Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.848 views

Ilmuwan Sebut Hanya Ada 1 Planet yang Mirip Bumi

JAKARTA (voa-islam.com) – Makalah tahun lalu mengklaim mungkin ada 300 juta planet di galaksi Bima Sakti yang berpotensi layak huni.

Namun, penelitian terbaru yang diterbitkan oleh Monthly Notices of the Royal Astronomical Societymenghasilkan kesimpulan berbeda.

Dalam studi tersebut, planet yang memiliki kondisi mirip Bumi cenderung lebih jarang dibandingkan yang sudah diperkirakan sebelumnya. Analisis terbaru ini berfokus pada proses fotosintesis. Sejauh ini 4.422 eksoplanet telah ditemukan oleh para astronom. Namun, hanya sebagian kecil yang dianggap berpotensi layak huni.

Fotosintesis adalah cara tanaman menggunakan sinar matahari, air, dan karbon dioksida untuk menciptakan oksigen dan energi. Ini dianggap penting bagi planet ekstrasurya karena akan mengembangkan atmosfer berbasis oksigen.

Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) yang akan diluncurkan akhir tahun ini, dapat mempelajari atmosfer planet ekstrasurya saat mereka transit di bintangnya. Cahaya yang datang melalui atmosfer akan mengungkapkan kandungan gasnya.

Namun, fotosintesis membutuhkan air. Hanya eksoplanet dengan suhu yang tepat, yaitu tidak terlalu panas atau tidak terlalu dingin dapat menampung air di permukaannya. Sehingga, jumlah planet ekstrasurya yang mirip Bumi di Zona Goldilock atau Zona Laik Huni tidak banyak.

Faktanya, di beberapa eksoplanet berbatu dan berpotensi layak huni, diketahui tidak ada yang memiliki kondisi teoretis untuk menopang biosfer mirip Bumi agar mendapat energi dari fotosintesis.

Penelitian yang mempelajari jumlah radiasi sinar matahari yang diterima setiap planet ekstrasurya mengungkapkan satu planet yang hampir menerima cukup sinar matahari untuk menopang biosfer besar dapat dideteksi oleh teleskop James Webb Space Telescope (JWST) yakni Kepler−442b.

Diketahui planet tersebut merupakan planet berbatu sekitar dua kali massa Bumi. Kepler-442b mengorbit bintang kerdil oranye cukup panas sekitar 1.120 tahun cahaya di konstelasi Lyra. Keberadaannya diumumkan pada tahun 2015 setelah ditemukan oleh Teleskop Luar Angkasa Kepler yang sedang transit di bintang induknya. Akan tetapi, teleskop berhenti bekerja pada 2018.

Planet itu juga disebut KOI-4742.01, planet ekstrasurya yang berjarak sekitar setengah dari jarak Bumi dari Matahari dan dari bintangnya. Dibutuhkan 112 hari mengorbit Kepler-442. Studi ini menyimpulkan bintang-bintang dengan suhu sekitar setengah dari Matahari tidak dapat mempertahankan biosfer seperti Bumi karena mereka tidak menyediakan energi yang cukup dalam rentang panjang gelombang yang benar.

Bukan berarti fotosintesis tidak ada di sana, hanya tidak akan ada cukup kehidupan tanaman di planet untuk mempertahankan biosfer seperti di Bumi.

Dilansir Forbes, Jumat (25/6), hasil ini merupakan pukulan bagi pencarian kehidupan di galaksi karena 70 persen bintang di Bima Sakti adalah bintang katai merah redup. Tidak satu pun yang menunjukkan ada yang memberikan cukup sinar matahari bagi planet mereka untuk fotosintesis.

Lebih buruk lagi, bintang-bintang yang lebih panas dan lebih terang daripada Matahari, secara teori, dapat menggerakkan lebih banyak fotosintesis. Sayangnya bintang-bintang ini tidak ada cukup lama untuk kehidupan yang kompleks.

“Karena katai merah sejauh ini merupakan jenis bintang yang paling umum di galaksi kita, hasil ini menunjukkan kondisi seperti Bumi di planet lain mungkin jauh lebih jarang daripada yang kita harapkan,” kata Penulis Utama Profesor Giovanni Covone di University of Naples.

“Studi ini menempatkan batasan kuat pada ruang parameter untuk kehidupan yang kompleks. Jadi sayangnya 'titik manis' untuk menampung biosfer mirip Bumi tidak begitu luas,” tambah dia. [syahid/voa-islam.com]

sumber: republika.co.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Jum'at, 17 Sep 2021 10:08

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Jum'at, 17 Sep 2021 09:35

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Jum'at, 17 Sep 2021 06:51

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Kamis, 16 Sep 2021 22:16

Semarak Muktamar IV, Tiga DPW Wahdah Islamiyah Gelar Tablig Akbar Undang Sandiaga Uno

Semarak Muktamar IV, Tiga DPW Wahdah Islamiyah Gelar Tablig Akbar Undang Sandiaga Uno

Kamis, 16 Sep 2021 21:28

Media Sosial Perlu Dimanfaatkan untuk Sebar Pesan Wasathi

Media Sosial Perlu Dimanfaatkan untuk Sebar Pesan Wasathi

Kamis, 16 Sep 2021 20:59

Pembina Wasathi: Umat Islam Indonesia Harus Menjadi Role Model Pelopor Toleransi

Pembina Wasathi: Umat Islam Indonesia Harus Menjadi Role Model Pelopor Toleransi

Kamis, 16 Sep 2021 20:19

Laporan: Saudi Pertimbangkan Beli Sistem Pertahanan Udara Israel

Laporan: Saudi Pertimbangkan Beli Sistem Pertahanan Udara Israel

Kamis, 16 Sep 2021 15:55

Emmanuel Macron Klaim Tentara Prancis Bunuh Pemimpin ISIS Di Sahara Barat

Emmanuel Macron Klaim Tentara Prancis Bunuh Pemimpin ISIS Di Sahara Barat

Kamis, 16 Sep 2021 14:27

Legislator Dukung Kebijakan Gubernur Anies Menutup Etalase Rokok di Minimarket

Legislator Dukung Kebijakan Gubernur Anies Menutup Etalase Rokok di Minimarket

Kamis, 16 Sep 2021 10:56

Pandemi Momentum Reformasi Total Sisdiknas, Anis Matta: Pendidikan Sudah Bisa Gratis

Pandemi Momentum Reformasi Total Sisdiknas, Anis Matta: Pendidikan Sudah Bisa Gratis

Kamis, 16 Sep 2021 09:46

Bullying terhadap Para Hafidz, Siapa Intoleran?

Bullying terhadap Para Hafidz, Siapa Intoleran?

Kamis, 16 Sep 2021 08:56

Langgar Kedaulatan, Legislator Minta Menhan dan Menko Marves Amankan Natuna dari China

Langgar Kedaulatan, Legislator Minta Menhan dan Menko Marves Amankan Natuna dari China

Kamis, 16 Sep 2021 08:26

Tangisan Mega

Tangisan Mega

Rabu, 15 Sep 2021 22:55

Agar Viral Dunia Akhirat

Agar Viral Dunia Akhirat

Rabu, 15 Sep 2021 22:43

Khawatir Tertular Covid, 83 Persen Masyarakat Batalkan Rencana Bepergian

Khawatir Tertular Covid, 83 Persen Masyarakat Batalkan Rencana Bepergian

Rabu, 15 Sep 2021 22:38

2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksinasi, Ini Tanggapan Senator

2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksinasi, Ini Tanggapan Senator

Rabu, 15 Sep 2021 22:35

Alquran dan Musik Tidak Bertemu dalam Satu Hati

Alquran dan Musik Tidak Bertemu dalam Satu Hati

Rabu, 15 Sep 2021 22:09

Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia Diluncurkan

Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia Diluncurkan

Rabu, 15 Sep 2021 21:34

Israel Tahan Ayah Dari Anak 'Palestina Yang Terkena Kanker, 'Tanpa Ada Rasa Kemanusiaan Atau Hormat'

Israel Tahan Ayah Dari Anak 'Palestina Yang Terkena Kanker, 'Tanpa Ada Rasa Kemanusiaan Atau Hormat'

Rabu, 15 Sep 2021 21:25


MUI

Must Read!
X