumber gelatin harus dipastikan berasal dari hewan halal yang disembelih sesuai syar’i,” papar Ir. Muti Arintawati, M.Si., Wakil Direktur Lembaga Penelitian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

Vitamin dan Mineral

Vitamin dan mineral dapat berasal dari hewani, mikrobial, nabati, atau sintetis. Apabila berasal dari hewan, maka harus berasal dari hewan halal yang disembelih sesuai syariah. Jika vitamin berasal dari mikrobial, media pertumbuhannya perlu diperhatikan harus terbebas dari unsur najis. Bahan penolong dan bahan tambahan untuk menjaga vitamin agar tetap stabil juga diperlukan, misalnya pelapis (coating) yang biasanya terbuat dari gelatin. 

Minyak Nabati

Dalam proses pembuatannya, minyak nabati memerlukan bahan penolong, seperti asam sitrat untuk degumming atau arang aktif untuk dekolorisasi. Asam sitrat adalah produk mikrobial yang harus diperhatikan media pertumbuhannya terbebas dari najis. Sedangkan sumber bahan dekolorisasi bisa berasal dari arang aktif, seperti kayu, batubara, atau tulang. 

Marshmallow

Masrshmallow adalah salah satu produk yang juga tinggi titik kritis kehalalannya. Salah satu bahan yang terkenal digunakan dalam produk ini yaitu gelatin. Bahan pengenyal ini ternyata memiliki titik kritis yang cukup berbahaya. Lazimnya, gelatin dibuat dari tulang maupun kulit hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing, ikan, juga babi. 

“Gelatin itu merupakan salah satu bahan yang kritis dari sisi kehalalannya bagi umat Muslim. Karena hampir semua produk gelatin itu diimpor dari luar negeri. Padahal ia banyak digunakan untuk berbagai macam produk konsumsi sehari-hari,” tutur Ir. Muti Arintawati, M.Si., Direktur Audit Halal LPPOM MUI.

Sumber: Halalmui

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Anggota Komisi IV Desak Pemerintah Batasi Kepemilikan Lahan

Anggota Komisi IV Desak Pemerintah Batasi Kepemilikan Lahan

Senin, 18 Jan 2021 09:52

Fraksi PKS Kembali Potong Gaji untuk Bantu Korban Bencana

Fraksi PKS Kembali Potong Gaji untuk Bantu Korban Bencana

Senin, 18 Jan 2021 09:15

Cintai Ibumu Tanpa Tapi, Tanpa Nanti

Cintai Ibumu Tanpa Tapi, Tanpa Nanti

Senin, 18 Jan 2021 08:57

Ibu Risma, Ngono Yo Ngono tapi Ojo Ngono

Ibu Risma, Ngono Yo Ngono tapi Ojo Ngono

Senin, 18 Jan 2021 08:31

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Islamic State di Homs

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Islamic State di Homs

Ahad, 17 Jan 2021 21:00

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Ahad, 17 Jan 2021 20:45

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS di Hari Pertama Menjabat Presiden

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS di Hari Pertama Menjabat Presiden

Ahad, 17 Jan 2021 20:22

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Ahad, 17 Jan 2021 20:14

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Ahad, 17 Jan 2021 19:54

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Ahad, 17 Jan 2021 19:43

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Ahad, 17 Jan 2021 19:42

Pro Kontra Vaksin

Pro Kontra Vaksin

Ahad, 17 Jan 2021 19:19

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Ahad, 17 Jan 2021 14:30

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Ahad, 17 Jan 2021 11:29

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Sabtu, 16 Jan 2021 23:17

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Sabtu, 16 Jan 2021 21:25

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Sabtu, 16 Jan 2021 21:05

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Sabtu, 16 Jan 2021 20:13

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Sabtu, 16 Jan 2021 16:41

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Sabtu, 16 Jan 2021 11:59


MUI

Must Read!
X